Anda di halaman 1dari 16

Kode Formulir : FM-STMIK MDP-KUL-04.

02/R3

SILABUS TEKNIK RISET OPERASIONAL


: : : : : : : Ganjil Sistem Informasi Teknik Riset Operasional SI 312 4 SKS

A. IDENTITAS MATA KULIAH Program Studi Mata Kuliah Kode Bobot Kelas Semester Mata kuliah prasyarat Deskripsi mata kuliah

Standar Kompetensi B. PENILAIAN a. Tugas b. Kuis c. UTS d. UAS C. DOSEN a. Koordinator b. Anggota

: Setelah mengikuti mata kuliah Teknik Riset Operasional, mahasiswa diharapkan menggunakan teknik program linier sebagai salah satu teknik pemecahan masalah kuantitatif, menggunakan model transportasi, model penugasan, model permainan, model antrian dan model jaringan kerja sebagai salah satu model pemecahan masalah dalam TRO. : Menerapkan Teknik Riset Operasional sebagai salah satu alat pengambil keputusan kuantitatif yang bersifat terstruktur. : : : : 20% 10% 30% 40%

: Ervi Cofriyanti, S.Si : (1) Ir. Indrawani Sinoem, MS. (2) Ir. Dra. Wartini : (3) Mardiani, S.Si : (1) Buku Ajar Teknik Riset Operasional (2009), Indrawani Sinoem. (2) Linear Programming, J.Supranto, M.A. (3) Riset Operasi, J. Supranto, M.A. : (1) Riset Operasi Jilid 1 dan 2, Hamdy A. Thaha. (2) Sains Manajemen Jilid 1 dan 2, Taylor III. : : : :

D. PUSTAKA a. Buku wajib

b. Buku Pelengkap E. JADWAL KONSULTASI (1) Ervi Cofriyanti, S.Si (2) Ir. Indrawani S., MS. (3) Ir. Dra. Wartini (4) Mardiani, S.Si F. SANKSI

: 1. Pengumpulan tugas yang melebihi batas waktu yang telah ditentukan, akan diberikan nilai nol untuk tugas tersebut. 2. Mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran kurang dari

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 1

75%, tidak diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS). 3. Bagi mahasiswa yang memakai sandal, dianggap tidak hadir di kelas. G. TABEL KULIAH, POKOK BAHASAN DAN TUGAS Pertemuan ke 1 Pokok Bahasan Tugas Membaca Soal

PENJELASAN UMUM PENDAHULUAN A. Pengertian Teknik Riset Operasional B. Perkembangan Ilmu Teknik Riset Operasional C. Penggunaan Teknik Riset Operasional dalam Penelitian dan Pemecahan Masalah D. Model Kuantitatif dalam Teknik Riset Operasional

Silabus dan RMP Buku Wajib I Hal. 1-8

Tugas I Buku Wajib I Hal 7 dan 16

PROGRAM LINIER A. Pengertian Program Linier B. Model Program Linier C. Asumsi-asumsi Dasar Program Linier D. Contoh Persoalan Program Linier dan Merumuskan Model Program Linier

Buku Wajib I Hal. 9-16

4,5

METODE ALJABAR A. Pengertian B. Kasus Maksimisasi C. Kasus Minimisasi D. Kasus Khusus

Buku Wajib I Hal. 18-38

Tugas 2 Buku Wajib I Hal. 39 dan 40

6,7

METODE GRAFIK A. Pengertian B. Kasus Maksimisasi C. Kasus Minimisasi D. Kasus Khusus

Buku Wajib I Hal. 18-38

Tugas 3 Buku Wajib I Hal. 39 dan 40

8,9,10,11

METODE SIMPLEKS A. Pengertian B. Model Umum Metode Simpleks C. Langkah-langkah Metode Simpleks D. Kasus Maksimisasi E. Kasus Minimisasi F. Kasus Khusus

Buku Wajib I Hal. 41-79

Tugas 4 Buku Wajib I Hal. 80

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 2

12,13

TEORI DUALITAS A. Pengertian B. Teori Dualitas C. Solusi Optimum D. Keadaan Sumber Daya E. Sumbangan Sumber Daya

Buku Wajib I Hal. 81-95

Tugas 5 Buku Wajib I Hal. 103

14

ANALISIS SENSITIVITAS A. Pengertian B. Perubahan Koefisien Fungsi Tujuan UJIAN TENGAH SEMESTER

