Anda di halaman 1dari 7

Hubungan dengan bertambahnya kelas menengah Sosial di masyarakat dengan pertumbuhan tempat perbelanjaan ritel di jakarta

Latar Belakang Indonesia pada saat ini menjadi Negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi bila dibandingkan dengan Negara lain, hal ini terlihat dari pertumbunan ekeonomi di kuartal dua tahun 2012 saja sudah terjadi pertumbuhan sebesar 6.4% . Menurut aimur !aig , "konom dari #euts$he !ank yang dikutip dari %%%.bb$.$o.uk, Indonesia adalah Negara yang paling $epat berembang dan merupakan salah satu Negara yang perekonomiannya paling stabil di &sia. #i tengah kondisi dunia yang sedang krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia men$atat hasil positi'. (ertumbuhan ekonomi tri%ulan kedua tahun ini men$apai 6,4 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. )onsentrasi pertumbuhan tetap terpusat di (ulau *a%a dengan angka +,,+ persen. -e$ara kumulati', pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I.2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I.2011 yang tumbuh sebesar 6,/ persen. Namun, menurut pengamat ekonomi Indonesia 'or 0lobal *usti$e, -alamuddin #aeng, pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong anomali. &lasannya karena pertumbuhan ekonomi tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat. )edua, pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat yang bersumber dari naiknya harga sandang dan pangan, serta ditopang dari pertumbuhan kredit, khususnya kredit konsumsi. 1aktor ketiga, pertumbuhan ekonomi didorong ekspor bahan mentah, seperti bahan tambang, migas, hasil perkebunan dan hutan, sehingga tidak banyak men$iptakan nilai tambah dan lapangan pekerjaan. dikuasai asing. (emerataan yang tidak terjadi dikarenakan peningkatan ini hanya dirasakan oleh sebagian ke$il masyarakat yang mulai berubah kelas sosialnya. 3ang mungkin dulu masih dikategorikan kelas keba%ah, tetapi karena pertumbuhan ekonomi dan mereka mulai mendapatkan upah yang layak dan juga kenaikan insenti' mereka mulai merangkak keatas. (ertumbuhan ekonomi Indonesialah yang menyebabkan mun$ulnya pasar baru, yang sebelumnya banyak perusahaan didunia yang tidak mengganggap pasar di Indonesia menarik mulai datang dan berin2estasi di erakhir, pertumbuhan ekonomi didorong oleh in2estasi luar negeri yang membuat sumber daya alam kian

Indonesia. #apat terlihat dalam lampiran gambar 1, dimana 42 persen pendapatan nasional disumbangkan dari Indonesia bagian barat. #an juga dari +5% pendapatan nasional ada di (ulau *a%a dan 16% dari penghasilan pulau *a%a ada #i *akarta (ertumbuhan ini jugalah yang mendorong mun$ulnya atau masuknya kelompok masyarakat menjadi kelas sosial baru yaitu sebagai kelas menengah. !ank #unia menilai pertumbuhan kelas menengah di Indonesia sangat $epat. -etiap tahun kelas menengah tumbuh , juta. Menurut -te'en )oeberle dalam %a%an$ara dengan 6I6&ne%s mengatakan #ibanding negara sepadannya, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia tergolong sangat. Manager "merging 0lobal rends #e2elopment (rospe$t 0roup !ank #unia Mansoor #ailami menambahkan bah%a peningkatan kelas menengah seperti yang terjadi di Indonesia juga dialami negara berkembang lainnya. (ertumbuhan itu menyebabkan melonjaknya konsumsi !erdasarkan data !ank #unia, pada 200/ jumlah kelas menengah di Indonesia hanya /,,, persen dari populasi, namun pada 2010 kelas menengah Indonesia men$apai 1/4 juta ji%a Menurut studi !ank #unia, kalangan kelas menangah ini terbagi empat kelas. )elas menengah dengan pendapatan 7-82.7-84 atau 9p1.1,+juta per bulan :/4,+ persen;. )edua, kelas menengah dengan pendapatan 7-84.6 atau 9p1,+ .2,6 juta perkapita perbulan :11,, persen;. )etiga kelas menengah dengan pendapatan 7-86.7-810 atau 9p2,6.+,2 juta perbulan :+ persen; serta golongan menengah berpendapatan 7-810.7-820 atau 9p+,2.6 juta perbulan :1,/ persen;. #ampak dari kenaikan kelas menengah adalah meningkatanya pusat perbelanjaan. Menurut &prindo, hingga pertengahan 2011 jumlah department store ter$atat sekitar /00 gerai. (ertumbuhan ini relati' ke$il dimana penambahan gerai baru hanya puluhan saja, dibandingkan dengan pertumbuhan gerai ritel lain yaitu hypermarket maupun minimarket yang dapat bertambah hingga ratusan gerai setiap tahunnya. -ementara itu penyebaran lokasi department store masih didominasi di %ilayah *abodetabek, selebihnya di %ilayah *a%a !arat, *a%a engah dan *a%a imur. *umlah gerai department store di pulau *a%a men$apai lebih +0% dari seluruh gerai department store se$ara nasional.

