Anda di halaman 1dari 16

TUGAS OPTOELEKTRONIKA

SERAT OPTIC ( FIBER OPTICS )

Oleh: Azif Fuad Fahruddin 105060300111069

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013

PENDAHULUAN
1.1. L ! " B#$ % &' Serat optik merupakan media transmisi yang menggunakan media ahaya se!agai penyalur informasi "data# dimana mena$arkan ke epatan data yang le!ih !esar sepan%ang %arak yang le!ih %auh& Serat optik dikenal se!agai media pandu gelom!ang ahaya yang !er!entuk silinder dan dikem!angkan diakhir tahun 1960'an se!agai %a$a!an atas perkem!angan sistem komunikasi yang semakin lama semakin memerlukan bandwidh yang !esar dengan la%u transmisi tinggi& Serat optik ter!uat dari !ahan dielektrik !er!entuk seperti ka a& (i dalam serat inilah energi ahaya yang di!angkitkan oleh sum!er ahaya disalurkan sehingga dapat diterima oleh u%ung penerima ) receiver& Sistem komunikasi serat optik dengan epat mampu !ersaing menggantikan sistem' sistem lain dengan kele!ihan serat optik yaitu memiliki bandwith yang !esar* redaman transmisi ke il* ukuran ke il* kemudahan penam!ahan kapasitas* performansi yang le!ih !aik* tingkat ketersediaan yang tinggi dan %aringan transport yang handal& 1.2. R()(* & M * $ + 1. Apa itu serat optik+ 2. ,agaimana -arakteristik Serat Optik . ara ker%anya+ 3. Apa sa%a %enis serat opti + 1.3. B ! * & M * $ + /em!ahasan pada makalah ini di!atasi hanya dalam prinsip ker%a Serat Optik* karakteristiknya dan sedikit mengenai 01( !eserta karakteristiknya& 1.,. T(-( & 2engetahui karakteristik dan !agaimana prisnip ker%a dari Serat Optik . 01(* serta pengaplikasiannya dalam teknologi yang ada&

PEMBAHASAN

2.1 T.&- ( & P(*! % 2.1.1 S#" ! O/!.%

G )0 " 1. Fi!er Opti Fi!er optik adalah media transmisi fisik yang ter!uat dari serat ka a yang dilapisi dengan isolator dan pelindung yang !erfungsi untuk menyalurkan informasi dalam !entuk gelom!ang ahaya* Serat optik mem!entuk ka!el yang sedemikian halus hinggan kete!alan men apai 1 mm untuk dua puluh helai serat& Serat ini ringan dan kapasitas kanalnya sangat !esar& Serat optik terdiri dari dua %enis yaitu serat optik ka!el dan serat opti plastik& Serat optik ka!el !anyak digunakan untuk transmisi %arak %auh sementara untuk serat optik plastik hanya digunakan untuk komunikasi %arak pendek& Serat optik !anyak di!uat dari ka a atau !ahan silika "SiO3#* yang !iasanya di!eri doping untuk menaikkan indeks !iasnya& Serat optik plasti tidak %auh !er!eda dengan serat optik ka!el* hanya sa%a untuk serat optik ka!el dilengkapi dengan kevlar untuk penguat serat optik& Serat optik plastik adalah %enis serat optik yang ter!uat dari %enis plastik tertentu dengan indeks !ias tertentu& Serat optik plastik kurang !anyak digunakan se!agai media transmisi %arak %auh karena memiliki atenuasi yang !esar& Serat optik plastik !anyak dikem!angkan se!agai sensor karena mudah diu!ah'u!ah dan

di!eri perlakuan* sedangkan serat optik ka a terlalu rapuh dan ukurannya yang ke il sehingga sulit untuk di!eri perlakuan& Stuktur serat optik plasti seringkali terdiri atas 3 !agian* yaitu : 1& ,agian yang paling utama dinamakan inti "core# 4elom!ang ahaya yang dikirim akan meram!at dan mempunyai indeks !ias le!ih !esar dari lapisan kedua* dan ter!uat dari ka a& 5nti "core# mempunyai diameter yang !er6ariasi antara 5 7 50 8m tergantung %enis serat optiknya& 3& ,agian kedua dinamakan lapisan selimut ) selu!ung "cladding#& ,agian ini mengelilingi !agian inti dan mempunyai indeks !ias le!ih ke il di!anding dengan !agian inti* dan ter!uat dari ka a& 3& ,agian ketiga dinamakan jacket "coating# ,agian ini merupakan pelindung lapisan inti dan selimut yang ter!uat dari !ahan plastik elastik& Struktur dari fi!er opti ini ditun%ukkan pada gam!ar !erikut :

