Anda di halaman 1dari 16

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kelenjar tiroid merupakan kelenjar endokrin yang paling besar pada tubuh manusia.

Pada kelenjar tiroid cukup sering ditemukan nodul didalamnya. Nodul tiroid pada orang dewasa umumnya adalah nodul jinak dan hanyasekitar 5% yang ganas. Nodul tiroid yang ditemukan pada anak anak dan dewasa muda,insidensnya hanya sekitar 1,5%. Nodul pada anak-anak dan dewasa muda lebih seringditemukan ganas sekitar !%. "ecara klinis, antara nodul tiroid yang ganas dengan yang jinak sering sulitdibedakan, bahkan baru dapat dibedakan setelah didapatkan hasil e#aluasi sitologi preparat biopsi jarum halus atau histopatologi dari jaringan kelenjar tiroid yang diambilsaat operasi.Karsinoma tiroid merupakan neoplasma yang berasal dari kelenjar yang terletak didepan leher yang secara normal memproduksi hormon tiroid yang penting untuk metabolisme tubuh. Kanker tiroid menempati urutan ke-$ dari sepuluh keganasantersering di %ndonesia. &ebih 5,)-(*%. +erdasarkan jenishistopatologi, sebarannya adalah kanker tiroid jenis papilar ,-1,)%./ jenis kanker tiroid jenis0olikular dan kanker ,1!,-%./ jenis kankertiroid anaplastik ,1,)%./ tiroid banyak pada wanita dari pada laki-laki dengan distribusi berkisar antara '1 sampai ('1. %nsidennnya berkisar antara

medular ,1,)%.. +erdasarkan usia kanker tiroid jenis papilar biasanya pada pasien yang berusiakurang dari )* tahun, berbeda dengan kanker tiroid 0olikular yang banyak pada usia di atas itu.sedangkan kanker jenis medular sering ditemukan pada usia tua ,5*-!* tahun.. 2merican 3ancer "ociety memperkirakan bahwa kurang lebih sekitar 1-.***kasus baru muncul setiap tahunnya di 2merika "erikat

dan mengakibatkan kematian diantaranya sekitar 1.(**. 4etapi dengan pengobatan yang adekuat, sekitar 1$*.*** penderita tetap dapat hidup normal dan beberapa dapat bertahan lebih dari )* tahun. B. Tujuan 1. . (. ). 5. !. 5ntuk mengetahui de0inisi dan etiologi pada penyakit Karsinoma Tiroid. 5ntuk mengetahui epidemiologi dan 0aktor resiko pada penyakit Karsinoma Tiroid. 5ntuk mengetahui tanda gejala dan penegakan diagnosis pada penyakit Karsinoma Tiroid. 5ntuk mengetahui pathogenesis dan pato0isiologis pada penyakit Karsinoma Tiroid. 5ntuk mengetahui gambaran histopatologis dan penatalaksanaan pada penyakit Karsinoma Tiroid. 5ntuk mengetahui komplikasi dan prognosis pada penyakit Karsinoma Tiroid.

BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Karsinoma tiroid adalah suatu keganasan ,pertumbuhan tidak terkontrol dari sel. yang terjadi pada kelenjar tiroid yang merupakan keganasan pada sistem endokrin yang berasal dari komponen epitelial. Karsinoma tiroid jarang terjadi, dilaporkan hanya 1,5% dari keganasan seluruh tubuh. Keganasan ini dijumpai secara primer pada usia dewasa muda dan pertengahan, dengan sekitar 1 .*** kasus baru per tahun di seluruh dunia. Karsinoma tiroid digolongkan menjadi empat jenis berdasarkan gambaran mikroskopik, yakni karsinoma tiroid papiler, karsinoma tiroid 0olikuler, karsinoma tiroid anaplastik, dan karsinoma tiroid para0olikuler. 4ipe karsinoma tiroid ini dapat didiagnosis dengan biopsi aspirasi jarum halus dimana teknik ini telah digunakan di seluruh dunia untuk mendeteksi neoplasma tiroid untuk reseksi pembedahan dan identi0ikasi lesi non-neoplastic yang dapat ditangani secara konser#ati0. Karsinoma tiroid merupakan permasalahan kesehatan di seluruh dunia, baik dari segi insiden maupun mortalitasnya ,&ubis, *1*.. B. Etiologi 6tiologi yang pasti dari karsinoma ini belum diketahui. 7ari beberapa penelitian, dijumpai beberapa 0aktor yang berperan dalam patogenesis karsinoma tiroid, yaitu genetik dan lingkungan. Karsinoma tiroid papiler dipengaruhi oleh 0aktor lingkungan ,iodine., genetik, dan hormonal serta interaksi diantara ketiga 0aktor tersebut. Pada karsinoma tiroid 0olikuler radiasi merupakan 0aktor penyebab terjadinya karsinoma ini. 8aktor yang berperan pada karsinoma tiroid para0olikuler adalah genetik dan sampai saat ini belum diketahui karsinogen yang menjadi penyebab berkembangnya karsinoma tiroid para0olikuler dan anaplastik. 7iperkirakan karsinoma tiroid anaplastik berasal dari perubahan karsinoma tiroid berdi0erensiasi baik ,papiler dan 0olikuler. dengan kemungkinan jenis 0olikuler

dua kali lebih besar ,Kumar, **5.. C. Epi e!iologi Kasus karsinoma tiroid diperkirakan sebesar 1,5% dari keganasan seluruh tubuh di negara-negara berkembang. Karsinoma tiroid menempati urutan ke-$ dari sepuluh keganasan tersering di %ndonesia. 2ngka insidensi ber#ariasi di seluruh dunia, yaitu dari *,5-1* jiwa per 1**.*** populasi. American Cancer Society memperkirakan sekitar 1-.*** kasus baru muncul setiap tahunnya di 2merika "erikat dan sekitar 1-** diantaranya mengakibatkan kematian. 7i 2merika "erikat, karsinoma ini relati0 jarang ditemukan, mencakup 1% dari seluruh jenis kanker dan *,)% kematian akibat kanker. &ebih banyak ditemukan pada wanita dengan distribusi berkisar '1 sampai ('1. "ecara primer dijumpai pada dewasa muda dan usia pertengahan serta jarang ditemukan pada anak-anak ,7elellis, **).. Karsinoma tiroid merupakan jenis keganasan jaringan endokrin yang terbanyak, yaitu $*% dari seluruh kanker endokrin. 7iantara tumor-tumor epitelial, karsinoma yang berasal dari sel-sel 0olikuler jauh lebih banyak ditemukan daripada yang berasal dari sel 3. Kebanyakan yang berasal dari sel 0olikuler merupakan keganasan yang berkembang secara perlahan dengan 1* year survival lebih dari $*%. &im0oma tiroid dan keganasan-keganasan nonepitelial lain jarang ditemukan ,9oore, **(.. D. "aktor #isiko 1. Pengaruh radiasi di daerah leher dan kepala pada masa lampau. +anyak kasus kanker pada anak-anak yang sebelumnya mendapat radiasi pada kepala dan leher karena penyakit lain. +iasanya e0ek radiasi timbul setelah 55 tahun. . Pengaruh usia dan jenis kelamin.

