Anda di halaman 1dari 1

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Amalgam dalam bidang kedokteran gigi disebut dental amalgam, yaitu suatu paduan antara merkuri (Hg) dan suatu alloy. Menurut Charbeneau dkk. (1981) amalgam pertama kali diperkenalkan oleh Teveau pada tahun 1826 di Paris. Merkuri dalam amalgam bersifat cair dalam temperatur kamar, merkuri dapat dicampur dengan logam lain yang padat. Merkuri yang terkandung dalam amalgam juga memang dapat melakukan penetrasi kedalam struktur gigi dapat menimbulkan efek toksik, hal ini semakin menambah keraguan atas tingkat biokompatibilitas dari amalgam itu sendiri. Keraguan atas tingkat biokompatibilitas amalgam terhadap kesehatan tubuh seharusnya tidak perlu terjadi kerena sebetulnya mengenai kemungkinan reaksi toksik pada pasien akibat penetrasi merkuri pada gigi secara alergi ditimbulkan belum begitu jelas. Bahaya pemakaian amalagam telah banyak dipelajari, perkiraan yang paling bisa diandalkan adalah bahwa merkuri dari tumpatan amlagm tidak cukup signifikan untuk dapat meracuni pasien. 1.2 Rumusan masalah 1. Bagaimanakah syarat bahan yang dikatakan biokompatibilitas? 2. Bagaimanakah Prinsip uji keamanan bahan kedokteran gigi ? 3. Apa itu dental amalgam dan apa sajakah komposisinya? 4. Bagaimanakah sifat mekanis amalgam? 1.3 Tujuan 1. Agar mahasiswa kedokteran gigi dapat mengerti dan mengetahui tentang standar dan syarat biokompatibilitas bahan yang digunakan dalam kedokteran gigi. 2. Agar mahasiswa kedokteran gigi dapat mengerti dan memahami tentang Dental amalgam dan kandungannya.