Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN PEMERIKSAAN PSIKIATRIK

I. IDENTITAS PASIEN Nama Usia Jenis Kelamin Alamat "en#i#ikan "eker&aan Agama $uku (angsa $tatus "erkawinan (er)*at Tanggal 2. : Tn. RK : 25 tahun : Laki-laki : Jl. Jafri zam zam simpang rahmat rw : tamat $%A :: 'slam : (an&ar : 'n#)nesia : (elum menikah : +5 )kt)*er 2 +2 RIWAYAT PSIKIATRIK ! kuin

- All)anamnesa #engan a,ah -s .Tn. %/ pa#a tanggal +5 -kt)*er 2 +20 pukul ++. 1'TA #i p)li R$J $am*ang Lihum

- Aut)anamnesa pa#a tanggal +5 -kt)*er 2 +20 pukul ++.2 1'TA A. KELUHAN UTAMA %engamuk KELUHAN TAMBAHAN Tertawa sen#iri

B.

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Alloanamnesis %enurut a,ah pasien0 se&ak 2 tahun terakhir pasien sering mengamuk. "asien mengamuk apa*ila a#a )rang atau keluargan,a ,ang mem*uat *er*uat salah walaupun se#ikit0 #an &uga ketika a#a keinginan pasien ,ang ti#ak #ituruti. Jika mengamuk0 pasien akan mulai *erteriakteriak kepa#a semua )rang #isekitarn,a *ahkan *isa sampai men,akiti )rang lain. %enurut pengakuan a,ahn,a0 pasien pernah menusuk leher )rang #engan 2alat tun&uk *a3a Al-4ur5an6 karena pasien #i)l)k )rang gila )leh temann,a. %enurut pengakuan a,ahn,a0 i*u #an kakak pasien &uga men#erita kelainan &iwa. '*un,a sering *er&alan ke pasar untuk mengumpulkan sampah0 lalu sampah terse*ut #i*awa ke rumah sehingga rumah penuh #engan sampah. $e#angkan kakak pasien0 merupakan pasien p)li &iwa ,ang rutin k)ntr)l. Kakak pasien0 menurut a,ahn,a0 &uga sering mengamuk. 7iakui )leh keluarga0 pasien &arang *erk)munikasi #an *erinteraksi #engan keluargan,a0 termasuk i*u0 a,ah0 a#ik0 #an kakakn,a. "asien &uga &arang *ers)sialisasi ke lingkungan sekitar. A,ah pasien &uga pernah melihat pasien tertawa sen#iri sesekali. %enurut a,ah pasien0 pasien *elum pernah #irawat #i rumah sakit se*elumn,a. Au oanamnesa! "asien #atang #engan kea#aan kurang rapi. "asien men,angkal pernah mengamuk. Namun0 pasien mengaku menusuk )rang #i leher #ise*a*kan

ia merasa #iganggu saat *er#zikir )leh )rang terse*ut. Ketika #atang ke p)li R$ $am*ang Lihum0 pasien terus *er#zikir. Ketika #itan,a 2apakah pasien pernah *ertemu Rasullullah860 pasien men&awa* 2 itu ti#ak *isa #i*i3arakan6. "asien men,angkal pernah men#engar *isikan-*isikan ghai* atau melihat *a,angan ,ang ti#ak #ilihat )rang lain. "asien men,angkal pernah tertawa sen#iri.

". RIWAYAT PENYAKIT DAHULU "asien ti#ak pernah #irawat #i rumah sakit &iwa se*elumn,a. "asien ti#ak pernah a#a riwa,at #emam #engan penurunan kesa#aran. "asien ti#ak pernah a#a riwa,at ke&ang. "asien ti#ak pernah mengk)nsumsi alk)h)l #an )*at-)*atan terlarang

D. RIWAYAT KEHIDUPAN PRIBADI #. Ri$a%a P&ena al $79 2. Infancy 'usia ()#*+ a,un* trust vs mistrust$79 .. Early childhood '#*+). a,un* autonomy vs shame, doubt$79 /. School age '0)#2 a,un* industry vs inferiority"asien memiliki teman +. Adolesence '#2)2( a,un* identity vs identity confusion-

