Anda di halaman 1dari 112

Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

Kata Pengantar

…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
……………………………………………an…………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………dai…...………………a….ku…………………………,kamu………………
……………………...……………………………………………………,atau………
……………………………ia…………………………………………………………
……………………………jadi..………………………………………………………
…presiden…oh….pres……………..…………………………………………………
…………………………i……………….….…………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………den……………………..………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………pre……………………………
…………………………..………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………si……………………………………….………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………den……………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
penulis
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

Pendahuluan

Andai Aku, Kau,


atau Dia Jadi Presiden
Andai, dalam pikiranku kata tersebut kurumuskan sebagai sebuah
rumusan yang dapat kusebut teori yang berisi jawaban-jawaban semestinya. Selain itu
kata andai juga tidak jauh beda dengan hipotesa menurutku, yaitu dugaan. Nilai
jawaban semestinya dan dugaan itu bisa subyektif atau obyektif, bermoral atau
amoral, dan bisa juga berupa hasil khayalan atau realita.
Benarkah demikian adanya ?
Baik, mari kita bicara soal andai.
Siapakah di antara kita yang tidak pernah berandai. Berandai jadi presiden,
andai jadi kaya, andai jadi artis, andai jadi kiyai, andai jadi raja, andai jadi anak orang
kaya, andai jadi anak profesor, andai kuliah di luar negeri, andai dapat isteri cantik,
andai dapat pacar ganteng, dan seterusnya. Rif salah satu group band tanah air pun
melantunkan tembang pengandaiannya yaitu andai jadi raja. Bukan hanya Rif saja,
Opie Andarista pun juga melantunkan tembang yang sama yaitu andai jadi anak
orang kaya.
Andai merupakan ruang imajinasi yang merdeka dan tidak memiliki batas
aturan. Aku atau siapa pun bebas melakukan pengandaian. Hingga berandai jadi
presiden pun tidak ada yang melarang atau bahkan yang menentang. Kala kita sudah
masuk pada proses pengandaian pun polisi, intel, CIA, FBI, tentara, LSM, atau
Mahasiswa tidak akan bisa dan mampu mendeteksi atau bahkan menghentikan. Jadi
tidak usah takut di demo oleh mahasiswa dong atau dikejar preman he he he.
Jangankan berandai menjadi sosok presiden, berandai berwujud seperti tuhan
pun otak kita mampu. Hanya saja keterbatasan berfikir serta cupet-nya pengembaraan
hidup yang menjadi batasan berandai. Mengapa bisa demikian ? sebab aku bisa
berandai jadi presiden adalah karena aku pernah melihat, membaca dan mendengar
tentang presiden. Seandainya aku lahir dalam kondisi buta dan tuli bisakah
mengandaikan jadi presiden ? atau semenjak kita lahir kita jauh dari informasi yang
membicarakan tentang presiden bisakah berandai tentang presiden ?
Coba perhatikan kalimat yang ada dalam tanda kutip di bawah ini (Maaf,
perintahnya terlalu seremonial)
“Sesuatu yang dianggap mungkin terjadi”
Demikian makna dari kata andai kurang lebihnya kala aku buka kamus bahasa
Indonesia.
Dalam komunikasi berbahasa Indonesia kata andai memiliki padanan kata
yang memiliki makna sama yaitu dengan kata misal dan kata umpama. Namun aku
tidak tertarik membahas kata misal dan kata umpama yang memiliki makna hampir
sama dengan kata andai. Baiklah, mari tetap konsen pada kata andai.
Berandai jadi apapun adalah sah-sah saja dan tidak perlu pengorbanan yang
besar. Cukup sepiring sumber energi yang mampu membuat kita hidup dan tidak
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

tertidur. Berandai jadi presiden pun tidak ada larangan dan tidak perlu pengorbanan
besar. Kalau berusaha jadi presiden jelas itu butuh pengorbanan besar. Ha ha ha, kita
harus berduit, punya pengaruh, ada kuasa, ada jongos yang siap diperintah, ada lawan
tanding dan menegangkan. Apalagi pingin jadi tuhan, tentu akan banyak tantangan.
Jadi presien ?
Siapakah diantara kita kali ini yang sedang mengandaikannya ?
Entahlah siapa kini yang sedang berandai jadi presiden. Bisa aku, temanku,
orang disekitar kita, atau bahkan semua orang di dunia ini kini sedang berandai jadi
presiden. Lantas bisakah yang berandai itu nampak jelas ekspresinya sehingga kita
bisa membaca bahasa tubuhnya dengan jelas ?
Dari berita politik di koran, majalah, atau lewat siaran televisi pasti bisa
dituding siapa-siapa yang kemaruk (berandai-andai ingin) jadi presiden. Lantas apa
salahnya jika berandai-andai jadi presiden? Yang pasti tidak ada vonis salah.
Berandai-andai adalah hal yang lumrah dan masih belum ada aturan hukum yang
melarangnya. Siapa sih di antara kita yang tidak pernah berandai-andai ? semenjak
kita masih memiliki hasrat dan lekat dengan keterbatasan usaha, saat itu berandai-
andai adalah masih menjadi jurus utama. Berandai-andai adalah tidak lebih dari
pikiran yang tergoda oleh hasrat. Dari berandai-andai kita bisa rumuskan hipotesa
tentang apa yang kita andaikan. Dari hipotesa itu selanjutnya kita bisa mengujinya.
Seterusnya tentu kita akan ketemu dengan kepastiannya.
Berandai-andai aktivitasnya tidak dibatasi umur entah itu masih kanak-kanak,
bocah, remaja, dewasa, atau tua. Masih ingatkan kita dengan masa kanak-kanak atau
masa ketika masih di bangku sekolah dasar ? apa yang kita andaikan kala itu ? ya, di
antara kita kala itu ada yang mengandaikan bisa beli sepatu baru, tas baru, punya
sepeda, dan sebagainya.
Namun perlu diketahui bahwa bukan kata andai yang telah mengilhami diriku
menulis sajak tentang presiden yang kini kukumpulkan dalam antologi sajak Andai
Aku, Kau atau Dia Jadi Presiden. Melainkan kata presiden-lah yang jadi ilham dari
pikiranku hingga memunculkan hasrat gerakkan tangan tulis sajak dengan tema
presiden ini. Kelekatan inilah yang buat aku tertarik untuk menulis sajak ambil tema
sentral yaitu presiden.
Sementara itu ketertarikanku untuk membahas tema presiden adalah karena
banyak orang yang berandai-andai jadi presiden, namun sayang posisinya hanya
untuk satu orang. Sehingga proses perolehannya pun melalui perjuangan perebutan
yang lumayan gede. Diawali dari berandai-andai terus berlanjut ke pengumpulan dana
dan pendukung setia, seseorang berangkat wujudkan apa yang diandaikan yaitu jadi
presiden.

Presiden
Presiden, untuk memberikan keyakinan dan kemantaban dalam menulis
aku coba cari asal usul kata itu. Aku coba temukan asal kata presiden, memiliki
makna apa, digunakan untuk menyatakan atau menyimbolkan apa, serta siapa yang
pertama kali menggunakan kata presiden ?
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

Pertama yang bisa aku baca dan ambil sebagai patokan mengawali
pemahaman tentang presiden adalah dengan memperhatikan kata presiden itu sendiri.
Yaitu di manakah kata itu tersangkut atau disimbolkan pada apa ?
Untuk mengawali sebuah pengembaraan berfikir aku coba rangkai kalimat
sederhana yang semua orang pernah mendengarnya, paham, dan tidak mengada-ada
seperti di bawah ini.
“Megawati adalah seorang presiden Republik Indonesia kelima”
“Presiden direktur PT TO mengumumkan bahwa perusahaannya Go Public”
Aku coba baca ulang kedua susunan kalimat di atas. Namun aku yakin
walaupun sejuta kali kubaca tentu tidak akan kutemukan apa itu presiden. Dari kedua
kalimat di atas yang bisa kupahami untuk sementara bahwa kata presiden adalah
menyiratkan tentang posisi atau jabatan yang tertinggi di sebuah lembaga atau
organisasi.
Memang cukup sederhana dua kalimat di atas dan lumayan manjur sebagai
pemahaman awal menurutku.
Selanjutnya aku masuki langkah kedua dengan melakukan penelusuran
informasi yang sudah ada, diantaranya dari buku yang membahas tentang negara dan
kamus.
Darii kamus bahasa Indonesia yang kumiliki aku coba cari makna presiden.
Makna tidak aku temukan, karena kata presiden sendiri tidak masuk dalam kamus
bahasa Indonesia yang kumiliki. Ya, mungkin kamusku terlalu kuno dan
perbendaharaan katanya sedikit. Bisa juga kamusku yang kumiliki disusun sebelum
kata presiden lahir sebagai simbol bahasa.
Karena tidak temukan yang kumaksud, lantas aku coba beranikan diri mereka-
reka asal kata presiden. Sebuah pemikiran yang konyol dan nekat tentunya. Dari
pikiran nekat dan jahil kutuangkan pemahaman dalam benakku untuk putuskan bahwa
kata presiden berasal dari kata residen. Benarkan demikian ? lantas aku buka kamus
untuk cari dan temukan makna dari kata residen. Ya, ada !, ternyata kata residen ada
dalam kamus bahasa Indonesia. Kata residen memiliki makna pegawai pamong praja
yang mengepalai daerah. Berimbuhan huruf p kata residen berubah jadi presiden.
Atau sebenarnya bukan imbuhan, melainkan proses pengucapannya saja yang
mengalami degradasi. Residen yang berasal dari bahasa belanda tidak bisa dilafalkan
sempurna oleh orang pribumi (jawa/melayu). Sehingga membunyikan kata residen
seperti bentuk tulisannya nampaknya kurang pas di lidah pribumi. Maka berubahlah
bunyi residen jadi bunyi presiden. Namun sayang, kembali aku diragukan dengan kata
residen. Aku ragu karena apa yang aku paparkan adalah buah pikiranku dan belum
ada satupun profesor yang menteorikannya.
Benarkah kata presiden itu pengejawantahan dari kata residen ?
Keraguanku terus menyeranta dan membuat aku semakin tergelitik untuk
mencari makna sebenarnya dari kata presiden.
Presiden, apakah itu ?
Jelasnya kata presiden itu adalah bukan nama lain dari pisang goreng atau
lontong. Praktis dari apa yang bisa aku saksikan lewat sesosok presiden semisal
Megawati, Soeharto, Gus Dur dan lain sebagainya, maka aku bisa mengartikan
presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Arti dan maksudnya
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

