Anda di halaman 1dari 4

1.

Penegrtian Israf Pengertian Israf, Yang dimaksud dengan isyraf ialah suatu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan yang melebihi semestinya. Seperti makan terlalu kenyang, berpakaian terlalu dalam menybabkan menyapu lantai atau tanah, Menguber hawa nafsu yang berlebihan, sehingga dapat melanggar norma-norma Susila, agama, dan hukum.

rtinya!"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan". #. Pengertian $ab%ir Yang dimaksud dengan tab%ir ialah menggunakan& membelanjakan harta kepada hal yang tidak perlu, atau disebut juga boros. lah menganggap orang tersebut sebagai temannya syetan. llah berfirman.

rtinya!" Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghamburhamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. " '(S l Isra) ! #*-#+, -. Pengertian .hibah. .hibah ialah mempergunjingkan orang lain tentang aib lain atau sesuatu yang apabila didengar oleh orang dibi/arakan dia akan ben/i. 0alam sebuah ayat llah menggambarkan laksana orang memakan daging saudara yang sudah mati. llah berfirman.

. rtinya !" Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati !aka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertak"alah kepada Allah. Sesungguhnya Allah !aha #enerima Taubat lagi !aha #enyayang."' (S. l 1ujurat ! 1#, 1. Pengertian 2itnah. 2itnah adalah suatu sipat yang ter/ela , suatu usaha seseorang untuk men/emarkan nama baik seseorang, sehingga orang yang tidak mengerti persoalan menganggap bahwa fitnah itu benar. Sehingga opini masyarakat akan negati3e kepada kelompok atau seseorang yang kena fitnah tersebut. Memfitnah adalah sifat ter/ela dan hukumnya adalah haram, 2itnah ini merupakan tindak lanjut dari sifat dengki .2irman llah swt !

0an perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan 'sehingga, ketaatan itu hanya semata-mata untuk llah. 4ika mereka berhenti 'dari memusuhi kamu,, maka tidak ada permusuhan 'lagi,, ke/uali terhadap orang-orang yang %alim. ' (S. l-ba5arah ayat 16- ,

Ghibah
.hibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka 'jika hal itu disebutkan,. 7aik dalam keadaan soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, ahlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya. 8aranya-pun berma/am-ma/am. 0i antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok.

Keutamaan Mencegah Gibah


9ajib bagi orang yang hadir dalam majlis yang sedang menggunjing orang lain, untuk men/egah kemungkaran dan membela saudaranya yang dipergunjingkan. :abi Shallallahu ;alaihi wa sallam amat menganjurkan hal demikian, sebagaimana dalam sabdanya. < rtinya ! 7arangsiapa menolak 'ghibah atas, kehormatan saudaranya, nis/aya pada hari kiamat llah akan menolak menghindarkan api :eraka dari wajahnya<. '1= hmad, <9ahyu Pamungkas<-0ibawah :aungan l-(uran

Ghibah (Mengumpat)
.hibah adalah keinginan untuk menghan/urkan orang, suatu keinginan untuk menodai harga diri, kemuliaan dan kehormatan orang lain, sedang mereka itu tidak ada di hadapannya. Ini menunjukkan keli/ikannya, sebab sama dengan menusuk dari belakang. Sikap sema/am ini salah satu bentuk daripada penghan/uran. Sebab pengumpatan ini berarti melawan orang yang tidak berdaya. .hibah disebut juga suatu ajakan merusak, sebab sedikit sekali orang yang lidahnya dapat selamat dari /ela dan /er/a. >leh karena itu tidak mengherankan, apabila al-(uran melukiskannya dalam bentuk tersendiri yang /ukup dapat menggetarkan hati dan menumbuhkan perasaan. 2irman llah!

<0an jangan sebagian kamu mengumpat sebagiannya? apakah salah seorang di antara kamu suka makan daging bangkai saudaranya padahal mereka tidak menyukainya@A< 'al1ujurat! 1#, Setiap manusia pasti tidak suka makan daging manusia. Maka bagaimana lagi kalau daging saudaranya@ 0an bagaimana lagi kalau daging itu telah menjadi bangkai@ :abi memperoleh pelukisan al-(uran ini ke dalam fikiran dan mendasar di dalam hati setiap ada kesempatan untuk itu. Ibnu Mas;ud pernah berkata! <Bami pernah berada di tempat :abi s.a.w., tiba-tiba ada seorang laki-laki berdiri meninggalkan majlis, kemudian ada seorang laki-laki lain mengumpatnya sesudah dia tidak ada, maka kata :abi kepada laki-laki ini! 7erselilitlah kamuA >rang tersebut bertanya! Mengapa saya harus berselilit sedangkan saya tidak makan daging@ Maka kata :abi! Sesungguhnya engkau telah makan daging saudaramu.< '=iwayat $habarani dan rawi-rawinya rawi-rawi 7ukhari, 0an diriwayatkan pule oleh 4abir, ia berkata! <Bami pernah di tempat :abi s.a.w. kemudian menghembuslah angin berbau busuk. Calu bertanyalah :abi! $ahukah kamu angin apa ini@ Ini adalah angin 'bau, nya orang-orang yang mengumpat arang-orang mu;min.< '=iwayat hmad dan rawi-rawinya keper/ayaan