Anda di halaman 1dari 13

Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro, dan Kebijakan Ekonomi (Materi Ringkasan) Kegiatan ekonomi manusia dilakukan dengan tujuan

untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia memerlukan panduan dalam melakukan kegiatan ekonominya. Permasalahan ekonomi yang dihadapi manusia dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Hal tersebut dapat mempengaruhi kebijakan ekonomi pemerintah. (Selengkapnya baca artikel tentang Ekonomi)

1. Ekonomi Mikro
Ekonomi mikro mempelajari bagian kecil dari kegiatan perekonomian. alam kegiatan ekonomi manusia terdapat beberapa permasalahan yang tergolong dalam lingkup yang lebih kecil. Secara umum, ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi dalam lingkup indi!idu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Pembahasannya meliputi peman"aatan sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat serta perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar. #akupan pembahasan ekonomi terbatas pada kegiatan ekonomi yang lebih sempit dan khusus. alam ekonomi mikro terdapat beberapa komponen yang dibahas sebagai berikut$ %. &nteraksi di pasar barang '. &nteraksi di pasar "aktor produksi (. Perilaku produsen dan konsumen

2. Ekonomi Makro
)erbeda dengan ekonomi mikro, cakupan pembahasan dalam ekonomi makro lebih luas. Ekonomi lebih umum dalam mempelajari peristi*a dan kegiatan ekonomi yang terjadi. Ekonomi makro menganalisis perubahan ekonomi rumah tangga, perusahaan, dan pasar secara luas. Hal ini berkaitan dengan permasalahan permintaan dan pena*aran agregat, seperti pendapatan nasional, pengangguran, jumlah uang yang beredar, laju in"lasi, pertumbuhan ekonomi, dan neraca pembayaran internasional. alam ekonomi makro dibahas beberapa komponen sebagai berikut$ %. Peman"aatan sumber daya ekonomi '. Stabilitas ekonomi (. Pertumbuhan ekonomi +. Ekonomi internasional ,. -eraca pembayaran internasional .. -ilai tukar mata uang /. &n"lasi 0. Peredaran uang

3. Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro


Secara umum, perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro terletak pada keluasan pembahasan dan ruang lingkupnya. Ekonomi mikro memiliki pembahasan yang lebih sempit terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Sementara itu, ekonomi makro

memiliki ruang lingkup yang lebih luas mengenai kegiatan ekonomi masyarakat. Perbedaan pembahasan ekonomi mikro dan ekonomi makro dapat dilihat melalui tabel berikut$
Variabel Produksi Harga Ekonom Mikro Ekonomi Makro

Jumlah produksi suatu 1. Jumlah produksi nasional perusahaan 2. PDB Harga tiap-tiap barang 1. Harga agregat 2. harga produsen dan konsumen 3. Harga inflasi Pendapatan pekerja Jumlah kar a!an di suatu perusahaan Pendapatan nasional 1. Kesempatan kerja se"ara nasional 2. #ingkat pengangguran

Pendapatan Ketenagakerjaan

4. Permasalahan Ekonomi di Indonesia


Permasalahan yang terjadi di suatu negara dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi. i &ndonesia permaslahan ekonomi dapat menghambat ter*ujudnya suatu keadilan dan kesejahteraan masyarakat. )eberapa permasalah ekonomi &ndonesia adalah sebagai berikut$ %. 1endahnya pertumbuhan ekonomi '. Kemiskinan (. Pengangguran +. Kesenjangan penghasilan ,. &n"lasi

5. Kebijakan Ekonomi Pemerintah


Kebijakan yang ditetapkan pemerintah &ndonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan di bidang perekonomian. Sasaran kebijakan ekonomi yang ditetapkan pemerintah sebagai berikut$ Menambah persediaan dan memperluas distribusi bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, seperti bahan pangan, perumahan, kesehatan, dan lingkungan yang sehat. Meningkatkan tara" hidup masyarakat dengan cara memperluas kesempatan kerja, menaikkan tingkat upah minimum regional, dan menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. Memperluas jangkauan pilihan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata. 2paya yang dilakukan oleh pemerintah adalah membebaskan masyarakat dari penindasan dan ketergantungan serta mempermudah akses kesehatan dan pendidikan. )eberapa kebijakan yang ditetapkan pemerintah guna mengatasi permasalahan ekonomi adalah sebagai berikut$ %. Kebijakan fiskal. 3dalah kebijakan terkait dengan penerimaan dan pengeluaran negara. )iasanya kebijakan "iskal berkaitan dengan penggunaan

pajak dan pengeluaran pemerintah dalam rangka mengatasi masalah kemiskinan. '. Kebijakan moneter. 3dalah kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan arus uang beredar dalam perekonomian. (. Kebijakan harga. 3dalah kebijakan pemerintah yang terkait dengan hajat hidup rakyat banyak. )iasanya berupa subsidi supaya semua rakyat memiliki kemampuan untuk membeli. +. Kebijakan perdagangan internasional. Kebijakan ini berkaitan dengan kegiatan atau kerja sama antar negara di dunia.

Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi


o

Pengertian Ilmu Ekonomi &stilah 4ekonomi5 berasal dari bahasa 6unani oikonomia, yaitu gabungan kata oikos7nomos. 8ikos berarti rumah tangga, sedangkan nomos berarti aturan. 8ikonomia mengandung arti aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.