bahwa negara semisal Indonesia dan lainnya dipimpin oleh seorang kepala negara
yang dijuluki presiden. Pemahaman seperti ini bisa aku dapat dari kuliah politik dan
kenegaraan.
Apakah semua negara dipimpin oleh presiden ?
Jelas tidak !
Walaupun di dunia ini banyak negara yang dimpin oleh seorang presiden,
namun beberapa negara seperti Inggris, Belanda, dan Malaysia adalah dipimpin oleh
seorang raja untuk kepala negaranya. Sedangkan kepala pemerintahannya dipimpin
oleh seorang perdana menteri. Negara seperti ini dikenal dengan nama monarkhi. Tapi
yang jelas kini aku tidak tertarik membahas tentang monarkhi.
Di negara seperti Indonesia, konsep tentang presiden memaparkan bahwa
presiden di negara Indonesia memiliki dua kekuasaan yaitu presiden sebagai kepala
negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Beda dengan konsep monarkhi yang
kepala pemerintahannya dipegang langsung oleh perdana menteri bukan raja. Raja
adalah sebagai kepala negara.
Dari bantuan apa yang aku lihat dari sesosok presiden, aku yakin, sedikit
banyak telah aku ketahui apa itu presiden. Namun aku masih tetap pada pendirian
bahwa aku harus tahu apa itu presiden. Terlebih lagi aku harus tahu siapa yang
pertama kali menggunakan kata presiden dalam sejarah kenegaraan.
Aku buka sebuah kamus populer dan di sana kutemukan kata presiden. Dalam
kamus tersebut kata presiden memiliki makna ketua, pemimpin, kepala negara dari
sebuah negara yang berbentuk republik. Keterangan ini menurutku masih belum bisa
memuaskan karena masih belum temukan asal muasal kata presiden dan penyandang
pertamanya siapa. Lantas kubuka kamus bahasa inggris kucari kata presiden, dan
kutemukan. Di kamus bahasa inggris kata presiden ditulis dalam susunan huruf yaitu
president. Di kamus tersebut dikatakan bahwa president memiliki tiga makna yaitu
pertama bermakna presiden. Kedua yaitu bermakna ketua sebuah organisasi atau
perkumpulan. Ketiga yaitu bermakna rektor. Kata rektor mengingatkanku tentang
kampus. Bahwa di sana ada salah satu poin dari kerangka struktur organisasi senat
universitas yang disebut rektor yaitu pimpinan kampus dalam penyelenggaraan
pendidikan.
Oh ya, penggagas konsep republik adalah salah satu presiden Amerika Serikat
yang bernama Thomas Jeferson. Apakah benar dia yang pertama kali mengenalkan
istilah presiden sebagi kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Jelasnya aku
tidak tahu pasti.
Sementara itu di sebuah kamus politik aku dapatkan pemahaman yang
lumayan jelas. Presiden di situ diartikan sebagai sebutan untuk jabatan tertinggi
pemerintahan nasional pada kebanyakan negara. Selain itu presiden juga bermakna
kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden juga bermakna kepala atau
pemimpin pucuk pada lembaga atau perusahaan.
Perlu diingat bahwa kata presiden beda dengan kata preseden. Walaupun
memiliki kemiripan bunyi. Presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan,
sementara preseden adalah tentang hal yang telah terjadi lebih dahulu dan dapat
dipakai sebagai contoh. Atau juga preseden bisa disebut sebagai hikmah.
Sebuah buku berjudul ilmu politik kubuka lalu kucari kalimat yang
menjelaskan kata presiden. Sama hasilnya, aku belum menemukan yang memuaskan.
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

Di pembahasan ilmu politik keberadaan presiden terkait erat dengan presidensil.


Presidensil sendiri adalah suatu sistem pemerintahan negara yang mana posisi
presiden sebagai kepala negara sekaligus merangkap sebagai kepala pemerintahan dan
berkuasa pula menunjuk menteri-menteri sebagai pembantu. Penjelasan ini sedikit
membantuku menemukan apa itu presiden, namun aku masih belum bisa temukan
kata presiden itu berasal dari mana dan siapa yang pertama kali menggunakan kata
presiden.
Pencarianku menemukan jati diri kata presiden mengalami kegagalan. Namun
bukan berarti bahwa tulisanku ini tidak sah. Meskipun tulisan ini sudah rampung dan
bisa dibaca, aku masih tetap jalan-jalan untuk menemukan jati diri dari kata presiden.

Maaf Aku Ragu


Tentang tulisanku yang kusebut sajak ini sebenarnya aku ragu. Ragu kalau
tulisanku ini adalah bukan sajak, melainkan hanya esai saja yang gayaku dalam
menuangkan sok-sok seperti sajak. Aku tidak ragu tentang isi, karena tulisanku adalah
coba bicara tentang apa yang ada di dalam otak tentang pikiran-pikiran nakalku
seputar ide presiden dan tingkahnya. Tapi yang kuragukan adalah soal simbol yang
aku lontarkan, simbol komunikasi berbahasa yang kupakai adalah simbol sajak untuk
menamai tulisanku ini. Benarkan tulisanku yang belepotan ini bisa dianggap sejenis
sajak? atau sebenarnya bukan sajak melainkan esai yang struktur penulisannya saja
seperti sajak atau puisi ? Namun bukankah struktur penulisan yang membedakan jenis
tulisan atau karya sastra yang satu dengan lainnya ? Kalau toh demikian, ya !,
tulisanku ini memang bisa dianggap sebagai sajak. Kalau toh memang benar.
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

Daftar Isi
Halaman

Kata Pengantar 1
Pendahuluan 2
Daftar Isi 7
1. Adu Jangkrik 10
2. Ajian Tapak Asto 11
3. Aku Adalah Presiden 12
4. Andai Aku Jadi Presiden 13
5. Andai Aku, Kau atau Dia Jadi Presiden 14
6. Andai Tak Ada Presiden 15
7. Bangun Pagi 16
8. Bayal Cekolah 17
9. Berburu Celeng 18
10. Bolehkah Saya Jadi Presiden 19
11. Carikan Aku Kambing Hitam 20
12. Celana Kolor Presiden 21
13. Compang-camping 22
14. Curhat Pada Presiden 23
15. Duta Keramat 24
16. Formulir Kandidat Calon Presiden 25
17. Fresiden Berantas Kemiskinan 26
18. Hompimpa 27
19. Ingin Jadi Presiden 28
20. Izinkan Saya Teriak Di Gedung DPR-MPR 29
21. Presiden Dan Kyai 30
22. Lamunan Presiden 31
23. Luru Suara 32
24. Main Petak Umpet 33
25. Malu Jadi Presiden 34
26. Mantan Garong 35
27. Mbah Dukun 36
28. Mimpi Jadi Presiden 37
29. Nekat 39
30. Ngotot Jadi Presiden 40
31. Pancasila Mulai Usang 41
32. Panen Perdana 42
33. Panggung Sandiwara Presiden 43
34. Para Presiden Nusantara 44
35. Para Presiden, Airlangga 45
36. Para Presiden, Hitler 46
37. Para Presiden, Hirohito 47
38. Para Presiden, Abdurrahman Wahid 48
39. Para Presiden, Gajah Mada 49
40. Para Presiden, Habibie 50
41. Para Presiden, Hayamuruk 51
42. Para Presiden, Ken Arok 52
43. Para Presiden, Megawati 53
44. Para Presiden, Soeharto 54
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

45. Para Presiden, Soekarno 55


46. Para Presiden, Soesilo Bambang Yudhoyono 56
47. Penjahit Presiden 57
48. Petasan Meletus Di Pantat Presiden 58
49. Pidato Presiden 59
50. Presiden & Perkutut Jawa 60
51. Presiden Anjlok 61
52. Presiden Apa Maumu 62
53. Presiden Banci 63
54. Presiden Beli Udang 64
55. Presiden Bersumpah 65
56. Presiden Blo on 66
57. Presiden Cari Tuhan 67
58. Presiden Champions 68
59. Presiden dan Cucak Rowo 69
60. Presiden Dan Demokrasi 70
61. Presiden Dan Pengemis 71
62. Presiden Dan Rakyat 72
63. Presiden Enggan Naik Becak 73
64. Presiden Evolusi 74
65. Presiden Itu Candu 75
66. Presiden Jatuh 76
67. Presiden Kena Diabetes 77
68. Presiden Lagi Sidang Istimewa 78
69. Presiden Larang Petasan 79
70. Presiden Main Bisbol 80
71. Presiden Main Bola 81
72. Presiden Main Lempar Batu Sembunyi Tangan 82
73. Presiden Mancing 83
74. Presiden Masuk Angin 84
75. Presiden Merakyat 85
76. Presiden Nomor Satu 86
77. Presiden Sakit Gigi 87
78. Presiden Selamet 88
79. Presiden Silakan Lewat 89
80. Presiden Tak Suka Kata-kata 90
81. Presiden Tarik Tambang 91
82. Presiden Turba 92
83. Presiden Yang Terguling 93
84. Presiden, Kasih Saya Duit 94
85. Presidenku Berdarah Biru 95
86. Presidenku Satrio Piningit 96
87. Rebutan Jadi Presiden 97
88. Royokan Jadi Prsiden 98
89. Rujak Cengor 99
90. Sabun Colek Presiden 100
91. Sarapan Pagi Presiden 101
92. Selamat Pagi Presiden 102
93. Senam Leher Ala Presiden 103
94. Si Tuli Yang Pingin Jadi Presiden 104
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

95. Silsilah Presiden 105


96. Sopir Buta Warna 106
97. Sprint Ala Presiden 107
98. Surat Cinta Presiden 108
99. Tukang Cukur Presiden 109
100. Ulang Tahun 110
101. Upacara 111
Biografi Penulis
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

10

Adu Jangkrik

Adu jangkrik,
Presiden ikutan beradu
Jangkrik Rambo bertubuh hitam lebam andalan presiden berlaga

Arena sabung riuh gemuruh suara-suara gaduh bertaruh


Si Rambo pamerkan otot kaki,
Otot paha,
Otot lengan
Dan otot leher
Rambo si kepala besar bersungut tebal menantang hadang lawan
Rambo si jago pilih tanding
Tak punya lawan sebanding

