Anda di halaman 1dari 7

NAMA NIM KELAS

: RIZKYANA CINDYLITA APRISIWI : 10008085 : P.BIO A

MASYARAKAT
1. Kehidupan kolektif dan definisi masyarakat Kehidupan kolektif tidak hanya milik manusia saja melainkan mahkluk lain uang di ciptakan ALLAH yang hidup bersama individu-individu sejenisnya dalam kelompok atau gabungan. Contahnya kehidupan kolektif dari serangga,seperti semut, lebah, belalang, dan lain sebagainya. Kehidupan kolektif binatang memiliki beberapa ciri yang dapat di anggap sebagai ciri khas, yaitu : a. Adanya pembagian kerja yang tetap antara berbagai macam sub-kesatuan atau golongan individu dalam kolektif untuk melaksanakan berbagai macam fungsi kehidupan. b. Adanya ketergantungan individu dengan individu yang laindalam kolektif sebagai akibat darri pembagian kerja tadi. c. Adanya kerja sama antar-individu yang disebabkan karena sifat ketergantunggan tadi. d. Adanya komunikasi antar-individu yang diperlukan guna melaksanakan kerjasama tadi. e. Adanya diskriminasi yang disebabkan antara individu-individu warga kolektif dan individu-individu dari luar. Azas-azas antara makhluk dalam kehidupan alamiah menurut H. Spencer yaitu bahwa azas egoisme atau azas mendahukan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan yang lain mutlak dan perlu bagi jenis-jenis makhluk untuk dapat bertahan dalam alam yang kejam. Karena sikap egais memungkinkan the survival of the fittest. Sebaliknya ahli filssafat yang lain mengatakan bahwa azas altruisme atau azas hidup berbakti untuk kepentingan yangg lain itu mutlak dan perluuntuk bertahan dalam proses seleksi alam yang kejam. Kehidupan kolektif manusia Manusia adalah jenis makhluk yang juga hidup dalam kolektif, sehingga dalam kehidupan kolektif manusia dan hewan memiliki perbedaan azasi yang sangat dasar

yaitu dalam sistem pembagian kerja,aktivitas kerjasama,serta cara berkomunikasi dalam kehidupan kolektif binatang bersifat naluri yaitu merupakan suatu kemampuan yang telah terencana oleh alam dan terkandung dalam gen jenis binatang yang bersanggkutan,sedangkan sistem pembagian kerja,aktivitas kerjasama serta berkomunikasi dalam kehidupan manusia bukan bersifat naluri karena dalam otak manusia telah mengembangkan suatu kemampuan yyang biasa disebut AKAL yaitu manusia mampu untuk membayangkan dirinya serta peristiwa-peristiwa yang mungkinterjadi terhadap dirinya yang kemudian dapat digunakan untuk mengadakan pilihan serta seleksi terhadap berbagai alternatif ddalam tngkah lakunya untuk mencapai effektifitas yang optimal dalam mempertahankan hidupnya terhadap kekejaman alam sekelilingnya. Kelakuan binatang kolektif (animal behavior) yang berakar dalam naluri sedangkan pada manusia menjadi tingkah laku yang dijadikan milik diri dengan belajar (learned action). Untuk membedakan antara kelakuan binatang dengan manusia dalam kehidupan kolektif dibedakan pembedaan istolah yaitu: Kelakuan binatang dan kelakuan manusia yang prosesnya telah direncanakan dalam gen-nya merupakan milik dirinya tanpa belajar seperti : refleks, kekuatan naluri, dan kekuatan membabi butadisebut dengan BEHAVIOR Perilaku manusia yang prosesnya tidak terencana dalam gen-nya tetapi harus dijadikan milik dirinya dengan belajar disebut ACTION Contoh: Beberapa tahun lalu tiga puluh tahun hingga empat puluh tahun yang lalu orang Indonesia masih tinggal di dalam rumah-rumah besar bagi kelompok kerabatnya yang luas,dan dari musim ke musim menanam padi di ladang atau di sawah sebagai petani.Kini keturunan aski dari petani tinggal dalam rumah-rumah gedung dalam kompleks perumahan jawatan atau perusahaan swasta. Orang Eskimo di daerah pantai utara Kanada dan Alaska masih berkemah dalam rumah yang terbuat dari kulit beruang yang dilindungi oleh gumpalan-gumpalan salju keras di sekelilingnya dan di atasnya (igloo). Sekarang keturunan asli para pemburu itu tinggal dalam apartemen-apartemen yang dibuat dari batu dan seman dengan pengaturan suhu yang otomatis dalam kompleks-kompleks perumahan pabrik-pabrik dan bekerja sebagai buruh pabrik ataupun buruh minyak. 2. Berbagai wujud kolektif manusia Batas wilayah tiap negara nasional yang tampak kesatuan-kesatuan manusia yang lebih khusus, yaitu yang menyababkan perbadaan karena adat istiadat dan bahasa suku-bangsa, kadang-kadang juga karena kombinasi dari keduanya. Dalam batas wilayah ada perbedaan, misalnya dalam masyarakat jawa ada dua macam suku bangsa Jawa yang walaupun sama adat istiadat maupun bahasanya, tetapi berbeda mengenai agamanya yaitu beragama islam kejawen dan yang satu islam santri. Di batas wilayah Inggris, ada dua suku bangsa Aglosaxon yang beragama