(aik0 pasien memiliki teman0 namun memang &arang *ers)sialisasi 0. Young adulthood '2().2 a,un* intimicy vs isolation"asien mulai sering em)si 1. Ri$a%a Pen2i2i3an "asien mulai *ersek)lah #i usia ; tahun masuk sek)lah #asar. "a#a usia +2 tahun0 pasien masuk $%" selama : tahun0 lalu #ilan&utkan $%A : tahun. "asien ti#ak kuliah. 4. Ri$a%a Pe3e&5aan Ti#ak *eker&a 6. Ri$a%a Pe&3a$inan "asien *elum pernah menikah

E. RIWAYAT KELUARGA <en)gram:

Keterangan Laki-laki "erempuan "en#erita

: : : :

Keluarga ,ang men#erita hal ,ang sama #engan pasien : %eninggal :

Ter#apat riwa,at keluarga ,ang mempun,ai pen,akit serupa #an gangguan ke&iwaan ,ang lain ,aitu i*u #an kakak pasien. '*u pasien0 menurut a,ah pasien0 sering ke pasar untuk memunguti sampah lalu sampahn,a #iletakkan #i rumah. Kakak pasien #ulu sering mengamuk0 namun k)ntr)l rutin #i p)li R$ sam*ang lihum. 7. RIWAYAT SITUASI SEKARANG "asien tinggal *ersama )rang tua kan#ungn,a serta kakak #an a#ik kantungn,a. "asien &arang *erk)munikasi #an *erinteraksi #engan keluargan,a0 termasuk i*u0 a,ah0 a#ik0 #an kakakn,a. G. PERSEPSI PASIEN TENTANG DIRI DAN LINGKUNGANNYA "asien ti#ak merasa #irin,a sering mengamuk #an *er*i3ara sen#iri. "asien *erkata kalau a,ahn,a *er*)h)ng. III. STATUS MENTAL A. DESKRIPSI UMUM #. Penam8ilan "a#a saat #atang ke p)li R$J $am*ang Lihum tanggal +5 -kt)*er 2 +2 #engan penampilan sesuai usia #engan ka)s #ilapisi &aket merah #an 3elana. "asien memegang tas*ih #i tangann,a. 2. Kesa2a&an =)mp)smentis

.. Pe&ila3u 2an A3 i9i as Psi3omo o& N)rm)aktif !. Pem:i;a&aan k)heren +. Si3a8 e&,a2a8 Peme&i3sa k))peratif 0. Kon a3 Psi3is K)ntak a#a0 wa&ar #an #apat #ipertahankan

B. KEADAAN A7EKTI7* PERASAAN EKSPRESI A7EKTI7 KESERASIAN SERTA REAKSI EMOSIONAL +. Afek .m))#/ 2. 9kspresi afektif :. Keserasian !. 9mpati A. 7UNGSI KOGNITI7 +. Kesa#aran : 3)mp)smentis 2. -rientasi - 1aktu : (aik - Tempat : (aik - -rang : (aik : euth,m : *iasa : Appr)piate : ti#ak #apat #ira*arasakan

:. K)nsentrasi : (aik !. 7a,a 'ngat :

Jangka pen#ek Jangka pan&ang $egera

: (aik : (aik : (aik

5. 'ntelegensi #an "engetahuan Umum : (aik ;. Kemampuat merawat #iri: *aik <AN<<UAN "9R$9"$' +. >alusinasi - Au#it)rik - ?isual 2. 'lusi: :. 7epers)nalisasi @ 7erealisasi : B. PROSES PIKIR +. Arus pikir a. "r)#uktiAitas *. K)ntinuitas 3. >en#a,a *er*ahasa 2. 'si "ikir a. "re)3upasi : *. <angguan pikiran : 1aham : A#a .magik-mistis/ : Lan3ar men&awa* *ila #itan,a : *aik : ti#ak a#a : ::-

". PENGENDALIAN IMPULS Kurang *isa mengen#alikan em)si D. DAYA NILAI +. 7a,a nilai s)sial : Terganggu 2. U&i 7a,a nilai : Terganggu

:. "enilaian Realita : Terganggu E. TILIKAN Tilikan + 7. TARA7 DAPAT DIPER"AYA 7apat #iper3a,a

I<. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LEBIH LAN=UT #. STATUS INTERNUS Kea#aan umum <izi Tan#a Aital : *aik : 3ukup : T7 C +5 @+ N C D; E@m RR C +F E@m T Kepala: C :;02G =

%ata

: palpe*ra ti#ak e#ema0 k)n&ungtiAa ti#ak anemis0 sklera ti#ak ikterik0 pupil is)k)r0 refleks 3aha,a H@H0 ter#apat memar #i #aerah infra )r*ita #eEtra #an #ahi.

