Anda di halaman 1dari 15

TATALAKSANA PENDERITA DIARE

Di dunia, dehidrasi yang disebabkan diare merupakan penyebab kematian utama pada bayi dan balita ( uang et al, !""#$% Data &'rld ealth (rgani)ati'n (& ($ pada tahun !""* dalam & ( (!""#$, menun+ukkan diare merupakan penyebab kedua kematian anak di dunia dengan ,,- +uta anak meninggal setiap tahunnya karena penyakit ini% Di negara ma+u, dehidrasi memiliki kemungkinan lebih ke.il menyebabkan kematian, tetapi dehidrasi menyebabkan m'rbiditas/kesakitan yang signi0ikan (1reedman et al, !""2$% 3 Diare adalah berak4berak en.er lebih dari 5 kali (pada anak$, lebih dari * kali (pada bayi$ disertai/tanpa disertai adanya darah atau lender% 3ula4mula bayi dan anak men+adi .engeng, gelisah, suhu tubuh biasanya meningkat, na0su makan berkurang atau tidak ada, kemudian timbul diare% Tin+a .air dan mungkin disertai darah dan lender% 6e+ala muntah dapat ter+adi sebelum atau sesudah diare% 7ila penderita telah banyak kehilangan .airan dan elektr'lit maka ge+ala dehidrasi mulai tampak% Selama epis'de diare, air dan elektr'lit (natrium, kl'rida, kalium, dan bikarb'nat$ hilang melalui tin+a .air, keringat, urin, dan pernapasan% Dehidrasi ter+adi +ika kehilangan air dan elektr'lit ini tidak diganti% Kematian dapat mengikuti dehidrasi berat +ika .airan dan elektr'lit tidak diganti baik melalui larutan (ral Rehydrati'n Salts ((RS$ atau melalui in0us (& (, !""#$ A. TUJUAN Ter.apainya tatalaksana penderita diare dengan tepat dan e0ekti0

B. PRINSIP TATALAKSANA PENDERITA DIARE ,% 3en.egah ter+anya dehidrasi 3en.egah ter+adi nya dehidasi dapat dilakukan mulai dari rumah dengan memberikan minum lebih banyak dengan .airan rumah tangga yang dian+urkan seperti air ta+in , kuah sayur, air sup%

3a.am 8airan yang dapat digunakan akan tergantung pada 9 ,% Kebiasaan setempat dalam meng'bati diare !% Tersedianya .airan sari makanan yang .'.'k 5% :angkauan pelayanan Kesehatan *% Tersedianya 'ralit 7ila tidak mungkin memberikan .airan rumah tangga yang dia+ukan , berikan air matang% !% 3eng'bati dehidrasi% 7ila ter+adi dehidrasi (terutama pada anak$, penderita harus segera diba;a ke petugas atau sarana kesehatan untuk mendapatkan peng'batan yang .epat dan tepat, yaitu dengan 'ralit% 7ila ter+adi dehidrasi berat, penderita harus segera diberikan .airan intra<ena dengan ringer laktat sebelum dilan+utkan terapi'ral 5% 3emberi makanan 7erikan makanan selama diare untuk memberikan gi)i pada penderita terutama pada anak tetap kuat dan tumbuh serta men.egah berkurangnya berat badan% 7erikan .airan termasuk 'ralit dan makanan sesuai yang dian+urkan% Anak yang masih minun ASI harus lebih sering diberi ASI% Anak yang minum susu 0'rmula diberikan lebih sering dari biasanya% Anak =sia > bulan atau lebih termasuk bayi yang telah mendapat makanan padat harus diberikan makanan yang mudah di.erna sedikit sedikit tetapi sering% Setelah diare berhenti pemberian makanan ekstra diteruskan selama ! minggu untuk membantu pemulihan berat badan anak% *% 3eng'bati masalah lain Apabila diketemukan penderita diare disertai dengan penyakit lain, maka diberikan peng'batan sesuai indikasi, dengan tetap mengutamakan rehidrasi% Tidak ada (bat yang aman dan e0ekti0 untuk menghentikan diare%