Kali ini jangkrik lokal tak bersungut menantang


Si Upo,
Jangkrik kecil tidak hitam berjenggot
Kecil raganya dan lokal gayanya,
Namun derikannya cukup histeris hingga buat pemirsa bergidig

Rambo pasang kuda-kuda


Si Upo pasang aksi
Rambo kirim pukulan godam
Upo berkelit lalu balas pukul lambung Rambo
Rambo lompat ke udara,
Pukulan nyasar menghantam gedung WTC
Tanpa beri sempat tarik nafas,
Si Upo kirim pukulan kedua sasaran kepala
Rambo lompat ke belakang hindari maut
Pukulan nyasar terjang legian
Tahu pukulan tak hantam sasaran, si Upo jadi babi buta
Pukul segala penjuru arah raga Rambo
Rambo diam tak bergeming berlindung di balik tameng tokoh kartun si kapten
amerika
Pukulan pun menghantam apa adanya
Hantam gedung kedutaan,
Nyasar ke hotel-hotel,
Tempat-tempat peribadahan,
Dan terjang tempat maksiat

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

11

Ajian Tapak Asto

Aku presiden
Presiden negara ini
Aku sakti mandra guna
Guna bagi nusa
Guna bagi bangsa
Meski dengan satu aji

Ajiku aji tapak asto


Siapa pun yang tertapak akan ngasto

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

12

Aku Adalah Presiden

Aku adalah presiden


Presiden atas diriku sendiri
Aku perintah diriku
Aku kritik diri ini
Aku angkat diri
Aku jadikan sendiri
Aku kendalikan diri
Aku awasi sendiri

Aku presiden
Aku rakyat
Aku parlemen
Aku pula kabinet

Aku sejatining presiden


Presiden atas diri ini sendiri
Pemimpin diri sendiri
Dari negeri diri sendiri

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

13

Andai Aku Jadi Presiden

Andai aku jadi presiden


Lantas aku pun jadi presiden
Presiden para tikus,
Tikus sawah,
Tikus tongtong,
Tikus piti,
Dan tikus clurut,
Para tikus pengerat padi yang suka klutusan di dapur kala lelap
Curi tempe
Tenggak minyak jelantah

Juga presiden para buaya


Buaya darat buntung dan buaya bajol kroman si siluman jadi-jadian

Andai aku jadi presiden


Lantas aku pun jadi presiden
Kalau tak jadi,
Berarti aku tidak berandai
Sukurlah aku tak jadi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

14

Andai Aku, Kau atau Dia Jadi Presiden

Andai aku jadi presiden


Kau dan dia tak jadi presiden
Andai kau jadi presiden
Aku dan dia tak jadi presiden
Andai dia jadi presiden
Aku dan kau tak jadi presiden

Andai aku, kau dan dia tak jadi presiden


Maka,
Kalian dan mereka jadi presiden
Jika negeri ini demokrasi
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

15

Andai Tak Ada Presiden

Andai negeri ini tak ada presiden


Andai negeri ini tak punya presiden
Andai negeri ini tak cari presiden
Andai negeri ini tak butuh presiden
Andai negeri ini tak dipimpin presiden

Jika tak ada,


Tak punya,
Tak cari,
Tak butuh,
Tak dipimpin presiden
Tentu tak ada lowongan jadi presiden
Tentu tak ada yang lamar jadi presiden
Tentu tak ada yang calonkan jadi presiden
Tentu tak ada yang rebutan jadi presiden
Tak ada lowongan
Tak ada lamaran
Tak ada calon
Maka tak ada rebutan

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

16

Bangun Pagi

Gogok petok !
Beg beg beg !
Kukuruyuk !

Presidenku bangun pagi


Terus mandi
Mandi pake’ sabun wangi
Tak lupa gosok gigi sambil bersiul

Habis mandi,
Presidenku bergigi putih serta bau wangi
Buka sarapan pagi
Tolak roti sumbu
Santap keju dan roti
Tambah ceplok mata sapi
Mata diceplok
Presidenku jadi sapi
Giginya tak putih lagi
Presidenku tak bau wangi
Presidenku bau sapi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

17

Bayal Cekolah

Pleciden,
Kakakku
Belum
Bayal
Cekolah
Bapak
Tak
Punya
Duit
Ibu
Tak
Punya
Duit
Aku
Juga
Tak
punya
Duit
Pleciden,
Kaci
Caya
Duit
Ya
Buat
Bayal
Cekolah
Kakak
Caya
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

18

Berburu Celeng

Susur wana
Jelajahi suasana
Presiden bawa serdadu
Penuh senjata panah
Presiden hendak buru rusa betina
‘tuk temukan kijang kencana

Para rusa lagi moksa


Moksa temukan kuasa
Rusa tak ada,
Presiden ganti buru celeng si babi hutan
Para celeng geleng tak mau diburu
Presiden pun ganti jadi celeng

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

19

Bolehkah Saya Jadi Presiden

Permisi,
Nama saya mamad,
Saya kuli batu
Isteri saya berprofesi babu
Anak saya satu
Namanya pandu
Anak dan isteri saya ingin jalan-jalan ke luar negeri tapi saya gak mampu
Bolehkah saya jadi presiden untuk itu

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

20

Carikan Aku Kambing Hitam

Pagi-pagi pekebun istana melapor


Bilang kebun istana mulai tampak kotor
Kotor bukan oleh sampah sintetik
Maupun pecahan barang antik

Katanya,
Rumput terlampau membatang
Hingga mulai mengilalang
Rumput terlampau segar
Hingga pertumbuhannya membelukar
Rumput mulai menjalar hingga serambi istana
Pertumbuhannya mulai tidak terkendali

Ia pun sarankan presiden beli pemangkas rumput


Sayang,
Presiden menolaknya
Karena terlampau mahal
Terlampau besar biaya
“It’s very expensive”
Terlampau besar pengorbanan
Dan kurang simpel
Serta terlalu banyak timbulkan efek
“Cukup beli seekor kambing hitam saja”, putus presiden

September 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

21

Celana Kolor Presiden

Dor dodor dor !


Angkat tangan presiden
Setinggi langit
Tapi jangan kau sundut pantat Tuhan
Sundut saja pantat-pantat kabinetmu yang bahenol
Namun jangan banyak goyang
Dan jangan banyak gerak
Sebab daku begal
Begal lokajaya
Begal celana kolor
Perampas sempak

Presiden,
Serah terimakan sempakmu padaku bersama celana kolormu

Oktober 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

22

Compang-camping

Bedah segala penjuru


Robekan mengabsud
Saku jebol
Kancing melayang

Compang-camping kostum presiden


Kostum kenegaraan rabutan
Yang disebut-sebut rakyat
Yang direbut aristokrat
Yang direbut plutokrat
Yang direbut konglomerat

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

23

Curhat Pada Presiden

Presiden yang terhormat


Saya adalah penjaja cinta yang berhormat
Kali ini hatiku bak rembulan tersentuh cahaya matahari
Berpendar lemparkan fenomena keindahan

Ketika malam menjelang,


Kurindukan selalu cahaya itu ‘tuk sentuhku
Hingga membuatku mempesona

Presiden,
Namun aku adalah rembulan
Yang hanya disentuh cahaya
Tampaknya matahari ‘tak ‘kan pernah singgah mendekat ke ragaku
Sementara aku terjaga di malam
Matahari siaga di siang

Kala gerhana saja kita coba satukan diri


Itu pun hanya dalam satu bayang-bayang
Bukan jasad dengan peluk rindu serta rengkuhan asmara

Presiden,
Kapan kau lekatkan rembulan ini dengan matahari

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

24

Duta Keramat

Presiden kirim duta keramat


Keramat tunggak
Keramat gantung
Keramat raya
Keramat jati
Si jati yang keramat jadi tunggak di negeri buang
Si jati yang selalu kumandangkan lagu Indonesia Raya di negeri buang
Sambil gantung sang merah putih kibarkan dari pagi hingga petang

Hai,
Presiden yang agak keramat
Jangan buang sembarang tempat
Kalau tak mau kuwalat
Sebab si jati sangat keramat
Tak bisa disentuh sembarang orang

Namun sayang,
Jati si duta keramat tak sekeramat abah somat si dukun sunat
Walau si jati suka nyunat

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

25

Formulir Kandidat Calon Presiden

Kubaca lembar woro-woro lowongan jadi presiden


Tentang presiden periode mendatang
Berdasi merah berpeci hitam aku bergegas kunjungi panitia pemilihan
Aku minta formulir kosong
Panitia bilang harganya sejuta sen
Kurogoh saku dan terasa kosong
Kubayar formulir dengan jam tangan
Penitia bilang tidak cukup
Kutambah dengan sawah ladang
Masih belum cukup
Kutambah rumah
Masih kurang cukup
Lalu kutambahkan dengan halaman rumahku, taman-taman surga, pagar tanaman,
bapak ibu, tante-tante dan om-om, bibi-bibi serta paman-paman, adik-adik,
kakak-kakakku,
Kutambah lagi seluruh kemenakan yang cantik-cantik,
Ditambah ayam, bebek, angsa beserta bulu-bulunya, kucing, kambing, kerbau, sapi,
kancil, cacing di tanah,
Kutambahkan pula ikan gatol yang mangkal di comberan, ikan sepat, lele tanpa
arwana dan louhan jenis ching hwa panca sona, burung perkutut kurus lama di
sangkar,
Tak lupa kutu rambut serta tikus rumah, sepatu, sendal jepit, terompa modin
kampung, kaos oblong, celana kolor, ikat pinggang, sarung, jas safari, dompet,
KTP, surat gadai, serta beberapa mimpi-mimpiku.

