Anda di halaman 1dari 2

Kasus keputusan manajerial 6-39 laporan produksi, isu-isu etika 1.

Dalam kasus ini seharusnya Donna menolak tawaran Gary dalam melakukan praktek manipulasi laporan keuangan. Secara jelas kita ketahui atas saran Gary yang menyatakan adanya pemalsuan laporan nilai barang jadi dan besaran barang dalam proses. Pemalsuan laporan produksi ini akan melanggar beberapa standar etika setidaknya yang secara jelas dapat kami jelaskan yakni atas integritas dan penilaian secara objektif terhadap nilai barang yang ada. Dalam hal ini sebagai pengontrol dalam perusahaan Donna berkewajiban untuk melaporkan keadaan perusahaan yang sebenar-benarnya agar tidak jadi bom waktu bagi perusahaannya. Untuk pribadinya sendiri tentu donna akan mendapat sanksi atas tindakannya yang perlu tanggung jawab lebih, terlebih lagi ini adalah tanggung jawab gelarnya sebagai seorang CPA dan CMA. Pada akhirnya ketika laporan itu dilaporkan secara baik resikonya bisa lebih minim, terkabulnya pinjaman akan diukur berdasarkan aspek-aspek lain menurut pemberi pinjaman nantinya. 2. Sebagai seorang pengawas Donna berkewajiban melaporkan setiap tindakan yang terbukti berindikasi kecurangan dan dapat merugikan keberlangsungan hidup perusahaan. Dijelaskan bahwa Gary memustuskan untuk tidak menjalankan rencananya dan hal ini tentu menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran kode etik kerja serta prosedur kerja yang dilanggaroleh Gary. Donna tidak perlu melaporkan hal tersebut kepada atasannya, yang perlu dia lakukan hanyalah memberi nasihat serta saran agar Gary tidak sampai benar-benar melakukan rencananya tersebut. 3. Jika Gary bersikeras pada rencananya untuk melakukan perubahan nilai laporan keuangannya maka ada 2 tindakan yang bisa dilakukan oleh Donna sebagai seorang pengawas, takni: Memberi penjelasan atas resiko-resiko yang akan diterima baik Gary, Donna serta perusahaan apabila tindakan kecurangan itu terdeteksi Gary, Donna berhak memberi peringatan tegas bahwa dia akan melaporkan tindakan itu pada atasan yang tentu akanmeyudutkan posisinya sebagai seorang manajer. Jika penyelesaian itu pun tidak kunjung member solusi atas konflik yang ada,Donna berhak mengambil keputusanuntuk mundur dari posisinya karena tentu hal ini akan menjadi ketidaknyamanan yang sangat besar bagi Donna. Dikhawatirkan dikhawatirkan kinerja dan prestasi Donna akan terhambat akibat kondisi yang tidak baik tersebut.

4. Dalam kasus ini kami memiliki jawaban yang berbeda atas jawaban-jawaban kasus sebelumnya, dimana terdapat dua kondisi yang sangat menyudutkan dan menyulitkan Donna untuk melakukan pembenaran atas opini yang diasampaikan. Berdasarkan kondisi umur Donna yang akan sulit menemukan posisi serta nilai pendapatan yang sama dengan perusahaan tempat dia bekerja sekarang. Jika pun dia

keluar dan menolak untuk mendukung rencana Gary ditakutkan bahwa Gary akan mempersulit Donna dalam mendapatkan dana manfaat pensiunnya. Kondisi lainnya yang lebih menyulitkan lagi adalah adanya hubungan kekerabatan antara atasan mereka dengan Gary. Tentu saat Donna pun melaporkan tindakan yang diambil oleh Gary dikhawatirkan justru atasannya akan berbalik mendukung rencana tersebut. Dinilai secara kasat mata sebenarnya rencana yang diambil oleh Gary itu memiliki tujuan yang secara langsung diungkapkan adalah untuk membantu perolehan pinjaman untuk kelangsungan usaha perusahaannya. Yang dikhawatirkan adalah bila tindakan tersebut terus berlangsung namun diakhirnya akan menimbulkan utang yang meningkat bila tidak diseimbangi dengan usaha dari manajemen Gary untuk memperbaiki dengan baik dan benar jumlah pendapatan yang diterima serta beban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan pada periode-periode berikutnya.