Anda di halaman 1dari 14

Tinjauan Kasus DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN OSTEOARTHRITIS LUTUT Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, Ade Ari Sutradewi,

Tjokorda Raka Putra Bagian/SM !l"u Penyakit #ala" akultas Kedokteran $ni%ersitas $dayana/ RS Sangla& #enpasar Pendahuluan 'steoartritis ('A) "erupakan penyakit sendi degenerati* yang +erkaitan dengan kerusakan kartilago sendi, di"ana terjadi proses degradasi interakti* sendi yang ko"pleks, terdiri dari proses per+aikan pada kartilago, tulang dan sino%iu" diikuti ko"ponen sekunder proses in*la"asi, Prosesnya tidak &anya "engenai rawan sendi na"un juga "engenai seluru& sendi, ter"asuk tulang su+kondral, liga"entu", kapsul dan jaringan sino%ial serta jaringan ikat periartikuler, Pada stadiu" lanjut rawan sendi "engala"i kerusakan, ditandai adanya *i+rilasi, *isur, dan ulserasi yang dala" pada per"ukaan sendi, Paling sering "engenai %erte+ra, panggul, lutut, dan pergelangan tangan kaki, -, ., /, 0 'A "erupakan kelainan degenerati* sendi yang paling +anyak didapatkan di "asyarakat, teruta"a pada usia lanjut, 1e+i& dari 234 usia diatas 56 ta&un "enderita 'A, 'A "erupakan kasus ter+anyak yang terdapat di ru"a& sakit dari se"ua kasus penyakit re"atik, #i poliklinik Reu"atologi RS$P Sangla& #enpasar (.33-7.33/), 'A "erupakan kasus tertinggi (/54) diikuti dengan R8A, A9, S1:, dan lain7lain, Kelainan pada lutut "erupakan kelainan ter+anyak dari 'A diikuti sendi panggul dan tulang +elakang, #i !ndonesia pre%alensi 'A lutut yang ta"pak secara radiologik "encapai -6,6 4 pada pria dan -.,5 4 pada wanita +eru"ur antara 037;3 ta&un, #ata di RS$P Sangla& #enpasar (.33-7.33.), kelu&an lutut didapatkan ter+anyak (<54) dari se"ua penderita 'A, /, 6 'A diklasi*ikasikan "enjadi dua yaitu 'A pri"er dan 'A sekunder, 'A dise+a+kan ole& peru+a&an +io"ekanikal dan +ioki"ia tulang rawan, di"ana akan terjadi ketidaksei"+angan antara degradasi dan sintesis tulang rawan, Ketidaksei"+angan ini "enye+a+kan pengeluaran en=i"7en=i" degradasi dan pengeluaran kolagen yang akan "engaki+atkan kerusakan tulang rawan sendi dan sino%iu" (sinu%itis sekunder) aki+at terjadinya peru+a&an "atriks dan struktur, Selain itu juga akan terjadi pe"+entukan osteo*it se+agai suatu proses per+aikan untuk "e"+entuk ke"+ali persendian se&ingga dipandang se+agai kegagalan sendi yang progresi*,-,0,5

Pada u"u"nya penderita 'A "engatakan +a&wa kelu&annya suda& +erlangsung la"a tetapi +erke"+ang secara perla&an7la&an, Penderita 'A +iasanya "engelu& pada sendi yang terkena yang +erta"+a& dengan gerakan atau waktu "elakukan akti%itas dan +erkurang dengan istira&at, Selain itu juga terdapat kaku sendi dan krepitus, +entuk sendi +eru+a& dan gangguan *ungsi sendi, Pada derajat yang le+i& +erat, nyeri dapat dirasakan terus "enerus se&ingga sangat "engganggu "o+ilitas penderita, -,/ 'A sendi lutut ditandai ole& nyeri pada pergerakan yang &ilang +ila istira&at, kaku sendi teruta"a setela& istira&at la"a atau +angun tidur, krepitasi sewaktu pergerakan dan dapat disertai sino%itis dengan atau tanpa e*usi cairan sendi, 8yeri akan +erta"+a& jika "elakukan kegiatan yang "e"+e+ani lutut seperti +erjalan, naik turun tangga, +erdiri la"a, 9angguan terse+ut "ulai dari yang paling ringan sa"pai yang paling +erat se&ingga penderita tidak +isa +erjalan,2,< #iagnosis 'A suda& dapat ditegakkan +erdasarkan kriteria klasi*ikasi The American College of Rheumatology yaitu adanya nyeri lutut dan ga"+aran radiogra*ik osteo*it dan sala& satu dari > u"ur ? 63 ta&un, kaku sendi @ /3 "enit, serta krepitasi,/,-3 Prinsip penatalaksanaan 'A +ertujuan untuk "eng&ilangkan kelu&an, "engopti"alkan *ungsi sendi, "engurangi ketergantungan dan "eningkatkan kualitas &idup, "eng&a"+at progresi%itas penyakit dan "encega& ko"plikasi, Pilar terapi> non *ar"akologis (edukasi, terapi *isik, diet, penurunan +erat +adan), *ar"akologis (analgetik, kortikosteroid lokal, siste"ik, kondroprotekti* dan +iologik), dan pe"+eda&an,-,/ 'A sendi lutut "erupakan kelainan sendi yang "e"punyai da"pak ter&adap ke&idupan se&ari7&ari penderitanya, 2,-- Walaupun +elu" ada pengo+atan "edis yang dapat "enye"+u&kan dan "eng&entikan progresi*itas 'A, +anyak &al yang +isa dilakukan untuk "eng&ilangkan nyeri, "enjaga "o+ilitas dan "e"ini"alkan disa+ilitas, Merupakan se+ua& tantangan +agi para klinisi untuk "ene"ukan cara "e"perta&ankan *ungsi sendi, "engo+ati nyeri sendi dan in*la"asi yang +isa terjadi, -.,-/ Kunci "enuju "anaje"en yang e*ekti* dari 'A +erpegangan kepada diagnosis yang akurat dan tepat, Pengelolaan penderita 'A +aik secara *ar"akologik atau non *ar"akologik dapat dilakukan dengan le+i& tepat dan a"an +ila terdapat pe"a&a"an yang +aik "engenai patogenesis dan si*at nyeri 'A yang "ulti*aktorial, Aal ini "enuntut ketra"pilan para tenaga "edis pada u"u"nya dan dokter u"u" pada k&ususnya se&ingga dapat "e"+erikan penanganan yang tepat dan adekuat ter&adap penderita dengan 'A, Pada tinjauan kasus ini akan di+a&as "engenai pendekatan diagnostik dan penatalaksanaan pada penderita dengan 'A lutut, .