G )0 " 2. Stru ture (asar Fi!er Opti Serat optik plastik terdiri dari inti "core#* selu!ung "cladding#* dan %aket pelindung (coating)& 5nti dan selu!ung di!uat !er!eda indeks !ias* agar !isa ter%adi pemantulan internal total& /emantulan internal total inilah yang menye!a!kan ahaya tetap !erada dalam serat optik& Sementara %aket digunakan untuk melindungi serat optik dari kondisi lingkungan yang merusak& 9aket pelindung adalah pelindung lapisan inti dan selu!ung& Serat optik di!eri %aket

pelindung yang kegunaannya untuk menghindari ter%adinya kerusakan yang dise!a!kan oleh pengaruh luar !aik pada saat penggunaan atau aki!at pengaruh lain* !agian ini terli!at dalam memadukan ahaya& 2.1.2 K " %!#".*!.% S#" ! O/!.% 2.1.2.1 P#) &!($ & I&!#"& $ -etika ahaya yang men%alar di dalam !ahan transparan yang memiliki per!edaan indeks !ias* sehingga menemui permukaan !ahan transparanlainnya* maka dua hal akan ter%adi* yaitu: 1# Se!agian ahaya dipantulkan* dan 3# Se!agian ahaya diteruskan ke dalam !ahan transparan kedua& :ahaya yang diteruskan !iasanya !eru!ah arah ketika memasuki !ahan kedua* yaitu %ika ahaya masuk dengan se!uah sudut terhadap garis normal permukaan !ahan& /em!elokan ahaya ini tim!ul karena pem!iasan yang !ergantung pada ke epatan ahaya di dalam suatu !ahan* dan ke epatannya !er!eda di dalam !ahan dengan indeks !ias !er!eda& Se!erkas sinar datang dari medium pertama yang mempunyai indeks !ias dengan sudut datang * sinar itu di!iaskan pada !idang !atas dan masuk ke medium kedua yang mempunyai indeks !ias dengan sudut !ias & 2enurut hukum Snell pem!iasan terse!ut dapat dituliskan dalam !entuk

/ada gam!ar "a# dilihatkan !ah$a sinar yang datang dari medium 1 menu%u medium 3 dengan sudut datang i1& /ada !idang !atas sinar yang datang se!agian dipantulkan dengan sudut pantul i1 dan se!agian yang lain di!iaskan dengan sudut i3& /ada gam!ar "!# di%elaskan apa!ila sinar datang dengan sudut i1 yang mele$ati !idang !atas medium n3 ;n1 di!iaskan dengan sudut 90o* maka sudut datang inilah yang dise!ut se!agai sudut kritis& /ada gam!ar " # ditun%ukkan !ah$a sudut datang i1 le!ih !esar di!andingkan sudut kritisnya* sehingga mengalami pemantulan internal total& 2.1.2.2 N()#".1 $ A/#"!("# Sinar ahaya yang masuk ke dalam inti serat optik mem!entuk sudut dating tertentu terhadap poros serat optik& Sudut yang menu%u ke arah permukaan serat optik* tidak semua akan diteruskan& <etapi ada syarat tertentu agar sinar yang datang terse!ut dapat diteruskan&

G )0 " 3. S(2(! /#&#".)

