Anda di halaman 1dari 13

PEMERIKSAAN NS1 DENGUE DAN PEMERIKSAAN ANTI DENGUE IgG IgM

DEMAM BERDARAH
Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam yang disertai perdarahan bawah kulit, selaput hidung dan lambung, yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. PENYEBAB ? empat serotipe virus dengue (DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4) dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae dengan daya infeksi tinggi pada manusia.

ANTI DENGUE IgG IgM


SIAPA IgG dan IgM itu ? antibodi terhadap virus dengue. Imunoglobulin G dan Imunoglobulin M, Dua jenis antibodi ini muncul sebagai respon tubuh terhadap masuknya virus ke dalam tubuh penderita. Imunoglobulin G akan muncul sekitar hari ke-4 dari awal infeksi dan akan bertahan hingga enam bulan pasca infeksi. Atas dasar hal diatas maka antibodi ini menunjukkan kalau seseorang pernah terserang infeksi virus dengue, setidaknya dalam enam bulan terakhir. Imunoglobulin M juga diproduksi sekitar hari ke-4 dari infeksi dengue, tetapi antibodi jenis ini lebih cepat hilang dari tubuh. Adanya Imunoglobulin M dalam tubuh seseorang menandakan adanya infeksi akut dengue atau dengan kata lain menunjukkan kalau penderita sedang terkena infeksi virus dengue. Sensitivitas dan spesifitas pemeriksaan ini cukup tinggi dalam menentukan adanya infeksi virus dengue.

NS1
APA ITU NS 1 ? NS1 adalah glikoprotein non struktural NS1 dengue diekskresikan ke dalam sistem darah pada individu-individu yang terinfeksi dengan virus dengue NS1 bersikulasi pada konsentrasi yang tinggi di dalam serum pasien dengan infeksi primer maupun sekunder selama fase klinik sakit (clinical phase of illness) dan hari-hari pertama fase konvalesens (pemulihan).

Bila ada hasil NS1 yang positif menunjukkan kalau seseorang hampir pasti terkena infeksi virus dengue. Sedangkan kalau hasil NS1 Ag dengue menunjukkan hasil negatif tidak menghilangkan kemungkinan infeksi virus dengue dan masih perlu dilakukan observasi serta pemeriksaan lanjutan.

PRAKTIKUM

TUJUAN Pemeriksaan Dengue NS1 Ag Untuk mendeteksi secara kualitatif antigen NS1 Dengue virus didalam sampel (serum, plasma, dan wholeblood) manusia untuk diagnosis dini pada infeksi dengue akut. Pemeriksaan Anti Dengue IgG dan IgM Untuk mendeteksi secara kualitatif sekaligus membedakan antibodi IgG dan IgM terhadap virus dengue didalam sampel (serum, plasma dan wholeblood) pasien.

METODE
Imunochromatografi rapid test.

PRINSIP
Pemeriksaan Dengue NS1 Ag Dengue NS 1 Ag pada serum, plasma atau whole blood sebagai antigen akan bergerak di sepanjang memban kromatografi untuk bereaksi dengan anti dengue NS1 Ag yang dilapisi koloidal emas pada strip sebagai antibodi menuju wilayah test akan membentuk garis warna sebagai kompleks partikel emas antibodi antigen antibodi. Pemeriksaan Anti Dengue IgG IgM Ketika sebuah spesimen ditambahkan pada kolom sampel, anti dengue IgGs dan IgMs dalam spesimen akan bereaksi dengan rekombinan virus dengue yang dilapisi oleh protein koloidal emas dan membentuk kompleks antibodi antigen. Kompleks tersebut akan bermigrasi sepanjang membran dengan gaya kapiler dan ini kan ditangkap oleh yang berkaitan dengan antihuman IgG dan atau antihuman IgM dihentikan dalam 2 garis tes melintang pada tes dan menghasilkan garis warna.

ALAT DAN BAHAN.


Pemeriksaan Dengue NS1 Ag Alat Pipet disposible Cassete test (SD Bioline Dengue NS1 Ag) Stopwacth Bahan Sampel ( serum, plasma, whole blood) Pemeriksaan Anti Dengue IgG IgM Alat Pipet mikrosafe 10 l Cassete test Merck Panbio Stopwacth Bahan Sampel (serum, plasma, whole blood)

Cara Kerja

Hal perlu diperhatikan


Hal yang perludiperhatikandalampemeriksaan (IgM/IgG Dengue) : Semua specimen sebaiknya dikerjakan layaknya specimen infeksius. Direkomendasikan untuk mengerjakan specimen yang berpotensi infeksiuspada Biosafety Cabinet level 2 Jangan memipet menggunakan mulut dan jangan biarkan specimen atau reagen mengalami kontak dengan kulit Reagent harus ditambahkan secara hati hati untuk memperoleh hasil yang akurat dan tepat Penggunaan alat diluar suhu dan waktu yang ditentukan dapat menyebabkan hasil invalid. Jangan mencampurkan reagen dari pabrikan yang berbeda Jaga kotak penyimpanan agar tetap kering Jangan menggunakan kembali kaset test yang telah terpakai Jangan gunakan kaset test apabila kemasan rusak Reagen dalam kit harus dihindarkan dari kontaminasi. Jangan digunakan apabila terdapat tanda kontaminasi atau endapan yang timbul oleh mikroba

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemeriksaan (Ns1 AG) : Antikoagulan ( EDTA, Heparin, citrate) tidak mempengaruhi hasil test Gunakan pipet kapiler dan tip mikropipet yang berbeda untuk setiap sampel untuk menghindari kontaminasi silang Sampel yang ikterik, hemolysis dan mengandung factor rheumatoid dapat memberikan hasil uji yang tidak sesuai