Secara istilah, ilmu ekonomi yaitu ilmu yang mempelajari berbagai tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. erdasarkan ruang lingkupnya, ilmu ekonomi terbagi dalam kedua kajian yakni Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro. !dapun pengertiannya yaitu sebagai berikut " # Ekonomi Mikro Ekonomi Mikro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisa bagian$bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian (dalam lingkup kecil) seperti harga, biaya produksi, perilaku produsen, perilaku konsumen, permintaan, pena%aran, teori produksi, elastisitas, dan lain$lain. Ekonomi mikro mempelajari bagaimana rumah tangga indi&idual atau perusahaan pengambil keputusan dan melakukuan interaksi di pasar tertentu. 'ontohnya seperti bagaimana harga suatu barang terbentuk( agaimana menentukan harga( agaimana memproduksi untuk mencapai tingkat paling e)isien( agaimana perusahaan memperoleh laba maksimum( agaimana konsumen memperoleh kepuasan maksimum( # Ekonomi Makro Ekonomi Makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis kegiatan perekonomian secara keseluruhan (dalam lingkup luas) seperti in)lasi, pendapatan nasional, kesempatan kerja, pengangguran, kebijakan )iskal, kebijakan moneter, neraca pembayaran, in&estasi, dan lain$lain. Ekonomi Makro mengkaji )enomena perekonomian secara menyeluruh atau luas. 'ontoh " in)lasi, pengangguran, pendapatan nasional, kesempatan kerja, pengangguran, kebijakan )iskal, kebijakan moneter, neraca, pembayaran, in&estasi, dan pertumbuhan ekonomi. Kedua kajian tersebut pada dasarnya adalah menjelaskan mekanisme dari kegiatan ekonomi. !dapun jenis$jenis analisis ilmu ekonomi yaitu sebagai berikut " # *eori Ekonomi (Analysa Economic), yakni ilmu yang menerangkan hubungan peristi%a$ peristi%a ekonomi kemudian merumuskan hubungan$hubungan itu dalam suatu hokum ekonomi. 'ontoh " +ukum ,ermintaan ( Jika harga suatu barang naik maka jumlah barang yang diminta akan berkurang. Jika harga barang turun maka jumlah barang yang diminta akan bertambah), +ukum ,ena%aran (Jika harga barang naik maka jumlah yang ditawarkan akan bertambah. Jika harga barang turun maka jumlah yang ditawarkan akan berkurang ), *eori ,roduksi, dan lain$lain. # Ekonomi -eskripti) (Descriptive Economics), yakni ilmu yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari %ujud dalam perekonomian. 'ontohnya seperti keadaan petani di .a%a *engah, in)lasi yang meningkat pada tahun /001, dan lain$lain. # Ekonomi terapan (Aplied Economics), yakni ilmu ekonomi yang mengkaji tentang kebijakan$ kebijakan yang perlu dilaksanakan dalam mengatasi masalah$masalah ekonomi. 'ontoh " Ekonomi Moneter, Ekonomi Koperasi, Ekonomi ,erusahaan, dan lain$lain.

,ada intinya, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mengakui realitas kelangkaan lalu memikirkan cara mengorganisasikan masyarakat dalam suatu acara yang menghasilkan peman)aatan sumber daya ekonomi yang paling e)isien. -isinilah ilmu ekonomi memberikan kontribusinya (sumbangan) yang unik. ,engkajian ilmu ekonomi dilakukan dalam dua tingkatan. ,ertama, pengkajian berdasarkan keputusan rumah tangga indi&idual dan perusahaan. -apat dikaji interaksi rumah tangga indi&idual dan perusahaan di pasar untuk barang dan jasa tertentu. Kedua, dapat dikaji operasi perekonomian secara menyeluruh yang merupakan kumpulan dari semua pengambil keputusan di semua pasar. o

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

!dapun perbedaan antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro dapat dibedakan dari tiga aspek yaitu sebagai berikut " !spek +arga 2nit !nalisis Ekonomi Mikro
+arga adalah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja) ,embahasan tentang kegiatan ekonomi secara indi&idual. 'ontoh " permintaan dan pena%aran, perilaku produsen, perilaku konsumen, pasar, penerimaan, biaya, laba atau rugi perusahaan. 3ebih menitik beratkan pada analisa tentang cara mengalokasikan sumber daya supaya dapat dicapai kombinasi yang tepat.

Ekonomi Makro
+arga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan) ,embahasan tentang kegiatan ekonomi secara keseluruhan. 'ontoh " pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, in)lasi, pengangguran, in&estasi, dan kebijakan ekonomi. 3ebih menitik beratkan pada analisa tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara menyeluruh.