2pabila nodul tiroid terdapat pada penderita berusia dibawah * tahun dan diatas -* tahun, risiko keganasan lebih tinggi. Penderita laki-laki memiliki prognosa keganasan yang lebih buruk dibandingkan dengan penderita wanita. (. Pemakaian iodin yang berlebihan, terutama pada daerah endemik. ). :enetik ,9oore, **(.. E. Tan a an $ejala 4anda dan gejala dari karsinoma tiroid sebagai berikut' 1 "ebuah benjolan, atau bintil di leher depan ,mungkin cepat tumbuh atau keras. di dekat jakun. Nodul tunggal adalah tanda-tanda yang paling umum kanker tiroid. ( ) 5 ! ". "akit di tenggorokan atau leher yang dapat memperpanjang ke telinga. "erak atau kesulitan berbicara dengan suara normal. Pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di leher. 9ereka dapat ditemukan selama pemeriksaan 0isik. Kesulitan dalam menelan atau bernapas atau sakit di tenggorokan atau leher saat menelan. %ni terjadi ketika mendorong tumor kerongkongan 2nda. +atuk terus-menerus, tanpa dingin atau penyakit lain ,9oore, **(..

Penegakan Diagnosis 1. Pemeriksaan &aboratorium Pemeriksaan laboratorium yang membedakan tumor jinak dan ganas tiroid belum ada yang khusus, kecuali kanker meduler, yaitu pemeriksaan kalsitonon dalam serum. Pemeriksaan 4( dan 4) kadang-kadang diperlukan karena pada karsinoma tiroid dapat terjadi tiroktositosis walaupun jarang. ;uman 4iroglobulin ,;4:. 4era dapat dipergunakan sebagai tumor marker dan kanker tiroid di0erensiasi baik. <alaupun pemeriksaan ini tidak khas untuk kanker tiroid, namun peninggian ;4: ini setelah tiroidektomi total merupakan indikator tumor residi0 atau tumbuh kembali ,barsano.. Kadar kalsitonin dalam serum dapat ditentukan untuk diagnosis karsinoma meduler

,7jokomoeljanto, **$.. . =adiologis a. 8oto >-=ay Pemeriksaan >-=ay jaringan lunak di leher kadang-kadang diperlukan untuk melihat obstruksi trakhea karena penekanan tumor dan melihat kalsi0ikasi pada massa tumor. Pada karsinoma papiler dengan badanbadan psamoma dapat terlihat kalsi0ikasi halus yang disertai stippledcalci0ication, sedangkan pada karsinoma meduler kalsi0ikasi lebih jelas di massa tumor. Kadang-kadang kalsi0ikasi juga terlihat pada metastasis karsinoma pada kelenjar getah bening. Pemeriksaan >-=ay juga dipergunnakan untuk sur#ey metastasis pada pary dan tulang. 2pabila ada keluhan dis0agia, maka 0oto barium meal perlu untuk melihat adanya in0iltrasi tumor pada esophagus ,7jokomoeljanto, **$.. b. 5ltrasound 5ltrasound diperlukan untuk tumor solid dan kistik. 3ara ini aman dan tepat, namun cara ini cenderung terdesak oleh adanya tehnik biopsy aspirasi yaitu tehnik yang lebih sederhana dan murah ,7jokomoeljanto, **$.. c. 3omputeri?ed 4omogra0i 34-"can dipergunakan untuk melihat perluasan tumor, namun tidak dapat membedakan secara pasti antara tumor ganas atau jinak untuk kasus tumor tiroid ,7jokomoeljanto, **$.. d. "cintisgra0i 7engan menggunakan radio isotropic dapat dibedakan hot nodule dan cold nodule. 7aerah cold nodule dicurigai tumor ganas. 4eknik ini dipergunakan juga sebagai penuntun bagi biopsy aspirasi untuk memperoleh specimen yang adekuat ,7jokomoeljanto, **$.. (. +iopsi 2spirasi Pada dekade ini biopsy aspirasi jarum halus banyak dipergunakan sebagai prosedur diagnostik pendahuluan dari berbagai tumor terutama pada tumor tiroid. 4eknik dan peralatan sangat sederhana , biaya murah dan akurasi

diagnostiknya tinggi. 7engan mempergunakan jarum tabung 1* ml, dan jarum no. @ ( serta alat pemegang, sediaan aspirator tumor diambil untuk pemeriksaan sitologi. +erdasarkan arsitektur sitologi dapat diidenti0ikasi karsinoma papiler, karsinoma 0olikuler, karsinoma anaplastik dan karsinoma meduler ,7jokomoeljanto, **$.. $. Patogenesis =adiasi terapatik di daerah kepala dan leher pada masa anak-anak 7e0isiensi yodium =iwayat struma sebelumnya