Buku Wajib I Hal. 95-98

15

ANALISIS SENSITIVITAS C. Perubahan Kapasitas Sumber Daya (NK) D. Perubahan Koefisien Fungsi Pembatas E. Penambahan Variabel Baru dan Pembatas Baru

Buku Wajib I Hal. 98-103

Tugas 6 Buku Wajib I Hal. 104

16,17

PERSOALAN TRANSPORTASI (BERIMBANG) A. Pengertian B. Model Umum C. Solusi Awal D. Solusi Optimum

Buku Wajib I Hal. 105-133 Tugas 7 Buku Buku Wajib I Hal. 133-138 Wajib I Hal. 138 dan 139

18,19

PERSOALAN TRANSPORTASI (TIDAK BERIMBANG) A. Pengertian B. Model Umum C. Solusi Awal D. Solusi Optimum E. Degenerasi

20,21

PERSOALAN PENUGASAN A. Pengertian B. Model Umum Penugasan C. Kasus Minimisasi D. Kasus Maksimisasi

Buku Wajib I Hal. 140-150

Tugas 8 Buku Wajib I Hal. 151

22,23

TEORI PERMAINAN A. Pengertian B. Permainan Strategi Murni C. Strategi Campuran D. Strategi Dominasi E. Penyelesaian dengan Program Linier

Buku Wajib I Hal. 153-167

Tugas 9 Buku Wajib I Hal. 167

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 3

24,25

TEORI ANTRIAN A. Pengertian B. Konsep Dasar Teori Antrian C. Model Antrian D. Contoh Aplikasinya

Buku Wajib I Hal. 169-188

Tugas 10 Buku Wajib I Hal. 188

26,27,28

TEORI JARINGAN KERJA A. Pengertian B. Diagram Kerja C. Metode Jalur Kritis (Critical Path Method/CPM) D. Waktu Mengambang E. Penjadwalan F. Metode Evaluasi dan Pengulasan Proyek (Project Evaluation and Review Project/PERT) UJIAN AKHIR SEMESTER

Buku Wajib I Hal 189-206

Tugas 11 Buku Wajib I Hal. 206

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 4

Pokok Bahasan : PENDAHULUAN Standar Kompetensi : Menerapkan model kuantitatif dalam teknik riset operasional
Kompetensi Dasar 1. Memahami definisi, 1. perkembangan dan fungsi teknik riset operasional. 2. Menyusun model kuantitatif dalam teknik 3. riset operasional Indikator Menyebutkan salah satu 1. definisi teknik riset operasional Menceritakan perkembangan 2. ilmu teknik riset operasional Menyebutkan penggunaan 3. teknik riset operasional sebagai alat pemecahan masalah dan penelitian 4. 4. Menyebutkan pengertian model kuantitatif 5. Menyusun model kuantitatif Sub-Pokok Bahasan Pengertian teknik riset operasional Perkembangan ilmu teknik riset operasional Penggunaan teknik riset operasional dalam penelitian dan pemecahan masalah Model Kuantitatif dalam teknik riset operasional 1. 2. 3. Pengalaman Belajar Menjelaskan berbagai definisi teknik riset operasional Menjelaskan perkembangan ilmu teknik riset operasional Memberikan contoh penggunaan teknik riset operasional dalam penelitian dan pemecahan masalah Menjelaskan pengertian model kuantitatif Membuat model kuantitatif Alokasi Waktu 2 x 50 menit

2.

4. 5.

Pokok Bahasan : PROGRAM LINIER Standar Kompetensi : Menerapkan model program linier untuk perumusan persoalan program linier
Kompetensi Dasar 1. 2. Memahami definisi dan model program linier Menyusun model program linier 1. 2. 3. Indikator Menyebutkan pengertian program linier Menyebutkan asumsi-asumsi dasar dalam program linier Menyebutkan tiga metode pemecahan persoalan dalam program linier Menterjemahkan ke model program linier Sub-Pokok Bahasan 1. Pengertian program linier 2. Model program linier 3. Asumsi-asumsi dasar program linier 4. Contoh persoalan program linier dan model program linier 1. 2. 3. 4. Pengalaman Belajar Menjelaskan pengertian program linier Menjelaskan model program linier Menjelaskan asumsi-asumsi dasar program linier Membuat model program linier Alokasi Waktu 2 x 50 menit

4.