*ujuan !nalisis

'ontoh ,enerapan Konsep Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Ekonomi Mikro $ $ $ $ $ 4nteraksi antara produsen dan konsumen di pasar untuk mencapai kesepakatan harga. Kenaikan harga minyak di pasar ,enurunan jumlah produksi padi. ,enentuan harga jual beras. ,enetapan harga keseimbangan

Ekonomi Makro $ $ $ $ $ Kenaikan de)isit anggaran pemerintah. ,engangguran yang terus meningkat. *ingkat kemiskinan tinggi. Ketidakmerataan pembangunan di setiap daerah. Ketidakmerataan distribusi pendapatan masyarakat. o ,eran dan 5ungsi ,emerintah di idang Ekonomi

-alam upaya peningkatan kehidupan ekonomi, indi&idu, dan anggota masyarakat tidak hanya tergantung pada peranan pasar melalui sektor s%asta. ,eran pemerintah dan mekanisme pasar (interaksi permintaan dan pena%aran pasar) merupakan hal yang bersi)at komplementer (bukan substitusi) dengan pelaku ekonomi lainnya. ,emerintah sebagai salah satu pelaku ekonomi (rumah tangga pemerintah), memiliki )ungsi penting dalam perekonomian yaitu ber)ungsi sebagai stabilisasi, alokasi, dan distribusi. !dapun penjelasannya sebagai berikut " o 6 5ungsi Stabilisasi, yakni )ungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial politik, hokum, pertahanan, dan keamanan.

o o

6 5ungsi !lokasi, yakni )ungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa publik seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan )asilitas penerangan, dan telepon. 6 5ungsi -istribusi, yakni )ungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.

,erlunya peran dan )ungsi pemerintah dalam perekonomian, yaitu sebagai berikut" # ,embangunan ekonomi dibanyak negara umumnya terjadi akibat inter&ensi pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung. 4nter&ensi pemerintah diperlukan dalam perekonomian untuk mengurangi dari kegagalan pasar (market failure) seperti kekakuan harga monopoli dan dampak negati) kegiatan usaha s%asta contohnya pencemaran lingkungan. # Mekanisme pasar tidak dapat ber)ungsi tanpa keberadaan aturan yang dibuat pemerintah. !turan ini memberikan landasan bagi penerapan aturan main, termasuk pemberian sanksi bagi pelaku ekonomi yang melanggarnya. ,eranan pemerintah menjadi lebih penting karena mekanisme pasar saja tidak dapat menyelesaikan semua persoalan ekonomi. 2ntuk menjamin e)isiensi, pemerataan dan stabilitas ekonomi, peran dan )ungsi pemerintah mutlak diperlukan dalam perekonomian sebagai pengendali mekanisme pasar. Kegagalan pasar (market failure) adalah suatu istilah untuk menyebut kegagalan pasar dalam mencapai alokasi atau pembagian sumber daya yang optimum. +al ini khususnya dapat terjadi jika pasar didominasi oleh para pemasok monopoli produksi atau konsumsi dan sebuah produk mengakibatkan dampak sampingan (eksternalitas), seperti rusaknya ekosistem lingkungan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, negara atau pemerintah memiliki )ungsi yang penting dalam kehidupan ekonomi, terutama yang berkaitan dengan penyediaan barang dan jasa. arang dan jasa tersebut sangat diperlukan masyarakat dan disebut sebagai kebutuhan publik. Kebutuhan publik meliputi dua macam barang, yaitu barang dan jasa publik dan barang dan jasa pri&at. !dapun penjelasannya sebagai berikut " o arang dan jasa publik adalah barang dan jasa yang peman)aatannya dapat dinikmati bersama. 'ontoh barang dan jasa publik yaitu jalan raya, )asilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, air minum, dan penerangan. -engan pertimbangan skala usaha dan e)isiensi, negara melakukan kegiatan ekonomi secara langsung sehingga masyarakat dapat lebih cepat dan lebih murah dalam meman)aatkan barang dan jasa tersebut. arang dan jasa pri&at adalah barang dan jasa yang diproduksi dan penggunaannya dapat dipisahkan dari penggunaan oleh orang lain. 'ontoh " pembelian pakaian akan menyebabkan hak kepemilikan dan penggunaan barang berpindah kepada orang yang membelinya. arang ini umumnya diupayakan sendiri oleh masing$masing orang.

Selain itu, peran penting pemerintah baik secara langsung dan tidak langsung didalam di dalam kehidupan ekonomi adalah untuk menghindari timbulnya eksternalitas, khususnya dampak sampingan bagi lingkungan alam dan sosial. ,ada umumnya sektor pasar (sektor s%asta) tidak mampu mengatasi dampak eksternalitas yang merugikan seperti pencemaran lingkungan yang timbul karena persaingan antar lembaga ekonomi. Misalnya, sebuah pabrik tekstil yang berada dalam pasar persaingan sempurna. Menurut standar industri yang sehat, pabrik tersebut seharusnya membangun )asilitas pembuangan limbah. !kan tetapi, mereka membuangnya kesungai. .ika pemerintah tidak mengambil tindakan tegas, dengan memaksa pabrik tersebut membangun )asilitas pembuangan limbah pabrik akan semakin banyak penduduk yang merasa dirugikan atas limbah atau polusi yang diakibatkan adanya kegiatan dalam pabrik tersebut. Selain memberi peringatan kepada tersebut, pemerintah juga mengenakan pajak polusi untuk mendanai kerugian$kerugian yang lain. ,ada intinya, pemerintah ikut serta dalam kegiatan perekonomian supaya menanggulangi kegagalan pasar sehingga tidak adanya eksternalitas yang merugikan banyak pihak. !dapun

bentuk dari peran pemerintah yakni dengan melakukan inter&ensi baik secara langsung maupun tidak langsung. -iba%ah ini merupakan penjelasannya " o 4nter&ensi ,emerintah dalam ,erekonomian