"timulasi peningkatan 4";, penurunan 4( dan 4)

=iwayat keluarga positi0

&aju pembelahan sel pada kelenjar tiroid meningkat

9utasi

;ilangnya hetero?igotas tertentu pada gen supresi tumor

Karsinoma tiroid Bagan %. Patogenesis &arsino!a Tiroi 'Pri(e) *++,-.

H. Patofisiologi "ecara umum telah disepakati bahwa karsinoma tiroid secara klinis dapat dibedakan menjadi suatu kelompok besar neoplasma berdi0erensiasi baik dengan kecepatan pertumbuhan yang lambat dan kemungkinan sembuh tinggi, dan suatu kelompok kecil tumor anaplastik dengan kemungkinan 0atal. 4erdapat empat jenis karsinoma tiroid menurut si0at mor0ologik dan biologiknya, yaitu karsinoma tiroid papili0er, karsinoma tiroid 0olikuler, karsinoma tiroid anaplastik, dan karsinoma tiroid para0olikuler ,Price, **5..

$a!.ar %. Massa &arsino!a Tiroi . Karsinoma tiroid papili0er berasal dari sel-sel tiroid dan merupakan jenis paling umum dari karsinoma tiroid, yaitu 1*% dari keseluruhan kasus keganasan tiroid. &ebih sering terdapat pada anak dan dewasa muda, serta lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan dengan pria. Karsinoma tiroid papili0er termasuk kanker yang tumbuh lambat dan menyebar, serta dapat menetap dalam kelenjar tiroid bertahun lamanya. Pertama kali muncul berupa benjolan teraba pada kelenjar tiroid atau sebagai pembesaran kelenjar lim0e di daerah lim0e. 9etastasis dapat terjadi melalui saluran lim0atik ke kelenjar getah bening regional atau pada beberapa kasus ke paru ,Price, **5.. Karsinoma tiroid 0olikuler berasal dari sel-sel 0olikel tiroid dan merupakan *- 5% kasus karsinoma tiroid. Karsinoma tiroid 0olikuler terutama menyerang pada usia diatas )* tahun dan menyerang wanita sampai ( kali lebih sering dibandingkan dengan pria. Keganasan ini merupakan bentuk pertumbuhan tumor yang paling lamban. Pemaparan 1

terhadap sinar A semasa kanak-kanak meningkatkan risiko karsinoma tiroid 0olikuler. Benis ini lebih in0asi0 dibandingkan dengan karsinoma tiroid papili0er dan metastasis terjadi pada tempat-tempat yang jauh letaknya seperti paru dan tulang ,Price, **5.. Karsinoma tiroid anaplastik, karsinoma ini sangat ganas dan merupakan 1*% dari keseluruhan kasus karsinoma tiroid. 9etastasis terjadi dengan cepat melalui saluran lim0atik dan aliran darah, mula-mula ke sekitar kelenjar tiroid dan kemudian ke seluruh bagian tubuh. Pada awalnya, orang dengan karsinoma tiroid anaplastik hanya mengeluh tentang keadaan tumor di daerah tiroid namun dikarenakan menyusupnya kanker ke bagian tubuh lain akan menimbulkan suara serak, stridor, dan sukar menelan. Karinoma tiroid anaplastik sering mengakibatkan kematian dalam beberapa minggu atau bulan ,Price, **5.. Karsinoma tiroid para0olikuler, karsinoma ini lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan dengan pria dan paling sering terjadi diatas 5* tahun. "el asal karsinoma ini adalah sel 3 atau sel para0olikuler. Karsinoma tiroid para0olikuler dapat timbul sebagai tumor yang penyebarannya tidak merata dan dengan cepat bermetastasis ke tempat jauh, seperti paru, tulang, dan hati. 3iri khas karsinoma ini adalah kemampuannya mensekresi kalsitonin ,Price, **5.. I. $a!.aran Histopatologi "ecara histopatologi, karsinoma tiroid papili0er ,K4P. merupakan tumor tidak bersimpai dengan struktur papili0er dan 0olikuler ditandai oleh inti yang overlapping, ground-glass appearance dengan celah longitudinal dan in#aginasi sitoplasma ke dalam inti. :ambaran histopatologi yang patognomonik adalah ditemukannya pertumbuhan papiler yang kompleks dengan pola mirip pohon yang bercabang-cabang, dengan bagian luar terdapat stroma 0ibro#askuler. +eberapa papil yang terpotong melintang, terlihat sebagai pulau-pulau yang terkadang masih mengandung 0olikel