8% Terapi Cairan 1. Pengertian 9 Tindakan yang dilakukan dengan pemberian .airan untuk mengatasi sy'k dan menggantikan <'lume .airan yang hilang akibat perdarahan atau dehidrasi 2. Tujuan 9 ,% Rumatan (mainten.e$ untuk mengganti kehilangan .airan dan elektr'lit yang sedang berlangsung ('ng'ing l'sses$ !% =ntuk menggantikan <'lume .airan tubuh yang hilang sebelumnya 5% 3emperbaiki dinamika sirkulasi (bila ada sy'k$ 3. Penilaian lini! e"utu#an $airan 9 Nadi ada dan penuh berarti <'lume sirkulasi adekuat Ekstremitas (telapak tangan/kaki$ kemerahan/pink dan Capillary Refill Time kembali .epat ? ! detik berati sirkulasi adekuat Edema peri0er dan r'nki paru mungkin ter+adi hiper<'lumia Takikardi saat istirahat, tekanan darah menurun bisa +adi sirkulasi abn'rmal Turg'r kulit menurun, muk'sa mulut kering dan kulit tampak keriput 9 de0isit .airan berat Pr'duksi urin yang rendah bisa +adi karena hip'<'lumia

%. Jalur &a!u Cairan 9 ,% Enteral 9 'ral atau le;at pipa nas'gastri. !% Parenteral 9 le;at +alur pembuluh darah <ena 5% Intra'se'us 9 pada pasien balita

'. Jeni!(jeni! $airan 9 ,% Enteral 9 'ralit ('ral rehidrati'n s'luti'n$, larutan gula garam, larutan air ta+in dll% !% Parenteral 9 kristal'id, k'l'id dan trans0use Cairan parenteral Kri!tal)i* 9 Kel'mp'k .airan n'n i'nik yang kebanyakan bersi0at is'4'sm'lar Tidak mengandung partikel 'nk'tik sehingga tidak menetap di intra<as.ular 8airan ini baik untuk tu+uan mengganti kehilangan <'lume terutama kehilangan .airan interstisial% arganya murah, tidak menyebabkan reaksi ana0ilaksis Pemberian berlebih akan menyebabkan edema paru dan edema peri0er% =ntuk resusitasi digunakan Ringer Laktat (RL$, Ringer Asetat (RA$ dan Na8l ",#@ K)l)i* 9 8airan yang mengandung partikel 'nk'tik yang dapat menyebabkan tekanan 'nk'tik Sebagian besar menetap di intra<askuler K'l'id yang bersi0at plasma ekspander akan menarik .airan ekstra<askuler ke intra<askuler Dapat menyebabkan reaksi ana0ilaksis arganya mahal Pemberian berlebih dapat menyebabkan edema paru tetapi tidak akan menyebabkan edema peri0er%

Cat:

=ntuk resusitasi digunakan Dekstran, ES, gelatin

,% Kristal'id9 bersi0at is't'nik, maka e0ekti0 dalam mengisi se+umlah <'lume .airan (<'lume eApanders$ ke dalam pembuluh darah dalam ;aktu yang singkat, dan berguna pada pasien yang memerlukan .airan segera% 3isalnya Ringer4Laktat dan garam 0isi'l'gis% !% K'l'id9 ukuran m'lekulnya (biasanya pr'tein$ .ukup besar sehingga tidak akan keluar dari membran kapiler, dan tetap berada dalam pembuluh darah, maka si0atnya hipert'nik, dan dapat menarik .airan dari luar pembuluh darah% 8'nt'hnya adalah albumin dan ster'id%

+. Jeni! Cairan In,u! a% 8airan hip't'nik9 'sm'laritasnya lebih rendah dibandingkan serum

(k'nsentrasi i'n NaB lebih rendah dibandingkan serum$, sehingga larut dalam serum, dan menurunkan 'sm'laritas serum% 3aka .airan CditarikD dari dalam pembuluh darah keluar ke +aringan sekitarnya (prinsip .airan berpindah dari 'sm'laritas rendah ke 'sm'laritas tinggi$, sampai akhirnya mengisi sel4sel yang ditu+u% Digunakan pada keadaan sel CmengalamiD dehidrasi, misalnya pada pasien .u.i darah (dialisis$ dalam terapi diuretik, +uga pada pasien hiperglikemia (kadar gula darah tinggi$ dengan ket'asid'sis diabetik% K'mplikasi yang membahayakan adalah perpindahan tiba4tiba .airan dari dalam pembuluh darah ke sel, menyebabkan k'laps kardi'<askular dan peningkatan tekanan intrakranial (dalam 'tak$ pada beberapa 'rang% 8'nt'hnya adalah Na8l *-@ dan Dekstr'sa !,-@%

b% 8airan Is't'nik9 'sm'laritas (tingkat kepekatan$ .airannya mendekati serum (bagian .air dari k'mp'nen darah$, sehingga terus berada di dalam pembuluh darah% 7erman0aat pada pasien yang mengalami hip'<'lemi (kekurangan .airan tubuh, sehingga tekanan darah terus menurun$% 3emiliki risik' ter+adinya '<erl'ad (kelebihan .airan$, khususnya pada penyakit gagal +antung

k'ngesti0 dan hipertensi% 8'nt'hnya adalah .airan Ringer4Laktat (RL$, dan n'rmal saline/larutan garam 0isi'l'gis (Na8l ",#@$%

