Anda di halaman 1dari 4

SMP STRADA SLAMET RIYADI

April 1, 2012

PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA


Islam telah masuk ke Indonesia sejak bangsa Indonesia berhubungan dengan pedagang Islam dari Asia Barat (Arab dan Persia) pada abad VII, pedagang-pedagang Islam dari Asia Barat telah sampai ke Indonesia. BUKTI YANG DAPAT DIPERGUNAKAN UNTUK MEMASTIKAN MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA ; 1. Surat Raja Sriwijaya Salah satu bukti baru tentang masuknya Islam ke Indonesia dikemukakan oleh Prof. Dr. Azyumardi Asra dalam bukunya: Jaringan Ulama Nusantara. Dalam buku itu, Azumardi menyebutkan bahwa Islam telah masuk ke Indonesia pada masa kerajaan Sriwijaya. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat yang dikirim oleh Raja Sriwijaya kepada Umar bin Khattab yang berisi ucapan selamat atas terpilihnya Umar bin Khattab sebagai pemimpin Islam menggantikan Abu Bakar. 2. Makam Fatimah binti Maimun Tahun 1082 di Leran, Gresik 3. Makam Sultan Malik Al-Saleh tah8un 1297 di Aceh 4. Ceritera Marco Polo ( Pada tahun 1092, Marco Polo seorang musafir dari Venesia (Italia) singgah di Perlak dan beberapa tempat di Aceh bagian Utara. Marco Polo sedang melakukan perjalanan dari Venetia ke negeri Cina. Ia menceritakan bahwa pada abad XI, Islam telah berkembang di Sumatera bagian Utara. Ia juga menceriterakan bahwa Islam telah berkembang sangat pesat di Jawa.) 5. Ceritera Ibn Battuta Pada tahun 1345, Ibn Battuta mengunjungi Samudera Pasai. Ia menceriterakan bahwa Sultan Samudera Pasai sangat baik terhadap ulama dan rakyatnya. Di samping itu, ia menceriterakan bahwa Samudera Pasai merupakan kesultanan dagang yang sangat maju. Di sana, Ibn Battuta bertemu dengan para pedagang dari India, Cina, dan para pedagang dari Jawa. FAKTOR PENDUKUNG PERKEMBANGAN DAN PERSEBARAN ISLAM DI INDONESIA 1. Syarat masuk agama Islam tidak begitu sulit. Seseorang dianggap telah masuk agama Islam apabila telah mengucapkan Kalimat Syahadat. 2. Penyebaran Islam dapat dilakukan oleh setiap muslim. 3. Upacara-upacara dalam agama Islam lebih sederhana. 4. Agama Islam tidak mengenal kasta. Agama Islam mengakui dan memperjuangkan bahwa semua manusia sederajat atau sama di mata Tuhan. 5. Agama Islam tidak menentang adat/tradisi yang sudah ada di Indonesia. SALURAN ISLAMISASI PERDAGANGAN PERKAWINAN SALURAN PENYEBARAN ISLAM DI INDONESIA POLITIK PENDIDIKAN KESENIAN GOLONGAN PEMBAWA ISLAM DI INDONESIA 1. Islam diperkenalkan oleh Bangsa Arab 2. Islam datang dari Gujarat/India 3. Islam datang dari Persia SUMBER SEJARAH BERITA DARI LUAR NEGERI 1. Berita dari Arab (abad 7 M).
Atanasia Yayuk Widihartanti Page 1

SMP STRADA SLAMET RIYADI

April 1, 2012

2. 3.

4.

5.

6.

Pedagang Arab menyebut Kerajaan Sriwaya dengan sebutan Zabaq, Zabay, atau Sribusa. Ini suatu bukti bahwa pedagang Arab sudah melakukan hubungan dagang dengan Sriwaya. Catatan Marco Polo Marco Polo berasal dari Venesia, Italia. Pada tahun 1292, ia datang ke Aceh bagian utara dalam rangkaian perjalanannya dari Tiongkok ke Persia. Ia singgah di Lamuri. Marcopolo menemukan masyarakat yang sudah memeluk agama Islam. Berita dari India Berita dari India ini menyebutkan bahwa sudah ada hubungan dagang antara Indonesia dengan para pedagang dari Gujarat. Di samping berdagang, mereka juga mengajarkan agama Islam kepada penduduk yang ada di pesisir pantai. Berita dari Cina Dalam catatan Ma-Huan dinyatakan bahwa pada tahun 1400 telah ada saudagar-saudagar Islam yang tinggal di pantai utara Pulau Jawa. Berita dari Tome Pires Dalam Suma Oriental, Tome Pires menyatakan bahwa daerah-daerah di pantai Sumatra Utara dan timur Selat Malaka, yaitu daerah Aceh sampai Palembang sudah banyak masyarakat dan kerajaan Islam.

