Anda di halaman 1dari 8

Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan Konsumen Tugas 3

Nama : Irfan Fazli NPM Kelas : 13 11!" : 3#$ %

Nama Dosen : Tomy Adi Sumiarso, SE Mata Kuliah : Perilaku Konsumen

A. Sumber Daya Konsumen Sumber daya ekonomi pada dasarnya diartikan sebagai sesuatu sumber daya yang manusia dimiliki baik yang tergolong pada sumber daya alam maupun sumber daya yang dapat memberikan man aat serta dapat digunakan sebagai

modal dasar pembangunan !ekonomi" #ilayah tingkat ketergantungan terhadap sumberdaya se$ara struktural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain. Misalnya, penggunaan energi sinar matahari, panas bumi, atau gelombang laut dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap tidak dapat diperbarui. sumberdaya alam yang tidak dapat or e&haustible resour$es". 'enis sumberdaya ini pada alam yang mensuplai energi seperti minyak, gas termasuk angin, akan sumberdaya alam yang

diperbarui !non%rene#able dasarnya meliputi sumberdaya

alam, uranium, batubara serta mineral yang non energi seperti misalnya : tembaga, nikel,aluminium,dll. Sumberdaya alam (enis ini adalah sumberdaya alam dalam (umlah yang tetap berupa deposit mineral !mineral deposits" diberbagai tempat dimuka bumi. Sumberdaya alam (enis ini bisa habis baik karena si atnya yang maupun karena proses penggantian tidak bisa diganti oleh proses alam

alamiahnya ber(alan lebih lamban dari (umlah peman aatannya. sumberdaya alam yang potensial untuk diperbarui !potentially Sumber Daya Sementara )aktu men(adi *ariabel yang semakin penting dalam memahami perilaku konsumen. Karena konsumen mayoritas semakin mengalami kemiskinan akan #aktu. Namun demikian ada suatu bagian #aktu yang dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yaitu #aktu senggang. Sumber daya kogniti Produk yang diklasi ikasikan menurut si at #aktu konsumen disebut barang #aktu !time goods". Sumber Daya Kogniti Pengertian sumber daya kogniti adalah kemampuan untuk se$ara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas mun$ulnya dan diperolehnya s$hemata+skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya rene#able resour$es".

dalam tahapan%tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh $ara baru dalam dalam merepresentasikan in ormasi se$ara mental. Teori ini digolongkan ke konstrukti*isme.

,. Pengetahuan Pengetahuan konsumen adalah semua in ormasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai ma$am produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan in ormasi yang berhubungan dengan ungsinya sebagai konsumen. Pengetahuan Konsumen terbagi kedalam tiga ma$am : -. Pengetahuan Produk Pengetahuan produk adalah kumpulan berbagai ma$am in ormasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, terminologi produk, atribut atau itur produk, harga produk dan keper$ayaan mengenai produk. .. Pengetahuan Pembelian Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko tersebut. Konsumen $enderung lebih senang mengun(ungi toko yang sudah dikenalnya untuk berbelan(a, karena telah mengetahui dimana letak produk di dalam toko tersebut. /. Pengetahuan Pemakaian Suatu produk akan memberikan man aat kepada konsumen (ika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi. Agar produk tersebut bisa memberikan man aat yang maksimal dan kepuasan yang tinggi, maka konsumen harus bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar.Produsen berke#a(iban untuk memberikan in ormasi yang $ukup agar konsumen mengetahui $ara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting bagi konsumen.

Ke&ribadian' Nilai dan (aya )idu&


A. Kepribadian Kepribadian merupakan $iri #atak seorang indi*idu yang konsisten yang mendasari perilaku indi*idu. Kepribadian sendiri meliputi kebiasaan, sikap, dan si at lain yang kas dimiliki seseorang. Tapi kepribadian berkembang (ika adanya hubungan dengan orang lain. Dasar pokok dari perilaku seseorang adalah aktor biologis dan psikologisnya. Kepribadian sendiri memiliki banyak segi dan salah satunya adalah sel atau diri pribadi atau $itra pribadi. Mungkin sa(a konsep diri aktual indi*idu tersebut !bagaimana dia memandang dirinya" berbeda dengan konsep diri idealnya !bagaimana ia ingin memandang dirinya" dan konsep diri orang lain !bagaimana dia mengganggap orang lain memandang dirinya". Keputusan membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur hidup, peker(aan, situasi ekonomi, gaya hidup serta kepribadian dan konsep diri pembeli. ,. Nilai Nilai !*alue" merupakan kata si at yang selalu terkait dengan benda, barang, orang atau hal%hal tertentu yang menyertai kata tersebut. Nilai adalah sebuah konsep yang abstrak yang hanya bisa dipahami (ika dikaitkan dengan benda, barang, orang atau hal%hal tertentu. Pengkaitan nilai dengan hal%hal tertentu itulah yang men(adikan benda, barang atau hal%hal tertentu dianggap memiliki makna atau man aat. ,enda purbakala dianggap bernilai karena berguna bagi generasi penerus untuk mengetahui se(arah masa lampau kita. 0ideo tape re$order, meski se$ara teknis kondisinya masih baik, dianggap man aatnya sudah hilang karena sudah susah mengoperasikannya mengingat kaset yang seharusnya men(adi komplemen *ideo tape tersebut tetidak bisa lagi diperoleh di pasaran, semuanya tergantikan oleh 01D. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan nilai adalah prinsip, tu(uan, atau standar sosial yang dipertahankan oleh seseorang atau sekelompok orang !masyarakat" karena se$ara intrinsik mengandung makna.