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 5

Pokok Bahasan : METODE ALJABAR Standar Kompetensi : Menerapkan permasalahan program linier dengan metode aljabar
Kompetensi Dasar 1. Memahami pengertian 1. pemecahan persoalan program linier dengan metode aljabar 2. Menyelesaikan persoalan 2. program linier kasus maksimasi, minimisasi dan kasus-kasus khusus 3. Indikator Sub-Pokok Bahasan Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian pemecahan program linier dengan metode aljabar Alokasi Waktu 2 x 50 menit

Menyebutkan pengertian 1. Pengertian pemecahan program pemecahan persoalan program linier dengan metode aljabar linier dengan metode aljabar Menyelesaikan persoalan 2. program linier kasus maksimisasi dan minimisasi Menyelesaikan persoalan 3. program linier kasus khusus yaitu solusi optimum ganda dan tidak memiliki solusi layak Penyelesaian kasus maksimisasi dan minimisasi dengan metode aljabar Kasus-kasus khusus persoalan program linier

2. Menghitung penyelesaian variabel 2 x 50 menit bebas dan nilai optimum dari persoalan program linier dengan metode aljabar kasus maksimisasi dan minimisasi. 3. Mencari penyelesaian variabel bebas dan nilai optimum dari persoalan program linier kasus-kasus khusus

Pokok Bahasan : METODE GRAFIK Standar Kompetensi : Menerapkan metode grafik untuk memperoleh solusi optimum persoalan program linier untuk dua variabel bebas
Kompetensi Dasar 1. Memahami pengertian pemecahan persoalan program linier dengan metode grafik Indikator Sub-Pokok Bahasan 1. Pengalaman Belajar Menjelaskan pengertian pemecahan program linier dengan metode grafik Alokasi Waktu 2 x 50 menit

1. Menyebutkan pengertian 1. Pengertian pemecahan program pemecahan persoalan program linier dengan metode grafik linier dengan metode grafik

2.

Menyelesaikan persoalan program linier untuk kasus maksimisasi, minimisasi dan kasuskasus khusu dengan metode grafik

2. Menggambar dan menentukan 2. solusi optimum persoalan program linier kasus maksimisasi dan minimisasi 3. dengan metode grafik 3. Menggambar dan menentukan solusi optimum persoalan program linier kasus-kasus khusus yaitu solusi optimum ganda dan tidak memiliki solusi layak

Penyelesaian kasus maksimisasi dan minimisasi dengan metode grafik Kasus-kasus khusus persoalan program linier

2.

3.

Menggambarkan grafik solusi optimum dari persoalan program linier dua variabel bebas kasus maksimisasi dan minimisasi Menggambarkan grafik penyelesaian kasus-kasus khusus persoalan program linier dua variabel bebas

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 6

Pokok Bahasan : METODE SIMPLEKS Standar Kompetensi : Menerapkan metode simpleks untuk menyelesaikan permasalahan program linier untuk dua atau lebih variabel bebas
Kompetensi Dasar 1. Memahami pengertian pemecahan persoalan program linier dengan metode simpleks 1. 2. 3. Indikator Sub-Pokok Bahasan 1. 2. 3. Pengalaman Belajar Menjelaskan pengertian metode simpleks Menjelaskan model umum metode simpleks Menjelaskan langka-langkan pemecahan kasus program linier dengan metode simpleks Menyelesaikan perhitungan solusi optimum contoh kasus maksimisasi dengan metode simpleks untuk dua atau lebih variabel bebas Alokasi Waktu 2 x 50 menit

2.

Menyelesaikan persoalan program linier untuk kasus maksimisasi dengan metode simpleks Menyelesaikan persoalan program linier untuk kasus minimisasi dengan metode simpleks

4.

Menyebutkan pengertian 1. Pengertian Metode Simpleks metode simpleks 2. Model Umum Metode Simpleks Menuliskan model umum metode simpleks Menyebutkan langkahlangkah pemecahan kasus program linier dengan metode simpleks Menyelesaikan perhitungan 3. Penyelesaian Kasus Maksimisasi kasus maksimisasi metode Program Linier dengan Metode simpleks Simpleks

4.

2 x 50 menit

3.

5.

Menyelesaikan perhitungan 4. Penyelesaian Kasus Minimisasi kasus minimisasi metode Program Linier dengan Metode simpleks Simpleks

5.

