Anda di halaman 1dari 5

PERKEMBANGAN MANAJEMEN

KUALITAS DAN TOTAL QUALITY


MANAGEMENT
March 22, 2013
By Muhammad Riski Ilahi
MANAJEMEN KUALITAS
BY MUHAMMAD RISKI ILAHI (1112003029)
Definisi kualitas bermacam-macan yang dikemukakan oleh setiap orang. Adapun pakar
internasional mengungkapkan pengertian dari kualitas yaitu:

Menurut W Edward Deming: Kualitas adalah apapun yang menjadi kebutuhan dan
keinginan konsumen
Menurut Phillip B Crosby: Kualitas adalah nihil cacat, kesempurnaan dan keseuaian
terhadap persyaratan

Menurut Joseph M Juran: Kualitas adalah kesesuaian terhadap spesifikasi

Munurut Riski Ilahi: kualitas itu sendiri merupakan kesesuaian terhadap kegunaan atau
kebutuhannya yang memiliki nilai tambah.

ISO 8402 (quality vocabulary) mendefinisikan manajemen kualitas sebagai semua aktivitas dari
fungsi manajemen secara keseluruhan yang menentukan kebijaksanaan kualitas, tujuan-tujuan
dan tanggung jawab, serta mengimplementasikannya melalui alat-alat seperti perencanaan
kualitas (quality planning), pengendalian kualitas (quality control), jaminan kualitas (quality
assurance) dan peningkatan kualitas (quality improvement). Tanggung jawab untuk manajemen
kualitas ada pada semua level dari manajemen, tetapi harus dikendalikan oleh manajemen
puncak (top management), dan implementasinya harus melibatkan semua anggota organisasi.
Definisi manajemen kualitas menurut Gazper (1997), Manajemen kualitas adalah seluruh
aktivitas dari fungsi manajemen secara keseluruhan yang mengatur kebijakan tentang kualitas,
tujuan, dan tanggung jawab serta mengimplementasikannya melalui alat-alat manajemen
kualitas, seperti perencanaan kualitas, pengendalian kualitas, penjaminan kualitas, dan
peningkatan kualitas.
Sejarah perkembangan manajemen kualitas berawal dari tahun 1920 dimana manajemen kualitas
telah mulai dikembangkan oleh para ahli kualitas. Selanjutnya manajemen kualitas berkembang
pesat seiring kesadaran perusahaan bahwa pentingnya kualitas dalam mengembangkan bisnis dan
pelayanan.
Pada tahun 1920-1940

Kualitas yang utama adalah inspeksi, yang mana para inspektor mengukur produksi berdasarkan
spesifiksi. Pada masa ini ditemukan konsep statitiska dalam hal pengendalian variabel produk,
seperti panjang, lebar, berat, tinggi, dan pengambilan sampel untuk mengujipenerimaan produk
yang diprakarsai oleh Walter A. Stewart, H.F. Dodge, dan H.G. Romig.
Tahun 1940-1985
Pada tahun ini kelompok inspeksi berkembang menjadi kelompok pengendalian kualitas.
Tanggung jawab kualitas dialihkan ke bagian quality control independent. Diperkenalkanlah
konsep total quality control pertama kali oleh Feigenbaun pada tahu 1960 yang kemudian
dikembangkan menjadi total quality control organizationwade di tahun 1970 dan menjadi
konsep total quality system pada tahun 1983. Pengendalian kualitas berkembang lagi menjadi
penjamin kualitas yang berfokus kepada proses dan kualitas produk melalui pelaksanaan audit
operasi, pelatihan analisis, kinerja teknis, dan petunjuk operasi untuk peningkatan kualitas.
Aspek kualitas mulai dievaluasi melalui penerapan fungsi-fungsi manajemen kualitas.
Tahun 1985-1990
Pada masa ini diperkenalkan konsep Total Quality Manajemen (TQM) oleh Frederick Taylor
pada tahun 1990-an. Yang dikenal dengan sebutan father of scientific management dan terkenal
dengan teorinya Time and Motion Studies. TQM berkembang menjadi Learning Organization
yang manggunakan filisofi continous quality improvement dan menggunakan konsep manajemen
pengetahuan.
Abad 20-sekarang
Dengan perkembangan sistem teknologi informasi pada abad ini, maka konsep manajemen
kualitas berkembang bersamaaan dengan berkembangnya konsep e-learning.