& *.& " 3$#+ *#" ! 3/!.1

4am!ar terse!ut menun%ukkan adanya sudut =ma> yang merupakan !atas agar sinar dapat mele$ati serat optik& Sudut ini dise!ut Numerical Aperture. Sinar tidak dapat mele$ati serat optik %ika datang dengan sudut le!ih!esar dari =ma>& Sinar ini !isa masuk ke serat optik tetapi tidak dapat mele$ati serat optik karena sinar telah diserap oleh ladding& Sedangkan semua sinar dengan sudut datang kurang dari =ma> dapat masuk dan mele$ati serat optik* sinar ini akan mengalami pematulan internal total yang menye!a!kan sinar tetap !erada dalam serat optik& ,esarnya numeri al aperture "?A# ditentukan oleh persamaan :

(engan n adalah indeks !ias udara @ 1* n1 adalah indeks !ias inti* n3 adalah indeks !ias ladding& ?umeri al aperture adalah suatu ukuran kemapuan serat opti untuk menangkap sinar yang !erasal dari sum!er opti & Semakin !esar ?A semakin tinggi efisiensi dari suatu sum!er opti dalam mengkopling sinar 7 sinar ke dalam serat opti & 2.1.2.3 R('. 4 R('. D 5 *#" ! 3/!.1 (aya yang di!a$a oleh ahaya akan mengalami pelemahan "rugirugi) loss# aki!at ter%adinya ke!o oran atau karena kurangnya ke%ernihan !ahan serat optik& ,esaran pelemahan daya pada serat optik dinyatakan se!agai per!andingan antara daya pan aran a$al terhadap daya yang diterima dan dinyatakan dalam deci-Bell "d,#& /elemahan daya dise!a!kan oleh 3 faktor utama yaitu a!sorpsi* ham!uran "scattering# dan lekukan "bending losses)& 4elas yang merupakan !ahan pem!uat serat optik !iasanya ter!entuk dari silicon-dioksida "Si
!#

yang

memiliki indeks !ias tertentu& Aariasi indeks !ias diperoleh dengan menam!ahkan !ahan lain seperti oksida titanium* thallium* germanium atau boron& (engan susunan !ahan yang tepat maka akan didapatkan atenuasi yang ke il& 2.1.2., A!#&( *. ( R#2 ) & ) Bedaman "atenuasi# serat optik merupakan karakteristik penting yang harus diperhatikan mengingat kaitannya dalam menentukan %arak pengulang "repeater#* %enis peman ar dan penerima optik yang harus digunakan& Bedaman sinyal ahaya yang meram!at di sepan%ang serat merupakan pertim!angan penting dalam desain se!uah sistem komunikasi optik* karena menentukan peran utama dalam menentukan %arak transmisi maksimum a ntara
peman ar dan penerima&

-etika sinar mele$ati media fi!er akan mengalami penurunan daya aki!at redaman* pem!iasan dan efek lainnya& Semakin !esar atenuasi !erarti semakin sedikit ahaya yang dapat men apai detektor dan dengan demikian semakin pendek kemungkinan %arak span antar pengulang& Faktor'faktor yang menim!ulkan ter%adinya redaman pada transmisi fi!er optik antara lain :

1&Absorbtion "/enyerapan# Faktor penyerapan ter%adi karena dua kemungkinan yaitu penyerapan dari luar dan penyerapan dari dalam& Cntuk penyerapan dari luar ter%adi karena impunty dalam fi!er seperti : !esi* o!alt* ion OD* dan se!againya& Sedangkan penyerapan dari dalam dise!a!kan !ahan pem!uat fi!er itu sendiri& 3& Scattering "Dam!uran# Dam!uran umumnya ter%adi karena tidak homogennya struktur fi!er optik* kerapatan "densit"# yang tidak merata dan yang terakhir adalah komposisi yang tidak fluktuasi& 3& Bending "/em!engkokan# Ada dua %enis bending "pem!engkokan# yaitu macrobending dan

microbending& #acrobending adalah pem!engkokan serat optik dengan radius yang pan%ang !ila di!andingkan dengan radius serat optik& Bedaman ini dapat diketahui dengan menganalisis distri!usi modal pada serat optik& #icrobending adalah pem!engkokan'pem!engkokan ke il pada serat optik aki!at ketidakseragaman dalam pem!entukan serat atau aki!at adanya tekanan yang tidak seragam pada saat pengka!elan& Salah satu ara untuk menguranginya adalah dengan menggunakan jacket yang tahan terhadap tekanan&