Menyelesaikan perhitungan solusi optimum contoh kasus minimisasi dengan metode simpleks untuk dua atau lebih variabel bebas yaitu metode M/penalti dan metode dua tahap

2 x 50 menit

4.

Menyelesaikan persoalan program linier untuk kasuskasus khusus dengan metode simpleks

6.

Menyelesaikan perhitungan 5. Penyelesaian Kasus-kasus khusus kasus-kasus khusus dengan Program Linier dengan Metode metode simpleks Simpleks

6.

Menyelesaikan perhitungan solusi 2 x 50 menit optimum contoh kasus khusus program linier yaitu degenerasi, solusi optimum ganda, solusi tak terbatas dan solusi tak layak dengan metode simpleks untuk dua atau lebih variabel bebas

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 7

Pokok Bahasan : TEORI DUALITAS Standar Kompetensi : Menerapkan teori dualitas untuk perubahan-perubahan parameter dalam permasalahan primal dan dual program linier
Kompetensi Dasar 1. Indikator Sub-Pokok Bahasan Pengertian teori dualitas Bentuk standar primal dalam program linier Bentuk standar dual dalam program linier Pengalaman Belajar Menyelesaikan masalah 1. Menyebutkan pengertian 1. dual program linier dualitas dengan benar. 2. 2. Menuliskan bentuk standar masalah primal dalam program 3. linier 3. Menuliskan bentuk standar masalah dual dalam program linier Membandingkan 4. Menginterpretasikan dengan 4. perubahan-perubahan benar makna solusi optimal parameter dalam dalam program linier 5. masalah primal dan dual program linier 1. Menjelaskan pengertian dualitas 2. Menjelaskan teori dualitas yaitu bentuk umum masalah primal dan masalah dual 3. Memberikan contoh penulisan model masalah primal menjadi masalah dual 4. Memberikan contoh penyelesaian program linier masalah dual Interpretasi tabel optimum primal 5. Menjelaskan interpretasi tabel simpleks optimum primal simpleks yang Interpretasi tabel optimum dual meliputi solusi optimum, keadaan simpleks sumber daya dan sumbangan per unit sumber daya 6. Menjelaskan interpretasi tabel optimum dual simpleks yang meliputi harga dual (harga bayangan) dan pengurangan biaya (reduced cost) Alokasi Waktu 2 x 50 menit

2.

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 8

Pokok Bahasan : ANALISIS SENSITIVITAS Standar Kompetensi : Menganalisis perubahan-perubahan parameter terhadap solusi optimum permasalahan program linier
Kompetensi Dasar 1. Menganalisis perubahan koefisien fungsi tujuan terhadap solusi optimum Indikator Sub-Pokok Bahasan Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian analisis sensitivitas 2. Menjelaskan jenis-jenis perubahanperubahan parameter dalam analisis sensitivitas 3. Memberikan contoh kasus perubahan koefisien fungsi tujuan (Cj) dan menelaah pengaruhnya terhadap solusi program linier 4. Memberikan contoh kasus perubahan konstanta nilai sebelah kanan NK (bi) dan menelaah pengaruhnya terhadap solusi program linier 5. Memberikan contoh kasus perubahan koefisien fungsi pembatas dan menelaah pengaruhnya terhadap solusi program linier 6. Memberikan contoh kasus penambahan variabel dan menelaah pengaruhnya terhadap solusi program linier 7. Memberikan contoh kasus penambahan persamaan fungsi pembatas yang baru dan menelaah pengaruhnya terhadap solusi program linier Alokasi Waktu 2 x 50 menit

1. Menuliskan dengan benar 1. Pengertian Analisis Sensitivitas pengertian analisis sensitivitas 2. Penyelesaian perubahan2. Menganalisis perubahanperubahan yang terjadi pada perubahan yang terjadi pada solusi optimum, yaitu : solusi optimum yaitu : a. Perubahan koefisien fungsi 2.1 Perubahan koefisien tujuan fungsi tujuan