Kasus Seorang penderita, pere"puan, 0< ta&un, aga"a !sla", suku Sunda, pekerja sera+utan TK Barunawati, +erala"at di Pulau A"+on 8o,.6 #enpasar, datang dengan kelu&an uta"a nyeri lutut, 8yeri pada lutut "uncul sejak / +ulan SMRS, 8yeri dirasakan pada lutut kanan dan terlokalisir, 8yeri terasa seperti ditusuk7tusuk pada lutut kanan, 8yeri yang dirasakan sangat &e+at sa"pai penderita tidak +isa +erjalan dengan +aik, sulit +erjalan tetapi tidak sa"pai "e"akai tongkat, dan akti%itas se&ari7&ari "enjadi ter&a"+at, 8yeri dirasakan setiap &ari, di"ana pada awalnya nyeri dirasakan tidak terlalu +erat, "uncul secara perla&an7la&an na"un sejak . +ulan SMRS nyeri dirasakan se"akin "e"+erat, 8yeri "e"+erat teruta"a +ila penderita "elakukan akti%itas seperti +erjalan jau&, +olak7 +alik dari ru"a& ke te"pat kerjanya dan "engangkat +e+an yang +erat ("e"+awa . e"+er +erisi air "asing7"asing 6 liter), 8yeri pada lutut dirasakan "e"+erat +ila penderita "enco+a untuk +erjalan dan sedikit "e"+aik +ila penderita +eristira&at, 8yeri juga "e"+aik setela& penderita "inu" ja"u Ma&kota #ewa, di"ana nyeri +erkurang na"un . &ari ke"udian "uncul lagi saat penderita +erakti%itas +iasa, Penderita juga "engelu& susa& "enggerakkan lutut kanannya sejak . +ulan SMRS, dirasakan +iasanya pada pagi &ari sekitar .37/3 "enit, 1utut susa& digerakkan, terasa kaku seperti diikat, Kondisi ini "engaki+atkan penderita sulit "elakukan gerakan seperti "enekuk lutut kanan, "eluruskan "aupun "engangkat tungkai kanan, Kondisi lutut kanan susa& digerakkan ini terjadi setiap &ari dan le+i& sering pada pagi &ari saat penderita +aru +angun tidur, Kelu&an susa& "enggerakkan lutut kanan ini perla&an +isa &ilang setela& penderita "e"aksakan untuk "enggerakkan lututnya dengan "elakukan akti%itas ru"a& tangga yang rutin dilakukan ("enyapu dan "e"asak) "eskipun nyeri lutut "asi& dirasakan, Kelu&an lain yang dirasakan yaitu lutut kanan yang "e"+esar, Aal ini dirasakan penderita sejak . +ulan yang lalu dan dirasakan +erta"+a& +esar sejak - +ulan SMRS, 1utut kanan "e"+esar terasa seperti ada +enda yang "endesak dari dala" lutut, warna kulit sa"a seperti disekitarnya, terasa &angat dan +ila ditekan akan "uda& ke"+ali dengan cepat, 1utut kanan penderita "e"+esar &ingga "enyerupai ca+ang +atang po&on "angga, Pe"+esaran lutut kanan terjadi secara perla&an7la&an tanpa disadari ole& penderita &ingga saat - +ulan SMRS penderita +aru "enyadarinya, Pe"+esaran lutut tidak +erkurang "eski penderita "enco+a +eristira&at atau dengan "inu" ja"u, Penderita juga "engelu& sulit +erjalan sejak kurang le+i& . +ulan SMRS, Penderita +erjalan seperti terpincang7pincang, Meski penderita +erjalan terpincang7pincang, na"un /