Kristen Angikan dan suku bangsa Irish yang beragama Katolik. Di wilayah negara Belgia di mana suku Flam berbahasa Belanda, dan suku bangsa Waals berbahasa Perancis. Contoh yang lebih konkret di Indonesia khususnya di Bali *Di Bali ada kelompok-kelompok kekerabatan seperti dadia dan karang,ada pula organisasi-organisasi lain seperti subak dan seka. Aneka warna tidak menyebabkan adanya suku-suku, bangsa-bangsa yang berbedabeda melainkan karena perbedaan lapisan-lapisan sosial yang berbeda. Tinggi rendah penilaian mengenai tiap golongan oleh warga tiap bangsa seolah-olah pembentuk lapisan-lapisan sosial. 3. Unsur-unsur masyarakat Istilah-istilah khusus untuk menyebut kesatuan-kesatuan khusus yang merupakan unsur-unsur dari masyarakat, yaitu kategori sosial,golongan sosial,komunitas, kelompok dan perkumpulan. Masyarakat Yaitu istilah yang paling lazim dipakai untuk menyebutkan kesatuan-kesatuan hidup manusia. Masyarakat adalah memang sekumpulan manusia yang saling bergaul atau dengan istilah ilmiah saling berinteraksi yang memiliki prasarana memalui warga-warganya yang saling berinteraksi. Adanya prasarana untuk berinteraksi memang menyebabkan bahwa warga dari suatu kolektif manusia itu akan saling berinteraksi. Pola tingkah laku yang khas mengenai semua faktor kehidupan dalam batas kesatuan yang bersifat mantap dan kontinyu adalah ikatan untuk membuat suatu kesatuan. Kesatuan masyarakat memiliki ciri-ciri adanya intiraksi antara wargawarganya, adat istiadat, norma-norma, hukum dan aturan-aturan khas yang mengatur seluruh pola tingkah laku warga negara, suatu kontinuitas dalam waktu, dan suatu rasa identitas kuat yang mengikat semua warga.Sehingga masyarakat dapat diartikan sebagai kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat-istiadat tertentu yang bersifat kontinu dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Definisi masyarakat menurut J.L Gillin dan J.P Gillin dalam bukunya yang berjudul Cultural sociology merumuskan bahwa masyarakat atau sociaty adalah ...........the largest grouping in which common cusoms, traditional, attitudes and feelings of unity are operative. Unsur grouping dalam definisi kita menyerupai unsur kesatuan hidup. Unsur common customs, traditions adalah unsur adat-istiadat dan unsur kontinuitas serta unsur common attitudes and feelings of unity adalah unsur identitas bersama. Menurut guru besar ilmu Sosiologi Universitas Gajah Mada M.M. Djojodigoeno Azas-azas Sosiologi masyarakat di bagi menjadi dua arti yaitu masyarakat dalam arti luas dan dalam arti sempit.Masyarakat dalam arti luas misalnya warga Indonesia sedangkan masyarakat dalam arti sempit misalnya