Telinga >i#ung

: *entuk n)rmal0 sekret ti#ak a#a0 serumen minimal : *entuk n)rmal0 ti#ak a#a epistaksis0 ti#ak a#a tum)r0

k)t)ran hi#ung minimal %ulut : *entuk n)rmal #an simetris0 muk)sa *i*ir ti#ak kering #an ti#ak pu3at0 pem*engkakan gusi ti#ak a#a #an ti#ak mu#ah *er#arah0 li#ah ti#ak trem)r. Leher : "ulsasi Aena &ugularis ti#ak tampak0 tekanan ti#ak meningkat0 ti#ak a#a pem*esaran kelen&ar getah *ening. Th)raks: 'nspeksi "alpasi "erkusi : *entuk #an gerak simetris : fremitus ra*a simetris :

- pulm) : s)n)r - 3)r : *atas &antung n)rmal

Auskultasi: - pulm) : Aesikuler - 3)r A*#)men : 'nspeksi : $imetris "alpasi : Ti#ak n,eri tekan0 hepar #an lien ti#ak tera*a : $+$2 tunggal

"erkusi : timpani Auskultasi: *ising usus .H/ ti#ak meningkat 9kstremitas : akral hangat pa#a tangan #an kaki0 e#ema #an parese ti#ak a#a

2. STATUS NEUROLOGIKUS N ' I J'' <e&ala rangsang meningeal <e&ala T'K meningkat Refleks fisi)l)gis Refleks pat)l)gis <. : Ti#ak a#a kelainan : Ti#ak a#a : Ti#ak a#a : Ti#ak a#a : Ti#ak a#a

IKHTISAR PENEMUAN BERMAKNA Alloanamnesa 2an Au oanamnesa 2 tahun terakhir pasien sering mengamuk0 pasien &uga tertawa sen#iri sesekali. '*u #an kakak pasien &uga #i#uga memiliki gangguan ke&iawaan $)sialisasi #engan sekitar terganggu

Au oanamnesa! 9kspresi afektif Tilikan : euth,m : +

<I.

E<ALUASI MULTIAKSIAL +. Aksis ' : K. 22

2. Aksis '' :. Aksis ''' !. Aksis '? 5. Aksis ?

: n)ne : >ipertensi : %asalah *erkaitan lingkungan s)sial : <AK s3ale B -;+

<II.

DA7TAR MASALAH #. ORGANOBIOLOGIK $tatus interna #an neur)l)gis #alam *atas n)rmal 2. PSIKOLOGIK "erilaku psik)m)t)r n)rm)aktif0 afek euth,m0 kntak a#a0 wa&ar0 empati ti#ak #apat #ira*arasakan0 waham magik0 mistik. .. SOSIAL>KELUARGA "asien &arang *erk)munikasi #an *erinteraksi #engan keluargan,a #i rumah.

<III. PROGNOSIS 7iagn)sa pen,akit "er&alanan pen,akit =iri kepri*a#ian $tress)r psik)s)sial Riwa,at >ere#iter : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam

++

Usia saat men#erita ")la keluarga "en#i#ikan AktiAitas peker&aan "erkawinan 9k)n)mi Lingkungan s)sial -rgan)*i)l)gik "eng)*atan psikiatrik Ketaatan *er)*at Kesimpulan

: #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : : : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam : #u*ia a# malam

I?.

REN"ANA TERAPI "sik)farmaka: =l)rpr)mazine + mg - -+

>al)peri#)l : E 5 mg Triheksifeni#il : E 2 mg 'n&eksi l)#)mer 5mg 'n&eksi #iazepam 5 mg "sik)terapi : men3)*a *erk)munikasi #an *erinteraksi #engan keluarga

Reha*ilitasi : sesuai *akat #an minat

?.