2ntuk mengatasi kegagalan pasar (market failure) seperti kekakuan harga, monopoli, dan eksternalitas yang merugikan maka peran pemerintah sangat diperlukan dalam perekonomian suatu negara. ,eranan ini dapat dilakukan dalam bentuk inter&ensi secara laungsung maupun tidak langsung. erikut adalah inter&ensi pemerintah secara langsung dan tidak langsung dalam penentuan harga pasar untuk melindungi konsumen atau produsen melalui kebijakan penetapan harga minimum (floor price) dan kebijakan penetapan harga maksimum (ceiling price). 1. a. $nter%ensi Pemerintah se"ara &angsung %. 1. Penetapan Harga 'inimum (floor price) Penetapan harga minimum atau harga dasar ang dilakukan oleh pemerintah bertujuan untuk melindungi produsen* terutama untuk produk dasar pertanian. 'isaln a harga gabah kering terhadap harga pasar ang terlalu rendah. Hal ini dilakukan supa a tidak ada tengkulak (orang+pihak ang membeli dengan harga murah dan dijual kembali dengan harga ang mahal) ang membeli produk tersebut diluar harga ang telah ditetapkan pemerintah. Jika pada harga tersebut tidak ada ang membeli* pemerintah akan membelin a melalui B,&-. (Badan ,saha &ogistik) kemudian didistribusikan ke pasar. /amun* mekanisme penetapan harga seperti ini sering mendorong mun"uln a praktik pasar gela* aitu pasar ang pembentukan hargan a di luar harga minimum. ,ntuk mengetahui proses terbentukn a harga minimum* dapat dilihat pada Kur%a 0.1 sebagai berikut 1 2. 2. Penetapan Harga 'aksimum (ceiling price) Penetapan harga maksimum atau Harga 2"eran #ertinggi (H2#) ang dilakukan pemerintah bertujuan untuk melindungi konsumen. Kebijakan H2# dilakukan oleh pemerintah jika harga pasar dianggap terlalu tinggi diluar batas da a beli mas arakat (konsumen). Penjual tidak diperbolehkan menetapkan harga diatas harga maksimum tersebut. 3ontoh penetapan harga maksimum di $ndonesia antara lain harga obat-obatan diapotek* harga BB'* dan tariff angkutan atau transportasi seperti tiket bus kota* tarif kereta api dan tarif taksi per kilometer. 4eperti haln a penetapan harga minimum* penetapan harga maksimum juga mendorong terjadin a pasar gelap. 5dapun proses Penetapan Harga 'aksimum (ceiling price) dapat di lihat dalam kur%a 0.2 sebagai berikut 1 3. b. $nter%ensi Pemerintah se"ara #idak &angsung %. 1. Penetapan Pajak Kebijakan penetapan pajak dilakukan oleh pemerintah dengan "ara mengenakan pajak ang berbedabeda untuk berbagai komoditas. 'isaln a untuk melindungi produsen dalam negeri* pemerintah dapat meningkatkan tarif pajak ang tinggi untuk barang impor. Hal tersebut men ebabkan konsumen membeli produk dalam dalam negeri ang hargan a relatif lebih murah. 5dapun proses penetapan pajak dapat di lihat sebagai berikut 1 4. ,emberian Subsidi ,emerintah dapat melakukan inter&ensi atau campur tangan dalam pembentukan harga pasar yaitu melalui pemberian subsidi. Subsidi biasanya diberikan pemerintah kepada perusahaan$ perusahaan penghasil barang kebutuhan pokok. Subsidi juga diberikan kepada perusahaan yang baru berkembang untuk menekan biaya produksi supaya mampu bersaing terhadap produk$ produk impor. Kebijakan ini ditempuh pemerintah dalam upaya pengendalian harga untuk melindungi produsen maupun konsumen sekaligus untuk menekan laju in)lasi.

!dapun proses dari pemberian subsidi dapat di lihat sebagai berikut " o Masalah$Masalah yang -ihadapi ,emerintah di idang Ekonomi

