Anda di halaman 1dari 2

UJI ANEL Tujuan Tes untuk menentukan fungsi ekskresi system lakrimal.

uji anel adalah suatu uji untuk melakukan pemeriksaan fungsi pengeluaran air mata ke dalam rongga hidung. Dasar Air mata masuk kedalam hidung melalui system ekskresi lakrimal. Teknik

Pasien duduk atau tidur. Mata di tetes anastetik local Ditunggu sampai rasa pedas hilang Pungtum diperbesar dengan dilatators Jarum anel yang berada dalam semprit dimasukkan horizontal melalui kanalikuli lakrimal sampai masuk sakus lakrimal. Garam fisiologik dimasukkan kedalam sakus. Pasien ditannya apakah merasa sesuatu (pahit/asin) Pada tenggorokan dan apakah terlihat reaksi menelan setelah semprotan garam fisiologik.

Nilai

Bila terlihat adanya reaksi menelan berarti garam fisiologik masuk tenggorokan menunjukkan fungsi system ekskresi Lakrimal Normal. Bila tidak ada refleks menelan dan terlihat garam fisiologik keluar melalui pungtum lakrimal atas berarti fungsi apparatus lakrimal tidak ada atau duktus nasolakrimal tertutup.

SISTEM LAKRIMALIS Sistem lakrimalis mencakup struktur-struktur yang terlibat dalam produksi dan drainase air mata. Komponen sekresi terdiri atas kelenjar yang menghasilkan berbagai unsure pembentuk cairan air mata.

Sistem eksresi mulai pada punctum lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakus lakrimal, duktus nasolakrimal, meatus inferior. Cairan air mata disebarkan di atas permukaan mata oleh kedipan mata. Kompleks lakrimalis terdiri atas glandula lakrimalis, glandula lakrimalis aksesorius, kanalikuli, punctum lakrimalis, sakkus lakrimalis, dan duktus nasolakrimalis Air mata mengalir dari lakuna lakrimalis melalui pungtum superior dan inferior dan kanalikulus ke sakkus lakrimalis yang terletak di dalam fossa lakrimalis. Duktus nasolakrimalis berlanjut ke bawah dari sakus lakrimasi dan bermuara ke dalam meatus inferior dari rongga nasal . Air mata diarahkan ke dalam pungtum oleh isapan kapiler, gaya berat, dan berkedip. Kekuatan gabungan dari isapan kapiler dalam kanalikuli, gaya berat, dan kerja memompa dari otot Horner yang merupakan perluasan muskulus orbikularis okuli ke titik di belakang sakus lakrimalis, semua cenderung meneruskan air mata ke bawah melalui duktus nasolakrimalis ke dalam hidung.