Anda di halaman 1dari 7

KESALAHAN DALAM DATA PERCOBAAN

I. Tujuan
Mahasiswa memahami sumber kesalahan dalam pengukuran

Mahasiswa dapat melakukan analisa kesalahan dengan menerapkan persamaan yang ada

II.

Petunjuk keselamatan kerja Perhatikan pemilihan posisi saklar. Putar multimeter yang akan dipakai sebagai
ohm meter

III.

Landasan Teori
Kesalahan didefinisikan sebagai penyimpangan (deviasi) hasil pembacaan (atau sekelompok pembacaan) terhadap nilai yang diharapkan (nilai benar) dari variable yang diukur. Ketika kita melakukan pengukuran, beberapa kesalahan tidak dapat dihindarkan karena tidak ada pengukuran yang dapat menghasilkan nilai yang tepat untuk setiap besaran. Terdapat beberapa sumber kesalahan dalam suat data percobaan. Hal utama tentang analisis data percobaan adalah sumber kesalhan dan setingkat apa kesalahan telah mempengaruhi validitas data. Percobaan ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama berkaitan dengan yang dikenal sebagai toleransi komponen. Walaupun ada sumber-sumber kesalahan lain dari data anda, seperti kesalahan alat ukur atau kesalahan pengamatan, data percobaan akan ditangani, lebih dahulu hanya sumber kesalahan yang berkenaan variasi nilai resistansi yang dimiliki dari toleransi pabrik. Bagian kedua, mengenai kesalahan pembacaan, yang diklasifikasikan sebagai gross error atau kesalahan observasi. Instruktur akan menyediakan sebuah resistor yang nilainya tidak diketahui, Rx. Setiap siswa, secara bergiliran, mengukur dan mencatat pada selembar kertas nilai pengukuran resistansinya. Semua pengukuran harus dilakukan dengan dengan menggunakan ohmmeter yang sama. Masing-masing siswa tidak boleh

memperlihatkan hasil pengukuranya ke teman sekelasnya sampai instruktur telah mencatat semua pengukuran pada papan tulis. Persamaan-persamaan Berikut ini persamaan-persamaan yang digunakan dalam melaksanakan percobaan ini. 1. Rrata-rata = 2. Rentang Kesalahan = 3. Persen kesalahan = Dimana : Rx = nilai resistor yang diukur (actual) Rrata = nilai rata-rata resistor.

x 100 %

4. Rb = Ra x

IV.

Alat dan Komponen Yang digunakan


1 power Supply DC 1 Voltmeter dengan tahanan dalam yang besar 10 resistror : 2,2 k 1 Resistor : 1 k

V.

Langkah langkah Percobaan


A. Kesalahn yang disebabkan toleransi komponen 1. Buatlah rangkaian percobaan seperti pada gambar 1.1. 2. Hubungan Voltmeter diantara Rb dan atur tegangan sumber sampai tegangan output pada Voltmeter tepat 10 volt (E0). Catat nilai Einn (dapat

3. 4. 5. 6. 7. 8.

diukur dulu) dalam table data yang sudah disediakan. Jangan mengubah Ein selama percobaan ini. Ganti resistor Rb dengan R= 2,2 k yang lainnya, dan catat lagi nilai E0 dalam tabel data yang sama. Lakukan untuk semua resistor 2,2 k sampai kesepuluh resistor. Catat nilai E0 untuk setiap resistor Rb. Gunakan persamaan 4 untuk menghitung nilai Rb untuk kesepuluh resistor. Hitung nilai rata-rata dari Rb masukkan dalam tabel 1.1. Hitung rentang kesalahan untuk nilai Rb masukkan dalam tabel 1.1. Hitung point 6, dibandingkan dengan nilai resistor berdasarkan kode warna. Masukkan hasilnya pada tabel 1.1.

B. Kesalahan pembacaan 1. Setiap siswa mengukur dan mencatat nilai resistor yang disediakan oleh instruktur, dengan mengguakan meter yang sudah disediakan. 2. Instruktur akan mencatat hasil pembacaan siswa pada papan tulis, setelah semua melakukan pengukuran, siswa akan memasukkan nilai ini pada tabel 1.2. 3. Hitung rata-rata dari pembacaan siswa ini dengan menggunakan persamaan 1. Masukkan dalam tabel 1.2. 4. Hitung rentang kesalahan dari hasil langkah 2 dengan menggunakan persamaan 2. Masukkan dalam tabel 1.2. 5. Hitung persen kesalahan rata-rata resistansi yang telah dihitung pada langkah 3, dibandingkan dengan nilai aktual resistor yang telah diukur oleh instruktur pada rangkaian jembatan resistansi. Masukkan dalam tabel 1.2.

Gambar rangkaian

Gamabar 1.1. Rangkaian percobaan

VI.

Hasil pengamatan
Tabel 1.1. Kesalahan toleransi komponen Analog Kesalahan Toleransi Komponen Nilai Rb Ein = 14 2,5 Rata rata Rb = 2,63 2,5 3 2,5 Rentang Kesalahan = 0,25 2,78 2,78 2,5 2,58 Persen Kesalahan = 1.15 % 2,58 2,58

Eo 10 10 10,5 10 10,3 10,3 10 10,1 10,1 10,1

Digital Kesalahan Toleransi Komponen Nilai Rb Ein = 14 2,5 Rata rata Rb = 2,54 2,56 2,6 2,53 Rentang Kesalahan = 0,025 2,53 2,55 2,5 2,56 Persen Kesalahan = -2,3 % 2,53 2,55

Eo 10 10,07 10,12 10,04 10,04 10,06 10 10,07 10,04 10,06

Tabel 1.2. Hasil Percobaan rangkaian gambar 1.1.

KesalahanPembacaan Nilai resistansi


2.055 2,64 2, 163 2,16 2,164 2,165 2,104 2,158 2,146 2,151 2,067 2,101 2,149 2,143

Resistansi rata rata = 2,13

RentangKesalahan = 0,0205

Persenkesalahan - 3,1 %

Nilai R Aktual = 2,2 k

VII.

Pertanyaan dan Tugas 1. Sebutkan kesalahan yang terjadi pada hasil pengukuran ? 2. Sebutkan bagaimana cara melakukan kalibrasi dari ohmmeter pada multimeter analog ? 3. Tuliskan kesimpulan untuk percobaan ini ?

Jawab

1. Kesalahan yang terjadi pada pengukuran ini adalah jenis jenis kesalahan yang
merupakan kesalahan dasar yang berasal dari kesalhan menggunakan multimeter, kerusakan pada alat ukur ataupun yang diukur, dan kesalahan dari manusia. 2. Pertama coba sambungkan kabel positif dan negative yang ada pada multimeter lihat jarum penunjuk jika jarum melebihi atau dibawah garis 0 maka lakukan kalibrasi dengan cara memutar tuas putar yang berada di pojok kanan pada multimeter analog ini. 3. Kesimpulan dari percobaan ini adalah hasil pengukuran yang kita lakukan dari setiap percobaan tidak akan mendekati angka sebenarnya pasti akan berbeda karena banyak hal yang mempengaruhi hal-hal dalam pengukuran seperti alat yang rusak, kesalahan menggunakan alat, dan kesalahan dari kitanya sendiri.

VIII.

Daftar Pustaka
1. William D Cooper, Instrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran, Edisi ke 2, 1985, Penerbit Erlangga, Jakarta 2. Jones. Larry D, chin. A. Foster, Electronic Instruments and Measurments, second edition, 1991, Prentice Hall International, Englewood Cliffs.