Anda di halaman 1dari 4

Kita mengenal persamaan tersebut adalah untuk sebuah gas ideal tapi tidak cukup untuk menggambarkan sifat

atau karakteristik gas pada temperature dan tekanan normal dalam reservoir . bagaimanapun, persamaan 6-6 kita dapat gambarkan bahwa koefisien dari pemampatan isothermal dari gas menjadi bebbanding terbalik terhadap tekanan. Persamaan 6-6 bisa digunakan untuk menentukan perkiraan dari besarnya pemampatan gas. Contoh 6-5: Perkirakan atau hitung nilai dari pemampatan gas pada 1700 psia. Diasumsikan sebagai gas ideal. Penyelesaian

Oleh karena itu, koefisien pemampatan gas isothermal dapat diharapkan kurang dari beberapa ratus micro. Koefisien kemampatan isothermal dari gas nyata Persamaan pemampatan adalah persamaan yang paling biasa digunakan di industry perminyakan. Kita akan mengombinasikan perssamaan ini dengan persamaan yang mana koefisien kemampatan isothermal telah diketahui. Sejak faktor-z dirubah sebagai dipertimbangkan untuk jadi variable. perubahan tekanan, maka harus

Pada keadaan khusus sebuah gas ideal yang mana factor-z adalah konstan sama dengan 1.0, sebagian dari factor-z dengan tertinggi adalah sama dengan nol, dan persamaan 6-8 diturunkan ke persamaan 6-6. Bagian (dz/dp)T , adalah turunan terhadap tekanan pada temperature konstan. Turunan isotherm dari gambar 3-2,3-3, dan 3-4 menunjukkan perubahan kedua dari persamaan 6-8 dapat menjadi signifikan. Pada tekanan rendah, factor-z menurun sebagai penurunan tekanan. Oleh karena itu, bagian factor-z yang menuju p adalah negative, dan cg lebih besar daripada pada saat gas ideal. Pada tekanan tinggi, bagaimanapun, z-faktor meningkat bersama tekanan , sebagian dari factor-z ke p adalah positif, dan cg berkurang daripada didalam sebuah gas ideal. Contoh 6-6: Hitung koefisien pemampatan isothermal dari metana pada 1000 psia dan 68o F. Penyelesaian : Pertama, gunakan data gambar 3-2 untuk menentukan dan (dp/dz)T Z = 0.890, gambar 3-2 (dp/dz)T = - 0.000106 psi-1 = turunan tangent/garis singgung 68oF Isothermal pada p = 1000 psia,gambar 3-2 Kedua, hitung cg

Kompresibilitas Pseudoreduced Hukum yang telah ditulis dapat digunakan untuk meletakkan persamaan 6-8. Persamaan 3-43 dapat digunakan untuk mengganti

Kita harus memakai aturan berantai

Dari persamaan 3-43

Maka

Kombinasi persamaan 6-8, 3-43, dan 6-11

Atau

Sejak dimensi cg adalah tekanan timbal-balik, hasil dari cg dan ppc adalah dimensi. Hasil ini dinamakan pseudoreduced compressibility, cpr

Pseudoreduced compressibility adalah fungsi factor-z dan tekanan pseudoreduced. Demikian, grafik relasi factor-z tekanan pseudoreduced, gambar 3-7, gambar 3-8, atau gambar 3-9, dapat digunakan dengan persamaan 6-14 untuk menghitung nilai cpr .

Contoh 6-7 : Hitung koefisien isothermal compressibility dry gas yang diberikan pada contoh 6-3 pada 220oF dan 2100 psig. Penyelesaian Pertama, tentukan temperature pseudoreduced dan tekanan pseudoreduced.

Kedua, hitung temperature pseudoreduced dan tekanan pseudoreduced

Ketiga, tentukan z dan Z = 0.855, gambar 3-7

= penurunan 1.68 isotherm pada ppr 3.27 = - 0.0132, gambar 3-7 Keempat, hitung cpr

Kelima, hitung cg