Anda di halaman 1dari 16

OSTEOLOGI Materi Pokok Alokasi Waktu Guru Pengasuh : - Mengenal Pertulangan pada Hewan - Mengenal Persendian pada Hewan

: 9x45 Menit (3x pertemuan) : drh. Salman

Osteologi adalah bagian dari ilmu urai (Anatomi) yang memperbincangkan tentang struktur, bentuk dan pertumbuhan tulang temulang tubuh. Susunan tulang temulang tubuh membentuk kerangka yang disebut skeleton (Skelet) Menurut bentuknya tulang dapat dibagi menjadi 4 bagian yaitu: 1. Tulang panjang atau tulang pipa ( ossa longa) Yaitu tulang-tulang berbentuk silindris dan panjang, misalnya tulang anggota gerak 2. Tulang pipih atau tulang pijak ( ossa plana) Yaitu tulang-tulang berbentuk pipih, umumnya menutupi bahagian bagan yang lunak seperti tulang-tulang kepala dsb 3. Tulang tak teratur (ossa irregularis) Yaitu tulang yang bentuknya tidak teratur, misalnya terdapat pada tulang-tulang belakang dan pada dasar tengkorak 4. Tulang pendek (ossa brevia) Yaitu tulang yang berbentuk pendek, misalnya terdapat pada tulangtulang persendian

Pada dasarnya skeleton tubuh hewan, menurut tempat atau letaknya kita bagi atas 3 bagian yaitu: 1. Tulang axialis: Yaitu tulang-tulang yang meliputi tulang tengkorak, tulang rusuk, tulang dada dan tulang belakang.
1

2. Tulang appendicularis: Yaitu tulang-tulang yang meliputi anggota gerak muka dan belakang 3. Tulang vesceralis: Yaitu tulang-tulang yang meliputi alat-alat dalam tubuh yang lunak (visceral) seperti tulang penis, jantung dsb. Secara Skematis skelet ( rangka ) dapat digambarkan sebagai berikut:

Columma Vetebralis S. Axialis Ossa Costae Os Sternum Os Cranium ( Tengkorak)

Cingulum Extremitas thoracalis (daerah gelang bahu)

Skeleton

S. Apendicularis Cingulum Extremitas pelvina (daerah gelang panggul) S. Visceralis ( Os Cordis pada Sapi dan Os Penis pada Anjing)

Gambar 1: Skeleton Kambing

SKELETON AXIALIS

Columna Vertebrales Merupakan sederetan tulang-tulang mulai dari leher sampai ekor yang tidak teratur bentuknya. Namun demikian sederetan itu membentuk sumbu (tiang) yang kokoh dan cukup fleksibel. Fleksibelitas diperlukan untuk meneruskan tenaga dorong kaki belakang ke muka, penahanan berat alat jerohan dan disamping itu juga adalah tempat medula spinalis ( Sumsum punggung) yang berjalan di canalis vertebralis ( Saluran yang dibentuk columna vertebralis). Terbagi atas: a) b) c) d) e) Tulang leher ( vertebrae cervicalis) = C Tulang punggung ( vertebrae thoracalis) = T Tulang pinggang ( Vertebrae lumbalis) = L Tulang Kemudi ( Vertebrae saccralis) = S Tulang ekor ( Vertebrae Coxygea) = Cy

Susunan diatas dapat dirumuskan sbb: C T L S Cy. Jumlah masing-masing kelompok untuk berbagai jenis hewan berlainan. Kuda Sapi Kambing/ Domba Anjing Babi Ayam : C7 : C7 : C7 : C7 : C7 T18 T13 T13 T13 T14 L6 L6 L6 L7 L6-7 LS5 S5 S5 S3 S4 S14 Cy 15-20 Cy 18-20 Cy 16-18 Cy 20-23 Cy 20-23 Cy
6

: C14 T7

Tulang leher ( Ossa Vertebrae cervicalis). Bentuknya tidak sama. Tulang leher I, II dan III bentuknya lain. Tulang leher I disebut atlas, tulang leher II disebut epistrophius. Tulang leher III, IV, V,
4