2.1.2.6 D.*/#"*. (ispersi adalah pele!aran pulsa yang ter%adi ketika sinyal meram!at melalui sepan%ang serat optik yang dise!a!kan oleh keter!atasan material dan efek linear seperti polarisasi* material dan lainnya& Faktor dispersi ini akan mempengaruhi kualitas sinyal yang akan ditransmisikan dalam %aringan& (ispersi akan menye!a!kan pulsa'pulsa ahaya memuai dan men%adi le!ih le!ar* sehingga pada akhirnya mengaki!atkan pulsa'pulsa terse!ut saling

tumpang tindih dengan satu sama lain& 9enis dispersi pada serat optik yang dise!a!kan oleh mekanisme yang !er!eda* yaitu : 1& (ispersi 5ntermodal :ahaya dari sum!er masuk ke dalam serat optik multimode diram!atkan dalam !e!erapa mode& Setiap mode ada yang meram!at se%a%ar sum!u inti dan ada pula yang meram!at zigzag& (engan demikian %arak yang ditempuh oleh tiap mode akan !er!eda' !eda& (ispersi intermodal dise!ut %uga pele!aran pulsa& /engaruh dispersi intermodal pada sinyal dapat dilihat pada 4am!ar E&

G )0 " ,. /engaruh dispersi pada sinyal

3& (ispersi -romatik (ispersi material ter%adi karena indeks !ias !er6ariasi se!agai fungsi pan%ang gelom!ang optik& Salah satu dispersi yang paling dominan dalam %aringan optik adalah dispersi kromatik& Aki!at pengaruh dispersi kromatik maka digunakan (:F "$ispersion %ompensating &iber# se!agai pengkompensasi akumulasi dispersi& (:F merupakan serat optik dengan pan%ang tertentu yang di!uat dari material yang memiliki koefisien dispersi kromatik yang khusus pada pan%ang gelom!ang operasinya& -oefisien dispersinya kromatik ini !ernilai negatif dan !ernilai le!ih !esar per unit pan%angnya di!andingkan dengan koefisien dispersi dari serat optik yang digunakan sistem& (engan karakteristik ini* maka pan%ang (:F yang ukup pendek dapat mengkompensasi akumulasi dispersi kromatik pada serat optik yang digunakan sistem&

1lemen kun i dari sistem komunikasi optik adalah transmitter optik* ka!el optik dan receiver optik& -omponen sistem komunikasi serat di!utuhkan pada sisi peman ar

"transmitter# dan penerima "receiver#& -omponen penting dalam sistem komunikasi serat optik yaitu sum!er optik* detektor optik* konektor dan penyam!ungan serat opti & Sum!er optik merupakan komponen dalam sistem komunikasi serat optik yang mengu!ah sinyal listrik men%adi sinyal ahaya& Ada dua %enis sum!er optik yang sering digunakan* yakni 01( "0ight 'miting $iode# dan 0AS1B "(ight Amplication b" Stimulated 'mission o) *adition #& 01( memiliki keluaran daya yang le!ih sedikit* ke epatan switching yang le!ih lam!at* dan le!ar spektrum yang le!ih !esar& ?amun demikian 01( dipergunakan se ara luas untuk aplikasi %arak pendek dan menengah yang menggunakan serat ka a dan plastik karena le!ih sederhana* murah* handal* dan tidak terlalu !ergantung pada temperatur& 0AS1B menghasilkan ahaya dengan pan%ang gelom!ang tetap yang dapat !erada di dalam $ilayah tampak* yaitu sekitar 635 nm & :ahaya terse!ut memiliki bandwith yang sangat sempit* umumnya hanya memiliki le!ar !e!erapa nanometer& Dal ini memastikan !ah$a dispersi kromatik dapat dipertahankan pada nilai yang ke il dan kondisi ini memungkinkan ter%adinya ke epatan transmisi data yang tinggi& 0AS1B dapat menghasilkan ahaya dengan intensitas tinggi sehingga sesuai untuk digunakan pada sistem telekomunikasi optik %arak %auh& (etektor optik !erfungsi fungsi dari !agian penerima dalam sistem komunikasi optik& Se!uah detektor optik atau photodetector adalah ke!alikan dari apa yang diker%akan oleh !agian pengirim* yaitu sum!er optik& (etektor optik dapat menghasilkan gelom!ang sesuai aslinya dengan meminimalisasi losses yang tim!ul selama peram!atan sehingga dapat %uga menghasilkan sinyal elektrik yang maksimum dengan daya optik yang ke il& Ada dua tipe detektor optik yang sering digunakan yaitu detektor optik /5? " +ositive ,ntrinsic Negative# +hotodiode dan detektor optik A/( "Avalanche +hotodiode#& (i dalam /5? diode* serat optik ditempatkan sedemikian sehingga ahaya yang diterima %atuh pada suatu lapisan intrinsik dari material semikonduktor yang diletakkan antara lapisan tipe'n dan tipe p& (etektor A/( "Avalanche +hotodiode# mempunyai konstruksi yang mirip dan !eroperasi dengan ara yang sama dengan diode /5?& Akan tetapi tidak memerlukan penguat efek medan di dalam modul penerima& (etektor optik terdiri dari !ahan semikonduktor 4aAS " -allium Arsenide#* serat sili a Fuartz* SiO3 dan silika "Si# receiver& 2.1.3 J#&.* 4 J#&.* S#" ! O/!.%

