Anda di halaman 1dari 10

PRAKTIKUM FARMASETIKA TERAPAN DIABETES MELLITUS

Disusun oeh : Kelompok K / II 1. 2. 3. 4. 5. 6. Rahmanur Surya Zulfa Reni Kusumanigtyas Rifqiyatul Khofifah Sekar Arum Dewanti Septanti Ratna Prawesti Susilo Arum Rejeki (1041011121) (1041011127) (1041011128) (1041011137) (1041011138) (1041011146)

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG 2013

I.

RESEP
dr. Ismi, Sp.PD SIP : 12.174/DKK-BPPS/X/2010 Alamat : Jl. Ade Irma Suryani No. 1 Ungaran Praktek: jam 17.00-19.00

Semarang, 26 September 2013 R/ Lodem 30 mg tab No XC S 3 dd 1 ac Eclid 100mg S 3 dd 1 dc No XC

R/

R/

Gludepatic 500mg S 3 dd 1 pc

No XC

R/

Simvastatin 10 mg tab No XXX S 1 dd 1 (malam)

Pro : Ny. Mita Alamat: Jl. Gajah, Semarang

Umur : 50 tahun

Obat tersebut tidak boleh diganti tanpa sepengetahuan dokter II. PERMASALAHAN A. KELENGKAPAN RESEP Lengkap

B. HARGA RESEP 1. Perhitungan harga Gliquidon 30 mg = Rp 95.810 x 45tab = Rp 43.200 100 = Rp 43.200 x 1,25 = Rp 54.000 = Rp 54.000 + Rp 500 = Rp 54.500 Eclid 100mg = Rp 193.600 x 45tab = Rp87.120 100 = Rp 87.120 x 1,25 = Rp 108.900 = Rp 108.900 + Rp 500 = Rp 109.400 Metformin 500mg = Rp 26.950 x 45 tab= Rp 12.130 100 = Rp 12.130 x 1,25 = Rp 15.200 = Rp 15.200 + Rp 500 = Rp 15.700 Simvastatin 10mg = Rp 38.060 x 15 tab= Rp 5.709 100 = Rp 5.709 x 1,25 = Rp 7.150 = Rp 7.150 + Rp 500 = Rp 7.650 Total harga = Rp 187.250,00

Lodem 30 mg = Rp 158.400 x 45tab = Rp 71.280 100 = Rp 71.280 x 1,25 = Rp 89.100 = Rp 89.100 + Rp 500 = Rp 89.600 Gludepatic 500mg = Rp 44.220 x 45tab = Rp19.900 100 = Rp 19.900 x 1,25 = Rp 24.900

= Rp 24.900 + Rp 500 = Rp 25.400 Total harga : Rp 232.050,00

C. INTERAKSI 1. Simvastatin Menaikkan efek antikoagulan dari kumarin. Penggunaan bersama HMG CoA dengan asam nikotinat menaikkan resiko miopati. 2. Lodem Barbiturat, vasopresin, antikoagulan oral, alkohol, salisilat, sulfonamid, fenilbutazon, tuberkulostatik, kloramfenikol, MAOI, penyekat -adrenergik, mikonazol, kotrimoksazol, sulfinpirazon, sulfonilurea, kontrasepsi oral,

klorpromazin, obat simpatomimetik, kortikosteroid, hormon tiroid, produk yang mengandun asam nikotinoat 3. Gludepatic Alkohol, obat kationik (amilorid, digoxin, morfin, kinin, kinidin, ranitidin), simetidin, furosemid, nifedipin, gliburid. 4. Eclid Cholestyramine, adsorben usus dan enzim-enzim pencernaan

D. DOSIS 1. Simvastatin Awal 10 mg / hari dosis tunggal pada malam hari 2. Lodem Awal : sehari 15 mg sebelum makan pagi, dosis dapat ditingkatkan perlahan dengan kenaikan sebesar 15 mg hingga diperolah dosis 45 60 mg/ hari dalam 2 3 dosis terbagi, dengan dosis terbesar diberikan sebelum makan pagi. Maksimal dosis tunggal : 60 mg. Dosis sehari : 120 mg/hari 3. Gludepatic Dosis : 3 x sehari 1 tablet 4. Eclid Awal 50 mg. Maksimal 100 200 mg 3 x sehari