masyarakat dari suatu desa atau dari suatu kota tertentu, masyarakat yang terdiri dari kelompok tertentu. Komunitas Komunitas adalah suatu kesatuan hidup manusia yang menempati suatu wilayah yang nyata dan yang berinteraksi menurut suatu sistem adat-istiadat serta yang terikat oleh suatu rasa identitas komunitas. Komunitas memiliki ciri-ciri kesatuan wilayah, kesatuan addat istiadat, rasa identitas komunitas dan rasa loyalitas terhadap komunitas sendiri. Komunitas merupakan kesatuan hidup manusia dalam yang bersifat mantap dan terikatoleh satuanadat istiadat,rasa identitas dan memiliki lokasi serta kesadaran wilayah. Kategari sosial Kategari sosial adalah kesatuan manusia yang terwujud karena adanya suatu ciri atau suatu kompleks ciri-ciri obyektif yang dapat dikennakan kepada manusia-manusia itu. Ciri-ciri kategori sosial yang objektif itu biasanya dikarenakan oleh pihak dari luar kategori sosial itu sendiri tanpa didasari oleh yang bersangkutan dengan suatu maksud praktis tersebut. Suatu kategori sosial biasanya juga tidak terikat oleh kesatuan adat, sistem nilai atau norma tertentu, tidak memerlukan lokasi dan juga tidak mempunyai organisasi. Golongan sosial Golongan sosial merupakan suatu kesatuan manusia yang ditandai oleh suatu ciri tertentu bahkan seringkali ciri itu juga dikenakan kepada mereka oleh pihak luar kalangan mereka sendiri. Golongan sosial ini memiliki ikatan kesadaran identitas yang tinggi karena bagi mereka kesadaran identitas itu tumbuh sebagai respons atau reaksi terhadap caranya pikah luar memandang golongan sosial atua karena terikat oleh suatu sistem nilai, sistem norma, dan adat istiadat. Ciri dari golongan sosial yang objektif digambarkan oleh umum sebagai suatu golongan manusia yang penuh idealisme yang belum terikat oleh kewajibankewajiban hidup yang membebankan,yang sanggup mengabdi dan berkorban kepada masyarakat,yang memiliki semangat dan vitalitas dan mempunyai daya memperbaharui serta memiliki kreativitas yang tinggi. Contoh dalam masyarakat Indonesia di kenal golongan pemuda.Golongan ini terdiri dari orang-orang muda yang ingin merdeka yang memiliki kreativitas untuk memerdekakan Indonesia. Suatu golongan bisa timbul kaena pandangan negatif dari orang0orang lain yang berada di luar golongan itu.Sebagai contoh golongan Negro atau Blacks dalam masyarakat Amerika Serikat terjadi karena ciri-ciri ras yang tampak lahir secara menyolok dan yang membedakan mereka dari warga negara Amerika Serikat lainnya yang mempunyai ciri-ciri ras Kaukasid. Lapisan itu timbul karena manusia-manusia yang dikelaskan ke dalamnya mempunyai suatu gaya hidup yang khas dan karena itu mereka dipandang oleh

orang lain sebagai manusia yang menduduki suatu lapisan tertentu dalam masyarakat. Kelompok dan perkumpulan Kelompok atau group merupakan suatu masyarakat yang memiliki sistm interaksi antara para anggota, adanya adat istiadat serta norma yang mengatur interaksi itu dan mempunyai organisasi atau sistem pimpinan. Dengan melihat sifat organisasi dan sistem kepemimpinannya perkumpulan ini terbentuk karena tidak sengaja dan karena dengan sengaja dibentuk. Suatu kelompok primer dengan organisasi adat biasanya mempunyai sistem pimpinan yang sifatnya berbeda daripada suatu perkumpulan dengan organisasi buatan.Pimpinan kelompok biasanya berlandaskan kewibawaan dan karismatik sedangkan hubungan dengan warga kelompok yang dipimpin lebih berdasarkan pada perorangan. Perbedaan antara kelompok dengan perkumpulan KELOMPOK PERKUMPULAN Primery group Association Gemeinschaft Gesellschaft Solidarite mechaneque Solidarite organique Hubungan famitistic Hubungan contractual Dasar organisasi adat Dasar organisasi buatan Pimpinan berdasarkan kewibawaan Pimpinan berdasarkan wewenang dan dan karisma hukum Hubungan berazas perorangan Hubungan anonim dan berazasguna 4. Pranata sosial Pranata atau institution adalah sistem-sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola-pola resmi dalam ilmu sosiologi dan antropolagi atau suatu sistem norma khusus yang menata suatu rangkaian tindaka berpola mantap guna memenuhi suatu keperluan khusus dari manusia dalam kehidupan masyarakat. Konsep pranata atau institution telah lama berkembang dan dipergunakan dalam ilmu sosiologi dan merupakan suatu konsep dasar yang diuraikan secara panjang lebar dalam semua kitab pelajaran.Sedangkan dalam konsep antropologi pranata kurang digunakan karena ahli antropologi lebih sering menggunakan istilah kebudayaan untuk menganalisa aktivitas-aktivitas manusia dalam masyarakat. Aneka warna pranata tergantung kepada sifat sederhana atau sifat kompleksnya kebudayaan yang hidup dalam masyarakat.Penggolongan pranata ini berdasarkan atas fungsi dari pranata untuk memenuhi keperluan-keperluan hidup manusia sebagai warga masyarakat. Penggolongan pranata ialah a. Pranata yang berfungsi unttuk memenuhi keperluan kehidupan kekerabatan, yaitu yang disebut kinship atau domestic institutions.. Contoh : perkawinan, tolong-menolong antar kerabat, pengasuhan kanakkanak, sopan santun pergaulan, dan lain sebagainya