“ Maaf !”,
Masih kurang saut panitia

Aku diam coba berfikir


Lalu kutambah peci hitam serta tanpa ragu kutambahkan lagi celana dalamku

“Cukup !”,
Tegas panitia

Resmi formulir telah kudapatkan


Berdasi merah setia melingkar di leher aku pun keluar dari ruang panitia bertelanjang
bulat

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

26

Fresiden Berantas Kemiskinan

Hallo !
Assalamu’alaikum
Afa khabar fresiden
Alhamdulillah fuji syukur kehadirat tuhan

fresiden,
Anda sukses berantas kemiskinan
Kemiskinan di negeri nuswantara
fendidikan berfulus
Si miskin tak bisa sekolah
Masuk fegawai bayar fulus
Si miskin tak bisa kerja
Belanja mahal
Si miskin tak bisa makan

fresiden,
Masya alloh
Si miskin fada wafat
Inna lillah
Wa inna ilaihi roji’un

fresiden,
Alhamdulillah
Si miskin ada yang jadi kaya
Tafi garong dan cofet meningkat
Astaghfirulloh

fresiden,
Anda benar-benar sukses berantas kemiskikinan

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

27

Hompimpa

Hompimpa alaium gambreng


Parlemen berhompimpa tentukan presiden
Tangan dihom mulut dipompa
Hompimpa alaium gambreng
Soekarno jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Soekarno dicopot jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Soeharto ganti jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Soeharto ngambek jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Habibi maju jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Habibi mundur dari presiden
Hompimpa alaium gambreng
Gus Dur dipungut jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Gus Dur dibuang dari kursi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Megawati unjuk diri jadi presiden
Hompimpa alaium gambreng
Mak ija pakai baju rombeng
Siapa mau jadi presiden
Pakai saja baju rombeng

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

28

Ingin Jadi Presiden

Aku ingin jadi presiden


Presiden negara kesatuan republik Indonesia
Presiden negara kesatuan republik Indonesia yang kaya akan pulau
Yang pulau-pulaunya tak pernah bisa bersatu

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

29

Izinkan Saya Teriak Di Gedung DPR-MPR

Presiden,
Saya lagi resah
Saya lagi bingung
Saya lagi gelisah
Saya lagi puyeng
Saya lagi gundah
Saya lagi meradang
Saya lagi gerah
Saya lagi gak tenang

Presiden,
Gue lagi depresi nih
Dan kini gue stress berat

Presiden,
Izinkan saya teriak di gedung DPR-MPR

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

30

Presiden Dan Kyai

Kyai,
Sudah tak adakah insan bijak di negeri ini
Sedemikian recokkah moral bangsa ini
Hingga kau putus turun surau,
Tutup kitabmu,
Buang terompamu,
Ganti sepatu,
Buka buku putih,
Berdiri di podium,
Kampanyekan diri,
Jadi presiden di negeri ini

Kyai,
Benarkah bangsa ini telah keblinger
Jangan-jangan !
Kyai yang terlalu serakah
Serakah terhadap umat
Serakah terhadap pangkat

Kyai,
Tak cukupkah sorga
Hingga harus mengkapling neraka
Jangan-jangan !
Neraka kini telah hilang keangkerannya

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

31

Lamunan Presiden

Di hadapan parade demonstran


Presiden lamunkan jadi tuhan
Di moncong bedil gerakan pengacau keamanan
Presiden juga lamunkan jadi tuhan
Pada lilitan sumbu dinamit teroris
Presiden tetap lamunkan jadi tuhan
Dekat lekat bibir politikus
Presiden masih tetap lamunkan jadi tuhan
Nempel corong speaker koran
Presiden justru sangat ingin jadi tuhan
Tuhan presiden yang super kuasa
Bermodal jari telunjuk
Teriakkan kata kun,
Lalu geruduk
Dan seruduk

Ingat brankas,
Presiden tak sudi jadi tuhan,
Apalagi pas di samping pantat bahenol,
Presiden pun ogah jadi tuhan,
Presiden tak sempat lamunkan jadi apapun apalagi jadi tuhan

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

32

Luru Suara

Istana negara presiden mulai tambah sepi


Angin pun enggan berhembus
Hujan t’lah malas merintik
Dan guntur ngambek menggelegar
Sepi dan sunyi istana
Pisau koki istana berhenti berdenting
Api kompor padam
Sapu lumpuh
Bandul jam istirahat berdetak
Tidak ada radio
Tidak ada televisi
Presiden wegah dan gelisah
Tak satu pun suara untuknya

Tenteng rekorder,
Presiden ke luar istana
Susuri makam dan hutan
Cari suara jengkerik dan auman macan

September 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

33

Main Petak Umpet

O lala
Kepala presiden pitak-pitak
Baju presiden petak-petak
Pitak di kepala petak-petak
Petak-petaknya diumpet
Presiden pun main petak umpet
Presiden lari ngumpet
Kabinet kejar temukan persembunyian
Parlemen sibak meja
Rakyat bengong jaga persembunyian

O lala
Ngumpet di petak-petak istana
Pada petak yang pitak
Presiden ngumpet
Kepala pitak pun diumpet

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

34

Malu Jadi Presiden

Aku malu jadi presiden


Kar’na takut bugil depan dewan
Ketahuan jerawatan depan wartawan
Tampak panuan depan demonstran
Di depan rakyat kudisan

Aku malu
Benar-benar malu
Sungguh malu
Walau presiden prei dari malu

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

35

Mantan Garong

Orang bilang aku jujur


Namun tidak mujur
Oleh karena itu aku pernah jadi garong
Mantan garong kampung pertiwi yang kini pingin jadi presiden

Dulu,
Ku garong rumah-rumah jutawan
Garong uang,
Garong perhiasan,
Serta garong kemaluan istri-isteri jutawan dan puteri-puterinya yang tidak perawan
lagi karena salah pergaulan
Aku garong rumah-rumah berpagar besi kekar
Aku penggarong apa saja,
Kecuali martabat para banci

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

36

Mbah Dukun

Aku rakyat
Yang terlalu terlunta
Yang terlalu dahaga
Yang terlalu lapar
Aku ingin kaya raya
Harta melimpah bak jara di raja
Mobil mewah serta istana megah
Mbah duk, aji apa yang harus aku kuasai
“kuasai saja aji tapak presiden”, jawab mbah duk

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

37

Mimpi Jadi Presiden

Pada tidur pagi setengah siang


Aku mimpi hadir dalam gedung perwakilan rakyat
Di atas kepala menggantung kitab suci
Tegap sigap kulantunkan tembang bai’at dituntun orang berjubah hitam
Aku didekte lantunkan pasal-pasal sumpah
Di depan ribuan orang
Aku dibuatnya berjanji
Aku bingung harus berjanji apa

Kau harus berjanji,


Aku harus berjanji apa,
Berjanjilah,
Berjanji kepada siapa,
Janjikan sesuatu,
Bagaimana aku bisa buat janji,
Sekian janjiku masih terkatung belum terbayar,
Buatlah perjanjian,
Perjanjian apa,
Perjanjian yang mantap,

Pentolan dewan dan majelis paksa aku berjanji


Dia bilang kalau janjiku dibentengi pertahanan keamanan bersama armada tempur
serta para jenderalnya, ditambah benteng anti teroris, sebaris pasukan penjinak
bom dan anti huru-hara, ada borgol, penjara, dan plakban hitam.
Lantas kulantunkan janjiku,

Aku berjanji akan menjadi presiden di negeri ini


Aku berjanji tak ‘kan langgar janji ini

Turun podium janji,


Ke luar gedung sumpah,
Aku dihadang protes
Protes para dewan, para jenderal, para LSM, para mahasiswa, dan para buruh.
Protes turunkan aku dari kursi kepresidenan
Aku tidak mau turun,
Mereka paksa aku,
Aku tetap bertahan,
Mereka teriaki aku pelanggar janji yang tak ‘kan bisa pernah tepati janji,
Satu persatu kuberbisik di telinga mereka
Bagaimana aku bisa tepati janjiku sementara kalian coba paksa aku langgar janji yang
baru aku janjikan
Mereka tetap ngotot,
Meraka buat gaduh,
Kekacauan,
Pemberontakan,
Terorisme,
Makar
Dan subversi
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

38

Meskipun demikian, aku tetap akan tidur bersama mimpi ini

September 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

39

Nekat

Aku tak perduli


Walau orang kehendaki presiden harus berdarah jawa
Layaknya Soeharto yang bukan jawa imitasi

Namun aku yakin


Kar’na kutahu
Soekarno itu fifty-fifty antara jawa dan bali
Habibie nuansa sulawesi
Lalu Abdurrahman Wahid si darah pelangi
Serta Megawati si trio jawa, bali, dan bengkulu

Aku tak perduli


Dan aku harus jadi
Jadi presiden di republik ini
Hingga terpilih lagi
Sampai mati

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

40

Ngotot Jadi Presiden

Kau !
Engkau !
Kamu !
Kalian !
Dia !
Mereka !
Dan semua !
Tak pantas jadi presiden di negeri tercinta ini
Negeri ini mencintaiku
Aku pun mencintai negeri ini

Kau !
Engkau !
Kamu !
Kalian !
Dia !
Mereka !
Dan semua !
Minggir !
Aku itu paling pas
Aku itu paling klop
Dan aku itu terjos di negeri ini
Negeri basa-basi

Aku yakin
Aku pasti
Aku jadi presiden di negeri ini
Walau Kau !
Engkau !
Kamu !
Kalian !
Dia !
Mereka !
Dan semua !
Calonkan diri
Aku adalah calon presiden tak tertandingi

Aku harus jadi presiden


Pokoknya aku harus jadi
Harus jadi
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

41

Pancasila Mulai Usang

Presidenku pancasila kini tak sakti


Tak bisa cengkeram
Maklum cakarnya udah tumpul
Jangan-jangan dia habis dipedikur dan dimenikur
Dia juga malas cerak-cerek
Sepertinya ia harus kursus vokal
Bulunya juga pada rontok
Mungkin ia butuh sampo

Presidenku,
Pancasila tak mau tengok kanan
Jangan-jangan ia kecapekan
Presiden segeralah ulurkan jemarimu
Pijiti lehernya
Olesi balsem
Mungkin lehernya pegal-pegal
Maklum terlalau lama tengok kanan

Tapi presiden,
Bolehkan pancasila tengok kiri sejenak sekedar lepas pegal

Oh iya presiden,
Tameng pancasila udah mulai usang
Motifnya mulai buram
Bagaimana jikalau kita buang saja dan ganti dengan panci atau wajan

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

42

Panen Perdana

Kini musim semi


Ladang menghijau
Padi di sawah menguning
Tanda siap dipanen

Di tengah hamparan padi


Presiden berulah dalam seremoni panen perdana
Batang dicekik tangan kiri
Sabit di tangan kanan menyabet batang
Batang-batang pedot meringis kesakitan
Presiden angkat segenggam ke langit sambil memekik
“panen perdana !”
Lantas alam jadi riuh gemuruh oleh suara tepuk tangan pemirsa

Segenggam padi telah diangkat ke langit


Namun seribu dan sejuta genggam batang padi terinjak presiden dan para pemirsa

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

43

Panggung Sandiwara Presiden

Kini menjelang akhir tahun


Akhir tahun dari lima tahun duduk-duduk di kursi malas
Aku rindu lagi dengan sandiwara
Dan aku masih ingin merenung di atas kursi malas ini lima tahun lagi
Buatkan aku naskah sandiwara
Jadikan aku sang pemeran utama
Pahlawan drama di atas panggung sandiwara dengan riuh gemuruh tepuk tangan dan
ucapan salut
Jadikan aku tokoh yang menghiba mengundang rasa pilu dan tangis keluh mendalam
hingga penonton terkesima
Cuci otak penonton dengan eksenku yang romantis
Bawa angan mereka melambung hingga terikat oleh temaliku
Lantas biarkan mereka mengembik ketika kutarik temaliku yang jerat lehernya
Buatkan panggung yang fantastis
Kerahkan arsitektur negeri hingga luar negeri
Cari tukang lampu yang bisa kelabui ekspresiku
Ciptakan ruang sejuk selama pertunjukan berlangsung
Datangkan aktor kawakan
Suruh berekspresi memukau
Undang artis seksi
Bila perlu bertubuh binal
Biarkan berkelojotan di atas panggung
Hingga penonton lupa jati diri serta apa dan siapa di sebelahnya
Bila perlu bekali segalon air pelepas dahaga
Buat saku mereka kehilangan makna tanpa terasa

September 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

44

Para Presiden Nusantara

Presiden pertamaku pandai bicara


Ngomongnya sambung-menyambung menjadi satu
Bukan penjual jamu bukan pula ratu ngegosip
Suaranya rangkai nusantara
Sayang,
Dia binasa tak dipercaya nusantara

Presiden keduaku tak pandai bicara


Bukan berarti tuna wicara
Ia presiden terduka
Duka luka kar’na terlalu erat genggam nusantara

Presiden ketigaku tak suka bicara


Begitu bicara cuil nusantara
Maklum dia orang sementara
Pengganti orang lama

Presiden keempatku terlalu suka bicara


Hingga guncang nusantara
Dia pun terusir dari nusantara gara-gara tak kuasa tak bicara
Maklum dia terlalu ahli olah kata

Presiden kelimaku bukan pembicara


Begitu bicara ia dicerca
Begitu bersuara ia dihina
Kini nusantara enggan menyapanya

Kini calon presidenku dikelilingi para pandai bicara


Maklum nusantara baru bisa bicara
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

45

Para Presiden, Airlangga

Aku Airlangga
Aku memang tak sekuasa sesudahku
Namum aku sakti mandra guna

Aku bukan raja penguasa nusantara


Aku hanya seorang penunggang jatayu
Jatayu seekor burung jenis garuda

Aku gundah,
Gulana seribu rasa
Karena dipisah dengan jatayu si garuda
Ragaku telah membumi
Dan jatayu masih utuh hingga kini,
Namun tak ada yang perduli
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

46

Para Presiden, Hitler

Aku Hitler
Bangsa aria yang penuh wibawa
Penghancur bangsa jus yang banci

Tak pernah selangkah aku injak nusantara bahkan RI


Kumisku antik
Seantik kumis tokoh lawak Timbul lakon ketoprak humor samiaji

Sebegitu antik kimisku,


Kumis upo hitam yang kupangkas dengan teknologi
Hingga kini jadi incaran orang dari negeri RI

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

47

Para Presiden, Hirohito

Aku Hirohito
Bukan raja nusantara
Bukan pula presiden RI

Aku pujangga jepang


Pendekar samurai yang pernah penggal kepala rakyat nusantara
Serta setubuhi dewi-dewi pertiwi

Kini kuhadirkan ambisi bernama mitsubisi di negeri RI


Sebagai ganti
Entah itu balas budi
Atau jajah lagi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

48

Para Presiden, Abdurrahman Wahid

Aku Abdurrahman Wahid presiden RI keempat


Aku seorang kiyai
Lahir karena reformasi yang haus demokrasi
Aku jadi karena koalisi
Dan aku jatuh juga karena koalisi serta konspirasi

Meski aku suka ke luar negeri,


Aku tidak cari upeti atau plesir hibur hati
Aku hanya seorang pengemis hati,
Yang coba benahi bangsa ini,
Bercelana kolor keluar dari istana berduri

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

49

Para Presiden, Gajah Mada

Aku Gajah Mada


Aku bukan presiden
Bukan pula raja
Aku bukan raja nusantara
Karenanya aku tidak pegang nusantara
Aku hanyalah maha patih yang bersumpah palapa
Sumpah dari rasa senang hingga wujudkan nusantara

Meski aku bukan pemilik nusantara,


Aku adalah pewujud nusantara
Makananku buah maja
Walau maja serasa pahit,
Namun aku suka

Nusantara langkahku
Nusantara jalan hidupku
Nusantara pada tapak tanganku

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

50

Para Presiden, Habibie

Aku Habibie presiden RI ketiga


Aku tak punya gelar seperti soekarno dan Soeharto
Aku bukan sang proklamator
Bukan pula sang pembangun
Aku seorang teknokrat
Pembuat kapal laut dan kapal udara
Aku jatuh oleh reformasi
Aku tak sekharisma soekarno dan Soeharto

Aku adalah kuli teknologi


Bertubuh kecil namun pasti

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

51

Para Presiden, Hayamuruk

Aku Hayamuruk
Aku bukan presiden
Aku adalah raja
Raja nusantara
Pemegang nusantara
Makananku buah maja
Walau maja serasa pahit,
Namun aku suka

Nusantara singgasanaku
Nusantara kharismaku
Nusantara legendaku

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

52

Para Presiden, Ken Arok

Aku Ken Arok


Aku penggagas singasari
Dan aku yang lahirkan singasari
Legendaku empu gandring
Reformasiku tunggul ametung
Revolusiku kebo ijo

Meski aku bekas begal


Namun aku romantis
Si roman yang sanggup culik hati Dedes
Hingga beranak pinak penguasa nusantara

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

53

Para Presiden, Megawati

Aku Megawati Soekarno Puteri,


Presiden RI kelima
Bapakku presiden RI pertama
Aku lahir dari corong demokrasi
Dan aku jadi,
Bukan karena bapakku bekas presiden RI
Atau terwarisi

Walau aku duduk di kursi


Geser kursi teman sendiri
Aku adalah perempuan sejati yang coba pimpin bangsa ini

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

54

Para Presiden, Soeharto

Aku Soeharto presiden RI kedua


Gelarku sang pembangun
Aku jatuh oleh reformasi
Aku dikutuk korupsi
Namun tak sampai mati
Aku teradili hingga jasadku tak pasti

Walau aku terkutuk namun jiwa ragaku telah bangun bangsa ini
Walau aku teradili aku masih milik bangsa ini

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

55

Para Presiden, Soekarno

Aku Soekarno presiden RI pertama


Gelarku sang proklamator
Aku jatuh oleh revolusi
Aku sakit hati
Lantas mati

Meski sakit hati aku masih punya hati


Meski mati aku masih bisa tepati janji

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

56

Para Presiden, Susilo Bambang Yudoyono

Aku Susilo Bambang Yudhoyono


Presiden keenam Republik Indonesia
Aku jadi dalam ruang demokrasi
Aku langsung dipilih rakyat
Dari yang melarat, birokrat hingga konglomerat
Meski aku dilawan pejuang demokrat, namun pula aku dihantar barisan demokrat
Begitu kuseleh pantat ludah para dewan pada muncrat
Basahi bulpen, buku, meja, kursi, dan ruang senat
Entah apa sebab

SBY, itu julukanku


Walau SBY-ku bukan berarti suroboyo
Aku adalah si suro yang sanggup hadapi boyo
5 November 2004
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

57

Penjahit Presiden

Kubentangkan lengan presiden


Lalu kuukur panjang lengannya
Kemudian kutegapkan tubuhnya
Lalu kuukur jarak antar kancing pada bajunya
Terus kuukur lingkar lehernya
Kuukur lingkar lengannya
Lingkar dada
Serta perutnya
Jas safari harus jadi dalam satu hari perintah presiden

Dalam sehari safari telah jadi


Namun kekecilan
Presiden marah minta dibuatkan lagi
Penjahit tak berani bantah
Penjahit mengukur lagi dan buat jas safari baru
Dalam sehari safari t’lah jadi
Namun sayang kekecilan lagi
Dia si presiden marah lagi
Penjahit ukur lagi dan buat jas safari baru
Namun kekecilan lagi
Hingga empat puluh empat kali penjahit mengukur
Namun selalu kekecilan

Pada pengukuran ke empat puluh lima penjahit merasa kesal, jengkel dan putus asa
Presiden tersinggung lalu marah besar
Dihujat habis si penjahit agar segara dipecat

“Maaf presiden”
Bela penjahit,
“Bukan hamba tak sanggup persembahkan jas safari kostum untuk presiden, tapi
meteran baju saya sudah tak mampu lagi jangkau lingkar perut presiden”

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

58

Petasan Meletus Di Pantat Presiden

Topang dagu bertumpu meja kaca,


Presiden hitung pulau-pulau bersama secangkir kohua
Kohua, kopi pait ala Saudi Arabia
Cangkir kosong melompong pulau-pulau meronta
Perut presiden terkejut lantas mual
Jelas pingin be’ol

Jumpalitan lompati jendela


Lari terjang ruang sidang
Terombol antrian toilet istana
Sayang, polisi budaya tak kenal terombol
Presiden dihadang kentes hitam tepat di jidat

Presiden hengkang ke kebun samping


Tengok penjuru cari waktu
Lalu jongkok terus ciumkan pantat ke bumi
Pantat orgasme dan bumi pun basah serta bau
Cucu tersayang sulut petasan
Lantas lempar sembarang arah
Petasan terbang melambung lalu tukik arah pantat presiden
Presiden berkelit mundur selangkah
Tak jadi kena pantat
Tukikan hinggap nancap di bumi yang basah

“Dor !”
Terus kemudian lalu,
“Crot !”