VI dan VII bentuknya hampir serupa, hanya semakin kebelakang semakin pendek. Ruas tulang leher dihubungkan satu sama lain oleh otot dan jaringan ikat. Setiap tulang leher mempunyai lobang (foramen) ditengahnya. Persatuan dari foramen-foramen itu disebut canalis transversarius. Setiap tulang leher mempunyai peninggian keatas yang disebut taju (processus spinosus), sedangkan penonjolan kesamping disebut sayap (processus transversus). Taju tidak sama tinggi setiap tulang leher, demikian juga dengan sayapnya tidak sama panjang. Foramen dari tulang leher adalah tempat jalannya pembuluh darah dan syaraf. Pada bagia belakang dari tulang leher terakhir, terdapat lekuk sebagai tempat perhubungan antara tulang leher itu dengan tulang rusuk setiap tulang leher mulai dari yang ke II mempunyai tanduk dan sayap. Tulang punggung ( Ossa Vertebrae Thorachalis) Terletak dibelakang tulang leher. Jumlahnya berbeda pada berbagai jenis hewan. Pada kiri-kanan tulang punggung terdapat tulang rusuk. Taju pada tulang punggung berbeda tingginya. Pada badan tulang punggung terdapat lekuk sebagai tempat pertautan dengan tulang rusuk. Deretan tulang-tulang masing-masing ruas berhubungan dengan ossa costae. Perhubungan tersebut dinamakan fofea costalis cranialis untuk yang dimuka dan fovea costalis caudalis, yang dibelakang. Tulang pinggang (Ossa Vertebrae Lumbalis). Terletak dibelakang tulang punggung. Tajunya hampir sama tingginya, sedangkan sayapnya amat panjang. Jumlah ruas tulang-tulang ini berkisar antara 6-7. Tulang Kemudi ( Ossa Vertebrae Saccralis) Terletak dibelakang tulang pinggang. Jumlahnya juga berbeda pada setiap jenis hewan. Pertautan antara tulang yang satu dengan yang lainnya sangat erat sehingga seolah-olah tumbuh menjadi satu dan disebut tulang kemudi. Sayapnya menjadi satu dan melebar. Diatas dan dibawah sayap terdapat lobang tempat lalunya pembuluh darah dan syaraf. Tulang Ekor ( Vertebrae Coxygealis) Terletak dibelakang sekali. Jumlahnya berkisar antara 16-23. Tajunya hampir tak kelihatan, begitu juga dengan lubang telinganya.
5

Tulang rusuk ( Ossa Costae) Terletak disebelah kanan dan kiri ossa vertebrae thoracales. Sebaris berjumlah sama dengan jumlah vertebrae tersebut. Pada kuda berjumlah 18 pasang, pada sapi, kerbau, kambing dan domba =13 pasang. Pada anjing, 13 pasang, pada babi 14-15 pasang dan pada ayam 7 pasang. Tulang rusuk I terdapat antara tulang leher terakhir dan tulang punggung I sedangkan tulang rusuk terakhir terdapat antara tulang punggung terakhir dan tulang punggung didepannya. Pada bagian bawah tulang rusuk terdapat tulang rawan yang membuat perhubungan dengan tulang dada. Berdasarkan perhubungan tulang rawan ini dengan tulang dada, maka tulang rusuk dibagi atas 2 bagian yaitu: 1. Tulang rusuk sejati ( Costae verae) Yaitu tulang rawannya berhubungan langsung dengan tulang dada. Pada kuda ada 8 pasang, pada sapi/ kerbau/ kambing/ domba ada 8 pasang, pada babi ada 7 pasang. 2. Tulang rusuk palsu (Costae Spuriae) Yaitu tulang rawannya berhubungan dengan tulang rawan dari tulang rusuk depannya. Tulang rusuk I mudah dibedakan dengan tulang rusuk lainnya oleh karena bentuknya yang pendek dan besar

Tulang dada ( Os Sternum) Tulang ini terdapat dibawah tulang rawan tulang rusuk dan terjadi waktu hewan masih muda dari beberapa tulang-tulang yang diperhubungkan oleh tulang rawan. Lama kelamaan tulang itu bersatu dan mengeras dan membentuk tulang dada terdapat sepotong rawan yang disebut paruh ( Cartilago cariniformis). Dibagian bawah tulang dada menjadi sangat runcing dan disebut crista sterni.