b. Pranata yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia untuk mata pencaharian hidup,memproduksi,menimbun,menyimpan,mendistribusikan hasil produksi dan harta adalah ecanonic institutions Contoh : pertanian, pertenakan, pemburuan, feodalisme, industri, barter, koperasi penjualan,perbankan dan lain sebagainya. c. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan penerangan dan pendidikan manusia supaya menjadi anggota masyarakat yang berguna adalah educational institutions. Contoh : pengasuhan kanak-kanak, pendidikan rakyat, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, pemberantasan buta huruf, pendidikan keamanan, pers, perpustakaan umum dan lain sebagainya. d. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan ilmiah manusia,menyelami alam semesta sekelilingnya adalah scientific institutions. Contoh : metodologi ilmiah, penelitian, pendidikan ilmiah dan lain sebagainya. e. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan manusia untuk menghaytakan rasa keindahannya dan untuk rekreasi adalah aesthetic and recreational institutioons. Contoh : seni rupa, seni suara, seni gerak, seni drama, kesusasteraan, olah raga dan lain sebagainya. f. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan manusia untuk berhubungan dengan dan berbakti kepada TUHAN atau dengan alam gaib adalah religioous institutions. Contoh : doa, kenduri, upacara, semadi, bertapa, penyiaran agama, pantangan, ilmu gaib, ilmu dukun dan lain sebaganya. g. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan manusia untuk mengatur dan mengelola keimbangan kekuasaan dalam kehidupan masyarakat adalah political institutions. contoh : peperintahan, demokrasi, kehakiman, kepartaian, kepolisian, ketenteraan dan lain sebagainya. h. Pranata yang berfungsi memenuhi keperluan fisik dan kenyamanan hidup manusia adalah somatic institutions. Contoh : pemeliharaan kecantikan, pemeliharaan kesehatan, kedokteran dan lain sebagainya. Jumlah pranata dalam masyarakat selalu bertambah terutama dalam masyarakat yang sedang berkembang dan karena itu berada dalam keadaan transisi dari masyarakat agraria ke masyarakat industri.Tingkah laku individu yang mementaskan suatu kedudukan tertentu disebut dengan suatu istilah ilmiah yaitu peranan sosial (social role). Dalam kehidupan masyarakat ada dua macam kedudukan, yaitu kedudukan yang dapat diperoleh dengan sendirinya disebut kedudukan tergariskan (ascribed status) dan kedudukan yang hanya dapat diperoleh dangan usaha disebut kedudukan diusahakan (achieved status). 5. Integrasi masyarakat

Konsep social structure pertama kali dikembangkan oleh seorang tokoh ilmu antropologi yaitu A.R. Radcliffe Brown.Dalam bukunya yang berjudul The Andaman Islanders. Dasar pemikirannya adalah : a. Pangkal pusat dari segala penelitian masyarakat di muka bumi ini serupa dengan penelitian-penelitian ilmu kimia yang memusatkan perhatian terhadap susunan hubungan antara molekul-molekul penyebab adanya berbagai macam zat, dengan demikian ilmu antropologi pada dasarnya mempelajari susunan hubungan antara individu-individu penyebab adanya berbagai sistem masyarakat.Perumusan inilah yang disebut dengan socisl structure atau struktur sosial. b. Struktur sosial dari suatu masyarakat itu mengendalikan tindakan individu dalam masyarakat tetapi tidak tampak oleh seorang penelliti dengan sekejap pandangan da harus diabstraksikan secar induksi dari kenyataan kehidupan masyarakat yang konkret. c. Hubungan interaksi antar individu dalam masyarakat adalah hal yang konkret yang dapat diobservasi dan dapat dicatat.Dalam suatu masyarakat nyata terlihat secara konkret hubungan dua atau lebih individu.Struktur sosial memang hidup langsung di belakang para individu yang bergerak konkret menurut pola-pola yang ditetapkan oleh struktur sosial itu. d. Dengan struktur sosial itu seorang peneliti kemudian dapat menyelami latar belakang seluruh kehidupan suatu masyarakat baik hubungan kekerabatan, perekonomian, religi maupun aktivitas kebudayaan atau pranata lainn. e. Untuk mempelajari struktur sosial sesuatu masyarakat diperlukan suatu penelitian di lapangan dengan mendatangi sendiri suatu masyarakat manusia yang hidup terikat oleh suatu desa, suatu bagian kota besar, suatu kelompok berburu dan lain sebagainya. f. Struktur sosial dapat juga dipakai sebagai kriterium untuk menentukan batas-batas dari suatu masyarakat tertentu.Soal pembatasan dari konsep masyarakat sebagai kesatuan yang berfungsi memang merupakan suatu soal yang telah lama dikaji oleh para ilmuan antropologi. Batas kerangka struktur sosial yang dapat diinduksikan dari kenyataan itulah yang merupakan juga batas dari masyarakat yang dipelajari. Dalam suatu masyarakat kecil dan lokal kehidupan masyarakat merupakan suatu sistem yang serng kali bersifat amat ketat yang menang mempengaruhi suatu lapangan kehidupan yang amat luassehingga menyangkut banyak sektor kehidupan masyarakat.