Anda di halaman 1dari 2

Kesadaran: CM, TD: 120/80, FN: 18x/mnt, Nadi: 80x/mnt Tanda vital Lain TAK N Pem. Neurologi Pem.

Psikiatri terbatas
Kontak mata -

2 minggu setelah kunjungan pertama thn Nn. Wati 32 thn Pem. fisik
sedih dan mudah tersinggung sejak 1 bln Afek depresif/manik/ ekspansif/irritable Akibat fisiiologi langsung dari penyakit umum
tidak

1 minggu lalu timbul halusinasi auditori u/ bunuh diri kebiasaan


Bekerja keras Selalu aktif & kurang tidur Pekerjaan selalu urut & teliti 6 bln lalu putus pacar

Malapetaka yg membahayakan diri


Kepribadian obsesif

Resperidone 2x2mg

Concep Map kelompok 8

Waham + halusinasi auditori Aksis V

Episode depresif dengan gejala psikotik


GAF : 31

Kepribadiaan anankastik Overactive amygdala & underactive hippokampus

Aksis I

Stressor

HPA axis konsumsi KH

Stimulasi sel kortikotrof di hipofisis anterior

Pelepasan ACTH

Stimulasi korteks adrenal

Proses fikir psikomotor

Tipe episode skrng/lalu


tidak Ya

Mood : hipotim

1 bln lalu mengetahui mantannya menikah

Vasokontriksi pada neuron perifer

Pelepasan kortisol Hiperkortisolinemia Neurotixic

Tilikan 4
Tahu sakit namun tidak tahu penyebab

Episode manik

X X X

Afek meningkat sedikitnya 1 mnggu


tidak Ya

Psikososial&lingkungan

Aksis IV

Paraesthesia kaki & tangan

Episode hipomanik

Afek meningkat sedikitnya 4 hari


tidak Ya

Timbul gejala depresi


Dialami lebih dari 2 minggu Episode depresi berat, tanpa gangguan psikosis Neurotransmitter terganggu Norepinefrin Dopamin Sinyal anatar neuron terganggu Kenikmatan Gang. Sistem limbik Motivasi

Neuron terganggu Kerusakan beberapa jaringan otak

Afek depresif & hilang minat sedikitnya 2 mgg


tidak

Neuron menjadi kecil

Rasa sedih Marah dan mudah tersinggung Hilang minat dan putus asa Gang. Kognitif dan memori

Episode Campuran
Derajat gangguan yg lebih ringan dari mania tanpa adanya halusinasi atau waham Afek yg meningkat disertai peningkatan dalam jumlah dan kecepatan aktifitas fisik dan mental

Girus cinguli Korteks prefrontalis Ventromedial Dorsolateral Hipokampus Gangguan pada lobus temporalis

Ya

Memenuhi kriteria episodif manik & depresif

Episode yg sekarang gejala manik, hipomanik dan depresif yg tercampur atau bergantian dengan cepat dan sekurang-kurangnya satu episode afektif hipomanik, manik di masa lampau

Penyakit susunan saraf Aksis III

Timbul nyeri kepala dan ujung tangan dan kaki kesemutan

Serotonin

Depresi berat dengan gejala somatik

serotonin & dopamin lbh dominan

Tidak mau menatap mata & bicara sedikit

Aksis V

GAF : 51

Aksis I

Penggunaan KH

Halusinasi auditori

Gangguan auditori primer/sekunder

Carbamazepine 2 x 200 mg Antikonculsan yang juga sebagai mood stabilizer

Fluoxetin 20 mg/hari Antidepresan golongan SSRI

Mecobalamin 2 x 500 mcg Koenzim pembentuk B12

Kadar glukosa darah terdeteksi normal

motilitas GI

ambang rangsang nyeri

?? Kandungan lipid adiposit dipertahankan

Energy Expenditure tetap

Sel nekrotik saat hipoglikemia

Sakit kepala Kontraksi otot leher & kepala Saat depresi aliran darah & metabolisme glukosa

Lipolisis POMC/CART distimulasi NPY/AgRP diinhibisi Ketidakseimbangan penggunaan & pemasukan energi Mudah lelah Insomnia Efek Samping
Sulit ubah wake non REM

Food intake Lisis cadangan protein

Mekanisme kerja

Mekanisme kerja Indkasi u/ Neuropatif Perifer Inhibitor CYP2D6

Leptin diproduksi

Anoreksik
2 minggu kemudian Pasien mengalami depresi dengan psikosis

Menghambat kanal Na

Interaksi obat

BB

Menghambat potensial aksi

Stabilisasi mood Interaksi obat efek antipsikosis Metabolisme dihambat oleh golongan SSRI

Konsentrasi plasma obat yang dimetaolisme oleh CYP2D6 Efek Samping Agitasi, Kejang, Sedasi, Efek GI, BB Naik Efek Samping

Menghambat reuptake serotonin,

Risperidone Gol. Antipsikosis

Kesulitan aktivitas kortikal saat akan tidur

Serotonin meningkat di celah sinaps Serotonin terikat reseptor postsinaps Depresi teratasi

atipikal derivate Benzioxazole Mekanisme kerja Bekerja di reseptor D2 dan 5HT Antagonis terhadap

Psikoterapi Pasien Depresi Efek sedative Efek ekstrapiramidal Efek hipotensif


Interaksi obat Karbamazepin efek terapeutik antipsikosis SSRI menyebabkan potensiasi obat antipsikosis

Exercise program dengan penjadwalan terstruktur, kegiatan, Terlibat dalam menyenangkan baik diarahkan, kegiatan tujuan-

dan

Stupor atau Koma Hiperiritabilitas Depresi Pernapasan Konvulsi Dosis Awal 20 mg/hari Tdk efektif Tingkatkan dosis hingga 80 mg/hari

dopamine dan serotonin


Mengurangi serotonin dan dopamin

Memastikan diet yang memadai dan tidur, Mencari dukungan sosial yang tepat, Diberikan pengawasan meningkat dan dukungan formal.