Presiden belepotan
Seperti babi-babi kusut penuh lumpur

Oktober 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

59

Pidato Presiden

Saya adalah presiden


Saya ingin dan akan mencerdaskan kehidupan bangsa ini
Saya ingin dan akan mensejahterakan masyarakat ini
Saya ingin dan akan menjaga keutuhan bangsa ini

Di atas kursi malas, presiden menghimpun mimpi


Sang anak datang merengek minta coklat ala itali
Presiden bilang, beli saja ke negeri itali
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

60

Presiden & Perkutut Jawa

Presiden beli perkutut


Perkutut jawa dwipa
Jenis betina
Betinanya bak gadis perawan desa

Kur ketekuk,
Bunyi kicau si perkutut jawa
Si perkutut calon kontestan kicauan di etape minggu kliwonan
Si perkutut jawa dwipa dalam sangkar
Bersama satu menu santap, beras ketan hitam
Hinggap di satu waktu
Satu tangan
Satu tempat
Hingga akhir hayat
Meskipun dalam ragam harga

September 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

61

Presiden Anjlok

Pong belompong
Bumbu sagon bumbu merak
Ndok pecaho siji
Pyar !
Diuyahi diasemi wolak-walek grombyang

Citil dicetil nggondol presiden


Presiden gondol dideglog
Deglog,
Wak kaji deglog nyolong endog konangan tibo anjlok
Anjlok nggowo ladeng ketul
Ngombe banyu butek
Kejiret tampar cilik
Presiden tibo anjlok
Desember2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

62

Presiden Apa Maumu

Kau berharap susu


Lantas kusodorkan segelas susu
Namun kau minta teh
Lalu aku suguhkan secangkir teh
Kau malah perintah suguhkan madu

Presiden apa maumu


Selusin sapi perahkah ?
Sehektar kebun tehkah ?
Baik !
Kalau begitu ambil juga madu beserta lebah serta sengat-sengatnya

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

63

Presiden Banci

Andai presidenku presiden banci


Tentu presiden lelaki namun bergaya wanita
Jelas punya penis tapi suka payudara
Suka cukur kumis dan bergincu
Cintanya hanya lelaki
Kostumnya rok mini
Langkah lenggang aduhai
Tentu dia si maskur
Yang dipanggil feni

Waduh !
Gawat !
Sungguh seksi
Lembut namun pemberani
Kar’na berotot besi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

64

Presiden Beli Udang

Masuk pasar presiden cari udang


Telusuri gang
Bawa keranjang kosong
Dari penjual nasi pecel hingga pepesan kosong

Udang ketemu hendak dibeli


Udang tak mau lantas lari
Presiden kejar sambil teriaki
Lihat batu udang berhenti
Udang pun sembunyi di balik batu

Sayang presiden keburu tahu,


Udang di balik batu pun dibeli dan masuk laci

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

65

Presiden Bersumpah

Presiden bersumpah
Bersumpah akan bersumpah
Bersumpah dengan sumpah
Sumpah yang akan disumpahkan
Di tempat sumpah
Disumpahkan bersama sumpah
Sumpah serapah
Serapah sana
Serapah sini
Serapah situ
Serapah sono

Sumpah diserap,
Dikecap
Dicecap,
Lalu di-pah !

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

66

Presiden Blo on

Satu tambah satu sautnya seribu


Itu presidenku
Presiden super blo on
Yang tak mau sebelas
Yang tak suka dua satu
Sebab jemarinya cuman sepuluh dan dua puluh

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

67

Presiden Cari Tuhan

Presiden bingung mencari tuhannya


Geser meja
Singkap tabir
Buka loker
Mengendus-endus menyusup
Nyengar-nyengir
Para kabinet diinterogasi
Para dewan dicurigai
Kiyai disumpah
Pendeta dicerca

Tuhan yang tinggal di kampung detak gang kapiler senyum simpul cekikikan
Presiden gerah,
Putus posisi tuhan absud
Prisiden pun kultus diri jadi absud
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

68

Presiden Champions

Priiiiiit !
Hallo !
Welcame to the champion
Presiden championship
Ala kampung nuswantara
Satu-satunya lomba paling bergengsi tingkat kampung
Pertandingan sapta lomba
Tujuh lomba sambung-menyambung
Satu,
Lomba keprok kendi
Dua,
Lomba makan kerupuk
Tiga,
Lomba selorop
Empat,
Lomba tinju bantal
Lima,
Lomba panjat pinang
Enam,
“balap kaaaaaaaaaruuuuung !”
Lomba yang ketujuh yaitu :
“balap ke…..le…..reeeeeeeeeeng !”
Tuk rebut tropi kepresidenan

Pasti ngetop !
Ngejos !
Dan ngejreng !

Lomba dimulai,
Kendi dikepruk lalu makan kerupuk sambil selorop di comberan
Di comberan cari lawan
Lalu serang dengan jurus tinju bantal
Hantam kepala lawan hingga oleng
Lawan oleng
Lalu panjat pinang dan injak pundak, punggung, bahu serta kepalanya
Pinang terpanjat
Lalu betot gantungan hadiah
Hadiah terbetot masukkan karung lalu lari
Lari ambil kelereng
Lalu lempari lawan dengan kelereng
Selamat berlomba di presiden championship ala kampung muswantara

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

69

Presiden dan Cucak Rowo

Kupuji kau layaknya vokalis sejati group band nusantara


Di radio suaramu merdu
Di studio nadamu syahdu

Presiden,
Lagumu sungguh benar merindu
Oleh karenanya aku tak heran jilalau dirimu bergelar bintang radio
Aku pun tak takjub jikalau dirimu jadi ratu studio
Lagumu pun undang hasratku mimpi tentang kekasihku

Presiden,
Suaramu tak seperti burung beo kok
Suaramu itu semerdu cucak rowo

Tapi presiden,
Walau kau pelihara cucak rowo
Kau kan bukan burung

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

70

Presiden Dan Demokrasi

Kalian bilang negeri ini negeri demokrasi


Negeri kratos yang demos
Dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat
Negeri hijau yang dipimpin rakyat

Pohon sejarah bertutur,


Negeri ini tak pernah dipimpin rakyat
Negeri ini milik bangsawan hingga kini
Bangsawan ambisi
Pemelihara budak
Feodal primitif

Presidennya bergaya monarchi


Apalagi kabinet, dewan, serta majelisnya

Bapak ibu serta saudara dan saudari yang terhormat,


Negeri ini tak demokrasi
Negeri ini,
Negeri aristokrasi bertubuh oligarkhi bernama demokrasi yang kehendaki monarkhi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

71

Presiden Dan Pengemis

Lampu merah setopan perempatan jalan raya menyala


Kereta presiden berhenti
Pengemis hampiri sodorkan tangan
Presiden diam
Tak ada respon
Aji pelet pareng-pareng sak welase pun bicara
Presiden pun terpelet
Jendela kereta ia buka
Lantas ulurkan tangan katrol satu koin cepek
Tepat di atas tengadah koin ia jatuhkan
Pengemis protes bilang presiden pelit
Dewan rakyat pun ikut-ikutan protes
Presiden ambil segebok uang
Berikan ke pengemis

Lampu hijau menyala


Kereta presiden hengkang
Rampok,
Begal,
Copet,
Gendam,
Serta pengemis lain
Kerubuti si pengemis
Gebok direbut
Uang pun berhamburan tak bertuan
Si pengemis terkapar penuh darah
Dewan rakyat tuding presiden sumber mala petaka

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

72

Presiden Dan Rakyat

Aku presiden
Kau seyogyanya rakyat
Andai kau presiden
Maka sepantasnya aku bukan rakyat

Kau ayun cangkul menghunjam tanah pertiwi bertubi-tubi


Mendongkel segumpal lumpur peradaban beku kemiskinan yang enggan sirna
Tak ada hujan
Danau-danau kering
Empang-empang kerontang
Sungai-sungai rekah
Lumpur-lumpur lumur peluhmu

Dari tumbangkan peradaban rimba,


Kau sabit-sabit rumput
Koyak-koyak butir kelapa
Jala-jala rasa

Punggungmu dan jidatku sama-sama mengkilat


Demikian bedamu dan bedaku
November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

73

Presiden Enggan Naik Becak

Presiden enggan naik becak


Presiden pun berhenti naik becak
Kar’na becak tidak demokratis

Becak tak demokratis


Kar’na becak beroda tiga
Kar’na becak satu sopir
Kar’na becak hanya untuk dua pantat
Walau tumpangan rakyat,
Becak tak demokratis
Becak pelanggar arus lalu lintas
Becak mengganggu pemandangan pembangunan

Becak pun dirasia


Diusung truk-truk liar masuk sampah
Becak tak ada
Gantinya kereta
Namun bukan kereta kencana

Keretanya kereta api


Si kereta gerbong
Isi lusinan orang
Beroda lebih tiga
Rodanya besi
Hinggap di satu jalur untuk dua arus berlawanan

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

74

Presiden Evolusi

Presiden,
Darwin bilang kita keturunan kera
Kera kembara dalam lorong evolusi
Yang dulunya berbulu lebat berekor panjang berjalan membungkuk
Si kera penuh tingkah
Suka gelayutan pada dahan
Kini berjalan tegap
Berbahasa
Tak berbulu
Namun berbaju

Presiden,
Banyak tingkah itu lumrah
Kar’na kita keturunan kera
Namun jangan terlalu banyak bicara
Sebab kera tak suka bicara
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

75

Presiden Itu Candu

Siapa bilang ganja itu candu


Siapa bilang heroin, miras, putau, leksotan, morfin, dan ekstasi itu candu

Presiden itu adalah candu


Si raja candu dari segala candu
Candu tak berjenis kelamin
Termurah namun belum sempat diobral
Tak berbentuk namun ada rasa
Beritanya memabokkan
Aromanya mencandui
Apalagi wujudnya
Sekali tenggak akan tercandui walau belum sakau

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

76

Presiden Jatuh

Eh copot !
Eh copot copot
Presiden jatuhnya ngepot
Jatuh ngepot bibirnya nabrak pot
Pot pecah, presiden kejatuhan pispot
Pispot pecah isinya moncrot
Raut presiden jadi blepot

Presiden ngepot gara-gara ngedot


Presiden kini giginya copot
Kini tak bisa ngedot

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

77

Presiden Kena Diabetes

Peresmian gedung sekolah dasar


Presiden singgah untuk apel
Turun helikopter presiden jalan menukik
Lihat bocah kenyot permen
Presiden iri lantas dekati
Terus rampas permen
Kemudian permen ia kenyot hingga abis

“Bim salabim diabetes militus abra kadabra”

Si bocah keluarkan mantra


Kulit presiden muncul bisul-bisul
Bisul-bisul meletus keluarkan lendir
Presiden pucat penuh lahar manis

Diabetes militus akut lagi singgah


Singgah di sekujur tubuh

Presiden pun puasa manis


Dari gula manis hingga senyum manis

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

78

Presiden Lagi Sidang Istimewa

Maaf,
Presiden lagi sidang
Sidangnya sidang istimewa
Seistimewa kue martabak
Martabak istimewa
Istimewa pake’ telor
Pake’ telor bebek
Bebeknya bebek wek wek

Pantat bebek disundut-sundut keluarkan telor


Telor keluar trus dikeprok
Martabak digoreng
Liur pun ketes
Martabak disaji
Para sidang tertawa
Wek wek wek wek wek wek wek wek !
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

79

Presiden Larang Petasan

Ramadlan berkibar
Mengepak kepakkan merah putih bercampur bintang kejora
Presiden bersumpah atas nama kesucian
Paman Sam tepuk tangan riuh sombong
Petasan dilarang bagi siapa saja
Tak peduli alghozi,
Hambali,
Amrozi,
Bocah keki,
Dan atau para banci

Dilarang beredar petasan sembunyi


Ngumpet di antara ketiak-ketiak gedung
Di gereja-geraja tua dan muda
Di masjid-masjid keramat
Di hotel-hotel maksiat
Di diskotik-diskotik bordir
Di jalanan kesesatan

“Jeledug dor !”
Petesan meledug di mana-mana
Para jenderal pada buka dompet
Rifai,
Romdoni,
Khusaini,
Sanusi,
Paidi,
Paini,
Parji,
Dan banci tervonis mati

Rifai si banci bicara,


“Maaf jenderal, larangan bawa petasan tak berarti salah sulut dan bunyikan petasan
kan?”