1. 2aya 3idup Plummer !-45/" gaya hidup adalah $ara hidup indi*idu yang di identi ikasikan oleh bagaimana orang menghabiskan #aktu mereka !akti*itas", apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya !ketertarikan" dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya. Adler !dalam 3all 6 7ind8ey, -459" menyatakan bah#a gaya hidup adalah hal yang paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan / hal utama dalam kehidupan yaitu peker(aan, persahabatan, dan $inta sedangkan Sar#ono !-454" menyatakan bah#a salah satu aktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah konsep diri. 2aya hidup menggambarkan :keseluruhan diri seseorang; yang berinteraksi dengan lingkungannya !Kottler dalam Sakinah,.<<.". Menurut Susanto !dalam Nugrahani,.<</" gaya hidup adalah perpaduan antara kebutuhan ekspresi diri dan harapan kelompok terhadap seseorang dalam bertindak berdasarkan pada norma yang berlaku. =leh karena itu banyak diketahui ma$am gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya. >aktor% aktor yang mempengaruhi gaya hidup Menurut pendapat Amstrong !dalam Nugraheni, .<</" gaya hidup seseorang dapat dilihat dari perilaku yang dilakukan oleh indi*idu seperti kegiatan%kegiatan untuk mendapatkan atau mempergunakan barang%barang dan (asa, termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada penentuan kegiatan%kegiatan tersebut.7ebih lan(ut Amstrong !dalam Nugraheni, .<</" menyatakan bah#a aktor% aktor yang mempengaruhi gaya hidup seseorang ada . aktor yaitu aktor yang berasal dari dalam diri indi*idu !internal" dan aktor yang berasal dari luar !eksternal". >aktor internal yaitu sikap, pengalaman, dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, moti , dan persepsi !Nugraheni, .<</" dengan pen(elasannya sebagai berikut : a. Sikap Sikap berarti suatu keadaan (i#a dan keadaan pikir yang dipersiapkan untuk memberikan tanggapan terhadap suatu ob(ek yang diorganisasi melalui pengalaman dan mempengaruhi se$ara langsung pada perilaku. Keadaan (i#a tersebut sangat dipengaruhi oleh tradisi, kebiasaan, kebudayaan dan lingkungan sosialnya.

b.

Pengalaman dan Pengamatan Pengalaman dapat mempengaruhi pengamatan sosial dalam tingkah laku, pengalaman dapat diperoleh dari semua tindakannya dimasa lalu dan dapat dipela(ari, melalui bela(ar orang akan dapat memperoleh pengalaman. 3asil dari pengalaman sosial akan dapat membentuk pandangan terhadap suatu ob(ek.

$.

Kepribadian Kepribadian adalah kon igurasi karakteristik indi*idu dan $ara berperilaku yang menentukan perbedaan perilaku dari setiap indi*idu.

d.

Konsep Diri >aktor lain yang menentukan kepribadian indi*idu adalah konsep diri. Konsep diri sudah men(adi pendekatan yang dikenal amat luas untuk menggambarkan hubungan antara konsep diri konsumen dengan image merek. ,agaimana indi*idu memandang dirinya akan mempengaruhi minat terhadap suatu ob(ek. Konsep diri sebagai inti dari pola kepribadian akan menentukan perilaku indi*idu dalam menghadapi permasalahan hidupnya, karena konsep diri merupakan rame o re eren$e yang men(adi a#al perilaku.

e.

Moti Perilaku indi*idu mun$ul karena adanya moti kebutuhan untuk merasa aman dan kebutuhan terhadap prestise merupakan beberapa $ontoh tentang moti . 'ika moti seseorang terhadap kebutuhan akan prestise itu besar maka akan membentuk gaya hidup yang $enderung mengarah kepada gaya hidup hedonis.

Persepsi Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengatur, dan menginterpretasikan in ormasi untuk membentuk suatu gambar yang berarti mengenai dunia.

