Anda di halaman 1dari 20

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

TOPIK 11

ACCEPTANCE SAMPLING

SAMPLING PENERIMAAN

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 1

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

PENDAHULUAN
Aspek penting dalam sampling
Tujuan: menilai lot bukan estimasi kualitas lot Bukan bentuk langsung pengendalian kualitas:
Sampling Penerimaan: keputusan TERIMA/TOLAK lot; Pengendalian Kualitas: mengendalikan & memperbaiki proses secara sistematis.

Efektivitas: sebagai perangkat audit untuk meyakinkan kesesuaian output proses dengan ketentuan.

Pendekatan dalam penerimaan lot


Terima tanpa inspeksi Inspeksi 100% Sampling penerimaan

Kondisi yang memerlukan Sampling Penerimaan:


Jika pemeriksaan menggunakan cara uji destruktif; Jika biaya inspeksi 100% mahal; Jika inspeksi 100% tidak mungkin dari segi waktu; Jika kesalahan inspeksi tinggi; Jika kualifikasi pemasok atau vendor baik, sehingga inspeksi 100% dapat dihindarkan.
Hlm. 2

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Kelebihan Sampling Penerimaan (dibandingkan inspeksi 100%):


Lebih murah; Mengurangi handling; Dapat diterapkan pada uji destruktuf; Jumlah inspektor lebih sedikit; Kesalahan inspeksi lebih rendah; Mempunyai dampak lebih besar pada pemasok/vendor.

Kekurangan Sampling Penerimaan:


Mempunyai resiko menolak lot yang baik (error tipe I, ), atau menerima lot yang jelek (error tipe II, ); Memberikan sedikit informasi mengenai produk atau proses yang menghasilkan produk tersebut; Memerlukan perencanaan dan dokumentasi dari prosedur Sampling Penerimaan.

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 3

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Jenis Sampling Penerimaan: A. Berdasarkan landasan keputusan:


1. Sampling berdasarkan atribut 2. Sampling berdasarkan variabel

B. Berdasarkan rangkaian sampling:


1. Sampling Tunggal (Single Sampling):
Output keputusan: TOLAK / TERIMA Output keputusan:
Sampling I: TERIMA / TOLAK / LANJUT KE SAMPLING II Sampling II: TERIMA /TOLAK (berdasarkan hasil dari sampling I & II)

2. Sampling Ganda (Double Sampling):

C. Sampling Majemuk (Multiple Sampling):


Kelanjutan dari Sampling Ganda Ukuran sampel < Sampling Tunggal atau Sampling Ganda

D. Sampling Sekuensial (Sequential Sampling):


Kelanjutan dari Sampling Majemuk Teoritis: dilakukan hingga inspeksi 100% Praktek: berhenti setelah jumlah yang diinspeksi = 3 x jumlah yang diinspeksi dengan Sampling Tunggal Jika n = 1, disebut item-by-item sampling.
LD, Semester II 2003/04 Hlm. 4

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

SAMPLING PENERIMAAN

DENGAN ATRIBUT

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 5

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

1. OPERATING CHARACTERISTICS CURVE (OC CURVE)


Ukuran kinerja Rencana Sampling dalam membedakan LOT BAIK dan LOT CACAT. Bentuk OC curve yang ideal:
OC Curve ideal
1 Probabilitas Penerimaan

p0

Proporsi catat (p)

Pa(menerima lot) = 1, p p0 Pa (menolak lot) = 0, p > p0

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 6

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Jenis OC Curve
1. OC Curve Tipe A:
Sampel diambil dari lot yang terisolasi dengan ukuran terbatas. Ukuran sampel (n) relatif kecil, sehingga perubahan setelah pengambilan sama. Basis: distribusi Hipergeometri

LOT

SAMPEL Kriteria penerimaan sampel: c Terima lot, jika jumlah item cacat c Tolak lot, jika jumlah item cacat > c

Ukuran lot: N Jumlah item cacat: D Probabilitas mengambil sejumlah x item cacat dari lot:

Ukuran sample: n

D N D x nx P ( x) = N n
c

LD, Semester II 2003/04

D N D x nx Pa = P( x c) = P( x ) = N x =0 x =0 n
c

Hlm. 7

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

2. OC Curve Tipe B:
Aliran lot yang dihasilkan dari proses, dan ukuran lot besar (minimum 10x dari ukuran sampel); Basis: distribusi Binomial; Probabilitas mengambil sejumlah x item cacat dari lot:

n x n x P( x) = x p (1 p ) c n p x (1 p) n p Pa = P ( x c) = x =0 x
Pendekatan distribusi Poisson untuk distribusi Binomial (jika ukuran sampel besar & proporsi item cacat):

P( x) =

x e
x!
c c

= np

Pa = P ( x c) = P( x) =
x =0 x =0

x e
x!

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 8

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

CONTOH SOAL (N = 2000, n = 50, c = 2)

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 9

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Pengaruh n & c pada OC curve:

(a) Pengaruh n pada OC curve

(b) Pengaruh c pada OC curve

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 10

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

2. RESIKO PRODUSEN & RESIKO KONSUMEN


Resiko Produsen

Resiko Produsen (Terjadinya Error Tipe I: ) Kesalahan menolak lot yang baik.
Probability of acceptance (Pa)

Resiko konsumen (Terjadinya Error Tipe II: ) Kesalahan menerima lot yang cacat.

Resiko Konsumen

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 11

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

3. RENCANA SAMPLING
Rencana Sampling
Jenis sampling: tunggal, ganda, majemuk Parameter:
Ukuran sampel: n Kriteria penerimaan / penolakan: c

Ukuran untuk mengevaluasi Rencana Sampling:


1. Average Outgoing Quality (AOQ)
GANTI ITEM CACAT DENGAN ITEM BAIK
Kemungkinan terkandung item cacat dengan jumlah: Pa(p)(N-n)

Rectifying Inspection
Terima Lot INPEKSI Tolak Lot

AOQ = proporsi rata-rata item cacat yang terkandung dalam lot yang diterima
AOQ = Pa ( p )( N n) N

INSPEKSI 100% Lot yang diterima


LD, Semester II 2003/04 Hlm. 12

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Contoh (N = 2000, n = 50, c = 2):

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 13

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

2. Average Total Inspection (ATI) Untuk Sampling Tunggal: ATI = n + (1 Pa) (N n) = Pa n + (1 Pa) N Untuk Sampling Ganda: ATI P1 P1 = n1 P1 + (n1 + n2) P1 + N (1 P1 P2) = P (menerima lot pada sampling I) + P (menolak lot pada sampling I) = P (x c) + P(x r)

Contoh: N = 2000, n = 50, c = 2

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 14

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

4. DESAIN RENCANA SAMPLING


(i). RENCANA SAMPLING TUNGGAL (Single Sampling Plan)

A. Berdasarkan Resiko Produsen ()


1 Tentukan , AQL (Acceptable Quality Level): tingkat kualitas terburuk
dari proses vendor yang dapat diterima oleh konsumen

Buat beberapa alternatif Rencana Sampling (c, n): Tentukan c; Dengan distribusi Poisson atau Tabel Grubbs, tentukan n. Evaluasi Rencana Sampling: a. Berdasarkan biaya kualitas sampling: External failure cost (berdasarkan AOQ) Biaya inspeksi (berdasarkan ATI) b. Berdasarkan pertimbangan lain.

2 2 2

1
Hlm. 15

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Contoh:
N = 1000; = 5%, AQL = 1,5%, B.Insp = Rp100/unit, B.Warranty: Rp5.000/unit. c1 = 1, n1 = /p, : diperoleh dr. Tabel D. Poisson atau Tabel Grubbs; c1 = 1, n1 = 0,355/0,015 = 23,67 24 c2 = 3, n2 = 1,366/0,015 = 91,07 92 c3 = 6, n3 = 3,286/0,015 = 219,07 220 c 1 3 6 n 25 92 220 np1 = 0,38 1,38 3,30 Pa 0,9450 0,9485 0,9490 ATI 78,6 138,8 259,8 AOQ 13,8 12,9 11,1
Dihitung dengan distribusi Poisson

B. INS 7.860 13.876 25.975

B. WARR 69.105 64.593 55.519

TOTAL 76.965 78.469 81.494

Jika B.Warranty: Rp8.000/unit, maka

c 1 3 6

n 25 92 220

np1 = 0,38 1,38 3,30

Pa 0,9450 0,9485 0,9490

ATI 78,6 138,8 259,8

AOQ 13,8 12,9 11,1

B. INS 7.860 13.876 25.975

B. WARR 110.568 103.349 88.830

TOTAL 118.428 117.225 114.805


Hlm. 16

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Tabel Poisson Kumulatif (1)

= 0,05 Pa = 1-0,05 = 0,95 c=1

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 17

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Tabel Poisson Kumulatif (2)

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 18

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Tabel GRUBBS

Berdasarkan Resiko Produsen,

Berdasarkan Resiko Konsumen,

Berdasarkan Resiko Produsen () & Konsumen ( )

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 19

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

B. Berdasarkan Resiko Konsumen ()


1 2 Tentukan , LQL (Limiting Quality Level) Buat beberapa alternatif Rencana Sampling (c, n): Tentukan c; Dengan distribusi Poisson atau Tabel Grubbs, tentukan n. Evaluasi Rencana Sampling: a. Berdasarkan biaya kualitas sampling: External failure cost (berdasarkan AOQ) Biaya inspeksi (berdasarkan ATI) b. Berdasarkan pertimbangan lain.

2 2 2

=10%

LQL = 8%

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 20

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Contoh:
N = 1000, = 10%, LQL = 8%, B.Insp = Rp 100,- / unit, B.Warranty: Rp 5.000,- / unit.

c = 1, n = /p, : diperoleh dr. Tabel Distribusi Poisson atau Tabel Grubbs;


c 1 3 6 n 49 84 132 np2 = 3,89 6,681 10,532 Pa 0.09762 0.09758 0.0986 ATI 907.17 910.62 914.42 AOQ 1.39 1.34 1.28 B. INSPEKSI 90,717 91,062 91,442 B. WARRANTY 6,963 6,704 6,419 TOTAL 97,679 97,765 97,860

Jika B. Warranty: Rp 15.000,- / unit, maka c 1 3 6 n 49 84 132 np2 = 3,89 6,681 10,532 Pa 0.09762 0.09758 0.0986 ATI 907.17 910.62 914.42 AOQ 1.39 1.34 1.28 B. INSPEKSI 90,717 91,062 91,442 B. WARRANTY 20,888 20,111 19,256 TOTAL 111,604 111,173 110,698
Hlm. 21

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

C. Berdasarkan Resiko Produsen () & Konsumen ()


1 2 Tentukan & AQL dan & LQL

Buat beberapa alternatif Rencana Sampling (c, n) berdasarkan dan : Hitung p = LQL / AQL; Dengan Tabel Grubbs, Grubbs, tentukan c yang kirakira-kira memenuhi p; Berdasarkan c, tentukan n yang memenuhi kriteria ; Berdasarkan c, tentukan n yang memenuhi kriteria ; Evaluasi Rencana Sampling: Evaluasi Rencana Sampling yang memenuhi kriteria dan . Jika diperoleh lebih dari 1 alternatif Rencana Sampling, evaluasi Rencana Sampling berdasarkan kriteria lain, seperti: a. Biaya kualitas sampling: External failure cost (berdasarkan AOQ) Biaya inspeksi (berdasarkan ATI) b. Berdasarkan pertimbangan lain.
Hlm. 22