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

80

Presiden Main Bisbol

Pantat jungkit ke atas


Stik di tangan
Presiden siap pukul bola
Bola dilempar melayang
Presiden angkat stik
Bola terbang mendekat
Presiden pukul bola
Bola mental
Panglima kasih aba-aba beri perintah menghormat
“kepada presiden, hormat grak !”
Semua tegap menghormat
Pemain,
Lawan main,
Juga para penonton,
Termasuk penjual kacang,
Penjual rokok eceran,
Penjual koran,
Penjual siomay,
Tak terkecuali siapapun
Dengan rasa hormat presiden berjalan lenggang putari lapangan
Presiden pun menang hom ran

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

81

Presiden Main Bola

Presiden main bola


Main bola di lapangan hijau penuh kharisma
Bertanding santai
Tanding lawan kesebelasan Ronaldo en Maradona

Peluit berderit,
Permainan dimulai
Presiden giring bola
Ronaldo rebut bola
Ronaldo dapat bola
Wasit bunyikan peluit,
Lantas acungkan kartu kuning
Bilang Ronaldo lakukan pelanggaran,
“terlalu serius”

Dekat gawang,
Presiden hendak layangkan tendangan maut jebol gawang kesebelasan lawan
Maradona datang menghalang
Wasit bunyikan peluit lantas acungkan kartu kuning
Bilang Maradona melanggar dan halangi jalan
Maradona pun dihukum diam

Depan gawang,
Presiden siap sepak bola
Kaki sepak
Bola melambung
Bola melayang sasaran gawang
Sejengkal bola hendak masuk gawang
Kiper terbang layang terkam bola
Bola di tangan tak jadi masuk gawang
Wasit marah,
Diputusnya masuk gawang
Ronaldo protes
Maradona ngamuk
Wasit kesal, peluit diderit
Permainan disudahi
Presiden pun menang sekor seribu kosong, putus wasit

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

82

Presiden Main Lempar Batu Sembunyi Tangan

Presiden lagi enjoy bermain


Mainkan permainan lempar batu sembunyi tangan
Presiden lempar batu sasaran kepala botak
Batu lending,
Si botak pun benjol
Si botak meringkik kesakitan
Si botak marah
Si botak lantas cari si pelempar

Tahu si botak beraksi, presiden sembunyikan tangan


Tangan masuk brangkas
Brangkas anti deteksi
Brangkas plastik imitasi produksi pete stop jangan diteruskan

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

83

esiden Mancing

Presiden mancing ikan di laut


Laut lepas penuh ikan ganas
Kail dipasang
Umpan dilempar
Hendak tangkap si kakap

Sayang si kakap enggan makan umpan


Kakap tak lagi suka menu cacing atau ulat pisang
Hasrat kakap hanya pada menu kini
Hamberger
Hotdog
Pissa
Fred chiken
Spageti
Dan blek fores

Kakap berenang menghindar cari menu terkini


Presiden terjunkan pasukan katak ke dasar laut kejar kakap
Terjun ke laut pasukan katak buru para kakap
Para kakap berhamburan
Sembunyi di karang
Ngumpet di bangkai kapal
Benam di pasir
Selip di ketiak paus

Tahu para kakap si santap siang direbut, paman hiu marah


Hiu kejar dan buru pasukan katak
Pasukan katak kocar-kacir
Malah jadi santapan ikan hiu
Presiden tak peroleh ikan kakap
Presiden malah dapat ikan tuna

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

84

Presiden Masuk Angin

Maaf presiden lagi masuk angin


Presiden enggan terima tamu
Presiden tolak terima
Tak sudi ketemu nama topan,
Lisus,
Badai,
Tornado,
Puyuh,
Similir,
Sejuk,
Apalagi si hembus,
Dan sepoi,

Maaf presiden lagi masuk angin


Presiden butuh balsem gosok dan koin rupiah
Presiden harus kerokan
‘tuk keluarkan angin
Angin topan, lisus, badai, tornado, puyuh, similir, sejuk, hembus, dan sepoi

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

85

Presiden Merakyat

Hai rakyat,
Jangan katakan aku sombong
Atau angkuh seribu bahasa
Apalagi tak peduli orang bawah

Hai rakyat,
Aku adalah presiden
Karena aku presiden maka aku bisa merakyat
Namun kamu rakyat,
Tidak akan pernah mampu dan bisa mem-presiden

Rakyat !,
Kau lah yang sombong lagi angkuh

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

86

Presiden Nomor Satu

Aku presiden
Orang nomor satu
Antri toilet pun nomor satu
Hingga makan pun menu nomor satu
Binik cantik nomor satu
Lomba makan krupuk nomor satu
Lomba deklamasi juga nomor satu

Kar’na aku presiden maka aku nomor satu


Tapi aku tak mau nomor satu
Tak mau nomor satu untuk busanaku,
Sepatuku empat tiga,
Celanaku tiga puluh,
Dan sempakku tiga tujuh

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

87

Presiden Sakit Gigi

Presiden sakit gigi


Gigi graham sebelah kanan
Sedikit lubang, namun merisaukan
Pipi kanan bengkak mengendor
Mata membelalak berair
Gigi berdenyut meraung-raung
Otak teriak histeris
Dan tubuh mengigil
Presiden terbelenggu dalam kamar
Diam jongkok di atas kasur berselimut tebal
Istana diperintah sunyi
Para jenderal puasa menghormat
Interupsi kabinet masuk saku
Parlemen tebar jala ke angkasa tangkapi suara-suara lepas

Oktober 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

88

Presiden Selamet

Palu keras hantam meja


Putus kalau presiden jadi terdakwah
Terdakwah kasus suap apa saja
Suap tanah
Suap meja
Suap bungah
Serta suap harta

Pasal KUHP mengelupas


Hakim pasang jerat
Presiden pun terjerat

Walau presidenku terjerat


Presidenku tetap selamet
Kar’na namanya memang selamet
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

89

Presiden Silakan Lewat

Presiden silakan lewat !

Presiden melangkah
Langkah biasa
Kiri bertumpu kanan melompat
Kanan bertumpu kiri melompat
Kiri kanan irama kaki
Tangan kipat-kipat
Pantat goyang ngebor
Kepala manggut-manggut

Presiden silakan lewat !

Duri tegap menghormat


Paku telanjang bulat pamerkan pantat
Beling menggalang
Presiden tetap lewat
Lewat debus
Lewat jaran kepang
Tunggang jaran presiden jadi kepang

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

90

Presiden Tak Suka Kata-kata

Presidenku tak suka kata-kata


Pelit suara
Enggan bicara
Sepatah kata sudah itu jadi suara
Kalau tak bicara siap grak
Ia bicara hormat senjata grak
Atau hadap kanan grak
Atau hadap kiri grak
Atau balik kanan grak
Atau istirahat di tempat grak
Atau maju jalan
Atau berhenti grak
Atau langkah tegap maju jalan

Presidenku tak suka kata-kata


Maklum bukan mahasiswa
Namun tentara

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

91

Presiden Tarik Tambang

Tambang membentang lurus


Presiden main tarik tambang lawan para dewan
Bersama kabinet presiden adu otot
Otot paha
Otot lengan
Otot panggul
Otot bahu
Otot betis
Otot tumit
Otot jari kaki
Otot jari tangan
Dibantu puluhan kabinet presiden adu otot lawan ribuan dewan
Presiden tarik tambang, dewan tahan tambang
Dewan tarik tambang, presiden tahan tambang
Presiden geser kiri, dewan geser kanan
Tambang tegang presiden lempar koin
Dewan lepas tambang berebut koin
Tambang kendor presiden jedot ke belakang
Presiden menang
Dewan pun nyungsep nyosor tanah

Desember2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

92

Presiden Turba

Ajudan,
Aku hendak turba
Turun ke bawah melihat rakyatku yang bersemayam di ujung kulon

Ajudan,
Siapkan tiket kapal udara

Tapi ajudan,
Dari Soekarno Hatta
Cari rute penerbangan yang melewati pakistan
Lantas ke hungaria
Terus ke uzbekhistan
Dan jangan lupa jalan menuju roma
Setelah itu baru kita nungging di ujung kulon
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

93

Presiden Yang Terguling

Dalam sidang permusyawaratan


Parto diangkat jadi presiden
Di tengah jalan Paijo marah lantaran Parto tidak becus jadi presiden
Paijo gulingkan Parto dari kursi presiden
Lalu Paijo jadi presiden
Karna Paijo terlalu korup Paimo protes
Paijo pun terguling dan Paimo jadi presiden
Paimo terlalu koncois
Paidi jadi tak senang
Lalu Paidi gulingkan Paimo dan ia jadi presiden
Paidi terlalu boros, sehingga membuat Pa’i naik pitam
Paidi terguling dan Pa’i jadi presiden
Pa’i terlalu suka jalan-jalan dan membuat Pairan ngiri
Pairan susun strategi, Pa’i pun terguling dan Pairan jadi presiden
Tahu Pairan jadi presiden, Paini serasa kebakaran jenggot
Paini pun gulingkan Pairan dari kursi kepresidenan, alasan sakit gigi
Sementara itu dalam kamar berdinding kerdus, Pardji tidur lelap memeluk guling
bersama mimpi
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