Analisis #alam hal ini mun$ulnya suatu kelas baru, atau budaya baru bisa disikapi oleh perusahaan menjadi suatu hal yang menjadi an$aman ataupun juga menjadi peluang. (erusahaan seharusnya harus bisa memba$a pasar yang dan bisa menangkap segmen baru ini yang mun$ul karena gairah ekonomi yang terjadi. #alam hal ini ada beberapa peluang yang mun$ul bersamaan dengan terbentuknya kelas baru ini. -alah satunya adalah perusahaan yang berbasis teknologi dapat menjual lebih banyak dan lebih mahal. idak dapat dipungkiri penjualan barang yang berbasis teknologi sangatlah besar di Indonesia. )elas baru menengah di Indonesia adalah kebanyakan orang yang mengerti teknologi dan mengikuti perkembangan <aman. -ehingga akan lebih mudah menjual barang = barang yang bersi'at teknologi dan juga perkembangannya. (ada saat elkomsel melakukan penjualan perdana i(hone +, *umat :14>12; -ekitar /00 orang tampak mengantre pada a$ara pelun$uran yang bertempat di 0andaria ?ity. 9atusan orang tersebut adalah mereka yang telah melakukan pre order sebelumnya. #ari 2.000 unit i(hone + yang disediakan dalam masa pre order, semuanya diklaim ludes. Nah, /00 orang dari mereka yang melakukan pre order ini mendapatkan undangan untuk mengikuti pelun$uran i(hone +. @al ini sangat menunjukkan bagaimana pola konsumsi dari kelas baru ini yang selalu mengikuti teknologi dan juga mau mengeluarkan uang yang banyak untuk barang yang bersi'at 'ashion dan tren. -elain itu perusahaan juga mempunyai peluang untuk menjual barangnya lebih banyak dengan 'enomena diskon. &$ara midnight shopping bukanlah hal baru yang terjadi di kota besar terutama *akarta yang tentunya biasanya dipenuhi oleh para perempuan. #ari hasil riset Mark(lus Insight pertengahan 2010 terhadap 1./01 responden perempuan, terlihat bah%a akti2itas 'a2orit perempuan yang dilakukan bersama teman adalah shopping :46,4 persen; dan hangout :46,1 persen;, di mana lokasi utama yang dipilih adalah mal. !ahkan, sebanyak /5,, persen perempuan mempunyai akti2itas 'a2orit Ajalan.jalan ke mal bersama anggota keluargaA. -ur2ei menjadi gambaran bagaimana $ara perempuan kelas menengah atas perkotaan, terutama *akarta, berakhir pekan. -emuanya antusias menyambut datangnya libur dua hari itu, tak peduli apakah ia pekerja kantoran dengan jam kerja ketat, 'reelan$er yang punya %aktu lebih longgar, atau ibu rumah tangga yang sebagian besar %aktunya habis di rumah. (ola ini menjadi suatu kesempatan bagi pelaku bisnis untuk menjual produk yang dimilikinya dengan lebih banyak di saat akhir minggu

dengan mena%arkan diskon khusus. #an juga $ara yang dapat menarik para kelas menengah ini adalah dengan menambahkan program $i$ilan. #imana kebanyakan masyarakat kelas menengah adalah mereka yang memiliki pendapatan yang tetap sehingga akan menarik minat mereka berbelanja di Mall bila ada program $i$ilan. -elain kesempatan yang mun$ul seiring dengan mun$ulnya orang = orang yang naik kelas dan mempunyai pola konsumerisme, mun$ul juga suatu an$aman yang bisa di rasakan oleh pelaku bisnis. (ara orang yang masuk ke kelas menengah baru ini adalah kebanyakan karya%an yang mendapatkan penghasilan dari gaji yang didapatkan dari bekerja. #alam hal ini suatu gejolak ekonomi yang mungkin mengakibatkan perusahaan tempat mereka bekerja berhenti beroperasi tentu akan mengakibatkan mereka kehilangan sumber penghasilan. 3ang mengakibatkan mereka kehilangan mata pen$aharian dan juga sumber dana. 3ang menjadi masalah adalah dengan pola hidup yang mereka jalani kebanyakan dari mereka memiliki kredit untuk memiliki sesuatu. &pakah dalam hal ini kredit untuk membeli kendaraan atau pun yang paling sederhana adalah kredit dalam bentuk kartu kredit untuk berbelanja kebutuhan sehari = hari. #engan hilangnya pekerjaan tentu mereka ada kemungkinan tidak dapat membayar ke%ajiban dan terjadinya gagal bayar, dan tentu akan membuat suatu dampak yang sistemik bila hal ini terjadi. #an hal inilah yang menjadi suatu an$aman yang dihadapi perusahaan dalam mun$ulnya kelas baru ini. &n$aman lain adalah terjadinya disparitas antara orang yang kaya dan miskin. Mall yang merupakan ruang terbuka publi$ tidak dapat mempertemukan semua golongan. Brang kaya tentu tidak mau tempat mereka biasa berkumpul ada orang miskinnya dan yang merasa miskin akan merasa risih bila berada di tempat yang mereka tidak sanggup beli. @al ini tentu akan menimbulkan kesenjangan yang semakin tinggi dan luas yang se%aktu = %aktu akan menimbulkan gesekan sosial. #alam menyikapi berbagai hal tentu akan banyak pemikiran dan pertimbangan, hal inilah yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam menimbang kesempatan yang mun$ul dan juga an$aman yang bisa terjadi dengan mun$ulnya budaya konsumerisme didalam bangsa ini. #imana budaya itu sendiri mulai mun$ul dikarenakan terbentuknya atau masuknya sekelompok orang kedalam tingkatan sosial baru dikarenakan naiknya kesejahteraan dan juga daya beli yang dimiliki sekelompok orang tersebut