Perhitungan Dosis 1. Lodem 30 mg ( Gliquidon dosis maximal tunggal 60mg, dosis harian 120 mg) D1x : 30 mg D1h : 30 mg x 3 = 90 mg DP 1x : 60 mg DP 1h : 120mg D/DP 1x : 30 mg/ 60 mg x 100% = 50% D/DP 1h : 90 mg / 120 mg x 100% = 75% 2. Eclid 100 mg (akarbose 3x sehari 1-2 tablet 100mg) D1x : 100 mg D1h : 100 mg x 3 = 300 mg DP 1x : 100mg 200mg DP 1h : 300mg 600mg D/DP1x : 100mg/(100mg-200mg) x100% = 100% - 50% 3. Gludepatic 500 mg ( Metformin 500mg sehari 2-3 x 500 mg ) D1x : 500 mg D1h : 500 mg x 3 = 1500 mg DP 1x : 500mg DP1h : 500mg x 3 = 1500 mg D/DP 1x : 500mg/500mg x 100% = 100% D/DP 1h : 1500mg / 1500mg x 100% = 100% 4. Simvastatin 10 mg (10 mg sekali sehari maksimal 40 mg) D1x : 10 mg D1h : 10 mg x 1 = 10 mg DP 1x : 10 mg DP1h : 40 mg D/DP1x : 10mg/ 10mg x100% = 100% D/DP 1h: 10 mg / 40 mg x 100% = 25%

E. EFEK SAMPING 1. Simvastatin Nyeri abdomen, konstipasi dan kembung 2. Lodem Hipoglikemi, alergi, ruam kulit, intoleransi GI, mual dan muntah, tidak enak badan, kehilangan konsentrasi dan penurunan berat badan. 3. Gludepatic Asidosis laktat dengan gejala mual, muntah, kejang perut, diare, anoreksia, penurunan penyerapan vitamin B12

4. Eclid Diare, nyeri perut, gejala GI dan abdomen yang tidak spesifik

F. CARA PEMAKAIAN 1. Simvastatin 1 x sehari 1 tablet pada malam hari 2. Lodem 3 x sehari 1 tablet 15 30 menit sebelum makan 3. Gludepatic 3 x sehari 1 tablet sesudah makan 4. Eclid 3 x sehari 1 tablet saat makan

III. PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN 1. Pasien meminta obat generic, dikonsultasikan kepada dokter bolehkah penggantian obat tersebut. 2. Untuk dosis eclid dosis lebh besar dari dosis pemakaian, diusulkn penyesuaian dosis. Dosis disamakan sesuai DP ataukah terdapat data klinik / kondisi pasien yang memungkinkan terhadap pemberian dosis tersebut.

IV. KIE Diberitaukan pada pasien untuk mengatur pola makan, menghindari makanan yang banyak mengandung glukosa yanng tinggi. Dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi serat. Di anjurkan pada pasien agar rutin melakukan olahraga ringan seperti lari-lari kecil. Menjaga kebersihan lingkunganya, agar penyakit asmanya tidak bertambah parah. Pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin Mengingatkan pasien agar meminum obat simvastatin pada malam hari sebelum tidur. Diberitahukan kepada pasien obat lodem diminum sebelum makan.

Diberitahukan pada pasien obat eclid diberikan selama makan, yaitu diminum setelah suapan pertama saat sedang makan. Diberitahukan pada pasien obat gludephatic diberikan sesudah makan.

V. ETIKET
Etiket Lodem
APOTEK LAZUARDI PHARMA Apoteker : Langitasani Sora S.Farm.,Apt SIPA : 0212/SIPA/DINKES/2005 SIA : 112/454/SIA/15.09/BPPT/V/2004 Jl. Tawang Wiru (024) 6585655

No.1

Semarang, 26-09-2013

3x1 tablet sebelum makan Untuk mengulangi harap minta ijin dokter Etiket Eclid
APOTEK LAZUARDI PHARMA Apoteker : Langitasani Sora S.Farm.,Apt SIPA : 0212/SIPA/DINKES/2005 SIA : 112/454/SIA/15.09/BPPT/V/2004 Jl. Tawang Wiru (024) 6585655

No.2

Semarang, 26-09-2013 3x1 tablet pada saat makan

Untuk mengulangi harap minta ijin dokter Etiket Gludepatic


APOTEK LAZUARDI PHARMA Apoteker : Langitasani Sora S.Farm.,Apt SIPA : 0212/SIPA/DINKES/2005 SIA : 112/454/SIA/15.09/BPPT/V/2004 Jl. Tawang Wiru (024) 6585655