(itin%au dari profil indeks !ias dan mode gelom!ang yang ter%adi pada peram!atan ahayanya* maka %enis fi!er optik dapat di!edakan men%adi 3 %enis* yakni : 1& Serat Optik 2ultimode step'5nde> Serat Optik #ultimode Step-,nde. memiliki core !esar "508m# dan dilapisi cladding yang sangat tipis dapat dilihat pada 4am!ar 3&6& /enyam!ungan ka!el le!ih mudah karena memiliki core yang !esar ter%adi dispersi& Danya digunakan untuk %arak pendek dan transmisi data bit rate rendah&

G )0 " 6. 2ultinode Step inde> 3& Serat Optik 4raded 5nde> 2ultimode :ahaya meram!at karena difraksi yang ter%adi pada core sehingga ram!atan ahaya se%a%ar dengan sum!u serat& %ore terdiri dari se%umlah lapisan gelas yang memiliki indeks !ias yang !er!eda* indeks !ias tertinggi terdapat pada pusat core dan !erangsur'angsur turun sampai ke !atas core-cladding dapat dilihat pada 4am!ar 6&

G )0 " 7. 4raded 5nde> 2ultimode

3& Serat Optik Single #ode Step-,nde.

Serat single mode mempunyai ukuran diameter core yang sangat ke il dan diameter cladding se!esar 135 8m dapat dilihat pada 4am!ar 3&G& :ahaya nya meram!at dalam satu mode sa%a yaitu se%a%ar dengan sum!u serat optik& Serat optik Single #ode Step-,nde. digunakan dengan bit rate tinggi&

G )0 " 8. Single mode step inde> /rinsip dasar dari sistem komunikasi serat optik adalah pengiriman sinyal informasi dalam !entuk sinyal ahaya& /eman ar* ka!el serat optik dan penerima merupakan komponen dasar yang digunakan dalam sistem komunikasi serat optik& /eman ar !erfungsi mengu!ah sinyal listrik men%adi sinyal optik* ka!el serat optik !erfungsi se!agai media transmisi dan penerima !erfungsi mengu!ah sinyal optik yang diterima men%adi sinyal listrik kem!ali& /roses pengiriman informasi yang melalui serat optik menggunakan prinsip pemantulan sinyal optik yang !erupa ahaya dengan pan%ang gelom!ang tertentu& Se ara umum* konfigurasi sistem serat optik ditun%ukkan seperti pada 4am!ar G&

