Anda di halaman 1dari 9

TUGAS TEORI ADMINISTRASI PUBLIK VISI DAN MISI DINAS PERTAMBANGAN DAN SUMBER ENERGI KALIMANTAN BARAT MENURUT

PERSPEKTIF NEW PUBLIC MANAGEMENT DOSEN : DRA. AZRITA MAGDHALENA, M.Si

DISUSUN OLEH: SARI WULAN NINGSIH NIM E20721 10 7

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TAN!UNGPURA PONTIANAK 201

A. P"#$"%&i'# Vi(i )'# Mi(i Vi(i *Vi(i+#, Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi: Berorientasi ke depan Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini Mengekspresikan kreatifitas Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat

M"#-%-& Wi.i(+#+ *200/, 0. 1 ,, 2i(i 3"%-0'4'# rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. tau dapat dikatakan bah!a visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang. "alam visi suatu organisasi terdapat juga nilai-nilai, aspirasi serta kebutuhan organisasi di masa depan seperti yang diungkapkan oleh #otler yang dikutip oleh $a!a!i %&''':(&&), Visi adalah pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam 0%+)-4 dan pelayanan yang dita!arkan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi, kelompok masyarakat yang dilayani, nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan.

*adi dapat disimpulakan bah!a visi adalah cita- cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang. Mi(i *Mi((i+#, Misi %mission) adalah apa sebabnya kita ada %!hy !e e+ist , !hat !e believe !e can do). M"#-%-& P%'("&5+ )'# B"#")i6&' *2001:7,, "i dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. -ernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan. Menurut "rucker %&''':./), -ada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi. -ernyataan misi organisasi, terutama di tingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas bisnis perusahaan. *adi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggannya %-rasetyo dan Benedicta, &''0:.) Menurut 1heelen sebagaimana dikutip oleh 1ibisono %&''2, p. 02-0/) Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat, baik berupa produk ataupun jasa. *adi dapat disimpulkan bah!a Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya me!ujudkan Visi. "alam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta

dapat

pula

memberikan

petunjuk

garis

besar

cara

pencapaian

Visi.

B. Vi(i )'# Mi(i Di#'( P"%&'3.'#$'# )'# S-3."% E#"%$i K'8i3'#&'# B'%'& Visi : M"9-:-)4'# K'8i3'#&'# B'%'& (".'$'i 8-3.-#$ "#"%$i 5'#$ ."%4"8'#:-&'# )'# 0"#$"8+8''# 0"%&'3.'#$'# 5'#$ ."%9'9'('# 8i#$4-#$'# -#&-4 4"(":';&"%''# 3'(5'%'4'&. Misi : (. Meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur "inas -ertambangan dan 3nergi -rovinsi #alimantan Timur dalam rangka mencapai pemerintahan yang baik %good governance) dan pemerintahan yang bersih %clean government), transparan, akuntabel, dan bebas ##$. &. Menjadikan sumberdaya mineral dan energi sebagai potensi riel kekuatan ekonomi daerah. 4. Meningkatkan intensifikasi, diversifikasi, dan konservasi pertambangan dan energi. 0. Meningkatkan pemanfaatan sumberdaya energi yang terjangkau masyarakat. 5. Meningkatkan pelayanan data dan informasi pertambangan dan energi. 2. Meningkatkan pembinaan, penga!asan, dan koordinasi kegiatan

pertambangan dan energi. C. N"9 P-.8i6 M'#'$"3"#& $e! -ublik Management %$-M) adalah paradigma baru dalam manajemen sektor publik. #onsep $-M muncul pada tahun (6.'-an dan digunakan untuk

melukiskan sektor publik di 7nggrin dan 8elandia Baru. $-M menekankan ada control atas output kebijakan pemerintah, desentralisasi otoritas menajemen, pengenalan pada dasar kuasi-mekanisme pasar, serta layanan yang berorientasi customer. sal $-M berasal dari pendekatan atas menejemen publik dan birokrasi. 8elama ini birokrasi erat dikaitakan dengan manajemen sektor publik itu sendiri. Birokrasi dianggap erat berkait dengan keengganan maju, kompeksitas hirarki jabatan dan tugas, serta mekanisme pembuatan keputusan yang top-do!n. 9okus dari $-M sebagai sebuah gerakan adalah pengadopsian keunggulan teknik manajemen perusahaan sektor publik untuk diimplementasikan dalam sektor publik dan pengadministrasiannya. 8ebagai negara yang ingin menjadi negara yang maju, 7ndonesia berusaha menerapkan $-M meski ada sikap pesimis dari berbagai pihak mengenai kesanggupan penerapannya. 8alah satu yang menonjol adalah :eformasi birokrasi "epartemen #euangan dan Badan -emeriksa #euangan. "alam reformasinya, kedua instansi ini berfokus pada pilar-pilar yang menjadi pokok perubahan birokrasi. "alam reformasi birokrasinya, sebagai penerapan dari $-M, baik "epartemen #euangan maupun Badan -emeriksaan menggunakan konsep Balanced 8core ;ard, yaitu dengan membentuk strategy map dan key performence indicators %#-7) sebagai standar dan alat pengukuran kinerja. Bisa dikatakan bah!a dalam konsepnya kedua instansi ini sukses, hanya saja dalam pelaksanaanya dirasa masih setengah hati, terllihat dari belum sinkronnya antara program dengan strategi yang dibentuk, juga antara program dengan #-7, terlebih pada anggarannya ada format "7- . <al ini saling berkaitan, karena money follo! functions. #etika strategi, program beserta #-7nya terbentuk secara rapi, maka tentunya anggaran akan mengikuti mekanisme tersebut. 8elain itu, beberapa hal yang menandakan karakteristik $-M menurut ;rishtopher <ood yang telah diterapkan di "epkeu dan B-# adalah:

(. Manajemen profsional disektor publik= secara bertahap, mereka sudah mulai menerapkan, yaitu mengelola organisasi secara profesional, memberikan batasan, tugas pokok dan fungsi serta deskripsi kerja yang jelas, memberikan kejelasan, !e!enang dan tanggung ja!ab. &. -enekanan terhadap pengendalian output dan outcome= sudah dilakukan dengan penggunaan performance budgeting yang dirancang oleh "irektorat *enderal -erbendaharaan. -erubahan atas sistem anggaran yang digunakan ini merupakan yang tepenting yang terkait dengan penekanan atas pengndalian output dan outcome. 4. -emecahan unit-unit kerja di sektor publik= hal ini sudah sejak lama dilakukan oleh "epkeu juga B-#, yaitu adanya unit-unit kerja tingkat eselon (. 0. Menciptakan persaingan disektor publik= hal ini juga sudah dilakukan, yaitu adanya mekanisme kontrak dan tender kompetitif dalam rangka penghematan biaya dan peningkatan kualitas serta privatisasi. 5. Mengadopsi gaya manajemen dari sektor bisnis ke sektor publik= hampir diseluruh eselon ( di "epkeu sudah menerapkannya, dengan adanya modernisasi kantor baik di "itjen -ajak, "itjen -erbendaharaan, maupun "itjen Bea ;ukai, juga terkait dengan pemberian remunerasi sesuai job grade karya!an. "emikian juaga di B-#, selain modernisasi kantor dan remunerasi, hubungan antara atasan dan ba!ahan semakin dinamis, gap senioritas dan hanya muncul dalam hal-hal profesionalisme yang dibutuhkan. 2. "isiplin dan penghematan penggunaan sumber daya= dalam hal disiplin biaya, implementasi pada kedua instansi ini masih diragukan karena masih ada asetaset yang dibelu melebihi spesifikasi kebutuhan. 8edangkan dalam hal disiplin pega!ai adanyamodal presensi menggunakan finger print sudah sangat efektif dilakukan. -enerapan $e! -ublic Management di 7ndonesia dapat dilihat dari penerapan beberapa karakteristik-karakteristiknya didalam praktek-praktek yang tengah dijalankan oleh instansi-instansi pemerintahan di 7ndonesia.

Terlepas dari kedua instansi pemerintahan tersebut, dalam ranah yang lebih luas, $-M ini telah dicoba diterapkan juga pada -emerintahan "aerah, yaitu sejalan dengan penerapan otonomi daerah di 7ndonesia muali tahun &''0. Bisa dikatakan, bah!a penerapan $-M ini memberikan dampak positif dalam beberapa hal., misalnya peningkatan efisiensi dan produktifitas kinerja pemerintah daerah, yang pada akhirnya mampu meningkatakan kualitas pelayanan publik. <al ini dapat dipahami melalui salah astu karakteristik $-M menurut ;hristopher <ood, yaitu menciptakan persaingan disektor publik. 8ehingga apa yang dikatakan oleh pemerintah daerah adalah berusaha bersaing untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, dan pada gilirannya, publiklah yang diuntungkan dalam upaya ini. D. Vi(i D'# Mi(i Di#'( P"%&'3.'#$'# )'# S-3."% E#"%$i K'8i3'#&'# B'%'& M"#-%-& P"%(0"4&i< N"9 P-.8i6 M'#'$"3"#& *ika dilihat dari perspektif $e! -ublic Management di "inas -ertambangan dan 3nergi bah!a "inas -ertambangan dan 3nergi sudah melakukan berbagai perubahan. Misalnya memperluas stuktur khusus, misalnya membuat kelompok jabatan fungsional penga!asan terhadap sumber energy potential dan juga membuat >nit -elaksana Teknis yang memiliki tugas khusus mengurus masalah di regional,!ilayah tertentu %misalnya kecamatan) dan juga adanya pelayanan melalui !ebsite sebagai bagian dari pemanfaatan teknologi. 9erlie, shburner, 9itgerald dan -ettigre! %(66/), The new puiblik management in Action, Oxford : Oxford University Press $-M pada dasarnya sebagai pendekatan dalam administrasi public yang mampu menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari dunia manajemen bisnis dan disiplin lain untuk memperbaiki efektivitas, effisiensi, dan kinerja pelayanan public pada birokrasi modern. 8ehingga dalam aksinya dapat berpedoman orientasi pada : (. The efficience drive. Mengutamakan nilai efisiensi dalam pengukuran kinerja.

&. !ownsi"ing and decentrali"ation. Mengutamakan penyederhanaan struktur memperkaya fungsi dan mendelegasikan otoritas kepada unit yang lebih kecil agar berfungsi cepat dan tepat. 4. #n search of excellence , mengutamakan kinerja optimal dengan

memanfaatkan 7-T3#8. 0. Public service orientation, menekankan pada kualitas, misi dan nilai yang hendak dicapai organisasi public, memberikan perhatian yang lebih besar kepada aspirasi, kebutuhan dan partisipasi user dan !arga masyarakat, member otoritas lebih tinggi kepada pejabat yang dipilih masyarakat, termasuk !akil mereka, menekankan societal learning dalam pemberian pelayanan public, dan menekankan pada evaluasi kinerja secara berkesinambungan, partisipasi dan akuntabilitas.

-rinsip-prinsip $-M $-M adalah konsep payung yang menaungi serangkaina makna seperti desain organisasi dan manajeman, penerapan kelembagaan ekonomi atas menejemen publik, serta pola-pola kebijakan. -rinsip-prinsip $-M merupakan sebagai berikut: (. -enekanan pada keahlian menajemen profesioanal dalam mengendalikan organisasi. &. 8tandar-standar yang tegas dan terukur atas performa organisasi, termasuk klarifikasi tujuan, target, dan indikator-indikator keberhasilannya. 4. -eralihan dan pemanfaatan kendali input menjadi output, dalam prosedurprosedur birokrasi yang seluruhnya diukur le!at indikator-indikator performa kuantitatif. 0. -eralihan dari sistem manajemen tersentral menjadi desentralistik dari unitunti sektor publik. 5. -engenalan pasa kompetisi yang lebih besar dalam seltor publik, seprti penghematan dana dan pencapaian stanndar tinggi le!at kontrak dan sejenisnya.

2. -enekanan pada praktek-praktek manajeman bergaya perusahaan s!asta seperti kontrak kerja singkat, pembangunan rencana korporasi, dan pernyataan misi. /. -enekanan pasa pemangkasan, efisiensi, dan melakukan elebih banyak sumber daya yang sedikit.

Beri Nilai