,ermasalahan ekonomi tidak hanya meliputi masalah$masalah mikro seperti kekakuan harga, monopoli, dan eksternalitas yang memerlukan inter&ensi pemerintah. ,ermasalahan ekonomi juga terjadi dalam lingkup ekonomi makro yang memerlukan kebijakan pemerintah. -inegara$ negara sedang berkembang, pada umumnya terdapat tiga masalah besar pembangunan ekonomi. Ketiga masalah tersebut berkaitan dengan kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dan pengangguran yang terus meningkat. ,ermasalahan ekonomi makro 4ndonesia dalam membangun negara sebenarnya tidak hanya sebatas itu. 4n)lasi yang tidak terkendali, ketergantungan terhadap impor dan utang luar negeri merupakan masalah pemerintah dalam bidang ekonomi makro. !dapun penjelasannya yaitu sebagai berikut " 1. Masalah Kemiskinan Kemiskinan merupakan suatu keadaan ketidakmampuan yang bersi)at ekonomi (ekonomi lemah) jadi dimana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok (kebutuhan primer) karena pendapatannya rendah. Kemiskinan terjadi karena beberapa )aktor. Karena rendahnya pendapatan yang menyebabkan rendahnya daya beli. Selain itu karena rendahnya pendidikan masyarakat sehingga masyarakat tidak mendapatkan hidup yang layak. 2ntuk mengatasi kemiskinan yaitu dengan cara membatu masayarakat pemerintah melakukan program 7,rogram 4npres -esa *ertinggal8 atau 4-*, pemberian kredit untuk para petani dan pengasuh kecil berupa 7Kredit 2saha Kecil8 atau K2K, Kredit Modal Kerja ,ermanen (KMK,), ,rogram Ka%asan *erpadu (,K*), ,rogram 9erakan :rang *ua !suh (9;$:*!), Raskin, antuan 3angsung *unai ( 3*), serta program$program lainnya. Kemiskinan merupakan masalah utama yang dihadapi pemerintah. Memang sudah menjadi tanggung ja%ab pemerintah untuk mengatasinya. ;amun kita semua juga haruslah ikut serta dalam upaya pengentasan kemiskinan karena kita merupakan mahluk sosial yang beragama. -imulai dari upaya kecil dan nantinya akan melakukan perubahan besar. Solusi atas masalah kemiskinan yang dapat kita upayakan yaitu dengan dimulai dari diri sendiri, mulai detik ini, dan hingga akhir nanti. Maksudnya kalian sebagai pelajar, belajarlah dengan tekun untuk masa depan diri kalian sendiri serta nantinya akan berkembang potensi positi) kalian untuk berguna bagi masyarakat. 'ontohnya, jika kalian belajar dengan tekun maka kalian membentuk diri sebagai pribadi yang intelektual serta berakhlak mulia. ,otensi positi) tersebut dapat digunakan untuk memperoleh pekerjaan yang layak sehingga pendapatan yang kalian dapatkan akan membuat kalian jauh dari kemiskinan dan pendapatan tersebut dapat kalian sisihkan untuk membantu sesama seperti membagikan sembako atau kebutuhan$kebutuhan lainnya, berpartisipasi akti) dalam kegiatan sosial, dan lain$lain. <. Masalah Keterbelakangan Keterbelakangan merupakan suatu keadaan yang kurang baik jika dibandingkan dengan keadaan lingkungan lainnya. Keterbelakangan dalam hal ini maksudnya adalah ketertinggalan dengan negara lain di lihat dari berbagai aspek serta berbagai bidang. -ilihat dari penguasaan 4lmu ,engetahuan dan *eknologi (4,*EK), 4ndonesia masih dikategorikan sebagai negara sedang berkembang. 'iri lain dari negara sedang berkembang adalah rendahnya tingkat pendapatan dan pemerataannya, rendahnya tingkat kemajuan dan pelayanan )asilitas umum=publik, rendahnya tingkat disiplin masyarakat, rendahnya tingkat keterampilan penduduk, rendahnya tingkat pendidikan )ormal, kurangnya modal, dan rendahnya produkti&itas tenaga kerja, serta lemahnya tingkat manajemen usaha.

2ntuk mengatasi masalah keterbelakangan tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas S-M dengan melakukan program pendidikan seperti %ajib belajar 0 tahun dan mengadakan pelatihan$pelatihan seperti alai 3atihan Kerja ( 3K). Selain itu, melakukan pertukaran tenaga ahli, melakukan trans)er teknologi dari negara$negara maju. Masalah keterbelakangan merupakan masalah yang harus kita atasi bersama. Karena kita merupakan subjek atau obejek dari permasalahan ini. 2paya yang dapat kita lakukan adalah dengan memiliki semangat ingin maju sehingga kita memiliki hasrat untuk belajar dan belajar terus. ;egara kita belum dikategorikan sebagai negara maju. Kita sebagai masyarakatnya haruslah membantu pemerintah untuk mengejar ketertinggalan dari segala bidang dengan negara lain. 2paya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan 4,*EK karena merupakan kunci untuk mengatasi masalah keterbelakangan. Apa yang dapat kalian lakukan untuk mengatasi keterbelakangan Kalian harus belajar dengan tekun. .ika kalian pintar maka kalian dapat melakukan sesuatu yang berguna seperti mengikuti olympiade mata pelajaran atau kegiatan$kegiatan lainnya yang akan mengangkat nama negara dimata dunia. Selain itu, kalian semestinya menjaga pembangunan seperti )asilitas publik yang telah dilakukan pemerintah. .angan sampai merusaknya karena jika rusak maka akan membutuhkan biaya untuk memperbaikinya. Selain itu, pembangunan yang dilakukan pemerintah semestinya dipergunakan dengan baik jangan sampai diabaikan karena pembangunan tersebut dibangun dengan menggunakan biaya yang tidak sedikit. 'ontohnya seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, tindakan anarki seperti kerusuhan, korupsi, mutu pendidikan rendah karena banyak peserta didik yang kurang memenuhi standar nilai, pelanggaran lalu lintas, dan lain$lain sehingga akan banyak hal yang dirugikan dan membutuhkan biaya untuk mengatasinya. .adi kita sebagai %arga negara yang baik semestinya membantu pemerintah supaya menjadi negara maju dengan menjadi %arga negara yang tidak menjadi beban atau merugikan negara serta menjadi %arga negara yang produktik sehingga dapat berguna bagi bangsa. >. Masalah ,engangguran dan Keterbatasan Kesempatan Kerja ,engangguran merupakan suatu kondisi kurang produkti) atau pasi) sehingga kurang mampu menghasilkan sesuatu. Sedangkan keterbatasan kesempatan kerja merupakan suatu keadaan kekurangan peluang untuk mendapatkan pekerjaan karena tidak dapat masuk dalam kuota atau pekerjaan yang tersedia. Masalah pengangguran dan keterbatasan kesempatan Kerja saling berhubungan satu sama lainnya. Masalah pengangguran timbul karena adanya ketimpangan antara jumlah kesempatan kerja yang tersedia. +al ini terjadi karena 4ndonesia sedang mengalami masa transisi perubahan stuktur ekonomi dari negara agraris menjadi negara industri. 2ntuk mengatasi masalah tersebut maka solusinya adalah dengan melaksanakan program pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian yang sesuai dengan lapangan yang tersedia, pembukaan in&estasi$in&estasi baru, melakukan program padat karya, serta memberikan penyuluhan dan in)ormasi yang cepat mengenai lapangan pekerjaan. Supaya kita tidak menjadi pengangguran karena kurangnya kesempatan kerja maka kita dapat berupaya secara akti) sehingga menjadi produkti) yang pada akhirnya kita tidak ketergantungan pada pekerjaan yang telah tersedia. 3ebih baik kita menciptakan pekerjaan yakni ber%irausaha dari pada kita ketergantungan pada pekerjaan yang belum pasti kita akan dapatkan. Kalaupun kita tidak dapat menciptakan pekerjaan maka kita harus bersiap untuk bersaing dengan para pencari pekerja baik dari dalam negeri maupun luar negeri. 2ntuk itu, kalian semestinya meman)aatkan kegiatan belajar dengan baik untuk memupuk ilmu pengetahuan serta kepribadian yang baik supya kita memiliki kompetensi atau kemampuan untuk bersaing dalam mendapatkan pekerjaan. -alam mendapatkan pekerjaan, yang perlu diperhatikan bukan nilai dari pendidikan )ormal (sekolah,kuliah) dan non$)ormal (kursus ketrampilan,kepribadian, serta pengalaman) saja yang dijadikan bahan pertimbangan utama namun penerapan atau aplikasi dari ilmu pengetahuan yang dimiliki. !rtinya percuma jika nilai tinggi di ija?ah tetapi setelah diuji kembali tidak dapat membuktikannya. Maka kalian disaat ujian janganlah membiasakan mencontek atau bekerja sama supaya mendapatkan nilai yang tinggi.

