Anda di halaman 1dari 1

Marker-marker 1.

CEA (Carsinoembrionic Antigen) : Tumor marker yang umum, CEA sebenarnya hanya ada pada fetus, dan meningkatnya CEA kebanyakan disebabkan adanya Kanker di saluran percernaan, untuk itu perlu dilakukan penunjang yang lain seperti Colon in Loop, USG Abdomen, CT Scan Abdomen. 2. LDH (Laktat Dehidrogenase) : Tumor marker yang umum, LDH dapat dihasilkan oleh berbagai organ seperti jantung, paru, hati. 3. AFP (Alfa Feto Protein) : Tumur marker spesifik untuk hepatoma, Hepato Celluler Carsinoma (normal <10). 4. CKMB (Creatin Kinase Myoglobulin Binding) : Marker adanya kresukan myokard yang disebabkan oleh iskemik atau indark myokard. 5. CA-19 (Cancer Antigen-19) : Tumor marker untuk tumor pancreas. 6. CA-125 (Cancer Antigen-125) : Tumor marker untuk kista ovarium. 7. SGOT (Serum Glutamat Oksalat Transaminase) : Marker berupa enzim yang menandakan adanya kerusakan sel hepar atau jantung (Normal 0-46 U/I). 8. SGPT (Serum Glutamat Piruvat Transaminase) : Marker berupa enzim yang menandakan adanya kerusakan sel hepar atau jantung (Normal 0-45 U/I). 9. PSA (Prostat Spesific Antigen) : Tumor marker untuk kanker prostat. 10. HbA1C : Marker yang digunakan untuk prognosis penyakit Diabetes Melitus (Normal <7,3). 11. IgM, IgG, Anti Dengue : marker yang digunakan untuk penegakan diagnosis demam dengue (Normal:negative) 12. ALP (Alkali Phospatase)? : Tumor marker untuk tumor pancreas? 13.