,7jokomoeljanto, **$..

$a!.ar *. Histopatologi &arsino!a Tiroi Papilifer %++/.

$a!.ar 0. Histopatologi &arsino!a Tiroi Papilifer 1++/. Karsinoma tiroid 0olikuler ,K48. ditandai oleh di0erensiasi 0olikuler tanpa perubahan inti seperti yang terlihat pada K4P. 2danya in#asi sel-sel tumor ke kapsul dan pembuluh darah merupakan pembeda K48 dengan adenoma 0olikuler. 2da dua bentuk K48 yaitu minimally invasive dan widely invasive carcinoma. "el hurthle ,oxyphilic follicular atau oncocytic. adalah #arian dari K48. K48 kurang menunjukkan multisentrisitas dan penyebaran ke kelenjar getah bening regional. Penyebaran K48 ke paru dan tulang melalui aliran darah ,7jokomoeljanto, **$..

1*

$a!.ar 1. Histopatologi &arsino!a Tiroi "olikuler. Pada karsinoma tiroid anaplastik terdapat jenis #arian histopatologi, yaitu karsinoma sel kecil dan karsinoma sel datia. Karsinoma sel kecil tersusun oleh sel-sel kuboid sampai poligonal yang tumbuh dalam kelompokkelompok. +anyak ditemukan mitosis, tetapi tidak terdapat sel datia. Karsinoma sel datia tersusun atas sel-sel anaplastik, besar, dan pleimor0ik, mengandung nukleus multipel, bilobus/ terdapat sel-sel berbentuk kumparan. +anyak sel datia, mitosis berinti besar ,7jokomoeljanto, **$..

$a!.ar ,. Histopatologi &arsino!a Tiroi Anaplastik. "ecara mikroskopik, karsinoma tiroid para0olikuler tampak seperti sarang-sarang sel neoplastik yang dipisahkan oleh stroma amiloid. Kadangkadang terdapat kalsi0ikasi pada stroma. +entuk sel ber#ariasi, sebagian poligonal dengan sitoplasma eosino0ilik bergranuler ,7jokomoeljanto, **$..

11

$a!.ar 2. Histopatologi &arsino!a Tiroi Parafolikuler. 3. Penatalaksanaan 1. Karsinoma 4iroid Papiler a. Pembedahan' tiroidektomi total dan pengangkatan kelenjar getah bening yang terlibat. b. 4erapi adju#an' &-tiroksin pasca operasi untuk menekan produksi 4"; ,hormon yang menstimulasi pertumbuhan tumor papiler.. c. Prognosis' sangat baik ,:race, **!.. . Karsinoma 4iroid 8olikuler a. Pembedahan' lobektomi tiroid atau tiroidektomi total jika terdapat metastasis. b. 4erapi adju#an' %odium radioakti0 ,%1(1. untuk metastasis jauh dan &tiroksin sebagai terapi pengganti untuk menekan 4";. c. Prognosis' tanpa metastasis, ketahanan hidup 1* tahun sebesar $*%, apabila metastasis maka angka ketahanan hidup 1* tahun sebesar (*% ,:race, **!.. (. Karsinoma 4iroid 2naplastik