@. Masalah Kekurangan Modal Masalah kekurangan modal adalah salah satu ciri penting bagi setiap negara yang memulai proses pembangunan. Kekurangan modal tidak hanya mengahambat kecepatan pembangunan ekonomi yang dapat dilaksanakan tetapi dapat menyebabkan kesulitan negara tersebut untuk lepas dari kemiskinan. ,emerintah banyak melakukan program$program bantuan modal salah satunya yakni ,;,M M!;-4R4. Selain pemerintah, badan usaha juga membantu dalam masalah kekurangan modal seperti bank, koperasi, 2M; seperti ,3; dan lain$lain. 2ntuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan melakukan program$program yang meningkatan kualitas S-M atau peningkatan in&estasi menjadi lebih produkti). Kekurangan modal dapat diatasi secara bijak dengan tidak meminjam kepada retenir. 3ebih baik meminjam kepada koperasi karena koperasi jasa yang dikenakan bersi)at menurun dan kita akan mendapatkan Sisa +asil 2saha (S+2). Kalaupun dirasa tidak akan mampu mengembalikan pinjaman maka semestinya kita ber)ikir kreati) dengan meman)aatkan sumber daya yang ada. A. Masalah ,emerataan ,endapatan ,emerataan pendapatan bukan berarti pendapatan masyarakat harus sama. ,emerataan pendapat supaya keadaan masyarakat semakin membaik bukan semakinrendah. ,emerataan ,endapatan merupkan upaya untuk membantu masyarakat yang ekonominya rendah supaya tidak jauh terpojok. !rtinya untuk menghindari dari adanya gap atau batas antara yang kaya dan yang miskin. .adi supaya yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin. Ketidakmerataan pendapatan terjadi karena sebagian besar pembangunan 4ndonesia terkonsentrasi hanya dikota$kota besar saja. :leh sebabitulah supaya pendapatan masyarakat merata, perlu perhatian pemerintah yang didukung oleh masyarakat untuk bersama meningkatkan pelayanan kualitas publik, meningkatkan kualitas S-M dan S-! supaya dapat mengatasi ketidakmerataan pendapatan. ,enerapan pajak bagi masyarakat yang berpenghasilan tinggi lebih dicermati lagi untuk subsidi silang bagi masyarakat yang ekonominya masih rendah. !pa yang dapat kalian lakukan untuk membantu pemerintah dalam masalah ini ( kalian semestinya memiliki sikap tenggang rasa jangan sombong. Maksudnya jika kalian memiliki re?eki lebih, berbagilah dengan lainnya. .angan kalian sombong dengan harta yang dimiliki karena akan mengakibatkan kecemburuan sosial. Kita semestinya membantu sesama baik dengan uang, tenaga, dan pikiran supaya dapat meningkatkan pendapatannya (tara) hidupnya) 2. 4n)lasi 4n)lasi atau kenaikan harga umum secara terus$menerus dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan dampak negti) seperti menurunkan tingkat kesejahteraan rakyat, memburuknya distribusi pendapatan, dan mengganggu stabilitas ekonomi. 5aktor$)aktor yang menyebabkan terjadinya in)lasi adalah sebagai berikut " a. *ingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa b. *untutan kenaikan upah dari pekerja. c. Kenaikan harga barang impor d. ,enambahan pena%aran uang dengan cara mencetak uang baru