Adapun aktor eksternal di(elaskan oleh Nugraheni !.<</" sebagai berikut : a. Kelompok ?e ensi Kelompok re erensi adalah kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Kelompok yang memberikan pengaruh langsung adalah kelompok dimana indi*idu tersebut men(adi anggotanya dan saling berinteraksi, sedangkan kelompok yang memberi pengaruh tidak langsung adalah kelompok dimana indi*idu tidak men(adi

anggota didalam kelompok tersebut. Pengaruh%pengaruh tersebut akan menghadapkan indi*idu pada perilaku dan gaya hidup tertentu. b. Keluarga Keluarga memegang peranan terbesar dan terlama dalam pembentukan sikap dan perilaku indi*idu.3al ini karena pola asuh orang tua akan membentuk kebiasaan anak yang se$ara tidak langsung mempengaruhi pola hidupnya. $. Kelas Sosial Kelas sosial adalah sebuah kelompok yang relati homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat, yang tersusun dalam sebuah urutan (en(ang, dan para anggota dalam setiap (en(ang itu memiliki nilai, minat, dan tingkah laku yang sama. Ada dua unsur pokok dalam sistem sosial pembagian kelas dalam masyarakat, yaitu kedudukan !status" dan peranan. Kedudukan sosial artinya tempat seseorang dalam lingkungan pergaulan, prestise hak%haknya serta ke#a(ibannya. Kedudukan sosial ini dapat di$apai oleh seseorang dengan usaha yang senga(a maupun diperoleh karena kelahiran. Peranan merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan. Apabila indi*idu melaksanakan hak dan ke#a(ibannya sesuai dengan kedudukannya maka ia men(alankan suatu peranan. d. Kebudayaan Kebudayaan yang meliputi pengetahuan, keper$ayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kebiasaan%kebiasaan yang diperoleh indi*idu sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipela(ari dari pola%pola perilaku yang normati , meliputi $iri%$iri pola pikir, merasakan dan bertindak. ,erdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bah#a aktor% aktor yang

mempengaruhi gaya hidup berasal dari dalam !internal" dan dari luar !eksternal". >aktor internal meliputi sikap, pengalaman dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, moti , dan persepsi. Adapun aktor eksternal meliputi kelompok re erensi, keluarga, kelas sosial, dan kebudayaan. =rang%orang yang berasal dari sub%budaya, kelas sosial, dan peker(aan yang sama dapat memiliki gaya hidup yang berbeda. 2aya hidup adalah pola hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam akti*itas, minat, dan opininya. 2aya hidup menggambarkan :keseluruhan diri seseorang; yang berinteraksi dengan lingkungannya. Pemasar men$ari hubungan antara produknya dengan kelompok gaya hidup konsumen. 1ontohnya, perusahaan penghasil komputer

mungkin menemukan bah#a sebagian besar pembeli komputer berorientasi pada pen$apaian prestasi. Dengan demikian, pemasar dapat dengan lebih (elas mengarahkan mereknya ke gaya hidup orang yang berprestasi. Terutama bagaimana dia ingin dipersepsikan oleh orang lain, sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan bagaimana ia membentuk image di mata orang lain, berkaitan dengan status sosial yang disandangnya. @ntuk mere leksikan image inilah, dibutuhkan simbol%simbol status tertentu, yang sangat berperan dalam mempengaruhi perilaku konsumsinya. >enomena ini pokok pangkalnya adalah strati ikasi sosial, sebuah struktur sosial yang terdiri lapisan%lapisan : % Dari lapisan teratas sampai lapisan terba#ah. % Dalam struktur masyarakat modern, % Status sosial haruslah diper(uangkan !a$hie*ed" % Dan bukannya karena diberi atau berdasarkan garis keturunan !as$ribed". Selayaknya status sosial merupakan penghargaan masyarakat atas prestasi yang di$apai oleh seseorang. 'ika seseorang telah men$apai suatu prestasi tertentu, ia layak di tempatkan pada lapisan tertentu dalam masyarakatnya. Semua orang diharapkan mempunyai kesempatan yang sama untuk meraih prestasi, dan melahirkan kompetisi untuk meraihnya. 'adi pada kesimpulannya, gaya hidup adalah suatu pola atau $ara indi*idu mengekspresikan atau mengaktualisasikan, $ita%$ita, kebiasaan A hobby, opini, dsb dengan lingkungannya melalui $ara yang unik, yang menyimbolkan status dan peranan indi*idu bagi linkungannya. 2aya hidup dapat di(adikan (endela dari kepribadian masing%masing in*idu.Setiap indi*idu berhak dan bebas memilih gaya hidup mana yang di(alaninya, baik itu gaya hidup me#ah !glamour", gaya hidup hedonis, gaya hidup punk, gaya hidup sehat, gaya hidup sederhana, dsb. 2aya hidup me#ah memang sudah men(adi bagian hidup manusia. Sebagai makhluk sosial,manusia membutuhkan interaksi dengan banyak hal. Manusia memerlukan pemenuhan kebutuhannya yang men$akup sandang,pangan, dan papan. Ketiga hal ini sangat penting dalam kehidupan manusia. Manusia bergantung pada makanan,pakaian, dan tempet tinggal. Kebutuhan akan ketiga hal tersebut men(adikan sebagian orang memberlakukan gaya hidup me#ah. Manusia memiliki na su yang beru(ung pada masalah selera dan gengsi,termasuk gaya hidup me#ah.