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Contoh:
N = 1000; = 0,05 & p1 = AQL = 1,8%; = 10% & LQL = 9%, Biaya Inspeksi = Rp 100,- / unit, Biaya Warranty: Rp 5.000,- / unit. p = LQL / AQL = 0,09 / 0,018 = 5,00 Dari Tabel GRUBBS, diperoleh 2 < c < 3. Berdasarkan kriteria : diperoleh: c = 2, np1 = 0,818, maka n = 0,818 / 0,018 = 45,44 46 c = 3, np1 = 1,366, maka n = 1,366 / 0,018 = 75,88 76 Berdasarkan kriteria : diperoleh: c = 2, np2 = 5,322 maka n = 5,322 / 0,09 = 59,13 60 c = 3, np2 = 6,681, maka n = 6,681 / 0,09 = 74,23 75 Evaluasi Rencana Sampling: RS berdasarkan kriteria yang memenuhi kriteria = 0,09, maka c = 2, n = 46, p2 = 5,322 / 46 = 0,1157 c = 3, n = 76 , p2 = 6,681 / 46 = 0,0879 mendekati = 0,09 RS berdasarkan kriteria yang memenuhi kriteria = 0,018, maka c = 2, n = 60, p1 = 0,818 / 60 = 0,0136 c = 3, n = 75, p1 = 1,366 / 75 = 0,0182 mendekati = 0,018 c 3 3 n 76 75 np 1,37 6,75 Pa 0,9498 0,0958 ATI 122,37 911,42 AOQ 13,16 1,33 B.INS 12.237 91.142 B.WARR 197.467 19.931 TOT 209.704 111.073
Hlm. 23

LD, Semester II 2003/04

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

(ii) RENCANA SAMPLING GANDA (Double Sampling Plan) 1. PARAMETER RENCANA SAMPLING: n1 = ukuran sampel ke-1; c1 = kriteria menerima lot pada sampling ke-1; r1 = kriteria menolak lot pada sampling ke-1; n2 = ukuran sampel ke-2; c2 = kriteria menerima lot pada sampling ke-2. 2. KONSEP SAMPLING GANDA:
SAMPLING I Terima Lot x1 c1 C1 < x1 < r1 x1 r1 Tolak Lot

SAMPLING II Terima Lot


LD, Semester II 2003/04

X1 + x2 c2

X1 + x2 > c2

Tolak Lot
Hlm. 24

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

3. PROBABILITAS MENERIMA LOT (Pa):


Contoh: N = 3.000; n1 = 40; c1 = 1; r1 = 5, n2 = 80; c2 = 5; r2 = 6; p = 0,03
Catatan: Dihitung dgn distribusi Poisson, dgn = n1(p) = 40(0,03) = 1,2

SAMPLING I
Pa1 = P (x1 1) = P (x1 1) = 0,6628 x1 c1 x1 r1

Terima Lot
c1 < x1 < r1 Ps1 = P (c1 < x1 r1

Tolak Lot

SAMPLING II
X1 + x2 c 2 X1 + x2 > c2

Terima Lot

Tolak Lot

Pa2 = P(x1=c1+1) x P(x2 c2 - x1) + P(x1=c1+2) x P(x2 c2 - x1) + + P(x1=r1-1) x P(x2 c2 - x1) Catatan: Dihitung dgn distribusi Poisson, di mana: 1 = n1(p) = 40(0,03) = 1,2 dan 2 = n2(p) = 80(0,03) = 2,4.
LD, Semester II 2003/04

= P(x1=1+1) x P(x2 5 - 2) + P(x1=1+2) x P(x2 5 - 3) + P(x1=1+3) x P(x2 5 - 4) = P(x1=2) x P(x2 3) + P(x1=3) x P(x2 2) + P(x1=4) x P(x2 1) = (0,217) (0,779) + (0,087) (0,570) + (0,026) (0,308) = 0,1689 + 0,0494 + 0,0080 = 0,2263 Pa =Pa1 + Pa2 = 0,6628 + 0,2263 = 0,8891
Hlm. 25

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

4. OC CURVE

5. AVERAGE SAMPLE NUMBER (ASN)

ASN = n1 ( p1 ) + (n1 + n2 )(1 P 1) ASN = n1 + n2 (1 P 1)


n1 = ukuran sampel ke-1; n2 = ukuran sampel ke-2; p1 = proporsi item cacat dalam lot; P1 = probabilitas mengambil keputusan pada sampling ke-1.