.% 8airan hipert'nik9 'sm'laritasnya lebih tinggi dibandingkan serum, sehingga CmenarikD .airan dan elektr'lit dari +aringan dan sel ke dalam pembuluh darah% 3ampu menstabilkan tekanan darah, meningkatkan pr'duksi urin, dan mengurangi edema (bengkak$% Penggunaannya k'ntradikti0 dengan .airan hip't'nik% 3isalnya DeAtr'se -@, Na8l *-@ hipert'nik, DeAtr'se -@ BRinger4La.tate, DeAtr'se -@BNa8l ",#@, pr'duk darah (darah$, dan albumin%

-. Penilaian Derajat De#i*ra!i .*in/ata an *ala& per!enta!e "a*an0 a% Tanpa Dehidrasi9

e#ilangan "erat

Diare berlangsung, namun pr'duksi urin n'rmal, maka makan/minum dan menyusui diteruskan sesuai permintaan anak (merasa haus$% b% Dehidrasi Ringan (? -@$ K't'ran .air (;atery diarrhea$ Pr'duksi urin (air seni$ berkurang Senantiasa merasa haus Permukaan lapisan lendir (bibir, lidah$ agak kering

.% Dehidrasi Sedang (-4,"@$ Turg'r (kekenyalan$ kulit berkurang 3ata .ekung

Permukaan lapisan lendir sangat kering =bun4ubun depan men.ekung

5% Dehidrasi 7erat (E,"@$ Tanda4tanda dehidrasi sedang ditambah9 Denyut nadi .epat dan isinya kurang (hip'tensi/tekanan darah menurun$ Ekstremitas (lengan dan tungkai$ teraba dingin (lig'4anuria (pr'duksi urin sangat sedikit, kadang tidak ada$, sampai k'ma

FDera+at dehidrasi (persentase 8airan Rehidrasi (ral (8R($ 8airan intra<ena/in0us kehilangan berat badan/77$ Ringan (? -@$ -" ml/kg 77 dalam 5 G * +am Tidak direk'mendasikan Sedang (- G ,"@$ ,"" ml/kg 77 dalam 5 G * +am Tidak direk'mendasikan 7erat ( E ,"@$ ,"" G ,-" ml/kg 77 dalam !" ml /kg, 7'lus dalam 5 G * +am (+ika masih mampu satu +am (Na8l atau RL$ minum 8R($ Kehilangan 77 berlan+ut ," ml/kg setiap habis 7A7 ," ml/kg setiap 1. 2eng#itung tete!an in,u! 3enentukan +umlah tetesan in0us dalam tiap menit kepada klien akan dapat membantu kita mengetahui berapa +umlah )at gi)i yang dikandungnya% =ntuk mengerti dan memahami bagaimana menghitung +umlah tetesan in0us , bisa anda pela+ari kasus diba;ah ini% 8'nt'h kasus9 D'kter meresepkan kebutuhan .airan Na.l ",# @ pada Tn A ,""" ml/,! +am% 0akt'r drips (tetes$ ,- tetes/, ml% berapa tetes per menit .airan tersebut diberikanH Strategi men+a;ab kasus ,% Ketahui +umlah .airan yang akan diberikan !% k'n<ersi +am ke menit (, +am I >" menit$ 5% masukkan kedalam rumus (:umlah .airan yang dibutuhkan dikali dengan 0akt'r drips, lalu dibagi dengan lamanya pemberian$