No.3

Semarang, 26-09-2013

3x1 tablet setelah makan Untuk mengulangi harap minta ijin dokter

Etiket Simvastatin
APOTEK LAZUARDI PHARMA Apoteker : Langitasani Sora S.Farm.,Apt SIPA : 0212/SIPA/DINKES/2005 SIA : 112/454/SIA/15.09/BPPT/V/2004 Jl. Tawang Wiru (024) 6585655

No.4

Semarang, 26-09-2013

1x1 tablet tiap malam Untuk mengulangi harap minta ijin dokter

VI. COPY RESEP APOTEK LAZUARDI PHARMA Apoteker : Langitasani Sora S.Farm.,Apt SIPA : 0212/SIPA/DINKES/2005 SIA : 112/454/SIA/15.09/BPPT/V/2004 Jl. Tawang Wiru (024) 6585655
COPY RESEP Nama dokter Tgl Penulisan resep Pro Usia : dr. Ismi, Sp.PD : 26 september 2013 : Ny. Mita : 50 tahun

R/

Lodem 30 mg tab No XC S 3 dd 1 ac Det VL (da generik)

R/

Eclid 100mg No XC S 3 dd 1 dc Det VL

R/

Gludepatic 500mg S 3 dd 1 pc

No XC Det VL (da generik)

R/

Simvastatin 10 mg tab No XXX S 1 dd 1 (malam)

Det XV

Semarang , 26 September 2013 Pcc

VII. DAFTAR PUSTAKA Tjay, Rahardja. 2007. Obat-Obat Penting. Jakarta : Gramedia ISFI. 2008. ISO Farmakoterapi. Jakarta : ISFI Penerbit ISFI. 2011. ISO Indonesia Volume 45. Jakarta : ISFI Penerbit

RESUME 1. Siska Rany M.U (1041011142) Pada penggunaan obat dalam resep ada obat yang diminum saat makan, sesudah makan dan sebelum makan. Bagaimana jika obatnya diminum secara bersamaan supaya lebih efisien? Jawaban : pada masing masing obat memiliki mekanisme yang berbeda beda. Tujuan diberikan pada saat makan, sesudah makan atau sebelum makan yaitu supaya aktivitas kerja obat tersebut lebih maksimal. Serta dikhawatirkan jika digunakan secara bersama sama akan menyebabkan hipoglikemi. 2. Siti Zulaikhah (1041011143) Pada masing masing obat memiliki beberapa interaksi, apakah didalam resep terdapat obat yang harus dihilangkan atau diganti? Jika ada yaitu obat apa, dan jika tidak kenapa? Jawab : pada resep interaksi terjadi jika digunakan secara bersamaan yaitu terjadinya efek hipoglikemi, sehingga masing masing obat digunakan dalam waktu yang berbeda. Dalam resep tidak terdapat obat yang perlu diganti atau dihilangkan. 3. Siwi Wahyuningtyas (1041011144) Pasien meminta obat generik, obat yang diganti apa saja? Jawab : obat yang seharusnya diganti yaitu Lodem diganti dengan Gliquidon, Eclid diganti dengan Akarbose, dan Gludepatic diganti dengan metformin.penggantian tersebut juga tergantung dengan ketersediaan obat dalam apotek dan ijin dokter. Di apotek yang tersedia hanya Gliquidon dan Metformin, sehingga obat yang diganti generik hanya Lodem dan Gludepatic. 4. Elma Nurani (1041111177) Didalam resep terdapat 3 obat yang berkhasiat untuk pengobatan Diabetes Melitus, apakah obat tersebut digunakan terus atau dapat dihentikan jika kadar gula darah sudah terkontrol? Jawab : Pada pasien diatas menderita DM tipe 2 sehingga diberikan pengobatan diabetik oral dengan tujuan mencegah efek jangka pendek seperti rasa haus, banyak berkemih, rasa lelah dan khususnya ketoasidosis. Tujuan jangka panjang untuk prevensi komplikasi lambat seperti retinopati dan neuropati dan gangguan jantung. Untuk mecapai kondisi ini harus malakukan regulasi optimal seperti pemeriksaan gula darah yang teratur dengan pengontrolan minimal 4 kali sehari. Pengobatan dapat dihentikan apabila gula darah sudah normal tetapi tetap diperlukan pemeriksaan kadar gula darah agar terhindar dari hipoglikemi, selain itu pengaturan gaya hidup seperti diet dan frekuensi makan perlu diperhatikan.