SKELETON APENDICULARIS

Anggota gerak muka ( Extremitates Thoracalis ) Anggota gerak muka terdiri dari: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Scapula Humerus Radius Ulna Ossa Carpi Ossa meta carpal Phalanges = T. belikat = T. Pangkal lengan = T. Pengumpil = T. Hasta = T. Pangkal tangan = T. Tapak tangan = T. Jari

Scapula ( tulang belikat ) Bentuknya pipih, terletak diatas sekali dari kaki depan. Sebagian sisi luar dari tulang belikat terdapat suatu peninggian yang membagi dua tulang tersebut. Peninggian tersebut disebut sanding otot ( Spina Scapulae ). Sebelah atas tulang belikat terdapat sepotong tulang rawan yang disebut cartilago scapulae. Humerus (tulang pangkal lengan) Terletak dibawah Os Scapula (tulang belikat), bentuknya panjang, membuat sudut hampir siku-siku dengan tulang belikat. Dibagian atas tulang itu terdapat sepotong rawan berupa benjol yaitu tempat perhubungan Os humerus dengan Os Scapula. Dibagian bawahnya juga terdapat rawan dimana terjadi perhubungan tulang ini dengan tulang pengumpil dan tulang hasta. Radius dan Ulna ( tulang pengumpil dan tulang hasta) Terdapat dibawah tulang pangkal lengan. Dibagian depan radius agak melengkung. Ulna yang berada disebelah luar radius lebih tinggi letaknya. Dibagian bawah radius terdapat rawan. Ossa carpi (tulang panggkal tangan) Merupakan tulang-tulang yang terdiri dari dua baris tulang kecil-kecil sebanyak 7-8 buah. Baris atas terdiri dari 4 buah dan baris bawah terdiri dari 34 buah tulang. Ossa metacarpi (tulang tapak tangan) Pada kuda berjumlah 3 buah yaitu tulang tapak tangan I, II, III. Yang ke-I dan III mengecil. Dibagian bawah ossa meta caral II terdapat tulang rawan.
7

Ossa Phalanges (tulang jari) Tulang-tulang ini meliputi tulang pangkal jari, tulang tajuk dan tulang kuku, atau tulang jari I, II, III, lihat gambar kaki depan. Gambar 2: Ossa Extremitates Thoracales

Anggota gerak belakang ( Extremitates Pelvinae ) Anggota gerak belakang terdiri dari: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Os pelvina (Tulang pinggul ) Os femur (Tulang paha ) Os tibia (Tulang kering ) Os fibula (Tulang betis) Ossa tarsal (Tulang pangkal kaki) Ossa meta tarsi (Tulang tapak kaki) Os phalanges (Tulang jari)

Os pelvina (tulang pinggul) Yaitu tulang yang terletak sebelah atas dari anggota gerak belakang. Pada hewan masih muda tulang ini terdiri dari 6 potong tulang yaitu: 2 tulang usus (os ilium) 2 tulang duduk (os ischium) 2 tulang kemaluan (os pubis) Setelah dewasa tulang-tulang itu bertaut menjadi tulang pelvis yang terdiri dari 3 bahagian yaitu os ilium, os ischium dan os pubis. Didekat os pubis terdapat sebuah lekuk yang dilapisi oleh tulang rawan dimana terjadi perhubungan tulang pelvis dengan tulang paha. Lekuk itu disebut cembung pangkal paha (acetabulum). Os femur( tulang paha) Merupakan tulang yang panjang, terdapat dibawah tulang pinggul. Disebelah bawah tulang ini terdapat sebuah tulang kecil berbentuk segitiga yang disebut patella ( tulang tempurung lutut). Os tibia dan fibula (tulang kering dan tulang betis). Terletak dibawah femur. Tulang kering merupakan tulang yang panjang dan tulang betis kecil terdapat disebelah luar tulang kering. Bagian atas tulang kering melebar dan dilapisi oleh rawan untuk tempat perhubungan dengan tulang paha. Tulang betis pada kuda sangat kecil. Ossa tarsal (tulang pangkal kaki)
9