Kesimpulan (eningkatan ekonomi yang terjadi di Indonesia mendorong naiknya kesejahteraan sebagian masyarakat Indonesia terutama golongan yang berpendidikan dan bekerja. @al ini pula yang mendorong mereka yang a%alnya berada di kelas ba%ah mulai merangsek naik dan memasuki kelas baru yaitu kelas menengah. )elas menengah ini mempunyai konsumsi yang dibilang $ukup besar dimana kebanyakan dari mereka menghabiskan penghasilan mereka untuk belanja dan membeli sesuatu. (erusahaan dapat menyikapi hal tersebut dengan memba$a kebutuhan orang dengan tipe seperti ini, sebagai $ontoh membuat suatu e2en diskon atas pelun$uran gadget baru ataupun hal lainnya. &tau juga memberikan sema$am loyalty re%ard atas kesetian konsumen berbelanja. Brang dengan tipe seperti ini akan merasa sangat dihargai bila ada suatu penghargaan yang didapatkan. #an juga dengan memberikan berbagai kemudahan dan juga keleluasaan untuk bertransaksi. (erusahaan yang dapat memba$a pasar dan menyediakan yang dibutuhkan oleh konsumen akan memenangkan persaingan dan sebaliknya bila perusahaan tidak bisa memba$a pasar tentu akan ketinggalan dan tidak akan memenangkan persaingan. Calaupun terdapat banyak peluang dari mun$ulnya tipe konsumen dari kelas sosial baru tetapi juga terdapat an$aman yang tidak ringan. #imana bila terjadi gejolak ekonomi, yang pertama kali akan merasakan dampaknya adalah orang = orang dalam kelas menengah dimana kebanyakan dari mereka adalah pekerja yang mendapatkan penghasilan dari gaji tetap sehingga bila terjadi sesuatu terhadap perusahaan mereka akan berdampak baik langsung maupun tidak langsung terhadap mereka. #imana kebanyakan pola konsumsi yang terjadi yang tidak produkti' melainkan hanya konsumsi yang bersi'at konsumerisme. (erubahan kelas bisa menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi perusahaan dan pemerintah dikarenakan adanya bukti kenaikan dari kesejahteraan yang ada. etapi disatu sisi bila tidak dikontrol bisa menjadi boomerang dimana yang terjadi kenaikan kelas menjadi bangsa yang konsumti' dan hanya tahu berbelanja saja. #alam hal ini pola yang terjadi hanya menguntungkan bagi perusahaan besar dan terutama perusahaan yang bergerak dan menyediakan barang barang konsumsi saja.

-umber httpD>>%%%.bb$.$o.uk>indonesia>beritaEindonesia>2012>04>120406EindonesiaEe$onomyEgre%.sht ml httpD>>%%%.tribunne%s.$om>2012>04>/0>iklim.in2estasi.indonesia.di.peringkat.bbb httpD>>%%%.antarane%s.$om>berita>/42444>pertumbuhan.ekonomi.indonesia.dorong.saham. perbankan httpD>>bisniskeuangan.kompas.$om>read>2012>06>04>1/00/111>-iapa.)elas.Menengah.Indonesia. . httpD>>inet.detik..$om>read>2012>12>14>011015>2114206>/1,>/00.orang.antre.iphone.+.di. tengah.malamFid,,1104b$j httpD>>bisniskeuangan.kompas.$om>read>2010>12>1+>0514214+>.Guot.Mall.-%eet.Mall.Guot. httpD>>%%%.data$on.$o.id>9itel.2011-tore.html

Lampiran 0ambar 1