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)


Konsep Total Quality Manajemen (TQM) dikembangkan oleh orang Amerika yaitu W. Edward
Deming setelah perang dunia ke II yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi barangbarang dan jasa. Seiring berjalannya waktu konsep TQM ini tidak dijalankan serius lagi oleh
orang Amerika sehingga tahun 1950 Jepang mengadopsinya untuk meningkatkan kualitas
industri dan bisnis setelah perang, sehingga pada tahun 1980 dengan pengembangan konsep
TQM ini jepang berhasil menguasai/mendominasi pasar dunia. Pada waktu itu pabrikan Amerika
mengakui bahwa model perakitan pada abad ke sembilan belas adalah ketinggalan jaman untuk
pasar global yang modern.
Mengacu pada sejarah dari konsep TQM, dapat diartikan TQM adalah pendekatan manajemen
pada suatu organisasi, berfokus pada kualitas dan didasarkan atas partisipasi dari keseluruhan
sumber daya manusia dan ditujukan pada kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan
pelanggan dan memberikan manfaat pada anggota, organisasi atau sumber daya manusianya, dan

masyarakat. TQM juga dapat diterjemahkan bahwa pendekatan manajemen yang selalu
memperhatikan proses produksi agar berjalan dengan baik, produk yang dihasilkan berkualitas,
dan pelayanan terhadap konsumen memuaskan dengan kata lain konsep TQM yaitu
memperhatikan disetiap tahapan agar berjalan dengan baik. Proses TQM dimulai dari input
(bahan mentah) yang spesifik, proses (added value), output yang sesuai dengan kebutuhan dan
kepuasan pelanggan.
Tujan utama Total Quality Management adalah memperbaiki kualitas produk dan pelayanan
secara terus menerus. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan secara terus menerus perusahaan
dapat bergerak secara jangka panjang karena selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di
lingkungan sekitar dan menambah nilai tambah produk dan pelayanan.
Fondasi utama dalam membangun konsep TQM yaitu terdiri atas ethics, integrity, dan trust.
Dengan fondasi ini akan menumbuhkan sikap keterbukaan, keadilan, ketulusan dan memberikan
peluang bagi semua orang untuk ikut serta dalam proses pelaksanaannya. Dengan ketiga kunci
utama ini akan memberikan pengaruh yang luar biasa dalam mencapai tujuan bersama. Dalam
pelaksanaan, ketiga elemen ini akan berjalan beriringan, tetapi memberikan kontribusi yang
berbeda dan saling melengkapi satu sama lain dalam TQM.
1. Ethics adalah suatu bentuk kedisiplinan dalam menjalankan hal-hal yang dianggap baik
oleh perusahaan dan menghindarkan diri dari tindakan-tindakan yang dianggap buruk
yang akan memberikan pengaruh buruk terhadap perusahaan. Ada dua jenis etika
perusahaan, yaitu yang berkaitan dengan etika bisnis dan etika personal, etika dari
individual Sumber Daya Manusia SDM terhadap perusahaan dan sesama SDM.
2. Integrity termasuk didalamnya adalah kejujuran, moralitas, nilai, keadilan, dan ketulusan.
Semuanya harus terwujud dalam hubungan antara komponen perusahaan terhadap
konsumen dan sesama elemen perusahaan. Suatu perusahaan hendaknya mampu menilai
dan memenuhi apa yang konsumen harapkan dan apa yang pantas diberikan kepada
konsumen berdasarkan nilai-nilai tersebut.
3. Trust adalah kepercayaan di antara karyawan dan pihak-pihak terkait dengan perusahaan
akan memudahkan proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan. Jadi, kepercayaan
akan mendatangkan lingkungan yang kooperatif terhadap TQM.
TQM sangat bermanfaat bagi pelanggan, institusi, maupun anggota organisasi
Manfaat TQM bagi pelanggan adalah:

Produk yang diterima berkualitas


Pelanggan lebih diperhatikan dan terlibat dalam pembuatan produk

Kepuasan pelanggan terjamin

Manfaat TQM bagi institusi yaitu:

Adanya perkembangan kualitas produksi dan pelayanan


Kariawan lebih terinovasi

Produktivitas meningkat

Biaya produksi menurun

Produk yang cacat lebih sedikit

Permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat

Manfaat TQM bagi anggota organisasi

Pemberdayaan
Lebih terbiasa dalam menyikapi hal yang baru

Menambah kualitas diri

Manfaat lain dari implementasi TQM yang dapat dirasakan oleh institusi dimasa yang akan
datang:

Dapat menjadikan TQM sebagai budaya dalam meningkatkan kualitas produk


Lebih mudah menyikapi kebutuhan pelanggan yang selalu bervariasi

Meningkatkan kerja sama kelompok yang baik

Membuat institusi dapat beradaptasi dengan perubahan

Hubungan antara departemen yang berbeda lebih mudah

Tujuh konsep progrn TQM yang efektif yaitu perbaikanberkesinambungan, Six Sigma,
pemberdayaan pekerja, benchmarking, just-in-time, konsep taguchi, dan pengetahuan perangkat
TQM
1. Perbaikan berkesinambungan
TQM membutuhkanperbaikan secara terus menerus demi meningkatkan kualitas produk dan jasa
yang tidak pernh berhenti yang mencakup orang, peralatan, pemasok, bahan, dan prosedur.
Konsep dasar TQM yaitu setiap aspek operasi perusahaan dapat berjalan dengan baik. Tujuan
akhirnya adalah mendapatkan kesempurnaan yang tidak dapat diraih tapi berusaha untuk
mencapai kesempurnaan tersebut.
1. Six Sigma
Adalah program dalam menghemat waktu tanpa adanya waktu yang terbuang sia-sia selama
proses produksi, meningkatkan kualitas, dan menurunkan biaya. Six sigma juga sebuah sistem
yang general yaitu menyangkut strategi karena lebih memperhatikan kepuasan pelanggan
sepenuhnya, disiplin karena improvement model formal, dan sekumpulan perangkat (lembar
perangkat, diagram sebab-akibat, diagram alir, histogram, dan statistikal proses control/SPC)
untuk memperoleh dan mempertahankan kesuksesan bisnis.

1. Pemberdayaan pekerja
Pemberdayaan pekerja berarti melibatkan seluruh elemen pekerja disetiap langkah proses
produksi. Teknik dalam meningkatkan pemberdayaan pekerja yaitu:

Membina jaringan komunikasi yang melibatkan pekerja


Membentuk para penyelia yang bersikap terbuka dan mendukung

Memindahkan tanggung jawab dari manajer dan tsaf kepada para pekerja di bagian
produksi

Membangun organisasi yang memiliki moral yang tinggi

Menciptakan struktur organisasi formal sebagai tim-tim dan lingkaran-lingkaran kualitas

1. Benchmarking
Merupakan pemilihan standar kinerja yang mempresentasikan kinerja yang terbaik dari proses
atau aktivitas produksi. Hal tersebut meliputi standar produk, jasa, biaya produksi.
1. Just-in-time
Konsep ini dilakukan untuk perbaikan berkesinambungan dan penyelesaian masalah. Dalam
konsep ini barang diproduksi dan diantarkan saat dibutuhkan saja.
1. Konsep taguchi
Genichi Taguchi memberikan tiga konsep yang bertujuan memperbaiki kualitas produk dan
proses, yaitu ketangguhan kualitas (quality robustness), fungsi kerugian kualitas (quality loss
function-QLF) dan kualitas berorientasi sasaran (target-oriented quality).

Anda mungkin juga menyukai