BERITA DARI DALAM NEGERI 1. Sebuah batu bertulis di Leran. Pada batu nisan di Leran (sebelah selatan Gresik) ada tulisan dengan menggunakan huruf dan bahasa Arab. Batu ini memuat keterangan tentang meninggalnya seorang wanita yang beragama Islam, bernama Fatimah binti Maimun (1028 M). 2. Makam Sultan Malik al-Saleh. Sultan Malik al-Saleh meninggal pada tahun 1297 M. Makam Sultan Malik al-Saleh terdapat di Aceh. Batu nisan makam ini mendapat pengaruh dari Mesir. 3. Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresikmuslim dari Persia. Ia meninggal pada tahun 1419. Makam Maulana Malik Ibrahim terletak di Gresik. 4. Nisan kubur di Troloyo, Trowulan, dan Gresik Berdasarkan nisan-nisan kubur tersebut dapat diketahui telah terjadinya proses Islamisasi di Jawa pada masa Majapahit. PERANAN PARA WALI DAN ULAMA Selain pedagang, penyebaran agama Islam dilakukan oleh para ulama. Penyebaran agama Islam di Pulau Jawa, dilakukan oleh Wali Songo. Wali Songo semuanya bergelar Sunan, suatu singkatan dari Susuhunan. Susuhunan berarti yang dunjung tinggi (suhun artinya dunjung di atas kepala) atau tempat memohon sesuatu. Sembilan wali itu adalah: Maulana Malik Ibrahim , Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Giri, Sunan Drajad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)

Sunan Ampel

Sunan Bonang

Sunan Drajat

Sunan Giri

Sunan Gunung Jati

Sunan Kalijaga

Sunan Muria

PARA ULAMA PENYEBAR ISLAM DI JAWA 1. Syeh Abdulmuhyi dari Tasikmalaya, 2. Syeh Siti Jenar atau
Atanasia Yayuk Widihartanti

Maulana Malik Ibrahim

Sunan Kudus

Page 2

SMP STRADA SLAMET RIYADI

April 1, 2012

3. 4. 5. 6.

Syeh Lemah Abang, Sunan Geseng, Sunan Tembayat, Sunan Panggung.

ULAMA PENYEBAR AGAMA ISLAM DI LUAR JAWA PADA MASA ITU, ANTARA LAIN: 1. Datuk Ribandang, 2. Datuk Sulaeman, 3. Datuk Ribandang, 4. Tuan Tunggang Parangan, 5. Penghulu Demak, 6. Kiai Gede ing Suro, 7. Syekh Said dari Pasai. PEMIKIR-PEMIKIR ISLAM DI INDONESIA 1. Hamzah Fansuri Syarab karyanya al-Asyiqin (Syair Perahu) dan Asrar al-Arifin 2. Nuruddin ar-Raniri karyanya Bustan as-Salatin 3. Syekh Abdurrauf al-Fansuri karyanya Tarjuman al-Mustafid 4. Sultan Agung karyanya Sastra Gending 5. Syekh Yusuf Safinat karyanya an-Najat dan Tuhfat ar-Rabbaniyah PERANAN BANDAR-BANDAR PELABUHAN 1. Sebagai tempat berlabuh kapal-kapal dagang, baik untuk memuat dan/atau membongkar barangbarang dagangannya. 2. Sebagai tempat traksaksi perdagangan (jual beli barangbarang). 3. Sebagai tempat persinggahan dan/atau istirahat para pedagang. 4. Sebagai tempat tinggal para pengusaha kapal dan para pedagang. PENINGGALAN SEJARAH YANG BERCOCOK AGAMA ISLAM, Seni Bangunan 1. Masjid Agung Demak di Demak, Jawa Tengah 2. Masjid Agung Banten di Banten 3. Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, Jawa Barat 4. Kori Agung merupakan pintu gerbang menuju Makam Sunan 5. Bonang di Tuban, Jawa Timur 6. Menara Masjid Kudus, Jawa Tengah 7. Masjid Makam Sendangduwur di Tuban, Jawa Timur 8. Gapura Sendang Duwur di Tuban di Jawa Timur 9. Pondok Pesantren Gontor di Ponogoro Jawa Timur 10. Peninggalan tradisi keagamaan, seperti kenduri untuk mendoakan orang yang telah meninggalkan dunia, acara saling maafmemaafkan pada hari raya Idul Fitri dan ziarah kubur. Seni Sastra 1. Hikayat adalah karya sastra yang berisi ceritera tentang kehidupan manusia. Pada dasarnya, hikayat mengandung nilai untuk membangkitkan semangat hidup manusia, meskipun ada beberapa hikayat yang menceriterakan tentang kesedihan. Misalnya, Hikayat Hang Tuah, Hikayat Amir Hamzah. 2. Babad adalah karya sastra yang berisi ceritera berlatar belakang sejarh. Babad merupakan ceritera semata karena kurang didukung dengan bukti-bukti atau fakta-fakta seperti halnya sejarah. Misalnya, Babad Tanah Jawi, Babad Kadhiri, Babad Caruban, Babad Giyanti. 3. Syair adalah puisi lama, di mana tiap-tiap bait terdiri dari empat baris dan diakhiri dengan bunyi yang sama. Misalnya, Syair Abdul Muluk, Gurimdam Dua Belas. 4. Suluk adalah kitab-kitab yang menceriterakan tentang tasawuf. Suluk merupakan kitab peninggalan Islam yang tertua di Nusantara. Misalnya, Suluk Malang Sumirang, Suluk Sukarsa, Suluk Wujil.
Atanasia Yayuk Widihartanti Page 3

SMP STRADA SLAMET RIYADI

April 1, 2012

Rupa Berupa relief yang kaligrafi yang terdapat pada makam-makam kuno Seni Pertunjukan Pertunjukkan wayang yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga dalam melakukan dakwah. Upacara Grebeg Maulud Sistem Kalender Islam Filsafat dalam bentuk tasawuf Kesenian (permainan debus, seudati, pertunjukan wayang.)

PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN MASA ISLAM

1. 2. 3. 4.

Atanasia Yayuk Widihartanti

Page 4