2. Menganalisis perubahan 3. Menganalisis perubahan3. Penyelesaian perubahannilai sebelah kanan, perubahan yang terjadi pada perubahan yang terjadi pada koefisien fungsi solusi optimum yaitu : solusi optimum, yaitu : pembatas, penambahan 3.1 Perubahan nilai sebelah a. Perubahan kapasitas sumber variabel baru dan batasan kanan (kapasitas sumber daya (NK) baru terhadap solusi daya) b. Perubahan koefisien fungsi optimum 3.2 Perubahan koefisien pembatas fungsi pembatas c. Penambahan variabel baru 3.3 Penambahan variabel d. Penambahan batasan baru baru 3.4 Penambahan batasan baru

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 9

Pokok Bahasan : METODE TRANSPORTASI (BERIMBANG) Standar Kompetensi : Menerapkan metode-metode penyelesaian solusi awal dan optimum terhadap persoalan transportasi berimbang
Kompetensi Dasar 1. Menentukan solusi awal persoalan transportasi berimbang Indikator 1. Menuliskan dengan benar persoalan transportasi 2. Menuliskan model umum transportasi dengan benar 3. Menyelesaikan solusi awal persoalan tranportasi dengan metode pojok barat laut, metode biaya terendah dan metode aproksimasi Vogel (VAM) Sub-Pokok Bahasan Pengalaman Belajar Alokasi Waktu 2 x 50 menit

1. Pengertian Persoalan Tranportasi 1. Menjelaskan pengertian persoalan (Berimbang) transportasi 2. Model Umum Persoalan 2. Memberikan contoh mengubah Transportasi persoalan transportasi menjadi model 3. Penyelesaian Solusi Awal umum transportasi 3. Menjelaskan langkah-langkah dasar teknik transportasi 4. Menjelaskan langkah-langkah solusi awal metode pojok barat laut dan memberikan contoh penyelesaiannya 5. Menjelaskan langkah-langkah solusi awal metode biaya terendah dan memberikan contoh penyelesaiannya 6. Menjelaskan langkah-langkah solusi awal metode aproksimasi Vogel (VAM) dan memberikan contoh penyelesaiannya 7. Menjelaskan dan memberikan contoh langkah-langkah solusi optimum metode batu loncat 8. Menjelaskan dan memberikan contoh langkah-langkah solusi optimum metode modified distribution (MODI)

2. Menentukan solusi optimum persoalan transportasi berimbang

4. Menyelesaikan solusi awal 4. Penyelesaian Solusi Optimum persoalan tranportasi dengan metode aproksimasi Vogel (VAM) 5. Menyelesaikan solusi optimum persoalan transportasi dengan metode batu loncat dan metode modified distribution (MODI)

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 10

Pokok Bahasan : METODE TRANSPORTASI (TIDAK BERIMBANG) Standar Kompetensi : Menerapkan metode solusi awal dan optimum untuk penyelesaian persoalan transportasi tak berimbang
Kompetensi Dasar Indikator Sub-Pokok Bahasan Pengertian Persoalan Transportasi (Tidak Berimbang) Model Umum Persoalan Transportasi yang tidak berimbang Penyelesaian Transportasi Tak Berimbang : Permintaan Lebih Besar dari Penawaran Penyelesaian Transportasi Tak Berimbang : Penawaran Lebih Besar daripada Permintaan Persoalan Degenerasi Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian persoalan transportasi tidak berimbang 2. Menjelaskan model umum persoalan transportasi yang tidak berimbang 3. Menjelaskan dan memberikan contoh solusi awal dan solusi optimum untuk kasus persoalan transportasi jumlah permintaan lebih besar dari penawaran 4. Menjelaskan dan memberikan contoh solusi awal dan solusi optimum untuk kasus persoalan transportasi jumlah penawaran lebih besar daripada permintaan 5. Memberikan contoh kasus degenerasi dan cara penyelesaiannya Alokasi Waktu 2 x 50 menit

1. Menentukan solusi awal 1. Menuliskan model umum 1. dan optimum persoalan persoalan transportasi tak transportasi tak berimbang berimbang 2. kasus jumlah permintaan 2. Menyelesaikan solusi awal dan lebih besar daripada optimum persoalan penawaran transportasi untuk jumlah 3. permintaan lebih besar daripada penawaran 2. Menentukan solusi awal 3. Menyelesaikan solusi awal dan 4. dan optimum persoalan optimum persoalan transportasi tak transportasi untuk jumlah berimbang kasus jumlah penawaran lebih besar 5. penawaran lebih besar daripada permintaan daripada permintaan 4. Menyelesaikan kasus 3. Menentukan penyelesaian degenerasi persoalan permasalahan degenerasi transportasi