e. Kekacauan politik dan ekonomi seperti yang pernah terjadi di 4ndonesia tahun /001. !kibatnya angka in)lasi mencapai A1,AB. 2ntuk mengatasi masalah in)lasi salah satu caranya yakni dengan operasi pasar untuk meninjau harga supaya harga tidak terlalu tinggi dipasaran, memberikan subsidi untuk membantu masyarakat yang ekonominya masih rendah, dan menurunkan pajak untuk meringankan beban produsen dan konsumen. 3. Ketergantungan terhadap 4mpor dan 2tang 3uar ;egeri *ingkat ketergantungan yang tinggi dari pemerintah dan sektor s%asta terhadap impor dan utang luar negeri merupakan masalah pembangunan. 4mpor yang tinggi jelas akan mengurangi cadangan de&isa negara. .ika cadangan de&isa berkurang, stabilitas ekonomi nasional akan lemah. 2tang luar negeri merupakan suatu masalah serius pemerintah. .ika suatu negara memiliki utang luar negeri masalah yang muncul adalah menyangkut beban utang. Semestinya pemerintah berupaya meningkatkan pertumbuhan ekspor supaya cadangan de&isa (pendapatan negara) menjadi bertambah serta mengurangi kebiasaan utang. 3ebih baik meman)aatkan sumber daya yang ada secara kreati) tidak tergantung pada bantuan dari pihak luar. 2ntuk mengatasi masalah$masalah di bidang ekonomi, pemerintah menggunakan kebijakan$ kebijakan tertentu. Secara garis besar, terdapat tiga kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi makro. Kebijakan tersebut adalah sebagai berikut " o Kebijakan 5iskal

Kebijakan )iskal berhubungan erat dengan kegiatan pemerintah sebagai pelaku sektor publik. Kebijakan )iskal dalam penerimaan pemerintah dianggap sebagai suatu cara untuk mengatur mobilisasi dana domestik, dengan instrumen utamanya perpajakan. -inegara sedang berkembang seperti 4ndonesia, kebijakan moneter dan kebijakan luar negeri belum berjalan seperti yang diharapkan. -engan demikian, peranan kebijakan )iskal dalam bidang perekonomian menjadi semakin penting. Kebijakan 5iskal adalah kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengendalikan atau mengarahkan perekonomian pada saat kondisi yang lebih baik. 'aranya yaitu mengatur penerimaan dan pengeluaran pemerintah. 4nstrumen utama kebijakan )iskal adalah pajak (*) dan pengeluaran pemerintah (9). Kebijakan )iskal pemerintah dapat bersi)at ekspansi) maupun kontrakti). Kebijakan yang bersi)at ekspansi) dilakukan pada saat perekonomian sedang menghadapi masalah pengangguran yang tinggi. *indakan yang dilakukan pemerintah adalah dengan memperbesar pengeluaran pemerintah (misalnya menambah subsidi kepada rakyat kecil) atau mengurangi tingkat pajak. !dapun kebijakan )iskal kontrakti) adalah bentuk kebijakan )iskal yang dilakukan pada saat perekonomian mencapai kesempatan kerja penuh atau menghadapi in)lasi. *indakan yang dilakukan adalah mengurangi pengeluaran pemerintah atau memperbesar tingkat pajak. o Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter adalah kebijakan ekonomi yang digunakan ank 4ndonesia sebagai otoritas moneter, untuk mengendalikan atau mengarahkan perekonomian pada kondisi yang lebih baik atau diinginkan dengan mengatur jumlah uang yang beredar (.2 ) dan tingkat suku bunga. Kebijakan moneter tujuan utamanya adalah mengendalikan jumlah uang yang beredar (.2 ). Kebijakan moneter mempunyai tujuan yang sama dengan kebijakan ekonomi pemerintah lainnya. ,erbedaannya terletak pada instrumen kebijakannya. .ika dalam kebijakan )iskal pemerintah mengendalikan penerimaan dan pengeluaran pemerintah maka dalam kebijakan moneter ank Sentral ( ank 4ndonesia) mengendalikan jumlah uang yang bersedar (.2 ).

