Anda di halaman 1dari 21

T e kni k P r o duks i

Roni Alida, ST

SKEMA PRODUKSI

POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG

SISTIM SUMUR PRODUKSI


Flowline Separator

Tubing

Bagaimana bentuk kurva IPR nya ya?!?!?!

Model Wellbore

Pwf

Pwf

re P

FORMASI PRODUKTIF

Kepala sumur dan chrismast tree

INFLOW PERFORMANCE RELATIONSHIP


(IPR)

Model

Aliran Fluida dari Reservoir ke Dasar Lubang Sumur Fenomena Aliran Fluida dalam reservoir Sifat fisik fluida reservoir Sifat fisik batuan reservoir

Komponen Formasi Produktif -1 Pengembangan

Kurva IPR

Persamaan Differential Aliran dalam Media Berpori

re

Single Well Model


Radial, homogeneous, isotropic Single phase Well @ the center of reservoir Horizontal & Constant Thickness Infinite reservoir Reservoir pressure>Bubble Point Pressure
Pe

rw
h

Pwf

Komponen Formasi Produktif -2 Solusi

Persamaan Differential
kondisi transient

Untuk

Constant Wellbore Pressure

Semi Steady State

Penyelesaian Persamaan Aliran


? ? ? ?
Reservoir Fluids Petrophysics Logging Structural Geology Drilling Pressure Test

Integrated Knowledge

IPR tak Berdimensi


1.0

Pwf/Pr

qo/qo,max = 1-(Pwf/Pr)

0.0 0.0 qo/Qo,max 1.0

Inflow Performance
Relationship
Aliran Satu Fasa

Kurva IPR satu fasa Solusi

Persamaan Differential
kondisi semi steady-state

Untuk

Pr

Pb

Inflow Performance
Relationship
Aliran Dua Fasa

Fenomena Aliran Dua Fasa dalam Media Berpori

Gas akan terbebaskan dari larutan minyak jika berada pada tekanan dibawah tekanan bubble point.

Gas bebas akan mengisi pori-pori batuan, makin rendah tekanannya makin banyak gas bebas dalam pori-pori batuan, bersama-sama minyak
Peningkatan gas bebas dalam pori-pori ditunjukkan dengan peningkatan saturasi gas Jika saturasi gas meningkat sampai batas saturasi gas kritis, maka gas akan mengalir bersama minyak Pada keadaan ini terjadi aliran dua fasa (gas dan minyak) dalam media berpori

Perilaku aliran ditentukan oleh relative permeability masing-masing fasa dalam media berpori

Model Aliran Dua Fasa


Pemecahan

fenomena dengan menggunakan model yang merepresentasikan :


aliran masing-masing fasa dalam media berpori perubahan saturasi gas dan minyak dalam media berpori sebagai akibat perubahan tekanan distribusi tekanan alir sepanjang media berpori.

Model I Aliran Dua Fasa


Model

matematik aliran dua fasa (Oil + Gas) dalam porous media, dalam bentuk persamaan diferential:
Dinyatakan sebagai Fungsi tekanan
So = f(P) Kro sebagai fungsi saturasi minyak

Model I Aliran Dua Fasa


Kondisi

Aliran Dua Phasa (Oil + Gas) Solusi oleh Weller dan Vogel
Persamaan

tekanan fungsi jarak


r1 r2 r3 r4 rx Rn re

Pwf P1P2

P3

P4

Px

Pn Pe

Persamaan

saturasi minyak fungsi tekanan

IPR 2 Fasa
Kondisi

Aliran Dua Fasa (Oil + Gas) Persamaan VOGEL (Dimensionless IPR)

2500

Tekanan Reservoir dibawah Bubble Point Pressure (Pr < Pb) 2 fasa (gas + oil) Tidak terjadi kerusakan formasi (S = 0)

Tekanan Alir dasar Sumur, psi

2000

1500

1000

500

0 0 200 400 600 800 1000 1200 Laju Produksi, stb/d

Contoh Soal

POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG

Sebuah sumur eksplorasi ZN-01 dibor pada Maret 2005, kemudian dilakukan komplesi dan tes produksi dengan cara mengalirkan minyak sampai alirannya stabil (q) lalu diukur tekanan alir didasar sumur (Pwf), kemudian sumur ditutup dan diamati kenaikan tekanan di dasar sumur (Ps) diperoleh data sebagai berikut:
Tekanan reservoir statik (Ps) = 850.13 psi Tekanan alir fluida (Pwf) = 784.28 psi Kadar air (WC) = 0% Tekanan gelembung (Pb) = 650 psi Laju alir (q) = 62.9 bbl

Setelah diproduksi selama lebih kurang 7 tahun, dilakukan tes yang sama pada Oktober 2012 dan diperoleh data sebagai berikut:
Tekanan reservoir statik (Ps) = 550 psi Tekanan alir fluida (Pwf) = 450 psi Laju alir (q) = 600 psi

Pertanyaan:
a. b. c. Berapa laju alir maksimum pada Maret 2005 dan Oktober 2012 Buat kurva IPR untuk keadaan pada keadaan2 tersebut. Jika kita ingin memproduksikan minyak dengan laju alir 100 bopd berapa tekanan alir fluida sekarang?

POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG