Anda di halaman 1dari 28

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Merujuk pada Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah, penyelenggaraan pendidikan merupakan

alah

atu keharu an yang

menjadi !e!enang pemerintah ka"upaten#kota. Di i i lain Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang $i tem Pendidikan Na ional menega kan "ah!a pendidikan di elenggarakan e%ara demokrati dan "erkeadilan erta di kriminati& dengan menunjukan tinggi hak a a i manu ia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan "ang a. Dua landa an normati& ter e"ut e"enarnya udah %ukup menjadi ram"uram"u "agi pelak anaan de entrali a i pendidikan. 'kan tetapi perlu adanya tandari a i dan pengendalian mutu e%ara na ional e"agai upaya mem"entuk ke atuan re&eren i dalam men%apai pendidikan yang "erkualita . $tandar pendidikan ini telah diperkuat dengan adanya PP No. () Tahun 200* tentang $tandar Na ional Pendidikan. Pem"erian +tonomi Pendidikan yang lua kepada lem"aga pendidikan di ,ndone ia merupakan !ujud kepedulian pemerintah terhadap gejala-gejala yang mun%ul dalam ma yarakat, di amping e"agai upaya peningkatan mutu

pendidikan e%ara umum dan e"agai arana peningkatan e&i ien i pemerataan pendidikan, peran erta ma yarakat dan akunta"ilita pu"lik. $e%ara e en ial, landa an &ilo o&i otonomi daerah adalah pem"erdayaan dan kemandiriaan daerah menuju kematangan dan kualita ma yarakat yang di%ita-%itakan. (

2 Pem"erian otonomi ini menuntut pendekatan manajemen yang le"ih kondu i& di ekolah agar dapat mengadop i eluruh keinginan ekaligu

mem"erdayakan "er"agai komponen ma yarakat e%ara e&ekti& guna mendukung kemajuan dan i tem yang ada di ekolah. Dalam kerangka inilah M-$ e"agai alternati& paradigma "aru

.Manajemen -er"a i

$ekolah/ tampil

manajemen pendidikan yang dita!arkan. M-$ merupakan uatu kon ep yang mena!arkan otonomi kepada ekolah dalam rangka meningkatkan mutu, e&i ien i dan pemerataan pendidikan agar dapat mengakomoda i keinginan ma yarakat etempat erta menjalin kerja ama yang erat antara ekolah, ma yarakat dan pemerintah.

B. Makalah ini "er&oku manajemen "er"a i

Ruang Lingkup pada "e"erapa hal yang "erkaitan dengan

ekolah dan pelak anaannya di ekolah. $truktur makalah ini ekolah, kemudian diikuti

dia!ali dengan paparan pengertian manajemen "e"a i

dengan penjela an tentang karakteri tik, tujuan, man&aat, implementa i, &aktor&aktor yang perlu diperhatikan dalam manajemen "er"a i "agaimana trategi pelak anaannya. ekolah .M-$/, dan

C.

Tujuan $e%ara umum, makalah ini dituli dengan mak ud mem"erikan gam"aran

umum tentang manajemen "er"a i

ekolah dan pelak anaannya di

ekolah

Diharapkan makalah ini dapat mem"eri ma ukan kepada para pengam"il

3 ke"ijakan dalam "idang pendidikan di pu at maupun daerah dan menjadi timulu "agi para pelaku pendidikan di lapangan pendidikan. $e%ara khu u , tujuan penuli an makalah ini adalah untuk memenuhi alah atu tuga kelompok mata kuliah Paradigma -aru dalam Pendidikan pada

Program Pa %a arjana Program $tudi Manajemen Pendidikan Uni0er ita Pakuan -ogor.

4 BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Manajemen Beba i Sek!la" 1ehadiran kon ep manajemen "er"a i ekolah dalam !a%ana pengelolaan

pendidikan di ,ndone ia tidak terlepa dari kontek gerakan 2re trukturi a i dan re&orma i3 i tem pendidikan na ional melalui de entrali a i dan pem"erian atuan pendidikan atau ekolah. 4al ini

otonomi yang le"ih "e ar kepada

diin pira ikan oleh "e"erapa kon ep pengelolaan ekolah, eperti 5 (. Self managing school atau school based manjement. 2. Self governin shcool. 3. Local mangement of schools. 4. Shcool based budgeting atau quaranty maintained schools1. 1on ep-kon ep ter e"ut menjela kan "ah!a ekolah ditargetkan untuk melakukan pro e pengam"ilan keputu an (school based decision making) yang "erada pada i tem pengelolaan, kepemimpinan erta peningkatan mutu

(administrating for excellence) dan effective schools. Manajemen "er"a i ekolah pada intinya adalah mem"erikan

ke!enangan terhadap kualita

ekolah untuk melakukan pengelolaan dan per"aikan

e%ara teru meneru . Dapat juga dikatakan "ah!a manajemen "er"a i

ekolah pada hakikatnya adalah penyera ian um"er daya yang dilakukan e%ara
(

Umiar o 6 ,mam 7ojali, anajemen .8ogyakarta5 ,r%i od, 20(0/, p.9).

utu Sekolah di !ra "tonomi #endidikan

mandiri oleh

ekolah dengan meli"atkan ekolah

* emua kelompok kepentingan e%ara lang ung dalam pro e

(stakeholder) yang "erkaitan dengan

pengam"ilan keputu an untuk memenuhi ke"utuhan peningkatan mutu ekolah atau untuk man%apai tujuan pendidikan na ional. $e%ara "aha a, manajemen "er"a i ekolah .M-$/ "era al dari tiga kata

yaitu manajemen, "er"a i , dan ekolah. Manajemen adalah pro e menggunakan um"er daya e&ekti& untuk men%apai a aran. -er"a i memiliki kata da ar "a i yang "erarti da ar atau a a . $edangkan ekolah "erarti lem"aga untuk "elajar dan mengajar erta tempat untuk menerima dan mem"erikan pelajaran. -erda arkan makna lek ikal ter e"ut maka manajemen "er"a i ekolah .M-$/ dapat diartikan

e"agai penggunaan um"er daya yang "erda arkan pada ekolah itu endiri dalam pro e pengajaran atau pem"elajaran. Pri %illa :ohl tetter dan 'l"ert Mohrman menjela kan "ah!a pada hakekatnya, manajemen "er"a i ekolah "erpijak pada Self $etermination

%heory. Teori ini menyatakan "ah!a apa"ila e eorang atau ekelompok orang memiliki kepua an untuk mengam"il keputu an endiri, maka orang atau

kelompok orang ter e"ut akan memiliki tanggung ja!a" yang "e ar untuk melakukan apa yang telah diputu kan2. -erangkat dari teori ini, "anyak manajemen "er"a i ekolah yang dikemukakan oleh para pakar. eperti yang dikutip oleh Mulyono mende&ini ikan

;man $uparman

manajemen "er"a i i ekolah e"agai penyera ian um"er daya yang dilakukan e%ara mandiri oleh ekolah dengan meli"atkan emua kelompok kepentingan yang terkait ekolah e%ara lang ung dalam pro e pengam"ilan keputu an untuk memenuhi ke"utuhan mutu ekolah atau men%apai tujuan mutu ekolah dalam
2

&bid, p.<2.

9 pendidikan na ional. $ementara itu $lamet mengartikan manajemen "er"a i ekolah dilakukan e"agai pengkoordina ian dalam penyera ian e%ara otomati .mandiri/ oleh um"er daya yang ejumlah input

ekolah melalui

manajemen untuk men%apai tujuan ekolah dalam kerangka pendidikan na ional, dengan meli"atkan kelompok kepentingan yang terkait dengan ekolah e%ara lang ung dalam pro e pengam"ilan keputu an .parti ipati&/. 4al ini "erarti ekolah haru lingkungan "er i&at ter"uka dan inklu i& terhadap ekolah yang mempunyai kepentingan um"er daya di luar elara dengan tujuan

pendidikan na ional. Pri %illa :ohl ter dan 'l"ert Mohrman menjela kan e%ara lua "ah!a manajemen "er"a i ekolah .M-$/ adalah pendekatan politi untuk mende ain

ulang organi a i ekolah dengan mem"erikan ke!enangan dan kekua aan kepada parti ipa i ekolah pada tingkat lokal guna memajukan ekolahnya. Parti ipa i lokal yang dimak udkan adalah parti ipa i kepala ekolah, guru dan ma yarakat lokal. $e uai dengan de krip i di ata , manajemen "er"a i ekolah .M-$/

merupakan pem"erian otonomi penuh kepada ekolah untuk e%ara akti&-kreati& erta mendiri dalam mengem"angkan dan melakukan ino0a i dalam "er"agai program untuk meningkatkan mutu pendidikan e uai dengan ke"utuhan ekolah endiri yang tidak terlepa dari kerangka tujuan pendidikan na ional dengan meli"atkan pihak-pihak yang "erkepentingan (stakeholder), erta ekolah haru mampu mempertanggungja!a"kan kepada ma yakat. 'rtinya manajemen "er"a i ekolah pada hakikatnya adalah penyera ian um"erdaya yang dilakukan

e%ara mandiri oleh ekolah dengan meli"atkan eluruh kelompok kepentingan

yang terkait dengan

ekolah

e%ara lang ung dalam pro e

< pengam"ilan

keputu an untuk memenuhi ke"utuhan peningkatan mutu ekolah atau untuk men%apai tujuan pendidikan na ional. Di lingkungan 1ementerian Pendidikan Na ional dan Dina Pendidikan Na ional, terminologi yang populer adalah MPM-$. MPM-$ pada intinya adalah otonomi, akunta"ilita , dan parti ipa i ma yarakat, dalam penyelenggraan pendidikan. Titik tekan MPM-$ per"aikan mutu ma ukan, pro e , keluaran pendidikan, erta epanjang memungkinkan mengenai layanan purna lulu . $e%ara umum kema "erpikir ke"ijakan M-$ di ,ndone ia adalah e"agai "erikut5 +tonomi Pengelolaan +tonomi Pengelolaan Pendidikan Pendidikan

Pendidikan -er"a Pendidikan -er"ai i Ma yarakat Ma yarakat

Manajemen -er"a Manajemen -er"ai i $ekolah $ekolah (ika MPMBS Ber"a il Manajemen Peningkatan Manajemen Peningkatan Mutu $ekolah Mutu $ekolah #ambar $. $kema -erpikir 1e"ijakan M-$ di ,ndone ia3 B. %arakteri tik Manajemen Berba i Sek!la" &MBS'
3

&bid' p.<*.

? Menurut =e0a%i% dalam manajemen "er"a i ekolah .M-$/ ada tiga

katakteri tik yang haru dikedepankan dari yang lain dari manajemen, diantaranya adalah5 pertama, kekua aan dan tanggung ja!a" dalam pengem"ilan keputu an yang "erhu"ungan dengan peningkatan mutu pendidikan yang dide entrali a ikan pada stakeholder ekolah. 1edua, domain manajemen peningkatan mutu

pendidikan yang men%akup ke eluruhan a pek peningkatan mutu pendidikan, men%akup kurikulum, kepega!ai, keuangan, arana-pra arana dan penerimaan i !a "aru. 1etiga, !alaupun ke eluruhan domain peningkatan mutu pendidikan dide entrali a ikan kepada ekolah- ekolah, namun diregula ikan yang mengatur &ung i kontrol pu at terhadap ke eluruhan pelak anaan ke!enangan dan tanggung ja!a" pemerintah. ;dmon men%o"a mengemukakan "er"agai indikator yang menunjukan karakteri tik dari kon ep manajemen "er"a i (. =ingkungan ekolah yang aman dan terti"> 2. $ekolah memiliki 0i i dan target mutu yang ingin di%apai> 3. $ekolah memilki kepemimpinan yang kuat> 4. 'danya harapan yang tinggi dari per onal ekolah .kepala ekolah, guru dan ta& terma uk i !a/ untuk "erpre ta i> *. 'danya pengem"angan ,PT;1> ta& ekolah yang teru -meneru e uai tuntutan ekolah .M-$/ antara lain adalah5

) 9. 'danya pelak anaan e0alua i yang teru meneru terhadap "er"agai a pek akademi dan admini trati&, erta peman&aan ha ilnya untuk penyempurnaan# per"aikan mutu> <. 'danya komunika i dan dukungan inten i& dari orang tua murid ma yarakat. 'dapun $aud menyatakan "e"erapa karakteri tik da ar diantaranya yaitu, pem"erian otonomi yang lua kepada ekolah, parti ipa i ma yarakat dan orang tua pe erta didik yang tinggi, kepemimpinan ekolah yang demokrati dan erta

pro&e ional, erta adanya team(ork yang tinggi dan pro&e ional. Pada tataran ini, apa"ila manajemen "er"a i loka i le"ih di&oku kan pada tingkat ekolah, maka M-$ akan menyediakan layanan pendidikan yang komprehen i& dan tanggap terhadap ke"utuhan ma yarakat dimana ekolah itu "erada. @iri-%iri M-$ "i a dilihat dari udut ejauh mana ekolah ter e"ut dapat mengoptimali a ikan kinerja organi a i ekolah, pengelolaan $DM, pro e

"elajar, mengajar, dan um"er daya eperti digam"arkan dalam ta"el "erikut5 Tabel $. @iri-@iri $ekolah yang Melak anakan Manajemen -er"a i $ekolah .M-$/4 )rgani a i Sek!la" Menyedikan manajemen# organi a i# kepemimpinan tran &orma ional. Menyu un ren%ana ekolah
4

%egitan Belajar Mengajar Meningkatkan kualita "elajar pe erta didik.

Sumber Da*a Manu ia Mem"erdayakan ta& dan menempatkan per onal yang dapat melayani keperluan pe erta didik. Memilih ta& yang "er!a!a an M-$.

Sumber Da*a +an A+mini tra i Mengidenti&ika i um"er daya yang diperlukan dan mengaplika ikan um"er daya ter e"ut e uai dengan ke"utuhan. Mengelola ekolah e%ara e&ekti& dan

Mengem"angkan kurukulum yang

&bid, p.<?.

)rgani a i Sek!la" dan merumu kan ke"ijakan untuk ekolahnya endiri. Mengelola kegiatan opera ional ekolah Menjamin adanya komunika i yang e&ekti& antara ekolah dan ma yarakat. Menggerakan parti ipa i ma yarakat. Menjamin terpeliharnya ekolah yang "ertangung ja!a" kepada ma yarakat dan ekolah.

%egitan Belajar Mengajar %o%ok dan tanggap terhadap ke"utuhan pe erta didik dan ma yarakat. Menyelenggrakan kegiatan pem"elajaran yang e&ekti&. Menyediakan program pengem"angan yang diperlukan pe erta didik. -erperan erta dalam memoti0a i i !a.

Sumber Da*a Manu ia

(0 Sumber Da*a +an A+mini tra i e&i ien.

Menyediakan kegiatan untuk pengem"angan pro&e i pada emua ta&. Menjamin ke ejahteraan ta& dan pe erta didik. Menyelenggarakan &orum#di ku i untuk mem"aha kemajuan kinerja ekolah.

Menyediakan dukungan admini trati&. Mengelola dan memelihara gedung dan arana ekolah.

'pa"ila melihat karakteri tik yang dide krip ikan di ata "erda arkan pada a pek geogra&i ,ndone ia yang "er"eda-"eda antara atu dengan yang lainnya, maka akan "erimplika i pada kemampuan dan %iri kha "agi ekolah dalam mengimplementa ikan manajemen "er"a i ekolah .M-$/. 'kan tetapi %iri kha

ter e"ut diharapkan dapat mem"erikan implika i po iti& terhadap peningkatan per onal ekolah, karena tenaga kependidikan dan pe erta didik umumnya datang dari "e"agai ektor atau latar "elakang yang "er"eda, eperti latar geogra&i , ke ukuan tingkat o ial, ekonomi, maupun politik. 'ta da ar itulah karakteri tik yang menerapkan manajemen "er"a i ekolah .M-$/ perlu

(( mengoptimali a ikan a pek-a pek tertentu, yaitu meningkatkan kinerja organi a i ekolah, pro e pem"elajaran, pengelolaan um"er daya manu ia, erta

pengelolaan um"er daya admini tra i. $elain itu kerja ama antara !arga ekolah yang meliputi guru, pega!ai, pe erta didik, dan !ali murid dengan ma yarakat haru di"angun ata da ar kredi"ilita yang tinggi. $ekolah haru dapat mema%u ma yarakat untuk ikut memiliki lem"aga yang "er angkutan guna menum"uhkan iklim kerja ama dengan menganut i tem tran paran i, "aik dalam program maupun dalam hal pengelolaan &inan ial .keuangan/. Di amping itu program yang ter u un oleh komponen ekolah haru mampu "er i&at "erkelanjutan .kontinuita /.

C. Tujuan Manajemen Berba i Sek!la"&MBS' Tujuan utama manajemen "er"a i ekolah .M-$/ adalah meningkatkan

e&i ien i mutu dan pemerataan pendidikan. Peningkatan e&i ien i di%apai melalui kelelua aan mengelola um"er daya yang ada, parti ipa i ma yarakat, dan

penyederhanaan "irokra i. Peningkatan mutu diperoleh melalui parti ipa i orang tua, kelenturan pengelolaan ekolah, peningakatan pro&e ionali me guru, adanya hadiah dan hukuman e"agai kontrol, erta hal lain yang dapat menum"uh kem"angkan ua ana yang kondu i&. Menurut 1u tini 4ardi, ada tiga tujuan manajemen "er"a i ekolah

.M-$/. Pertama, mengem"angkan kemampuan kepala ekolah "er ama guru dan un ur komite ekolah dalam a pek manajemen "er"a i meningkatkan mutu ekolah .M-$/ untuk

ekolah. 1edua, mengem"angkan kemampuan kepala

ekolah "er ama guru dan un ur komite ekolah dalam pelak anaan pem"elajaran

(2 yang akti& dan menyenangkan, "aik di lingkungan ekolah maupun di lingkungan etempat. 1etiga, mengem"angkan peran erta ma yarakat yang le"ih akti& dalam ma alah umum per ekolahan dari ekolah untuk mem"antu peningkatan mutu ekolah. 1ementerian Pendidikan Na ional mende krip ikan "ah!a tujuan pelak anaan M-$ adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan ini iati& ekolah dalam mengelola dan mem"erdayakan um"er daya yang ter edia, meningkatkan kepedulian !arga peyelenggaran pendidikan melalui ekolah dan ma yarakat dalam keputu an "er ama,

pengam"ilan

meningkatkan tanggung ja!a"

ekolah kepada orang tua, ma yarakat dan

pemerintah tentang mutu ekolahnya, erta meningkatkan kompeten i yang ehat antar ekolah tetang mutu pendidikan yang akan di%apai. $e%ara umum dapat diinterpreta ikan "ah!a dalam penyelenggaraan M-$ etidaknya ada empat a pek penting yang haru dijadikan pertim"angan, yaitu kualita .mutu/ dan rele0an i, keadilan, e&ekti0ita dan e&i ien i, erta

akunta"ilita . Manajemen "er"a i

ekolah .M-$/ "ertujuan men%apai mutu

(quality) dan rele0a i pendidikan yang etinggi-tingginya, dengan tolak ukur penilaian pada ha il (out)ut dan outcome) "ukan pada metodologi atau pro e nya. 'da yang memandang mutu dan rele0an i ini e"agai atu ke atuan u" tan i, artinya e"agai ha il pendidikan yang "ermutu ekaligu rele0an dengan "er"agai ke"utuhan dan kontek nya. -agi yang memi ahkan keduanya, maka mutu le"ih merujuk pada man&aat dari apa yang diperoleh i !a melalui pendidikan dalam "er"agai lingkup#tuntutan kehidupan .dampak/, terma uk jumlah ranah

pendidikan yang tidak diujikan.

(3

D. Man,aat Manajemen Berba i Sek!la" &MBS' Manajemen "er"a i ekolah .M-$/ mem"erikan ke"e"a an dan

ke!enangan yang lua kepala ekolah di ertai eperangkat tanggung ja!a". Dengan adanya otonomi yang mem"erikan tanggung ja!a" pengelolaan um"er daya dan pengem"angan trategi Manajemen -er"a i $ekolah .M-$/ e uai dengan kondi i etempat, ekolah dapat meningkatkan ke ejahteraan guru

ehingga guru dapat "erkon entra i dalam tuga utamanya, yaitu mengajar. $ejalan dengan pemikiran diata , - $uryo u"roto mengutarakan "ah!a otonomi di"erikan agar ekolah dapat lelua a mengelola um"er daya dengan mengaloka ikannya e uai dengan priorita ke"utuhan erta agar ekolah le"ih tanggap terhadap ke"utuhan lingkungan etempat. Maka dengan adanya otomoni ter e"ut, ekolah akan le"ih lelua a dalam mengimpro0i a i dirinya e uai dengan kemapuan. Dengan M-$, peme%ahan ma alah internal ekolah, "aik yang

menyangkut pro e pem"elajaran maupun um"er daya pendukungnya %ukup di"i%arakan di dalam ekolah dengan ma yarakatnya, ehingga tidak perlu

diangkat ke tingkat pemerintah daerah apalagi ke tingkat pu at yang 2jauh panggang dari api3*. Dengan kelelua aan mengelola um"er daya dan juga adanya parti ipa i ma yarakat, mendorong pro&e ionali me kepemimpinan ekolah yaitu kepala

ekolah "aik dalam peran e"agai manajer maupun e"agai e"agai pemimpin ekolah.
*

Dan

dengan

di"erikan

ke empatan

kepada

ekolah

dalam

4amAah -. Uno, Pro&e i 1ependidikan .Bakarta 5 -umi 'k ara, 20(0/,p.?*.

(4 mengem"angkan kurikulum, guru didorong untuk mengimpro0i a i dan "erino0a i dalam melakukan "er"agai ek perimenta i di lingkungan ekolah dengan tujuan menemukan ke e uaian antara teori dengan kenyataan. Peru"ahan yang paling menda ar dalam a pek manajemen kurikulum, "ah!a pendidikan haru mampu mengoptimali a ikan emua poten i

kelem"agaan yang ada dalam ma yarakat, "aik pada lem"aga-lem"aga pendidikan yang dikelola pemerintah, ma yarakat ataupun !a ta. Per yaratan da ar penetapan jeni kurikulum antara lain5 (. 1urikulum dikem"angkan "erda arkan minat dan "akat pe erta didik> 2. 1urikulum "erkaitan dengan karakteri tik poten i !ilayah etempat, mi alnya5 um"er daya alam ekonomi, pari!i ata, o ial-"udaya> 3. Dapat dikem"angkan e%ara nyata e"agai da ar penguat ektor u aha

pem"erdayaan ekonomi ma yarakat> 4. Pem"elajaran "erorienta i pada peningkatan kompeten i keterampilan untuk "elajar dan "ekerja, le"ih "er i&at aplikati& dan opera ional> *. Beni pengelola program "er ama- ama dengan pe erta didik, orang tua, tokoh ma yarakat, dan mitra kerja9. Dengan demikian manajemen "er"a i ekolah .M-$/ mendorong

pro&e ionli me guru dan terutama kepala ekolah e"agai pemimpin pendidikan yang ada di garda depan. Melalui pengem"angan kurikulum yang e&ekti& dan &lek i"el, ra a tanggap ekolah terhadap ke"utuhan ma yarakat etempat akan

Tim Do en 'dmini tra i Pendidikan UP,, 'l&a"eta, 20(0/, p.4(.

anajemen #endidikan .-andung 5

(* meningkat erta layanan pendidikan akan e uai dengan tuntutan pe erta didik dan ma yarakat eiring perkem"angan Aaman yang teru "eru"ah.

E. Implementa i Manajemen Berba i Sek!la" &MBS' Dari !aktu ke !aktu ke adaran ma yarakat terhadap urgen i pendidikan emakin meningkat dan mulai tampak dipermukaan. 4al ini dapat diindika ikan dengan animo ma yarakat yang "anyak menyekolahkan anak-anak mereka ke lem"aga yang kredi"el. Mereka adar "ah!a untuk menghadapi tantangan yang emakin "erat yang di e"a"kan oleh peru"ahan dan tantangan Aaman adalah ke iapan pada pengua aan ilmu pengetahuan. +leh karena itu lem"aga pendidikan yang maju dan mampu mem"erikan layanan yang mak imal e uai dengan ke"utuhan ma yarakat akan menjadi ekolah &a0orit. Dalam hal ini "ukan hanya in tan i yang "er i&at komer ial yang dituntut untuk "erkompeti i, akan tetapi lem"aga pendidikan juga dituntut untuk "er aing dengan lem"aga pendidikan yang lain guna mena!arkan ja a yang mempunyai ke e uaian dan ke era ian dengan ke"utuhan ma yarakat e"agai un ur eduka i. +leh e"a" itu lem"aga pendidikan haru memiliki i tem manajemen pendidikan yang "aik dan mampu menyong ong era kompeti i. Bika pendidikan ingin dilak anakan e%ara teren%ana dan teratur maka "er"agai eleman yang terli"at dalam kegiatan perlu dikenali. Untik itu, diperlukan pengkajian u aha pendidikan e"agai uatu i tem. $ejalan dengan tuntutan ter e"ut, pendidikan udah mulai "er"enah diri dan mengalami re&orma i e"agai "entuk kon ekuen i dari tuntutan itu.

Pemerintah dalam hal ini udah menyiapkan kon ep pengelolaan pendidikan,

yaitu kon ep manajemen "er"a i

(9 ekolah untuk diterapkan dilem"aga-lem"aga

pendidikan e"agai ja!a"an ata tuntutan Aaman. ,mplementa i manajemen "er"a i ekolah .M-$/, pada hakekatnya

adalah pem"erian otonomi yang le"ih lua kepada ekolah dengan tujuan akhir meningkatkan mutu ha il penyelenggaraan pendidikan, ehingga "i a

mengha ilkan pre ta i yang e"enarnya melalui penyelenggaraan manajerial yang mapan. Melalui peningkatan kinerja dan parti ipa i emua stakeholder-nya maka ekolah pada emua jenjang dan jeni pendidikan pada otonominya akan menjadi uatu in tan i pendidikan yang organik, demokrati , kreati&, ino0ati& erta unik dengan %iri kha endiri untuk melakukan pem"aruan endiri (self reform). ekolah memiliki !e!enang untuk mengam"il

Dalam kontek ini

keputu an. Menurut $yahril $agala, kekua aan yang dimiliki ekolah antara lain mengam"il keputu an dengan rekruitmen erta pengelolaan guru dan pega!ai admini tra i erta keputu an "erkaitan dengan pengelolaan ekolah. 'dapun

komponen yang dide entrali a ikan adalah manajemen kurikulum, manajemen tenaga kependidikan, manajemen ke i !aan, manajemen pendanaan manajemen hu"ungan erta

ekolah dengan ma yarakat. $e%ara 0i uali ti , ekolah .M-$/ yang dimak ud dapat dilihat

implementa i manajemen "er"a i pada kema di"a!ah ini. &n)ut &n)ut

Pro Proe e

"ut)ut "ut)ut

,mplementa ,mplementai i Manajemen Manajemen 1urikulum, Tenaga 1urikulum, Tenaga 1ependidikan, 1ependidikan, 1e 1eungan, 1ei i!aan, !aan, 1eungan, dan 4u"ungan $ekolah dan 4u"ungan $ekolah Dengan Ma Dengan Mayarakat. yarakat.

Pro Proe e Pem"elajaran Pem"elajaran

Pre -elajar Preta tai i -elajar 8ang Meningkat 8ang Meningkat

(< #ambar -. -agan ,mplenta i Manajemen -er"a i $ekolah .M-$/< .. .akt!r/.akt!r *ang Perlu Diper"atikan +alam Manajemen Berba i Sek!la" &MBS' 1ajian yang dirumu kan oleh -PPN dan -ank Dunia merumu kan "e"erapa &aktor yang "erkaitan dengan manajemen "er"a i dintaranya adalah5 $. %e0ajiban Sek!la" Manajemen "er"a i ekolah .M-$/ yang mena!arkan kelelua aan ekolah .M-$/

pengelolaan ekolah memiliki poten i yang "e ar dalam men%iptakan kepala ekolah, guru, dan pengelola i item pendidikan pro&e ional. +leh karena itu pelak anaannya haru di ertai eperangkat ke"ijakan, erta monitoring dan

tuntutan pertangungja!a"an .akunta"el/ yang relati& tinggi, untuk menjamin "ah!a ekolah elain memiliki otonomi juga mempunyai ke"ijakan melak anakan ke"ijakan pemerintah dan memenuhi harapan ma yarkat ekolah. Dengan

demikian, ekolah dituntut mampu menampilkan pengelolaan um"er daya e%ara tran paran, demokrati , tanpa monopoli dan tanggung ja!a" "aik terhadap ma yarakat maupun pemerintah, dalam rangka meningkatkan kapa ita pelayanan terhadap pe erta didik. -. %ebijakan +an Pri!rita Pemerinta" Pemerintah e"agai penanggung ja!a" pendidikan na ional "erhak

merumu kan ke"ijakan-ke"ijakan yang menjadi priorita na ional terutama yang

<

Umiar o 6 ,mam 7ojali' o).cit.' ).?<.

(? "erkaitan dengan program peningkatan melek huru& dan angka (literacy and numeracy), e&i ien i, mutu, dan pemerataan pendidikan. Dalam hal-hal ter e"ut, ekolah tidak diper"olehkan untuk "elajar endiri dengan menga"aikan ke"ijakan dan tandar yang ditetapkan oleh pemerintah yang dipilih e%ara demokrati . 'gar priorita -priorita pemerintah dilakukan oleh ekolah dan emua akti0ita ditujukan untuk mem"erikan pelayanan kepada pe erta didik ehingga dapat "elajar dengan "aik, pemerintah perlu merumu kan eperangkat pedoman tentang pelak anaan M-$. Pedoman-pedoman ter e"ut, terutama ditujukan untuk menjamin "ah!a ha il pendidikan (student outcomes) tere0alu i dengan "aik, ke"ijakan-ke"ijakan pemerintah dilak anakan e%ara e&ekti&, ekolah diopera ikan dalam rangka yang di etujui pemerintah, dan anggaran di"elanjakan dengan tujuan. 1. Peranan )rang Tua +an Ma *arakat M-$ menuntut dukungan tenaga kerja yang terampil dan "erkualita untuk mem"angkitkan moti0a i kerja yang le"ih produkti& dan mem"erdayakan otorita daerah etempat, erta menge&i ienkan i tem dan menghilangkan e uai

"irokra i yang tumpang tindih. Untuk kepentingan ter e"ut, diperlukan parti ipa i ma yaraka dan hal ini merupakan alah atu a pek penting dalam Manajemen -er"a i $ekolah .M-$/. Melalui de!an ekolah (school council), orang tua dan ma yarakat dapat "erparti ipa i dalam pem"uatan "er"agai keputu an. Dengan demikian, ma yarakat dapat le"ih memahami, erta menga!a i dan mem"antu ekolah dalam pengelolaan terma uk kegiatan "elajar-mengajar. -e arnya parti ipa i ma yarakat dalam pengeloaan ekolah ter e"ut mungkin dapat

() menim"ulkan ran%unya kepentingan antar ekolah, orang tua, dan ma yarakat. Dalam hal ini pemerintah perlu merumu kan "entuk parti ipa i .pem"agian tuga / etiap un ur e%ara jela dan tega . 2. Peranan Pr!,e i!nali me +an Manajerial Manajemen "er"a i ekolah .M-$/ menuntut peru"ahan-peru"ahan

tingkah laku kepala ekolah, guru, dan tenaga admini tra i dalam mengopera ikan ekolah. Pelak anaan M-$ "erpoten i meningkatkan ge ekan pranata yang "er i&at pro&e ional dan manajerial. Untuk memenuhi per ayaratan pelak anaan M-$, kepala ekolah, guru, tenaga admini tra i haru memiliki kedua i&at ter e"ut yaitu pro&e ional dan manjerial. Mereka haru memiliki pengetahuan yang mendalam tentang pe erta didik dan prin ip-prin ip pendidikan untuk menjamin "ah!a keputu an penting yang di"uat oleh ekolah, dida arkan ata pertim"angan-pertim"angan pendidikan. 1epala ekolah khu u nya, perlu pemerintah maupun

mempelajari dengan teliti, "aik ke"ijakan dan priorita priorita

ekolah endiri. Untuk kepentingan ter e"ut, kepala ekolah haru 5

a. Memiliki kemampuan untuk "erkola"ora i dengan guru dan ma yarakat ekitar ekolah> ". Memiliki pemahaman dan !a!a an yang lua tentang teori pendidikan dan pem"elajaran> %. Memiliki kemampuan dan keterampilan untuk menganali i itua i ekarang

"erda arkan apa yang eharu nya erta mampu memperkirakan kejadian di ma a depan "erda arkan itua i ekarang>

20 d. Memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengidenti&ika i ma alah dan ke"utuhan yang "erkaitan dengan e&ekti0ita pendidikan di ekolah> e. Mampu meman&aatkan "er"agai peluang, menjadikan tantangan peluang, erta mengkon eptualkan arah "aru untuk peru"ahan. Pemahaman terhadap i&at pro&e ional dan manjerial ter e"ut angat e"agai

penting agar peningkatan e&i ien i, mutu, dan pemerataan erta uper0i i dan monitoring yang direna%anakan ekolah "etul-"etul untuk men%apai tujuan

pendidikan e uai dengan kerangka ke"ijakan pemerintah dan tujuan ekolah. 3. Pengembangan Pr!,e i Dalam manajemen "er"a i ekolah .M-$/ pemerintah haru manjamin

"ah!a emua un ur penting tentang kependidikan . um"er manu ia/ menerima pengem"angan pro&e i yang diperlukan untuk mengelola ekolah e%ara e&ekti&. 'gar ekolah dapat mengam"il man&aat yang dita!arkan M-$, perlu e"agai

dikem"angkan adanya pu at pengem"angan pro&e i, yang "er&ung i

penyedia ja a pelatihan "agi tenaga kependidikan untuk M-$. $elain itu, penting untuk di%atat e"aik-"aiknya ekolah dan ma yarakat perlu dili"atkan dalam pro e M-$ edini mungkin. Mereka tidak perlu hanya menunggu, tetapi

meli"atkan diri dalam di ku i-di ku i tentang M-$ dan "erini iati& untuk menyelenggarakan tentang a pek-a pek yang terkait?.

#. Strategi Pelak anaan Manajemen Berba i Sek!la"

Mulya a, p.29.

anajemen *erbasis Sekolah .-andung 5 PT. Cemaja Co da 1arya, 2004/

2( Pada da arnya, mengu"ah pendekatan manajemen "er"a i pu at menjadi manajemen "er"a i ekolah "ukanlah merupakan one+shot and quick+fix, akan

tetapi merupakan pro e yang "erlang ung e%ara teru meneru dan meli"atkan emua un ur yang "ertanggung ja!a" dalam penyelenggaraan pendidikan per ekolahan. +leh karena itu, melak anakan manajemen "er"a i (. trategi utama yang perlu ditempuh dalam ekolah adalah e"agai "erikut5 ekolah ke eluruh !arga

Men o ialia ikan kon ep manajemen "er"a i

ekolah, yaitu guru, i !a, !akil-!akil kepala ekolah, kon elor, karya!an dan un ur-un ur terkait lainnya .orangtua murid, penga!a , dan in tan i terkait/ melalui eminar, di ku i, &orum ilmiah, dan media ma a. Dalam o iali a i ini hendaknya juga di"a%a dan dipahami i tem, "udaya, dan um"er daya ekolah yang ada e%ermat-%ermatnya dan dire&lek ikan

ke%o%okannya dengan i tem, "udaya, dan um"er daya yang di"utuhkan untuk penyelenggaraan manajemen "er"a i 2. Melakukan anali i ekolah.

itua i ekolah dan luar ekolah yang ha ilnya "erupa

tantangan nyata yang haru dihadapi oleh ekolah dalam rangka mengu"ah manajemen "er"a i pu at menjadi manajemen "er"a i ekolah. Tantangan

adalah eli ih .ketidak e uaian/ antara keadaan ekarang .manajemen "er"a i pu at/ dan keadaan yang diharapkan .manajemen "er"a i ekolah/. 1arena

itu, "e ar ke%ilnya ketidak e uaian antara keadaan ekarang .kenyataan/ dan keadaan yang diharapkan .idealnya/ mem"eritahukan "e ar ke%ilnya tantangan .lon%atan/.

3.

Merumu kan tujuan manajemen "er"a i

22 itua ional yang akan di%apai dari pelak anaan

ekolah "erda arkan tantangan nyata yang dihadapi.

$egera etelah tujuan itua ional ditetapkan, kriteria ke iapan etiap &ung i dan &aktor-&aktornya ditetapkan. 1riteria inilah yang akan digunakan e"agai tandar atau kriteria untuk mengukur tingkat ke iapan etiap &ung i dan &aktor&aktornya. 4. Mengidenti&ika i &ung i-&ung i yang perlu dili"atkan untuk men%apai tujuan itua ional dan yang ma ih perlu diteliti tingkat ke iapannya. Untuk men%apai tujuan itua ional yang telah ditetapkan, maka perlu diidenti&ika i &ung i-&ung i mana yang perlu dili"atkan untuk men%apai tujuan itua ional dan yang ma ih perlu diteliti tingkat ke iapannya. Dung i-&ung i yang dimak ud meliputi antara lain5 pengem"angan kurikulum, pengem"angan tenaga kependidikan dan nonkependidikan, pengem"angan i !a,

pengem"angan iklim akademik ekolah, pengem"angan hu"ungan ekolahma yarakat, pengem"angan &a ilita , dan &ung i-&ung i lain. *. Menentukan tingkat ke iapan etiap &ung i dan &aktor-&aktornya melalui anali i $:+T, yang dilakukan dengan mak ud mengenali tingkat ke iapan etiap &ung i dari ke eluruhan &ung i yang diperlukan untuk men%apai tujuan itua ional yang telah ditetapkan. 'nali i $:+T dilakukan terhadap

ke eluruhan &aktor dalam etiap &ung i, "aik &aktor yang tergolong internal maupun ek ternal. yang dinyatakan e"agai5 kekuatan, "agi &aktor yang

tergolong internal> )eluang, "agi &aktor yang tergolong &aktor ek ternal. $edang tingkat ke iapan yang kurang memadai, artinya tidak memenuhi ukuran ke iapan, dinyatakan "ermakna5 kelemahan, "agi &aktor yang

23 tergolong &aktor internal> dan ancaman, "agi &aktor yang tergolong &aktor ek ternal. 9. Memilih langkah-langkah peme%ahan .peniadaan/ per oalan, yakni tindakan yang diperlukan untuk mengu"ah &ung i yang tidak iap menjadi &ung i yang iap. $elama ma ih ada per oalan, yang ama artinya dengan ada ketidak iapan &ung i, maka tujuan itua ional yang telah ditetapkan tidak akan ter%apai. +leh karena itu, agar tujuan itua ional ter%apai, perlu dilakukan tindakan-tindakan yang mengu"ah ketidak iapan menjadi ke iapan &ung i. Tindakan yang dimak ud laAimnya di e"ut langkah+langkah )emecahan )ersoalan, yang hakekatnya merupakan tindakan mengata i makna kelemahan dan#atau an%aman, agar menjadi kekuatan dan#atau peluang, yakni dengan meman&aatkan adanya atu#le"ih &aktor yang "ermakna kekuatan dan#atau peluang. <. -erda arkan langkah-langkah peme%ahan per oalan ter e"ut, ekolah

"er ama- ama dengan emua un ur-un urnya mem"uat ren%ana untuk jangka pendek, menengah, dan panjang, "e erta program-programnya untuk mereali a ikan ren%ana ter e"ut. $ekolah tidak elalu memiliki um"er daya yang %ukup untuk melak anakan manajemen "er"a i ekolah idealnya,

ehingga perlu di"uat ekala priorita jangka pendek, menengah, dan panjang. ?. Melak anakan program-program untuk mereali a ikan ren%ana jangka pendek manajemen "er"a i ekolah. Dalam pelak anaan, emua input yang

diperlukan untuk "erlang ungnya pro e .pelak anaan/ manajemen "er"a i ekolah haru iap. Bika input tidak iap#tidak memadai, maka tujuan

24 itua ional tidak akan ter%apai. 8ang perlu diperhatikan dalam pelak anaan adalah pengelolaan kelem"agaan, pengelolaan program, dan pengelolaan pro e "elajar mengajar. Pemantauan terhadap pro e "er"a i dan e0alua i terhadap ha il manajemen

ekolah perlu dilakukan. 4a il pantauan pro e dapat digunakan e"agai

umpan "alik "agi per"aikan penyelenggaraan dan ha il e0alua i dapat digunakan untuk mengukur tingkat keter%apaian tujuan itua ional yang telah dirumu kan. Demikian kegiatan ini dilakukan e%ara teru -meneru , ehingga pro e dan ha il manajemen "er"a i ekolah dapat dioptimalkan.

2*

BAB III PENUTUP

Mengu"ah manajemen "er"a i

pu at menjadi manajemen "er"a i

ekolah .tran i i/ merupakan pro e yang panjang dan meli"atkan "anyak pihak. Tran i i ini memerlukan penye uaian-penye uaian, "aik i tem . truktur/nya, kulturnya, maupun &igurnya, dengan tuntutan-tuntutan "aru manajemen "er"a i ekolah. +leh karena itu, kita tidak "ermimpi "ah!a peru"ahan ini akan "erlang ung ekali jadi dan "aik ha ilnya. Dengan demikian, &lek i"ilta dan ek perimenta i-ek perimenta i yang mengha ilkan kemungkinan-kemungkinan "aru dalam penyelenggaraan manajemen "er"a i ekolah perlu didorong.

$atu %ara yang "erguna dalam menyimpulkan adalah melihat tantangan e"agai atu %ara men%iptakan uatu jeni i tem pendidikan "aru yang e uai

a"ad ke-2(. 1ita mem"utuhkan i tem- i tem "aru yang teru -meneru mampu merekon&igura i kem"ali dirinya untuk men%iptakan um"er nilai pu"lik "aru. ,ni "erarti e%ara interakti& menghu"ungkan lapi an-lapi an dan &ung i tata kelola yang "er"eda, "ukan men%ari %etak "iru (blue)rint) yang tati yang mem"ata i "erat relati&nya. Pertanyaan menda ar "ukannya "agaimana kita e%ara tepat dapat

men%apai ke eim"angan yang tepat antara lapi an-lapi an pu at, regional, dan lokal atau antara ektor- ektor "er"eda5 pu"lik, !a ta, dan ukarela. Bu tru, kita perlu "ertanya "agaimana uatu i tem e%ara ke eluruhan menjadi le"ih dari ekedar jumlah dari "agian-"agiannyaE

29

$e%ara ederhana dapat dikatakan "ah!a manajemen "er"a i

27 ekolah

"ukanlah 2 enjata ampuh3 yang akan menghantar pada harapan re&orma i ekolah. -ila diimplementa ikan dengan kondi i yang "enar, ia menjadi atu dari ekian trategi yang diterapkan dalam pem"aruan teru -meneru dengan trategi yang meli"atkan pemerintah, penyelenggara, de!an manajemen ekolah dalam atu i tem ekolah.

DA.TAR PUSTA%A

4amAah -. Uno, Pro&e i 1ependidikan, Bakarta 5 -umi 'k ara, 20(0. Mulya a, anajemen *erbasis Sekolah, -andung 5 PT. Cemaja Co da 1arya, 2004. anajemen #endidikan, -andung 5

Tim Do en 'dmini tra i Pendidikan UP,, 'l&a"eta, 20(0. Umiar o 6 ,mam 7ojali, anajemen 8ogyakarta5 ,r%i od, 20(0.

utu Sekolah di !ra "tonomi #endidikan

2?