Melalui kebijakan moneter, ank Sentarl dapat mempertahankan, menambah, atau mengurangi .2 untuk memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus mempertahankan kestabilan harga$harga. erbeda dengan kebijakan )iskal, kebijakan moneter memiliki selisih %aktu ( time lag) yang relati) lebih singkat dalam hal pelaksanaannya. +al ini terjadi karena ank Sentral tidak memerlukan i?in dari -,R dan kabinet untuk melaksanakan kebijakan$kebijakan untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi dalam perekonomian. Kebijakan moneter memiliki tiga instrumen, yaitu operasi pasar terbuka ( open market operation), kebijakan tingkat suku bunga (discount rate policy) dan rasio cadangan %ajib (reserve re!uirement ratio). !dapun penjelasannya sebagai berikut " /. :perasi pasar terbuka ( open market operation ) Caitu kebijakan pemerintah mengendalikan jumlah uang yang bredar dengan cara menjual atau membeli surat$surat berharga milik pemerintah. -i 4ndonesia operasi pasar terbuka dilakukan dengan menjual atau membeli Serti)ikat ank 4ndonesia (S 4) dan Surat erharga ,asar 2ang (S, 2). 1. 5asilitas -iskonto ( -iscount Rate ) Salah satu )asilitasnya yaitu adanya tingkat bunga diskonto yang maksudnya adalah tingkat bunga yang ditetapkan pemerintah atas bank$bank umun yang meminjam ke bank sentral. .ika pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar, maka pemerintah melakukan suatu cara yaitu menurunkan tingkat bunga penjaman (tingkat diskonto). -engan tingkat bunga pinjaman yang lebih murah, maka keinginan bank$bank untuk meminjam uang dari bank sentral menjadi lebih besar, sehingga jumlah uang yang beredar bertambah dan sebaliknya. >. Rasio 'adangan Dajib ( Reser&e ReEuirement Ratio ) ,enetapan ratio cadangan %ajib juga dapat mengubah jumlah uang yang beredar. .ka rasio cadangan %ajib diperbesar, maka kemampuan bank memberikan kredit akan lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Selain ketiga instrumen yang bersi)at kuantitati) tersebut, pemerintah dapat melakukan himbauan moral (moral suasion). Misalnya untuk mengendalikan jumlah uang beredar (.2 ) di masyarakat, ank 4ndonesia melalui 9ubernur ank 4ndonesia memberi saran supaya perbankan mengurangi pemberian kredit ke masyarakat atau ke sektor$sektor tersebut. Kebijakan moneter dapat bersi)at ekspansi) maupun kontrakti). Kebijakan moneter ekspansi) dilakukan pemerintah jika ingin menambah jumlah uang beredar di masyarakat atau yang lebih dikenal kebijakan uang longgar (easy money policy). Sebaliknya, jika pemerintah ingin mengurangi jumlah uang beredar di masyarakat, kebijakan moneter yang ditempuh adalah kebijakan moneter kontrakti) atau yang lebih dikenal kebijakan uang ketat ( tight money policy). Selain itu dalam melaksanakan kebijakan moneter, ank Sentral dapat menggunakan tiga instrumen, yaitu operasi pasar terbuka ( open market operation), kebijakan tingkat suku bunga (discount rate policy) dan rasio cadangan %ajib (reserve re!uirement ratio). o Kebijakan ,erdagangan 3uar ;egeri

Kebijakan ,erdagangan 3uar ;egeri merupakan salah satu bagian kebijakan ekonomi makro. Kebijakan ,erdagangan 3uar ;egeri adalah peraturan yang dibuat oleh pemerintah yang mempengaruhi struktur atau komposisi dan arah transaksi perdagangan serta pembayaran internasional. Karena merupakan salah satu bagian dari kebijakan ekonomi makro maka kebijakan perdagangan internasional bekerja sama dengan baik dengan kebijakan )iskal dan kebijakan moneter.

*ujuan dari kebijakan perdagangan luar negeri yaitu sebagai berikut " $ Melindungi kepentingan nasional dari pengaruh negati) yang berasal dari luar negeri seperti dampak in)lasi di luar negeri terhadap in)lasi di dalam negeri melalui impor atau e)ek resesi ekonomi dunia (krisis global) pertumbuhan ekspor 4ndonesia. $ Melindungi industri nasional dari persaingan barang$barang impor.

$ Menjaga keseimbangan neraca pembayaran sekaligus menjamin persediaan &aluta asing (&alas) yang cukup, terutama untuk kebutuhan impor dan pembayaran cicilan serta bunga utang luar negeri. $ $ Menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil. Meningkatkan kesempatan kerja.

Kebijakan perdagangan luar negeri terbagi menjadi dua macam, yaitu " $ Kebijakan ,engembangan atau ,romosi Ekspor *ujuan Kebijakan ,engembangan atau ,romosi Ekspor adalah untuk mendukung dan meningkatkan pertumbuhan ekspor. *ujuan kebijakan ini dapat dicapai dengan berbagai kebijakan, antara lain kebijakan perpajakan dalam berbagai bentuk, misalnya pembebasan atau keringanan pajak ekspor dan penyediaan )asilitas khusus kredit perbankan bagi eksportir. $ Kebijakan ,roteksi atau Kebijakan 4mpor Kebijakan ,roteksi atau Kebijakan 4mpor bertujuan untuk melindungi industry di dalam negeri dari persaingan barang$barang impor. Kebijakan proteksi dapat diterapkan dengan berbagai instrumen, baik yang berbentuk tari) maupun non tari). ,roteksi$proteksi yang dilakukan dengan tidak menggunakan tari) disebut non"tariff barriers. +ambatan yang termasuk ke dalam hambatan non$tari), antara lain kuota, subsidi, diskriminasi harga, larangan impor, premi, dan dumping. ,ada intinya, masalah$masalah dalam bidang ekonomi yang dihadapi pemerintah bukan hanya tanggung ja%ab pemerintah saja, tetapi kita sebagai %arga negara yang baik semestinya ikut membantu dalam mengatasinya. anyak cara yang dapat diupayakan dimulai dengan melakukan program$program serta kebijakan$kebijakan. +al tersebut tidak akan berjalan dengan baik tanpa kerja sama masyarakatnya. 2ntuk itu, masyarakat semestinya sudah dapat memposisikan dirinya untuk membantu supaya pembangunan yang dilakukan pemerintah tersebut berjalan dengan baik dengan cara tidak menjadi beban atau kendala bagi pemerintah.