Anda di halaman 1dari 5

PENDAHULUAN Kasus trauma kapitis cukup banyak terjadi di hampir semua tempat, khususnya di kota besar, dimana kecelakaan

lalu lintas relatif lebih serin terjadi! "enis cedera kepala bisa diba i menjadi cedera kepala terbuka dan tertutup! #erdasarkan jenis cederanya, dapat diklasifikasikan seba ai berikut $ %! &edera kepala sederhana '! Komosio cerebri ( e er otak) *! Kontusio cerebri (memar otak) +! Perdarahan epidural ,! Perdarahan subdural 1. Cedera kepala sederhana Adalah akibat yan palin rin an dari trauma kapitis, dimana tidak terjadi penurunan kesadaran, amnesia maupun muntah! Den an anal etika atau bahkan tanpa pen obatan pun keluhan akan membaik, bila tanpa deficit neurolo is! 2. Komosio cerebri Pada keadaan ini, terjadi uncan an terhadap otak yan men akibatkan pin san sementara! Dia nosis $ Adanya ri-ayat benturan pada kepala! Penurunan kesadaran . %/ menit! 0erin disertai muntah, sakit kepala dan amnesia! Pada pemeriksaan fisik tidak dijumpai adanya defisit neurolo is! Pemeriksaan penunjan ten korak! yan biasanya diperlukan adalah foto ront en kepala untuk melihat ada tidaknya fractur tulan

Pen obatan dan penatalaksanaan $ o 1irah barin di tempat tidur sampai keluhan hilan o 1erapi cairan bila muntah terlalu banyak o Pen obatan bersifat simptomatis, antara lain Anal etik, anti emetik dsb! Pro nosis $ Dubia ad bonam

3. Kontusio cerebri Pada cedera kepala ini, terjadi kerusakan jarin an otak berupa terputusnya kontinuitas jarin an! Pembuluh2pembuluh darah kecil ju a ikut rusak sehin terjadi perdarahan di dalam jarin an otak! Dia nosis $ Adanya ri-ayat benturan pada kepala! Penurunan kesadaran 3 %/ menit! Pada pemeriksaan fisik dijumpai adanya defisit neurolo ist, berupa paresis saraf cranial atau ekstremitas! Dapat disertai kejan ! Pemeriksaan penunjan yan biasanya diperlukan adalah foto ront en kepala atau &120can! Pen obatan dan penatalaksanaan $ o Pertolon an pertama yan diberikan mencakup $ #ersihkan jalan napas Lepaskan pakaian yan terlalu ketat 4irin kan penderita dan beri bantal pada kepala Hentikan perdarahan eksternal bila ada 5iksasi fraktur den an bidai a akan

o Pertolon an di rumah sakit $ #ersihkan jalan napas den an suction #erikan oksi en

'

Pro nosis $

Pemberian cairan per infuse (larutan 6in er, lukosa %/ 7 atau Na&l /,87) Pemberian kortikosteroid untuk men atasi udem cerebri

Dubia ! 1er antun 9&0 pada hari pertama kejadian, semakin kecil 9&0, pro nosa makin jelek!

4. Perdarahan Epidural Perdarahan terjadi diantara tulan ten korak dan duramater, berasal dari arteri! Karena arteri berdenyut, maka darah terpompa semakin bertambah besar dan men akibatkan penekanan terhadap jarin an otak sehin neurolo is! Dia nosis $ Ketika kepala terbentur, mun kin penderita men alami penurunan kesadaran sesaat dan akan se era sadar kembali! Dalam -aktu beberapa jam, penderita akan merasakan nyeri kepala yan pro resif dan berat, kemudian kesadaran beran sur menurun! Pada pemeriksaan kepala ditemukan tempat benturan yan nyeri! Pupil pada sisi lesi lebih lebar! Pada sisi kontra lateral timbul ejala2 ejala ter an misalnya hiperrefleksi, refleks patolo is (:), dll! Pemeriksaan penunjan yan harus dilakukan adalah foto ront en kepala posisi AP dan lateral! Dia nosis harus dite akkan secepatnya dan pasien harus se era dioperasi untuk men eluarkan bekuan darah diikuti den an pen ikatan caban arteri yan robek! #ila tidak mendapat pertolon an, pasien akan menin penin katan tekanan intra cranial! 5. Perdarahan Subdural al dalam beberapa hari akibat unya traktus kortikospinalis, memben kak dan a dapat men akibatkan defisit

Perdarahan terjadi diantara duramater dan arachnoid! Peradarahan dapat terjadi akibat robeknya ;ena jembatan (brid in ;ein) yan men hubun kan ;ena di permukaan otak den an sinus ;enosus di dalam duramater! Perdarahan yan menimbulkan ejala2 ejala yan menyerupai perdarahan epidural! Perdarahan yan tidak terlalu besar akan membeku dan disekitarnya akan tumbuh jarin an ikat yan membentuk kapsula! 9umpalan darah lambat laun mecair dan menarik cairan dari sekitarnya dan men embun , memberikan ejala2 ejala seperi tumor cerebri! Pemeriksaan tambahan $ 5oto ten korak posisi AP dan lateral! 1erapi $ <perasi pada perdarahan subdural yan akut dan kronik yan memberikan ejala yan berat dan pro resif! besar akan

~ Julys Giscard Kroons ~