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 11

Pokok Bahasan : PERSOALAN PENUGASAN Standar Kompetensi : Menerapkan metode Hungarian untuk menentukan solusi optimum persoalan penugasan
Kompetensi Dasar 1. Menentukan solusi 1. persoalan penugasan kasus minimisasi 2. Indikator Menuliskan dengan benar pengertian persoalan penugasan Menuliskan model umum persoalan penugasan 3. Menyelesaikan persoalan penugasan kasus minimisasi dengan metode Hungarian Sub-Pokok Bahasan 1. Pengertian Persoalan Penugasan 2. Model Umum Persoalan Penugasan 3. Persoalan Penugasan Kasus Minimisasi Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian persoalan penugasan 2. Menjelaskan model umum persoalan penugasan 3. Menjelaskan metode Hungarian 4. Menjelaskan dan memberikan contoh langkah-langkah penyelesaian persoalan penugasan kasus minimisasi Alokasi Waktu 2 x 50 menit

2. Menentukan solusi persoalan penugasan kasus maksimisasi

4. Menyelesaikan persoalan 4. Persoalan Penugasan dengan penugasan untuk kasus jumlah jumlah pekerjaan tidak sama pekerjaan tidak sama dengan dengan jumlah karyawan jumlah karyawan 5. Persoalan penugasan kasus 5. Menyelesaikan persoalan maksimisasi penugasan kasus maksimisasi dengan metode Hungarian

5. Menjelaskan dan memberikan contoh langkah-langkah penyelesaian persoalan penugasan dengan jumlah pekerjaan tidak sama dengan jumlah karyawan 6. Menjelaskan dan memberikan contoh langkah-langkah penyelesaian persoalan penugasan kasus maksimisasi

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 12

Pokok Bahasan : TEORI PERMAINAN Standar Kompetensi : Menerapkan berbagai strategi permainan untuk memperoleh solusi teori permainan
Kompetensi Dasar Indikator Sub-Pokok Bahasan 1. Pengertian Teori Permainan 2. Permainan Strategi Murni 3. Permainan Strategi Campuran Pengalaman Belajar 1. Menentukan solusi teori 1. Menuliskan dengan benar permainan dengan metode pengertian teori permainan strategi murni dan 2. Menyelesaikan kasus teori campuran permainan dengan strategi murni 3. Menyelesaikan kasus teori permainan dengan metode campuran 1. Menjelaskan pengertian teori permainan 2. Menjelaskan jenis-jenis, unsur-unsur teori permainan 3. Menjelaskan tipe permaianan dua pemain dengan jumlah nol 4. Menjelaskan dan memberikan contoh pengertian permainan strategi murni dan titik pelana 5. Menjelaskan dan memberikan contoh perhitungan permainan strategi campuran 6. Menjelaskan dan memberikan contoh 2 x 50 menit teknik dominasi untuk matiks lebih besar daripada matriks 2 x 2 7. Menjelaskan dan memebrikan contoh teknik dominasi dengan modifikasi untuk kasus tidak ada titik pelana dan kolom dominan 8. Menjelaskan dan memberikan contoh penyelesaian permainan dengan program linier (metode simpleks) untuk matriks lebih besar dari matriks 2 x 2 dengan tidak ada kolom dominasi dan titik pelana Alokasi Waktu 2 x 50 menit

2. Menentukan solusi teori permainan dengan metode dominasi, dominasi dengan modifikasi dan metode simpleks program linier

4. Menyelesaikan kasus teori permainan dengan metode dominasi 5. Menyelesaikan kasus teori permainan dengan metode dominasi dengan modifikasi 6. Menyelesaikan kasus teori permainan dengan program linear