94

Presiden, Kasih Saya Duit

Presiden,
Saya adalah pengemis terminal blok M

Presiden,
Saya minta duit

Presiden,
Cuman dua ribu kok
Untuk beli baju dan gincu, presiden
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

95

Presidenku Berdarah Biru

Wahai kawanku,
Presidenku berdarah biru
Aku berdarah kotor
Dia bangsawan
Aku kampungan
Dia dermawan
Aku relawan
Dia berdisko caca
Aku main jaipong
Dia main bursa
Aku hanya bisa ikut arisan
Dia naik limo
Aku numpang bemo

Kawanku,
Presidenku itu berdarah biru
Sebiru langit
Sebiru film
Sebiru cetakan

Kawanku,
Darahku kotor penuh debu penuh sampah
Hingga kutikulaku dihinggapi jerawat penuh nanah

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

96

Presidenku Satrio Piningit

Presidenku bilang kalau dirinya itu satrio piningit


Satrio yang dipingit
Dipingit dari negeri wingit

Wadoh !
Gawat !
Presidenku turunan demit
Menakutkan !
Jangan-jangan dia itu demit
Demit penunggu pohon beringin yang wingit

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

97

Rebutan Jadi Presiden

Aku ingin jadi presiden


Kau berambisi
Kalian juga
Dia pasti
Mereka juga

Satu kursi
Maka satu orang
Jadi kita harus adu hati dan jati diri

Mari gelut
Adu jotos
Saling tonjok
Keprok-keprokan
Tendang-tendangan
Jegal-jegalan
Banting-bantingan
Piting-pitingan
Silit-silitan

Kau dapat aku rebut


Dia dapat aku cabut
Kau cabut aku rebut
Kau rebut aku sikut

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

98

Royokan Jadi Prsiden

Aku pingin
Kau juga pingin
Apalagi dia
Mereka,
Dan kalian semua

Kita sama-sama pingin


Pingin jadi presiden
Presiden di negeri ini

Ayo kita royokan !


Royokan jadi presiden

Aku tarik dari sini


Kau dari sana
Dan kalian dari situ

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

99

Rujak Cengor

Kunjung ke kediaman presiden


Aku dan kawan-kawanku disuguhi rujak
Rujak cingur pedas dari congor kerbau campur kecut mangga muda serta pahit getir
daun pepaya dan kembang turi
Rujak kusantap
Ludahku bersenggama dengan pedas
Liurku jadi pedas
Ababku pun ikut panas
Ludah berbusa
Liur kucur deras
Presiden tersinggung
Presiden marah
Katanya liurku t’lah basahi ruang tamunya

Presiden,
Jangan marahi aku
Andai kau tak suguhi aku cingur pedasmu
Liurku pun takkan basahi ruangmu

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

100

Sabun Colek Presiden

Bangun tidur presiden langsung mandi


Tak lupa gosok gigi
lalu bilas tubuh dengan sabun colek
Colek sana
Colek sini
Dan colek situ
Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

101

Sarapan Pagi Presiden

Selamat pagi presiden


Saya juru masak istana
Presiden hendak sarapan apa
Saya akan segera sajikan
Ada opor kepiting menjepit kerang
Tapi presiden,
Nampaknya si kepiting telah habis dan tersisa jepit serta kerangnya saja
Atau pepes ular tangga
Namun sayang presiden hanya tinggal si ular
Sementara itu tangga lagi dipakai merenovasi kamar mandi istana
Atau bagaimana jikalau sarapan dendeng kerbau dungu
Tapi presiden, kini sangat sulit cari kerbau dungu
Alternatif terakhir,
Bagaimana kalau presiden sarapan pagi saja dengan sop buntut
Tapi meskipun presiden suka, bukan berarti presiden harus menelannya kan
Tidak etis jikalau presiden makan sop buntut
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

102

Selamat Pagi Presiden

Selamat pagi presiden republik ini


Saya Paimo,
Orang udik asal dusun songgoriti
Bapak saya petani ibu saya kuli tani
Saya kemari tak hendak beri upeti
Tapi saya hendak ungkapkan isi hati
Kalau bapak dan ibu saya pingin cuti dari bertani

2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

103

Senam Leher Ala Presiden

Pagi kukuruyuk
Kala ayam betina cari kokok ayam jantan
Para jantan serta betina kabinet hingga dewan baris sedepa di halaman istana tuk ikuti
senam pagi bersama

Musik goyang dombret melantun


Presiden naik podium jadi instruktur senam
Presiden suka senam leher,
Kar’na mampu kuatkan leher hingga kepala tak bisa oleng
Para jantan serta betina kabinet hingga dewan diajarinya
Ajari gerak angguk sempurna dan gerak geleng sempurna
“aku geleng kalian harus geleng, aku angguk kalian harus angguk”

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

104

Si Tuli Yang Pingin Jadi Presiden

Rakyat serta dewan yang saya cintai


Saya kaya raya
Pendidikan saya tinggi
Saya punya istana
Keluarga saya bermartabat tinggi
Saya trah raja yang penuh kharisma dan wibawa
Dan IQ saya juga tinggi
Saya pingin jadi presiden bak raja diraja
Tapi, telinga saya tuli
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

105

Silsilah Presiden

Aku presiden
Ibuku bernama dewi partai
Bapakku si sastro jurkam
Sastro jurkam yang bertubuh seribu
Sastro jurkam si gembleng yang tidak tahu malu
Yang suka menggelar film biru dan menyetebuhi si isteri dewi partai di depan umum
sambil teriak histeris karena orgasme
Aku presiden terlahir dengan seribu wajah
Karena bapakku seribu

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

106

Sopir Buta Warna

Presiden suka warna hijau


Namun bukan vegetarian
Bukan pula ordo domba, biri-biri, dan lembu

Presiden butuh sopir


Sopir kereta mersi
Sopir kereta yang buta warna
Buta segala warna
Tak bisa bedakan warna
Hanya kenal satu warna
Yang hitam jadi hijau
Yang kuning jadi hijau
Yang putih jadi hijau
Yang biru jadi hijau
Apalagi merah,
Malah bertambah hijau

Desember2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

107

Sprint Ala Presiden

Presiden jadi atlit


Presiden ikut olimpiade
Presiden pilih cabang olah raga sprint ala lari cepat

Di garis start presiden siap melejit


Pistol meledak semua genjot kaki
Lawan tanding melejit bak anak panah lepas dari busur
Presiden pun genjot kaki
Lari tidak menerjang
Tak melejit
Seperti siput
Kar’na lari siput presiden pun jadi buncit
Sejengkal garis finis para lawan tanding diam tak melangkah
Diam tunggu presiden lewat
Presiden pun tiba
Berlenggang patah presiden injak garis finis
Lalu gunting pita
Terus langkahi garis finis
Disusul para lawan tanding
Presiden si siput yang buncit jadi juara satu

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

108

Surat Cinta Presiden

Presiden kirim surat cinta


Surat cinta yang ke seratus
Surat cinta teruntuk si none manis
Markonah none manis si cinta monyet yang dulu menolak cinta monyet presiden kala
belon jadi presiden
Tolak cinta dari surat pertama hingga ke sembilan puluh sembilan kala masih jadi
monyet sekolahan

Di atas lembar sertifikat senilai satu trilyun rupiah presiden tulis surat dalam bait
sajak cinta
Surat dikirm
Sertifikat pun melayang
Melayang hinggap dibelahan payu dara markonah
Mengelus-elus dada markonah
Markonah meringis erotis
Mendesis berbisik cinta di sekujur tubuh presiden

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

109

Tukang Cukur Presiden

Kupegang kepala presiden


Lalu kupotong rambutnya
Kupangkas rambut di pelipis presiden
Handphone berdering, presiden angkat bicara
Kurundukkan kepala presiden
Presiden malah bicara dengan kawan sebelah sambil tertawa
Aku tengokkan kepala presiden ke kanan
Presiden malah main lempar-lemparan sambil bercanda
Kudongakkan kepala presiden
Presiden malah goyang ke segala arah
Lalu kupotong rambutnya apa adanya
Rampung memotong kuberitahu presiden
Presiden terperanjat lihat rambut di kepalanya pitak-pitak, lalu marah seribu bahasa
Di meja hijau aku hendak dipenjara
Dalam pembelaan aku bilang :
“maaf tuan presiden, anda sih terlalu banyak ulah”
2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

110

Ulang Tahun

Presiden ulang tahun


Ulang tahun yang kesejuta
Sejuta pilu, lara, dan duka
Sejuta naïf, sombong dan aniaya
Sejuta jegal-jegalan, banting-bantingan, piting-pitingan, jotos-jotosan, kemplang-
kemplangan, dan pentung-pentungan
Sejuta cemburu
Sejuta teluh-teluhan, santet-santetan, dan pelet-peletan
Sejuta tangisan, ketawa-ketiwi, dan amarah
Sejuta orgasme dari perkosaan, onani, serta masturbasi
Sejuta cubit-cubitan sayang
Sejuta peluk cium
Sejuta riuh dan gurih
Sejuta manis pabrik gula
Sejuta asin pulau madura
Sejuta asam ketiak buruh
Sejuta lambungan angan
Hingga lambung sakit mag terinfeksi lilin menyala yang tersantap bersama kue tar
black forest

November 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

111

Upacara

Siap !
Grak !
Undangan duduk siap
Pasukan berdiri tegap
Presiden pun lewat

Bendera berkibar, semua menghormat


Hormat tangan
Hormat senjata
Tangan menghormat senjata diangkat
Presiden pun ikut hormat

Pegang mik,
Presiden teriak
Teriak merdeka
Teriak mereka
Air ludah muncrat
Biji tomat selilit di gigi pun ikut mblesat
Mik pun jadi basah pekat
Basah pekat oleh ludah yang muncrat
Mik pekat seperti sambal tomat

Desember 2003
Please purchase PDFcamp Printer on http://www.verypdf.com/ to remove this watermark.

112

PROFILE
Nama penulis M Luqman Hakim (amyluq), lahir di Surabaya 17 Agustus 1973. Mulai
berkesenian tahun 1995 saat menjadi mahasiswa diawali bergabung dengan Teater
Kusuma Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.