:adi, +a;abannya adalah (,""" A ,-$/(,! A >"$ I ,-%"""/J!" I !"%2> dibulatkan +adi !, 8airan tersebut harus diberikan !, tetes/menit% Dengan mengetahui +umlah tetesan yang pada akhirnya kita akan tahu berapa ml .airan yang masuk ke pasien maka kita akan dapat mengetahui berapa )at gi)i yang telah / akan diterima pasien dalam kurun ;aktu tertentu dengan .ara memba.a k'mp'sisi )at yang ada dalam .airan tersebut biasanya ada pada label kemasannya% Terkadang kita agak kesulitan dalam menghitung tetesan in0us yang akan kita berikan kepada se'rang pasien, berikut tips! nya RU2US3 1 $$ 4 25 tete! &a r) 4 +5 tete! &i r) $)nt)# !)al 3 ,% in0us -"" .. diberikan kepada se'rang pasien !" tetes makr'/ menit habis dalam berapa +amH +ika dalam mi.r'H +a;ab 9 , .. I !" tetes makr' GE berarti pasien diberikan , ../ menit in0us yang tersedia -"" .. GE I akan habis dalam -"" dibagi >" menit I 2,555 +am kal' dalam mi.r' tinggal di kali 5 a+a% +adinya I !*,## +am%

!% berapa tetes ma.r' per menit tetesan -"" .. in0us RL harus diberikan agar habis dalam * +amH

+a;ab 9 -"" .. dibagi * +am I ,!- .. GE ini +umlah .. RL yang harus diberikan per +amnya ,!- .. dibagi >" I !,"25 .. / menit% ini +umlah .. RL yang harus diberikan per menitnya% , .. I !" tetes makr' I >" tetes mikr' +adi !,"25 .. I (!,"25 A !"$ *,,>> tetes makr' I (!,"25 A >"$ ,!*,#2 tetes mikr'% Atau: 8'nt'h 9

Se'rang anak laki4laki umur ! tahun, 77I ," kg menderita diare akut Dengan dehidrasi berat% Kebutuhan .airannya adalah9 K +am I I 5"A ,"A ,-% ,A >" I J- tetes/menit% !K +am II I J"A ,"A ,-A >" I 5- tetes/ menit% 8att 9 , .. I ,- tetes makr'% =langi bila nadi masih lemah atau tidak teraba% Nilai kembali penderita tiap ,4! +am% 7ila rehidrasi belum ter.apai per.epat tetesan i<% :uga berikan 'ralit -ml/kg77/+am bila penderita bisa minum untuk memberi tambahan kalium dan basa, biasanya setelah 54* +am (bayi$ atau ,4! +am (anak$% Setelah > +am (bayi$ atau 5 +am (anak$ nilai lagi keadaan penderita% 7ila tanda4tanda rehidrasi masih belum berubah atau bertambah buruk dan terutama bila penderita +uga mengeluarkan tin+a .air beberapa kali, +umlah t'tal .airan yang diberikan untuk rehidrasi harus ditingkatkan.
Kebutuhan cairan hari pertama pada dehidrasi berat : 3-10 kg = 205 ml/kgBB/ 24 am ! "0#25#100$%

10-15 kg = 175 ml/kgBB/ 24 jam ( 70+25+80)


10-15 15-25 kg = 140 ml/kgBB/ 24 am ! 50#25#&5$

Kebutuhan cairan hari kedua dan selan utn'a !()*# +)*$ :

3-10 kg = 125 ml/kgBB/ 24 am ! 25#100$

10-15 kg = 105 ml/kgBB/ 24 am ! 25#"0$

15-25 kg = ,0 ml/kgBB/ 24 am ! 25#&5$

Setelah teratasi dehidrasi berat penatalaksaan dilan+utkan sesuai dengan tanda4tanda dehidrasi yang ada apakah dehidrasi sedang atau ringan.

Pe&"erian $airan pa*a Diare *engan *e#i*ra!i "erat

Kadang kita bingung buat nentuin tetesan in0us buat rehidrasi pasien4pasien diare dengan dehidrasi berat% Ni lh'' salah satu .aranya%% Umur 1 bulan-2 tahun prakiraan bb 3-10 kg , +am pertama 9 *" ml/kg bb/+am 'r ," tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau ,5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ J +am berikutnya 9 ,! ml/kg bb/+am 'r 5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau * tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ ,> +am berikutnya 9 ,!- ml/kg bb 'ralit 'r intragastrik, bila tidak mau minum H ! tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau 5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ =mur ! 4 - tahun prakiraan bb ,"4,- kg , +am pertama 9 5" ml/kg bb/+am i< 'r 2 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau ," tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ J +am berikutnya 9 ," ml/kg bb/+am 'r 5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau * tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ ,> +am berikutnya 9 ,!- ml/kg bb 'ralit 'r intragastrik, bila tidak mau minum H ! tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau

5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ Umur 5 - 10 tahun prakiraan bb 15-25 kg , +am pertama 9 !" ml/kg bb/+am i< 'r - tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau J tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ J +am berikutnya 9 ," ml/kg bb/+am i< 'r !,- tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau 5 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ ,> +am berikutnya 9 ,!- ml/kg bb 'ralit 'r intragastrik, bila tidak mau minum H , tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau ,,- tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ Neonatus: Kebutuhan .airan9 !-" ml/kg bb/hari :enis .airan9 .airan *9, :ad;al (ke.epatan$ .airan9 I 77LR * +am pertama 9 !- ml/kg bb/+am 'r > tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau 2 tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ !" +am berikutnya 9 ,-" ml/kg bb/!" +am 'r ! tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI,- tetes$ atau !,- tetes/kg bb/menit (in0us ukuran , mlI!" tetes$ F =ntuk mengetahui in0us set , ..I ,- tetes atau ,..I!" tetes, silahkan lihat label highlight di in0us set, tertulis ,- dr'ps per ,ml atau !" dr'ps per , ml%

6. Pemasangan in0us 3elakukaan kanulasi <ena peri0er (pemasangan in0us$, merupakan kemampuan dasar untuk semua d'kter meskipun ini merupakan pr'sedur 'perasi yang in<asi<e yang paling sederhana untuk mengusainya diperlukan kemampuan dan pengalaman (S.ales,!""-$%

Kanulasi <ena peri0er (pemasangan in0us$ adalah memasukkan sebuah tabung ke dalam saluran tubuh atau r'ngga, dilakukan untuk memberikan akses ke sirkulasi untuk pemberian terapi +angka pendek (S.ales, !""-$% Pemasangan in0us digunakan untuk memberikan .airan ketika pasien tidak dapat menelan, tidak sadar, dehidrasi atau sy'k, untuk memberikan garam yang diperlukan untuk mempertahankan keseimbangan elektr'lit, atau gluk'sa yang diperlukan untuk metab'lisme, atau untuk memberikaan medikasi% Pengertian 9

Pemasaangan in0us merupakan pr'sedur pemenuhan kebutuhan .airan dan elektr'lit yang dilakukan bagi klien yang memerlukan .airan melalui intra<ena (in0us$%
Tujuan:

,% 3emenuhi kebutuhan .airan dan elektr'lit% !% In0us peng'batan dan pemberian nutrisi%
Alat an bahan:

,% Standar In0us% !% Set in0us% 5% 8airan sesuai pr'gram medi. *% :arum in0us dengan ukuran yang sesuai% -% Pengalas% >% T'rniket% J% Kapas alk'h'l% 2% Plester% #% 6unting% ,"%Kasa steril ,,%7etadine ,!%Sarung tangan%
Setiap .ampuran intra<ena memerlukan label yang memuat in0'rmasi berikut 9 ,% Nama pasien dan n'm'r identi0ikasi !% 7ahan tambahan, kekuatan dan +umlah 5% Larutan utama dan +umlah t'tal *% Ke.epatan aliran, tanggal persiapan dan kadalu;arsa -% Nama 'rang yang menyiapkan dan menggantung in0use Setiap selang +uga harus diberi label dengan in0'rmasi mengenai tanggal dan

;aktu penggantungan dan nama inisial 'rang yang menggantung selang (LaR'..a, ,##2$% Prose ur : ,% :elaskan pr'sedur yang akan dilakukan% !% 8u.i tangan 5% ubungkan .airan dan in0us set dengan mnusukkan ke bagian karet atau akses selang ke b't'l in0us%

*% Isi .airan ke dalam set in0us dengan menekan ruang tetesan hingga terisi sebagian dan buka klem selang hingga .airan memenuhi selang dan udara selang keluar% -% Letakkan pengalas di ba;ah tempat (<ena$ yang akan dilakukan pengin0usan% >% Lakukan pembendungan dengan t'rniket (karet pembendung$ ," G ,! .mdiatas tempat penusukan dan anurkan pasien untuk menggemgam dengan gerakan sirkular (bila sadar$% J% 6unakan sarung tangan steril% 2% Desin0eksi daerah yang akan ditusuk dengan kapas alk'h'l% #% Lakukan penusukan pada <ena dengan meletakkan ibu +ari dibagian ba;ah <ena dan p'sisi +arum (ab'.ath$ mengarah ke atas% ,"% Perhatikan keluarnya darah melalui +aru (ab'.ath/sur0l'$ maka tarik keluar bagian dalam (+arum$ sambil meneruskan tusukan ke dalam <ena% ,,% Setelah +arum in0us bagian dalam dilepaskan/dikeluarkan, tahan bagian atas <ena dengan menekan menggunakan +ari tangan agar darah tidak keluar% Kemudian bagian in0us dihubungkan/disambungkan dengan selang in0us% ,!% 7uka pengatur tetesan dan atur ke.epatan sesuai dengan d'sis yang diberikan% ,5% Lakukan 0iksasi dengan kasa steril% ,*% Tuliskan tanggal dan ;aktu pemasangan in0us serta .atat ukuran +arum% ,-% Lepaskan sarung tangan dan .u.i tangan%
,>% 8atat +enis .airan, letak in0us, ke.epatan aliran, ukuran dan tipe +arum in0us%