6. AVERAGE TOTAL INSPECTION (ATI)

ATI = (n1)P 1 P a1 + (n 1 + n2 )P a2 + N( a1 P a2 )
n1 = ukuran sampel ke-1; n2 = ukuran sampel ke-2; Pa1 = probabilitas menerima lot pada ke-1; Pa2 = probabilitas menerima lot pada ke-2;
LD, Semester II 2003/04 Hlm. 26

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

7. DESAIN RENCANA SAMPLING GANDA (RSG): Tabel 1: Nilai Parameter Sampling Ganda: n1 = n2 ( = 0,05 = 0,10):

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 27

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Tabel 2: Nilai Parameter Sampling Ganda: n2 = 2 n1 ( = 0,05 = 0,10):

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 28

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Contoh: N = 2.500; = 0,05; p1 = AQL = 0,012; = 0,10; p2 = LQL = 0,075; n1 = n2

R=

p2 LQL 0,075 = = = 6,25 p1 AQL 0,012

Dari tabel nilai parameter RSG, maka R yang mendekati nilai 6,25 adalah RSG plan 3 dengan R = 6,79 dan c1 = 0 dan c2 = 2. Jika = 0,05 maka Pa = 1 0,05 = 0,95 untuk AQL = 0,012. Dari tabel nilai parameter RSG, untuk Pa = 0,95 diperoleh n1p = 0,43, maka:

n1 =

0,43 = 35,83 36 0,012

Karena diasumsikan n1 = n2, maka n2 = 36. Rencana Sampling Ganda yang diperoleh adalah: n1 = 36; c1 = 0; n2 = 36 c2 = 2; r1 dan r2 diasumsikan sama dengan 3. Dari tabel yang sama dapat dihitung juga ASN. Untuk Pa = 0,95 dan AQL = 0,012plan 3 memberikan ASN/n1 = 1,340 maka diperoleh:

ASN = (1,340)(36) = 48,24


LD, Semester II 2003/04 Hlm. 29

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

5. RENCANA SAMPLING BAKU (MIL(MIL-STDSTD-105E):


Military Standard: Dikembangkan selama PD II; Versi awal: Military Standard 105A dikembangkan 1950 & dimodifikasi 4 kali menjadi Military Standard 105D (MIL-STD-105D); Military Standard 105D (MIL-STD-105D) dikembangkan melalui kerjasama antara Amerika, Inggris, Kanada: 1963: pertama diperkenalkan; 1971: diadopsi oleh Amerika secara nasional & diberi label: ANSI/ASQC Z1.4; 1981: Standar Nasional direvisi menjadi ANSI/ASQC Z1.4-1981; 1989: MIL-STD-105D direvisi menjadi MIL-STD-105E. ANSI/ASQC Z1.4-1981 Lebih menekankan pada prosedur sampling melalui OC curve; Didesain untuk menerima mayoritas lot, jika proporsi rata-rata item cacat < AQL; Rencana Sampling ditentukan berdasarkan: AQL; 1974: diadopsi oleh ISO dengan modifikasi minor menjadi ISO 2859. Sistem Dogde-Romig (dikembangkan 1959 oleh Dodge & H. G. Romig): Didesain untuk meminimumkan ATI & memenuhi Resiko Konsumen () untuk batch dengan tingkat kualitas tertentu yang dispesifikasikan dengan LQL; Rencana Sampling ditentukan berdasarkan LQL atau AOQL.
LD, Semester II 2003/04 Hlm. 30