DISKUSI

+2

1aham a#alah ke,akinan palsu0 #i#asarkan kepa#a kesimpulan ,ang salah tentang eksternal0 ti#ak se&alan #engan intelegensia pasien #an latar *elakang kultural0 ,ang ti#ak #apat #ik)reksi #engan suatu alasan.20: 1aham menurut k)nsep #asarn,a a#a 2: +. 1aham sistematis: Ke,akinan ,ang palsu ,ang #iga*ungkan )leh suatu tema atau peristiwa tunggal0 meli*atkan situasi ,ang menurut pikiran #apat ter&a#i #ikehi#upan n,ata.+0! 2. 1aham ,ang ka3au .(izzare 7elusi)n/: Ke,akinan palsu ,ang aneh0 mustahil #an sama sekali ti#ak masuk akal ti#ak *erasal #ari pengalaman hi#up pa#a umumn,a.+0! "e#)man #iagn)stik untuk gangguan waham a#alah5: 1aham-waham merupakan satu-satun,a 3iri khas klinis atau ge&ala ,ang paling men3)l)k. 1aham-waham terse*ut .*aik tunggal maupun se*agai suatu sistem/ harus su#h a#a minimal : *ulan #an harus *ersifat pers)nal <e&ala-ge&ala #epresif atau *ahkan suatu epis)#e #epresif ,ang lengkap mungkin ter&a#i se3ara intermitten0 #engan s,arat *ahwa waham-waham terse*ut menetap pa#a saat ti#ak a#a gangguan afektif terse*ut Ti#ak a#a *ukti pen,akit )tak Ti#ak *)leh a#a halusinasi au#it)rik atau han,a *ersifat sementara

+:

Ti#ak a#a riwa,at ge&ala s3hiz)fren .waham #iken#alikan0 siar fikiran0 penumpulan afek0 #s*.

7alam #efenisi waham0 menegaskan *ahwa ke,akinan harus #ipegang teguh. Namun ke,akinan mungkin sa&a ti#ak *enar-*enar #ipegang se*elum atau sesu#ah waham telah ter*entuk sepenuhn,a. 1alaupun *e*erapa waham telah ter*entuk sepenuhn,a #alam pikiran pasien #an #engan ke,akinan ,ang kuat waham lainn,a *erkem*ang le*ih se3ara *erangsur-angsur. 7engan 3ara ,ang sama selama pr)ses pen,em*uhan #aripen,akitn,a se)rang pasien mungkin melewati tahap #imana peningkatan keraguan tentang ke,akinann,a se*elum akhirn,a men)lak ke,akinan itu se*agai suatu hal ,ang palsu. Ken)mena ini #ise*ut 1aham parsial a#alah 3ara ,ang sangat aman menggunakan istilah waham parsial .han,a &ika itu #ikenali se*elumn,a se*agai waham k)mplit atau #engan melihat ke *elakang/ untuk men#apat perkem*angan le*ih lan&ut menu&u waham k)mplit. 1aham parsial terka#ang #itemukan selama tingkat #ini skiz)frenia.: 1aham menurut )nsetn,a #ikateg)rikan primer #an sekun#er. 1aham primer .aut)3hth)n)us/ %erupakan salah satu waham ,ang mun3ul se3ara ti*a-ti*a #an #engan ke,akinan penuh namun tanpa peranan perilaku ke&iwaan kearah itu. =)nt)h: $e)rang pasien mungkin se3ara ti*a-ti*a #an penuh ke,akinan *ahwa #ia se#ang mengalami peru*ahan kelamin0 tanpa pernah memikirkan hal itu se*elumn,a #an tanpa a#a i#e atau ke&a#ian se*elumn,a ,ang #apat #imengerti atas

+!

kesimpulan terse*ut. Ke,akinan #atang #i #alam pikiran se3ara ti*a-ti*a #i*entuk penuh #an #alam *entuk ke,akinan sempurna. Agakn,a hal terse*ut merupakan ekspresi langsung #ari pr)ses pat)l)gi pen,e*a* pen,a&it &iwa-satu ge&ala primer. Ti#ak semua waham primer #imulai #engan suatu i#e0 suatu m))# waham atau persepsi waham &uga #apat mun3ul ti*a-ti*a #an tanpa pen#ahuluan untuk men&elaskan hal terse*ut. Tentu sa&a pasien untuk mengingat saat-saat tepat #ari sesuatu ,ang ti#ak *iasa #an sering mempengaruhi kea#aan &iwa #an untuk alasan ini0 merupakan hal ,ang sulit untuk me,akini apa ,ang #ise*ut primer.: 1aham sekun#er a#alah waham #i mana 7imana ke,akinan waham #apat #i&elaskan atau #inilai se*agai perluasan #ari ke,akinan kultur atau m))#.+ 1aham sekun#er #apat #imengerti saat #iper)leh #ari *e*erapa pengalaman ,ang ti#ak wa&ar se*elumn,a. Akhirn,a mungkin men&a#i *e*erapa &enis0 seperti halusinasi .=)nt)h sese)rang ,ang