4. Dominasi 5. Dominasi dengan Modifikasi 6. Penyelesaian dengan program linear

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 13

Pokok Bahasan : TEORI ANTRIAN Standar Kompetensi : Menerapkan rumus berbagai model antrian untuk menyelesaikan persoalan antrian
Kompetensi Dasar Indikator Sub-Pokok Bahasan 1. Pengertian Teori Antrian 2. Konsep-konsep dasar Teori Antrian. 3. Model-model Antrian 4. Contoh Aplikasi Model 1 (M/M/1 : FCFS/I/I) Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian teori antrian 2. Menjelaskan konsep-konsep dasar teori antrian 3. Menjelaskan macam-macam bentuk sistem antrian 4. Menjelaskan bentuk-bentuk disiplin pelayanan 5. Menjelaskan notasi kendalls dan notasi variabel dalam model antrian sumber tak terbatas 6. Memberikan contoh perhitungan model 1 (M/M/1 : FCFS/I/I) 7. Memberikan contoh perhitungan model 2 (M/M/S : FCFS/I/I) 8. Memberikan contoh perhitungan model 3 (M/M/1 : FCFS/I/F) 1. Menentukan penyelesaian 1. Menuliskan dengan benar persoalan antrian dengan pengertian antrian dalam rumus model antrian teori antrian M/M/1:FCFS/I/I 2. Menuliskan dengan benar konsep dasar teori antrian 3. Menuliskan dan menggambarkan bentukbentuk model dalam teori antrian 4. Menyelesaikan dan menghitung persoalan antrian pada model 1 antrian (M/M/1:FCFS/I/I) 2. Menentukan penyelesaian 5. Menyelesaikan dan persoalan antrian dengan menghitung persoalan antrian rumus model antrian pada model 2 antrian M/M/S:FCFS/I/I (M/M/S:FCFS/I/I) 3. Menentukan 6. Menyelesaikan dan penyelesaian persoalan menghitung persoalan antrian antrian dengan rumus pada model 3 antrian model antrian (M/M/1:FCFS/I/F) M/M/1:FCFS/I/F Alokasi Waktu 2 x 50 menit

5. Contoh Aplikasi Model 2 (M/M/S : FCFS/I/I) 6. Contoh Aplikasi Model 3 (M/M/1 : FCFS/I/F)

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 14

Pokok Bahasan : TEORI JARINGAN KERJA (NETWORK THEORY) Standar Kompetensi : Menerapkan metode CPM dan PERT untuk menentukan penyelesaian persoalan jaringan kerja
Kompetensi Dasar Indikator Sub-Pokok Bahasan Pengalaman Belajar 1. Menjelaskan pengertian teori jaringan kerja, metode jalur kritis (Critical Path Method/CPM) dan metode evaluasi dan pengulasan proyek (Project Evaluation and Review Technique/PERT) 2. Menjelaskan beberapa lambang dan ketentuan khusus diagram jaringan kerja 3. Menjelaskan dan memberikan contoh tahapan penyelesaian persoalan jaringan kerja dengan metode jalur kritis 1. Menggambarkan dan 1. Menuliskan dengan benar 1. Pengertian Teori Jaringa Kerja menentukan jalur kritis pengertian teori jaringan 2. Diagram Jaringan Kerja pada persoalan jaringan kerja 3. Metode Jalur Kritis (Critical kerja dengan metode CPM 2. Menuliskan dan Path Method) menggambarkan simbolsimbol serta ketentuanketentuan khusus yang dipergunakan dalam jaringan kerja 3. Menuliskan dengan benar pengertian metode CPM dan PERT 4. Menuliskan dan menggambarkan jaringan kerja dalam persoalan manajemen proyek serta menentukan jalur kritis 2. Menentukan waktu 5. Menentukan waktu 4. Waktu Mengambang mengambang total dan mengambang dan 5. Penjadwalan bebas menggambarkan jadwal kerja 3. Menentukan jadwal kerja pelaksanaan proyek 4. Menggambarkan dan 6. Menyelesaikan persoalan menentukan penyelesaian manajemen proyek dengan persoalan jaringan kerja metode PERT dengan metode PERT Alokasi Waktu 2 x 50 menit

4. Menjelaskan dan memberikan contoh cara menentukan waktu mengambang total dan bebas 5. Memberikan contoh membuat jadwal kerja (time chart) pelaksanaan proyek

2 x 50 menit

6. Metode Evaluasi dan Pengulasan 6. Menjelaskan dan memberikan contoh Proyek (PERT) penyelesaian persoalan jaringan kerja dengan metode PERT

2 x 50 menit

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 15

Disiapkan oleh,

Diperiksa oleh

Disahkan oleh,

Ervi Cofriyanti, S.Si Koordinator Dosen Ampu

Dafid, S. Si., M.T.I Kaprogdi Sistem Informasi

Ir. Sudiadi, M.M.A.E. Pembantu Ketua I

Teknik Riset Operasional/Ganjil/SI/2010/2011

Page 16