Penga;asan (3'nit'ring$ Semua anak yang mendapatkan .airan in0us sebaiknya diukur berat badannya, > G2 +am setelah pemberian .airan, dan kemudian sekali sehari% Semua anak yang mendapatkan .airan in0us sebaiknya diukur kadar elektr'lit dan gluk'sa serum sebelum pemasangan in0us, dan !* +am setelahnya% 7agi anak yang tampak sakit, periksa kadar elektr'lit dan gluk'sa * G > +am setelah pemasangan, dan sekali sehari sesudahnya%

DAFTAR PUSTAKA
Ped'man Diagn'sis dan Terapi Lab/=P1 Ilmu Kesehatan Anak RS=d% Dr%S'et'm' Surabaya ,##* L 5# G -"% S'epart' P% Studi mengenai gastr'enteritis akuta dengan dehidrasi pada anak melalui pendekatan epidemi'l'gi klinik% Disertasi% Airlangga =ni<ersity Press%,#2J Suhary'n'% Terapi nutrisi diare kr'nik Pendidikan Ked'kteran 7erkelan+utan Ilmu Kesehatan Anak ke% MMMI, 1akultas Ked'kteran =ni<ersitas Ind'nesia ,##*% Dit+en PP3NPLP Depkes RI% Tatalaksana Kasus Diare 7ermasalah% Depkes RI ,### L 5,
http://uzanxws !"t#$%l#gsp#t$!#m/2012/0&/s#p-p'masangan-"n(us$html http://)'p#s"t#)*$usu$a!$" /%"tst)'am/12&45+78,/&1&&0/4/-hapt').20//$p ( http://%)#wn"0'$w#) p)'ss$!#m/2011/0&/11/tata-laksana-p'm%')"an-"n(us/ http://)'p#s"t#)*$usu$a!$" /%"tst)'am/12&45+78,/21500/5/-hapt').20/$p ( http://ma)"zal-!#-ass$%l#gsp#t$!#m/2010/04/!a")an-"nt)a1'na$html http://nu)s"ng%'g"n$!#m/p)#tap-p'masangan-"n(us/

Intravenous Fluids. Clinical Practice Guidelines. Royal Melbourne.http://www.rch.or .au/clinical uide/cp .c!"

Childrens

Hospital

C #aitt$ P #aitt$ M Pir"oha"ed. Intravenous %herapy. Post rad. Med. &. '(()* +(* ,-.. /utrition Co""ittee$ Canadian Paediatric 0ociety. 1ral Rehydration %herapy and 2arly Re!eedin in the Mana e"ent o! Childhood Gastroenteritis. %he Canadian &ournal o! Paediatrics ,33)* ,456: ,.(-,.). 0pandor!er PR$ 7lessandrini 27$ &o!!e M8$ 9ocalio R$ 0haw :/. 1ral ;ersus Intravenous Rehydration o! Moderately 8ehydrated Children: 7 Rando"i<ed$ Controlled %rial. Pediatrics ;ol. ,,5 /o. ' February '((5. 7"erican 7cade"y o! Pediatrics. =an>s &=$ Meadows 0. Intravenous Fluids !or Children with Gastroenteritis. Clinical In?uiries$ 7"erican Fa"ily Physician$ &anuary , '((5. 7"erican 7cade"y o! Fa"ily Physicians. 8 Payne &$ 2lliot 2. Gastroenteritis in Children. Clin 2vid '(()* ,': ,-@. =M& Publishin Group 9td '((). 2liason =C$ 9ewan R=. Gastroenteritis in Children: Principles o! 8ia nosis and %reat"ent. 7"erican Fa"ily Physician /ov ,5 ,33+. 7"erican 7cade"y o! Fa"ily Physicians. Revision o! Intravenous In!usion