men#engar suara-suara mungkin akan men&a#i per3a,a *ahwa ia telah #iikuti/ suatu m))# .3)nt)h sese)rang ,ang se*elumn,a mengalami #epresi mungkin per3a,a *ahwa )rang-)rang *erpikir ia ti#ak *erharga/ atau existing delusion .3)nt)h sese)rang #engan waham *ahwa ia telah kehilangan seluruh uangn,a akan memper3a,ai *ahwa ia akan #ipen&ara karena ti#ak *a,ar hutang/. (e*erapa waham sekun#er kelihatann,a memiliki se*uah fungsi integratif mem*uat pengalam asli men&a#i le*ih #apat #imengerti pasien seperti 3)nt)h pertama #iatas. Lang lainn,a kelihatan se*alikn,a menam*ah rasa pen,iksaan atau kegagalan seperti

+5

pa#a 3)nt)h ketiga.: 1aham #ikel)mp)kkan menurut teman,a. "engel)mp)kan ini *erguna karena a#a *e*erapa pen,esuaian antara tema #an *entuk-*entuk utama pen,akit &iwa. 1aham Ke&ar a#alah se*uah waham #engan tema utama *ahwa pasien #iserang0 #iganggu0 #itipu0 #isiksa atau #ilawan k)mpl)tan. 1aham referensi a#alah %e,akinan *ahwa )*&ek0 ke&a#ian atau )rang memiliki se*uah makna pri*a#i *agi pasien.:05 Umumn,a #alam *entuk negatif #iturunkan #ari i#e referensi0 #imana sese)rang se3ara salah merasa *ahwa ia se#ang #i*i3arakan )rang lain.2 1aham Ke*esaran menun&ukkan kepentingan0 kemampuan0 kekuatan0 pengetahuan atau i#entitas ,ang *erle*ihan atau hu*ungan khusus #engan #ewa atau )rang terkenal.205 1aham rasa *ersalah #an keti#ak *erhagaan 7itemukan le*ih sering pa#a pen,akit #epresi #an terka#ang #ise*ut waham #epresi. Tematema ,ang khas a#alah kesalahan ,ang ke3il #ari hukum pa#a masa ,ang lalu akan #itemukan #an mem*awa malu pa#a pasien0 atau kesalahann,a akan mem*awa ganti rugi pa#a keluargan,a. 1aham agama 1aham ,ang *erisi nilai agama0 le*ih sering ter&a#i pa#a a*a# +D #aripa#a masa sekarang0 agakn,a men3erminkan *agian ter*esar *ahwa agama #i&alankan #alam kehi#upan )rang-)rang *iasa #imasa lalu. $uatu ke,akinan agama ,ang ti#ak *iasa #an #ipegang #engan kuat #itemui #iantara angg)ta kel)mp)k agama min)ritas0

+;

#apat #isarankan untuk *er*i3ara kepa#a angg)ta ,ang lain se*elum menentukan apakah i#e-i#e itu a*n)rmal atau ti#ak.Ke#uan,a &arang ter&a#i namun &ika ter&a#i hal ini sering ter&a#i pa#a wanita. 1aham mengenai hu*ungan seksual seringkali sekun#er pa#a halusinasi s)matik ,ang #irasakan pa#a genital. : $e)rang wanita #engan waham 3inta per3a,a *ahwa ia #i3intai )leh pria ,ang *iasan,a tak #apat #igapai0 #ari g)l)ngan status s)sial ,ang l e*ih tinggi #an kepa#a siapa #ia *elum pernah *i3ara.20 1aham seksual atau 3inta .9r)t)mania/ Ke#uan,a &arang ter&a#i namun &ika ter&a#i hal ini sering ter&a#i pa#a wanita. 1aham mengenai hu*ungan seksual seringkali sekun#er pa#a halusinasi s)matik ,ang #irasakan pa#a genital. : $e)rang wanita #engan waham 3inta per3a,a *ahwa ia #i3intai )leh pria ,ang *iasan,a tak #apat #igapai0 #ari g)l)ngan status s)sial ,ang l e*ih tinggi #an kepa#a siapa #ia *elum pernah *i3ara.20: 1aham "engen#alian Ke,akinan *ahwa tin#akan0 perasaan #an kemauan a#alah *enar*enar *erasal #an #ipengaruhi atau #iatur )leh )rang atau kekuatan #ari luar.20:050B a. Pena&i3an Pi3i&an 'thought witdrawal- Ke,akinan *ahwa pikirann,a telah #itarik keluar *. "enanaman "ikiran .thought insertion/ Ke,akinan *ahwa *e*erapa pikirann,a a#alah *ukan milikn,a telah #itanamkan ke#alam

