Anda di halaman 1dari 6

FEBRIANI UPIK ILYANTI NIM : 200951003 FARMASI

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL KAMAL

I.

True Solution (Larutan)


Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau

lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solute, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat zat lain dalam larutan disebut pelarut atau soluen. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi. Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan, seperti garam atau gula dilarutkan dalam cairan. Gas dapat pula dilarutkan dalam cairan, misalnya karbondioksida atau oksigen dalam air. Selain itu, cairan dapat pula larut dalam cairan lain, sementara gas larut dalam gas lain. erdapat pula larutan padat, misalnya aloi !campuran logam" dan mineral tertentu. Larutan Ideal #ila interaksi antarmolekul komponen komponen larutan sama besar dengan interaksi antarmolekul komponen komponen tersebut pada keadaan murni, terbentuklah suatu idealisasi yang disebut larutan ideal. $arutan ideal mematuhi hokum %aoult, yaitu bah&a tekanan uap pelarut !cair" berbanding tepat lurus dengan 'raksi mol pelarut dalam larutan. $arutan yang benar benar ideal tidak terdapat di alam, namun beberapa larutan memenuhi hk. %aoult sampai batas batas tertentu. Contoh larutan yang dapat dianggap ideal adalah campuran benzene dan toluen. Ciri lain larutan ideal adalah bah&a (olumenya merupakan penjumlahan tepat (olume komponen komponen penyusunnya. )ada larutan nonideal, penjumlahan (olume zat terlarut murni atau pelarut murni tidaklah sama dengan (olume larutan.

II.

Emulsi
*mulsi merupakan jenis koloid dengan 'ase terdispersi berupa zat cair. #erdasarkan medium pendispersinya, emulsi dapat dibagi menjadi + ,. emulsi gas !aerosol cair" -. emulsi cair + a. Demulsi'ikasi b. )engenceran c. *mulsi padat. gel Emulsi gas (aerosol cair) *mulsi gas merupakan emulsi di dalam medium pendispersi gas. /erosol cair seperti hairspray dan baygon, dapat membentuk sistem koloid dengan bantuan bahan pendorong seperti C0C. Selain itu juga mempunyai si'at seperti sol lio'ob yaitu e'ek yndall, gerak #ro&n. Emulsi cair *mulsi cair merupakan emulsi di dalam medium pendispesi cair. *mulsi cair melibatkan campuran dua zat cair yang tidak dapat saling melarutkan jika dicampurkan yaitu zat cair polar dan zat cair non polar. #iasanya salah satu zat cair ini adalah air dan zat lainnya seperti minyak. Si'at emulsi cair yang penting ialah + Demulsi'ikasi Kestabilan emulsi cair dapat rusak akibat pemanasan, pendinginan, proses sentri'ugasi, penambahan elektrolit, dan perusakan zat pengemulsi. )engenceran *musi dapat diencerkan dengan penambahan sejumlah medium pendispersinya. Emulsi padat/ gel

III. Suspensi
/dalah suatu campuran 'luida yang mengandung partikel padat. /tau dengan kata lain campuran heterogen dari zat cair dan zat padat yang dilarutkan dalam zat cair tersebut. )artikel padat dalam system suspensi umumnya lebih besar dari , mikrometer sehingga cukup besar untuk memungkinkan terjadinya sedimentasi. sedimentasi &alaupun tidak terdapat gangguan. Suspensi cairan atau padatan !dalam jumlah kecil" di dalam gas disebut sebagai aerosol. Contoh system aerosol dalam kehidupan manusia adalah debu di atmos'er. Contoh umu + $umpur !dimana tanah dan lempung tersuspensi dalam air". idak seperti koloid, padatan pada suspensi akan mengalami pengendapan atau

IV. Salep
/dalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. )enggolongan Salep + ,. 1enurut konsistensinya salep dibagi + 2nguenta adalah salep yang mempunyai konsentrasi seperti mentega tidak mencair pada suhu biasa, tetapi mudah dioleskan. Cream adalah suatu salep yang banyak mengandung air, mudah diserap kulit. Suatu tipe yang dapat dicuci dengan air. )asta adalah suatu salep yang banyak mengandung lebih dari 345 zat padat !serbuk". Suatu salep tebal karena merupakan penutup atau pelindung bagian kulit yang diberi. Cerata adalah suatu salep berlemak yang mengandung persentase tinggi lilin !&a6es" hingga konsentrasi lebih keras. Gelones spumae !jelly" adalh suatu salep yang lebih halus. 2mumnya cair dan sedikit mengandung atau tanpa mukosa, sebagai pelican. basis, biasanya terdiri dari campuran sederhana

dari minyak dan lemak dengan titik lebur yang rendah. 7ashable 8elly mengandung mucilagines, misalnya + gom, tragacanth, amylum. Contoh + Starch jellies !,45 amylum dengan air mendidih". -. 1enurut si'at 0armakologi . dibagi dalam + o Salep epidermic !salep penutup", melindungi kulit dan menghasilkan e'ek lokal tidak diabsorbsi, kadang kadang ditambahkan antiseptik, astringen, merendahkan rangsangan. Dasar salep yang terbaik adalah senya&a hidrokarbon !(aselin". o Salep endodermik , dimana bahan obatnya menembus ke dalam, tetapi tidak melalui kulit, terabsorbsi sebagian. 2ntuk melunakan kulit atau selaput lendir , diberi lokal irisan. Dasar salep yang baik adalah minyak lemak. o Salep diatermik, salep supaya bahan bahan obatnya menembus ke dalam melalui kulit dan mencapai e'ek yang diinginkan. 9. . 1enurut dasar salep + Salep :ydro'obik, yaitu salep salep dengan bahan dasar berlemak !greasy bases", contohnya + minyak lemak Salep :ydrophillik, yaitu salep yang kuat menarik air, biasanya dasar salep tipe ;.7 atau seperti dasar salep :ydrophobic tetapi konsentrasi lebih lembek kemungkinan juga dengan tipe 7.; antara lain + sterol sterol dan petrolatum. herapeutica berdasarkan penetrasinya dapat

V. Krim
/dalah sediaan setengah padat, berupa emulsi mengandung air tidak kurang dari <45 dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. /da - tipe krim, yaitu tipe minyak air dan tipe air minyak.