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Perbedaan ANSI/ASQC Z1.4 & MIL-STD-105E: MIL-STD-105E merupakan Sampling Plan (Rencana Sampling) & ANSI/ASQC Z1.4 merupakan Sampling System (Sistem Sampling); Rencana Sampling: menetapkan suatu prosedur untuk menentukan keputusan terhadap suatu lot (terima atau tolak) berdasarkan ukuran sampel & kriteria penerimaan. Sampling Scheme: merupakan kumpulan Sampling Plan dengan aturan untuk menentukan jenis inspeksi yang harus digunakan; Sistem Sampling: kumpulan Sampling Scheme, menetapkan aturan untuk memilih rencana sampling yang tepat.
MILMIL-STDSTD-105E Istilah untuk item cacat: nonconforming ANSI/ASQC Z1.4 Istilah untuk item cacat: defects Mencakup: prosedur opsional untuk perubahan dari Inspeksi Ketat ke Inspeksi Longgar tanpa memenuhi kriteria batas jumlah Menekankan pada aspek Skema Sampling dengan memberikan 5 tabel tambahan untuk kinerja Skema Sampling, mencakup tabel untuk: Average Outgoing Quality Level (AOQL) untuk Skema Sampling; Limiting quality untuk Skema Sampling dengan Pa = 10% dan Pa = 5%; ASN untuk Skema Sampling; OC Cirve untuk kinerja Skema Sampling.
LD, Semester II 2003/04 Hlm. 31

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Ukuran Nonconformance: Dinyatakan dalam persentase dari nonconforming units atau jumlah nonconforming units per 100 unit.
Percent nonconform ing = Number nonconform ing x 100 Number of units inspected Number of conformities x 100 Number of units inspected

Nonconform ities per 100 units =

Acceptable Quality Level (AQL): Bagian terpenting dalam penggunaan standar; AQL = persentase atau jumlah item cacat maksimum; Ditentukan pada saat pembuatan kontrak pasokan. Tingkat Inspeksi Umum (General Inspection Level): Level I: OC curve landai, tingkat diskriminasi terhadap kualitas lot kurang; Level II: level normal, tingkat diskriminasi lebih tinggi dari level I Level III: OC curve paling curam, tingkat diskriminasi terhadap kualitas lot tinggi; Level I & II: digunakan untuk uji destruktif; Level III: untuk item mahal.

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 32

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Tingkat Inspeksi Khusus (Special Inspection Level): Inspeksi khusus digunakan jika diperlukan sampel dengan ukuran sampel yang relatif kecil; Tingkat inspeksi khusus: S-1, S-2, S-3, S-4 Tipe Inspeksi & Aturan Perubahan Tipe Inspeksi: Normal, Longgar (Reduced), Ketat (Tightened)

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 33

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Aturan Perubahan Penggunaan Tipe Inspeksi

10 Lot terdahulu diterima; Jumlah item cacat kurang dari batas (opsional); Produksi stabil; Disetujui oleh otoritas yang bertanggungjawab.

2 dari 5 lot yang berurutan tidak diterima.

REDUCED

NORMAL

TIGHTENED

Lot tidak diterima, atau Lot diterima, tetapi jumlah item cacat di antara kriteria penerimaan (Ac) atau penolakan (Re); Produksi tidak regular, atau Produksi dalam kondisi tertentu.

5 lot yang berurutan diterima.

10 lot berurutan tetap inspeksi ketat

Berhenti inspeksi dengan Z1.4

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 34

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

Langkah-langkah Implementasi Standar

Tentukan parameter berikut: Accetable Quality Level (AQL); Ukuran lot; Tipe sampling (Single, Double, Multiple); Level inspeksi (umumnya Level II, ubah jika diperlukan).

2 3

Tentukan kode ukuran sampel dari tabel yang sesuai (*). Tentukan tipe Rencana Sampling (Normal, Reduced, tightened). Catatan: Untuk inspeksi awal, mulai dengan Inspeksi Normal, & ubah ke Inspeksi Ketat Longgar sesuai dengan aturan perubahan jenis inspeksi. Identifikasi Rencana Sampling dari tabel yang sesuai (**).

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 35

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

(*) Tabel Kode Ukuran Sampel

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 36

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

(**) Contoh Tabel Master 1: Rencana Sampling Tunggal untuk Inspeksi Normal

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 37

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

(**) Contoh Tabel Master 2: Rencana Sampling Ganda untuk Inspeksi Normal

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 38

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

(**) Contoh Tabel Master 1: Rencana Sampling Tunggal untuk Inspeksi Normal

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 39

TI 3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK

6. RENCANA SAMPLING STANDAR DODGEDODGE-ROMIG

LD, Semester II 2003/04

Hlm. 40