+B

pikirann,a )leh kekuatan #ari luar. 3. "en,iaran "ikiran .thought broadcasting/ Ke,akinan *ahwa pikirann,a telah #iketahui )leh ,ang lain0 se)lah)lah setiap )rang #apat mem*a3a pikirann,a. #. "engen#alian pikiran .thought control/ Ke,akinan *ahwa pikiran pasien #iken#alikan )leh )rang atau tenaga lain 9ti)l)gi waham a#a #ua ,aitu fakt)r *i)l)gis #an psik)#inamika. 7a3 o& Biolo@is. (er*agai k)n#isi me#is n)n psikiatrik #an zat #apat men,e*a*kan waham0 &a#i men,atakan *ahwa fakt)r *i)l)gis ,ang &elas #apat men,e*a*kan waham. Tetapi ti#ak setiap )rang #engan tum)r memiliki waham. Kea#aan neur)l)gis ,ang paling sering *erhu*ungan #engan waham a#alah kea#aan ,ang mempengaruhi sistem lim*ik #an ganglia *asalis.2 7a3 o& Psi3o2inami3a. Te)ri psik)#inamika spesifik tentang pen,e*a* #an eA)lusi ge&ala waham a#alah anggapan tentang )rang ,ang hipersensitif #an mekanisme eg) spesifik : f)rmasi reksi0 pr),eksi0 #an pen,angkalan.2 Kreu# mengam*il te)ri #ari pengamatann,a terha#ap aut)*i)grafi 7aniel "aul $3hre*er *ahwa ke3en#erungan

h)m)seksual ,ang ti#ak #isa#ari itu #ilawan #engan pen,angkalan #an pr),eksi. Karena h)m)seksualitas se3ara sa#ar ti#ak #apat #iterima )leh *e*erapa pasien paran)i#0 perasaan pasien laki-laki tentang6 $a,a men3intain,a .laki-laki/6 #isangkal #an #iu*ah )leh f)rmasi reaksi

men&a#i6 $a,a ti#ak men3intain,a .laki-laki6M sa,a mem*en3in,a .lakilaki/ itu. >ip)tesis ini men,arankan *ahwa pasien ,ang memiliki waham

+F

ke&ar telah merepresi impuls h)m)seksualn,a. %enurut te)ri klasik #inamik #ari impuls h)m)seksual a#alah serupa untuk pasien wanita #an pasien pria.+

DA7TAR PUSTAKA +. Lager J. <itlin %J.Clinical Manifestations of "s,3hiatri3. 9#.$ $a#)3k (J0 $a#)3k ?A. 'n Kaplan N $a#)3k5s =)mprehensiAe TeEt*))k )f "s,hiatr,. Bth 9#iti)n. "hila#elphia. Lippin3)tt 1illiams N 1ilkins. 2 : BDB-F 2. 2. Kusua 1. Trans0 $,n)psis )f "s,3hiatr,. (,. Kaplan >'. $a#)3k (J. <ree* JA0 Jakarta0 (inarupa Aksara. +DDB: !; I ;+M B:;-!2M !2: B5B-B+. :. <el#er %. <ath 7. %a,)u R. 9t al. -Ef)i#r TeEt*))k )f "s,3hiatri. :th 9#iti)n. New L)rk. -Ef)r# UniAersit, "ress. 'n3. +DD; : D I +5 Ameri3an "s,3hiatri3 !. Ass)3iati)n. 7iagn)sti3 an# $tatisti3al %anual )f %ental 7is)r#ers .7$% '?/. 1ashingth)n 7=. +DD!: 2D;-DF 5. %uslim R. (uku $aku 7iagn)sis <angguan Jiwa Ru&ukan Ringkasan #ari ""7<J-''' Jakarta : "T Nuh Ja,a0 2 +.

+D