Terdiri dari 6-7 buah tulang seperti pada kaki depan. Sebuah dari tulangtulang ini terletak dibelakang dan disebut tulang tumit (tuber calcis). Tulang-tulang lainnya dari kaki belakang sama dengan kaki depan. Ossa metatarsi (tulang tapak kaki) Ossa metatarsi yaitu: Os metatarsi tertium (yang terbesar), Ossa metatarsi secundum et quartum. Ossa metatarsi medialis lebih ramping dibandingkan dengan ossa metatarsi lateralis. Os Phalanges Terdiri dari: a) Os phalanges primum, sedikit pendek, melebar keatas, kecil kebawah b) Os phalanges secundum, sempit, agak panjang c) Os phalanges tertium

Gambar 3: Ossa Coxae Kuda

10

Gambar 4: Ossa Extremitates Velvinae

11

CRANIUM ( Tulang Kepala, Tengkorak )

Kepala merupakan tempat alat-alat panca indera yang penting. Pembagian tulang kepala: batasnya garis transversal melalui kotak mata. Tulang-tulang tengkorak pada dasarnya terdiri dari: 1. Tulang-tulang kepala (ossa cranii) 2. Tulang-tulang muka (ossa faciei) Yang termasuk tulang-tulang kepala ialah: a) b) c) d) e) f) Os occipitalis ( sebelah belakang) Os sphenoidale (di tengah) Os ethmoidale (di depan) Os interparietale ( di atas) Os frontale ( di depan atas) Os temporale ( di lateral, dinding otak)

Yang termasuk tulang-tulang muka adalah: a) b) c) d) e) f) g) h) i) j) k) Maxillare ( rahang atas) Premaxilla ( di depan) Os Palatinum ( di daerah langit-langit) Os pterygoideus ( dinding depan otak) Os nasale ( daerah hidung) Os lacrimale ( daerah mata) Os malare ( daerah pipi) Ossa turbinatum ( daerah rongga hidung) Os Vomer ( daerah langit-langit) Os Mandibulae ( rahang bawah) Os Hyoideus ( tulang lidah)

12

Gambar 5:A. Cranium Kuda (Facies dorsalis)

13

Gambar 5:B. Cranium Kuda (Facies Ventralis)

14

Os Occipitalis Terdapat pada bagian belakang dari tengkorak pada bagian bawahnya terdapat os sphenoidale. Bagian-bagian dari Os Occipitalis antara lain: 1. Foramen occipitale magnum, lubang yang menghubungkan kepala dan vertebrae 2. Pars lateralis: terdapat condylus occipitalis, bungkul yang bersendi dengan Os Atlas 3. Pars basilaris : memanjang ke anterior dari foramen magnum, menjadi sisi medial dari foramen lacerum. Pada batas dengan os sphenoidale terdapat tuberculum basilaris. 4. Squama occipitalis : bagian dorsal dari foramen magnum, terdapat crista nuchalis (rigi). Os sphenoidale terletak pada bagian depan dari os sphenoidale. Os interparietale terletak ditengah tulang tengkorak. Tulang ini merupakan bagian terluas dari otak pada bagian atasnya. Os frontale terdapat pada perbatasan dari ossa cranii dengan ossa faciei. Os temporale merupakan dinding sebelah sisi dari cranium. Maxila merupakan bagian yang penting dari rahang atas. Disini terdapat tempat bersarangnya gigi. Ossa incisivus atau premaxilla terletak pada bagian depan dari rahang atas. Ossa platina terletak pada tiap sisi dari lobang hidung.
15

Ossa pterygoidea merupakan tulang yang tipis kecil terdapat pada tiap sisi dari hidung. Ossa nasale terdapat disebelah depan dari os frontale. Ossa lacrimale terdapat disebelah depan dari mata. Ossa zygomatica (os molare) terdapat diantara ossa lacrimale sebelah atas dan mxilla sebelah depan. Ossa turbinata berbentuk melingkar, berjumlah empat buah, dua pasang melekat pada dinding dai rongga hidung. Vomer merupakan tulang yang terdapat ditengah-tengah mandibula atau rahang bawah.

16