G )0 " 9. -onfigurasi system transmisi serat optik Selama peram!atannya dalam serat optik* gelom!ang ahaya akan mengalami redaman di sepan%ang serat optik dan pada titik persam!ungan serat optik& Oleh karena itu* untuk transmisi %arak %auh diperlukan adanya penguat yang !erfungsi untuk memperkuat gelom!ang ahaya yang mengalami redaman& Sum!er ahaya untuk serat optik !eker%a se!agai peman ar ahaya yang mem!eri informasi& Sum!er terse!ut harus memenuhi !e!erapa persyaratan yang diperlukan& /ertama* ahaya yang dihasilkan harus !ersifat monokromatis "!erfrekuensi tunggal#& -edua* sum!er terse!ut harus mempunyai keluaran ahaya yang !erintensitas tinggi* sehingga mampu ahaya harus mengatasi rugi'rugi yang di%umpai pada transmisi di sepan%ang serat& -etiga *sum!er ahaya harus mudah dimodulasi oleh isyarat informasi& Hang terakhir* sum!er mengaki!atkan rugi'rugi sam!ungan yang !esar& Sum!er ahaya yang !iasa digunakan pada komunikasi serat optik sampai saat ini ada dua ma am yaitu 0ight 1mitting (iode "01(# atau (iode dan /an ar :ahaya 5n%e tion 0aser (iode "50(# atau (iode 0aser 5n%eksi 5ntensitas ahaya yang dihasilkan 01( adalah rendah* sehingga !iasanya hanya digunakan untuk sistem serat optik %arak pendek* misalnya pada pesa$at ter!ang* gedung' gedung* dan se!againya& 0aser dapat menghasilkan ahaya dengan intensitas tinggi dan koheren sehingga sesuai untuk digunakan pada sistem komunikasi %arak %auh& 01( adalah suatu semikonduktor sam!ungan p'n yang meman arkan ahaya apa!ila di!eri pan%ar ma%u&/ada 01( ada dua ma am sam!ungan yaitu /omojunction "sam!ungan se%enis# dan/eterojunction "sam!ungan lain %enis#&(iode homo%un tion adalah diode dengan sam!ungan p'n !er!ahan semikonduktor se%enis& :ahaya yang dihasilkan 01( ini !ersifat menye!ar sehingga mem!uat penyaluran ahaya ke serat optik yang !erukuran ke il tidak efisien& Se!aliknya pada diode hetero%un tion &,ahan penyusunnya memiliki tenaga elah !idang dan indeks !ias yang !erlainan& 5ni menye!a!kan diode hetero%un tion memiliki pan aran yang le!ih ke il daripada diode homo%un tion&Se!agai ontoh diode hetero%un tion %enis pan ar tepi*pan aran diode ini !er!entuk segi empat dan mempunyai pan aran yang sangat ke il sehingga o ok digunakan untuk serat optik dengan ukuran ke il&01( sangat !erukuran ke il* ringkas* dan mudah dihu!ungkan dengan serat* sehingga tidak

handal dan a$et !ila dioperasikan dalam !atas !atas daya * tegangan* arus* dan suhu yang telah ditentukan oleh pa!riknya& (iode laser in%eksi adalah sum!er gelom!ang elektromagnetikkoheren yang meman arkan gelom!ang pada frekuensi infra merah dan ahaya tampak& -oheren dalam hal ini adalah !erfrekuensi tunggal* sefase* terarah dan terpolarisasi& (e$asa ini dikenal !e!erapa ma am laser* antara lain: laser gas* laser zat padat dan laser semi konduktor& 9enis laser semikonduktor adalah yang paling o ok digunakan dengan serat optik karena ukurannya ke il* aras tegangannya rendah dan harganya le!ih murah& 0aser semikonduktor yang !anyak digunakan dalam serat optik adalah diode laser in%eksi "50(* 5n%e tion 0aser (iode#* yang selan%utnya dinamakan laser in%eksi& (iode laser in%eksi mempunyai kele!ihan di!andingkan dengan 01(* antara lain: 1& 3& 3& E& (aya keluaran diode laser in%eksi le!ih tinggi sehingga o ok untuk komunikasi %arak %auh& 1fisiensi kopling diode laser in%eksi le!ih !esar sehingga ke!utuhan pengulang untuk komunikasi %arak %auh le!ih sedikit& <anggapan $aktunya le!ih epat sehingga pesat modulasinya le!ih tinggi& 0e!ar !idang ahaya keluaran sangat sempit sehingga ahayanya le!ih koheren

DAFTAR PUSTAKA 1lliot* ,arry "3003#& &iber ptic %abling. Cnited -ingom : ?e$nes ,ritish 0i!rary /u!li ation (ata& http:))sains&me)I00)!egini' ara'serat'optik'mengirim'data&html) http:))$$$&edinformati s& om)in6entionsJin6entors)fi!erJopti s&htm http:))$$$&sla &stanford&edu)sla )sass)talks)opti alfi!er&pdf