a. Pembedahan' hanya untuk menghilangkan gejala penekanan. b. 4erapi adju#an' tidak satu pun dari radioterapi ataupun kemoterapi e0ekti0. c. Prognosis' buruk, sebagian besar pasien meninggal dalam 1 bulan setelah diagnosis ,:race, **!.. ). Karsinoma 4iroid Para0olikuler a. "ingkirkan 0eokromositoma sebelum terapi. b. Pembedahan' tiroidektomi total dan eksisi kelenjar getah bening regional. c. Prognosis' secara keseluruhan angka ketahanan hidup 5 tahun sebesar $*% ,:race, **!..

&. &o!plikasi 1. 9enyebabkan hipotiroidisme atau hipertiroidisme. . Koma misekdema Koma misekdema adalah situasi yang mengancam jiwa yang ditandai dengan eksaserbasi ,perburukan. semua gejala hipotiroidisme, termasuk hipotermia tanpa menggigil, hipotensi, hipoglikemia, hipo#entilasi, dan penurunan kesadaran yang menyebabkan koma. (. Kematian dapat terjadi tanpa penggantian hormon tiroid dan stabilisasi gejala. ). 2da juga risiko yang berkaitan dengan terapi de0isiensi tiroid. =isiko ini mencakup penggantian hormon yang berlebihan, ansietas, atropi otot, osteoporosis, dan 0ibrilasi atrium ,3orwin, **-..

L. Prognosis Prognosis karsinoma tiroid papiler adalah baik, 1* years survival lebih 1(

dari $*% dan untuk pasien muda lebih dari $1%. Perbandingan relati0 area-area papiler dan 0olikuler tidak berhubungan dengan prognosis, tetapi in#asi #askular dan nuklear atypia mungkin merupakan tanda-tanda prognostik yang berlawanan. "edangkan pada tall-cell variant dan columnar-cell variant prognostiknya sangat buruk oleh karena memiliki behavior yang sangat agresi0. Karsinoma tiroid 0olikuler lebih agresi0 daripada karsinoma tiroid papiler. Prognosis bergantung pada in#asi jauh dan staging ,7elellis, **).. "ecara langsung berhubungan dengan ukuran tumor ,C1,*cm mempunyai prognosis yang baik.. &ebih dari setengah penderita meninggal dunia dalam 1* tahun tetapi hal ini ber#ariasi tergantung pada derajat in#asi tumor ke dalam pembuluh darah, kapsul tumor, atau jaringan sekitarnya. :ambaran klinis umum berhubungan dengan prognosis bergantung pada usia, ukuran tumor, perluasan keluar dari tiroid, pembedahan yang komplit, dan metastasis jauh. 60ek prognostik yang berlawanan pada usia tua ditekankan terhadap ukuran tumor yang besar dan perluasan ekstra glandular dari tumor ,7elellis, **)..

1)

BAB III &ESIMPULAN Karsinoma tiroid merupakan neoplasma sistem endokrin yang paling banyak dijumpai. 4erdapat empat jenis karsinoma tiroid menurut si0at mor0ologik dan biologiknya, yaitu karsinoma tiroid papili0er, karsinoma tiroid 0olikuler, karsinoma tiroid anaplastik, dan karsinoma tiroid para0olikuler. Karsinoma tiroid disebabkan oleh peningkatan laju pertumbuhan sel kelenjar tiroid yang kemudian menyebabkan hilangnya hetero?igotas tertentu pada gen supresi tumor. Penatalaksanaan karsinoma tiroid meliputi pembedahan dan terapi adju#an.

15

1!