Anda di halaman 1dari 13
Misal diketahui suatu fungsi f yang terderensialkan pada suatu selang yang memuat akar. Ambil sebarang

Misal diketahui suatu fungsi f yang terderensialkan

pada suatu selang yang memuat akar. Ambil

sebarang nilai awal x0. Karena f terderensial di x0,

maka f mempunyai garis singgung di x0. Asumsikan

bahwa gradiennya tidak sama dengan 0. Akibatnya

garis singgung tersebut akan memotong sumbu x,

sebut di x1 . Dengan cara yang sama, f di x1 juga mempunyai garis singgung yang tidak nol, sehingga garis singgung tersebut akan memotong sumbu x di x2 . Proses berlanjut sehingga titik potong-titik potong tersebut akan konvergen ke akar f.

Akar x0 x3 x2 x1
Akar
x0
x3
x2
x1
Perhatikan bahwa f ' ( x 0 x 1 0 f ( x 0 )

Perhatikan bahwa

f

' (

x

0

x 1
x
1
Perhatikan bahwa f ' ( x 0 x 1 0 f ( x 0 )  

0

f

(

x

0

)

 

x

1

x
x

0

 

f

f (

(

x

0

)

0

f

' (

x

0

)

  f ( x 0 ) 0 f ' ( x 0 ) ) x Dengan

)

x
x

Dengan cara yang sama diperoleh:

x

2

x 1
x
1
f ( x ) 1 f ' ( x ) 1
f
(
x
)
1
f
' (
x
)
1
Secara umum diperoleh model iterasi N-R sebagai berikut: x f x ( ) i x
Secara umum diperoleh model iterasi N-R sebagai berikut: x f x ( ) i x
Secara umum diperoleh model iterasi N-R sebagai berikut: x f x ( ) i x
Secara umum diperoleh model iterasi N-R sebagai berikut: x f x ( ) i x

Secara umum diperoleh model iterasi N-R sebagai berikut:

x

f x ( ) i x i 1 i f ' ( x ) i
f x
(
)
i
x
i
1
i
f
' (
x
)
i

, dengan

f

' (

x

) 0 i
)
0
i

Proses iterasi berhenti, bila:

Atau

x

i

i

x

x 1 i
x
1
i
) i , dengan f ' ( x ) 0 i Proses iterasi berhenti, bila: Atau
x i
x
i
1
1
e
e

x

i 1
i
1
Perhatikan grafik berikut: akar x1 x2 x0 Proses iterasi akan divergen berosilasi. Agar metode N-R
Perhatikan grafik berikut: akar x1 x2 x0
Perhatikan grafik berikut:
akar
x1
x2 x0

Proses iterasi akan divergen berosilasi.

Agar metode N-R konvergen, maka harus dipenuhi syarat sbb:

f x f

(

)

" ( )

x

f x ' ( ) 2

f x

' (

)

2
2
1,
1,

dengan f x

' (

) 0
)
0
Perhatikan kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut: x i 1 g ( x )
Perhatikan kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut: x i 1 g ( x )
Perhatikan kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut: x i 1 g ( x )
Perhatikan kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut: x i 1 g ( x )

Perhatikan kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut:

x i

1
1
kembali model iterasi titik tetap sebagai berikut: x i 1 g ( x ) i Misalkan

g ( x )

i

Misalkan

g ( x )

xf f ( x ) ' ( x )

f

f f

f

( x )

' ( x )

g

' (

x

f ' ( x f ) ' ( x ) f ( x f )
f
' (
x f
)
' (
x
)
f
(
x f
)
" (
x
)
)
1
2
f
' (
x
)
f ( x f ) " ( x ) 2 f ' ( x )
f
(
x f
)
" (
x
)
2
f
' (
x
)

Dengan demikian diperoleh syarat konvergensi metode N-R adalah :

f x f ( ) " ( ) x 2 f ' ( x )
f x f
(
)
" ( )
x
2
f
' (
x
)
1
1
Contoh : Lakukan 6 langkah iterasi metode N-R untuk menghampiri salah akar dari persamaan :
Contoh : Lakukan 6 langkah iterasi metode N-R untuk menghampiri salah akar dari persamaan :

Contoh :

Lakukan 6 langkah iterasi metode N-R untuk menghampiri salah akar dari persamaan :

f x ( ) e
f x
(
)
e

x

untuk menghampiri salah akar dari persamaan : f x ( ) e x 4 x Hitung

4 x

Hitung juga kesalahan relatif dari akar aproksimasi yang

diperoleh!

Pada metode Newton-Raphson diperlukan perhitungan

turunan fungsi f, f’. Turunan tersebut dapat dihilangkan

dengan cara menggantinya dengan bentuk yang ekuivalen ,

yakni gradien talibusur. Perhatikan gambar berikut:

akar x2 x1 x0
akar
x2
x1
x0

Misalkan diberikan dua nilai awal, sebut x0 dan x1. Karena f kontinyu, maka f0 dan f1 pasti ada. Kemudian dibuat tali busur yang menghubungkan titik (x0, f0) dan (x1, f1).

Jika diasumsikan gradiennya tidak nol, maka talibusur tersebut akan memotong sumbu x, katakan di x2.

Jika diasumsikan gradiennya tidak nol, maka talibusur tersebut akan memotong sumbu x, katakan di x2. Karena f kontinyu, maka f2 pasti ada. Kemudian dibuat talibusur yang menghubungkan (x1, f1) dan (x2, f2),

yang memotong sumbu x di x3, proses berlanjut dan

pada akhirnya titik potong talibusur dengan sumbu x

akan konvergen ke akar.

Pandang model iterasi N-R

Jika

x

i

1
1
akan konvergen ke akar. Pandang model iterasi N-R Jika x i 1 x i f '

x

i

f ' ( x )

y x
y
x
f ( x ) i f ' ( x ) i
f
( x )
i
f
' (
x
)
i

, dengan

f x ( ) f x ( ) i i 1 x x i i
f x
(
)
f x
(
)
i
i
1
x
x
i
i
1

f

' (

x

i

) 0
)
0
Maka diperoleh model iterasi secant sebagai berikut: f ( x i )( x i x

Maka diperoleh model iterasi secant sebagai berikut:

f ( x i )( x i x i ) f ( x i )

f

(

x

i

)(

x

i

x

i

)f ( x i )( x i x i

f

(

x

i

)

) f x (

f x

(

i

)f ( x i ) f x ( i

x

i

1
1

xx i 1 i

i

x i 1 x i

Proses iterasi berhenti , jika :

x

i

x 1 i
x
1
i

atau) f x ( i ) x i 1 x i Proses iterasi berhenti , jika

x 1 x i i e x i 1
x
1 x
i
i
e
x i
1
Contoh : Lakukan 6 langkah iterasi metode secant untuk menghampiri akar dari persamaan : f

Contoh :

Lakukan 6 langkah iterasi metode secant untuk menghampiri akar dari persamaan :

f x ( ) e
f x
(
)
e

x

untuk menghampiri akar dari persamaan : f x ( ) e x 4 x Hitung juga

4 x

Hitung juga kesalahan relatif dari akar aproksimasi

yang diperoleh!