ia "asi& +isa +erakti%itas tanpa "e"erlukan tongkat untuk "e"+antunya +erjalan, Awalnya kelu&an sulit +erjalan ini tidak terlalu sering dirasakan, na"un kelu&an perla&an7 la&an "e"+erat dan dirasakan +a&kan di saat lutut penderita tidak terasa nyeri saat +erjalan, Kelu&an tidak +erkurang "eski penderita "enco+a +eristira&at dan "e"+erat +ila penderita +erjalan terlalu jau& (+olak7+alik dari ru"a& ke te"pat kerjanya tanpa +er&enti se+anyak kurang le+i& 6 kali) Penderita tidak ada "engala"i kelu&an yang terjadi +ersa"aan pada sendi7sendi lainnya seperti sendi jari tangan, gelang kaki atau telapak kaki, Kelu&an nyeri pinggang tidak ada, Kelu&an rasa panas, ke"era&an dan nyeri di tulang7tulang tidak ada, Penderita tidak perna& "engala"i +enjolan seperti kelereng pada lutut dan di te"pat lain seperti di telinga, siku dan kaki, Bengkak pada je"pol kaki tidak ada, Riwayat suka "akan daging tidak ada, Riwayat trau"a pada lutut kanan disangkal ole& penderita, Penderita tidak "e"iliki riwayat "enderita penyakit yang sa"a se+elu"nya, Riwayat "enderita dia+etes "elitus tidak perna& diala"i ole& penderita, #i keluarga penderita, tidak ada anggota keluarga yang "enderita penyakit yang sa"a dengan penderita, #i keluarga penderita ada yang "enderita penyakit dia+etes "elitus yakni kakak penderita, Penderita setiap &arinya +ekerja se+agai pekerja sera+utan di TK Barunawati, #enpasar, sejak sekitar 6 ta&un yang lalu, Setiap &arinya penderita +erjalan +olak7+alik se+anyak -37-6 kali dari TK Barunawati gedung selatan "enuju gedung utara yang jaraknya B -63 "eter, Penderita juga tiap &ari "engangkat . e"+er ukuran 6 liter yang +erisi air "inu" anak S# dengan %olu"e penu& dan "e"+awanya dari gedung selatan "enuju gedung utara, di"ana penderita sering "e"+awa e"+er terse+ut tidak &anya dengan "enenteng saja, na"un dengan "engangkat le+i& tinggi, Terkadang penderita "e"+awa e"+er terse+ut di kepalanya, Sejak . +ulan yang lalu penderita "engkonsu"si ja"u Ma&kota #ewa untuk "eng&ilangkan nyeri lututnya, na"un kelu&an nyeri tetap "uncul setela& - &ari "inu" ja"u terse+ut, Penderita tela& +er&enti "engkonsu"si ja"u terse+ut . "inggu SMRS, Pada pe"eriksaan *isik u"u" pada tanggal -/ Canuari .335 didapatkan kesan sakitnya sedang, kesadaran ko"pos "entis, tinggi +adan -66 c", +erat +adan ;. kg, dengan status gi=i BB 1e+i& dan !MT D .6 ('+ese !),Tekanan dara& -.3/23 ""Ag, denyut nadi -33 kali/"enit, perna*asan .0 kali/"enit, te"peratur aEila /;,6FC,

Pada pe"eriksaan kedua "ata tidak ta"pak ane"ik, Pada telinga terkesan tenang, tidak ada top&us pada telinga kanan "aupun kiri, Pada pe"eriksaan le&er tidak didapatkan peningkatan CGP dan tidak ada pe"+esaran kelenjar geta& +ening, Pada pe"eriksaan t&oraks, dari inspeksi didapatkan ictus cordis tidak ta"pak, Pada palpasi, ictus cordis ter+a di !CS G, satu jari lateral linea "idkla%ikularis kiri, kuat angkat, Pada perkusi didapatkan +atas jantung kanan di linea parasternal kanan, +atas jantung kiri di satu jari lateral linea "idkla%ikularis kiri, dan ada pinggang jantung, Pada auskultasi jantung didapatkan suara jantung S-S. tunggal reguler tidak didapatkan "ur"ur, Pada pe"eriksaan paru tidak diju"pai adanya kelainan, Pada pe"eriksaan a+do"en, palpasi &epar dan lien tidak tera+a, #ari perkusi, trau+e space ty"p&ani, Pe"eriksaan *isik lokalis pada sendi ekste"itas didapatkan sendi lutut kanan> pada inspeksi didapatkan asi"etrisitas lutut, terdapat pe"+esaran sendi pada lutut kanan dengan "eng&ilangnya cekungan sekitar patela +erukuran dia"eter -3 c" dengan tidak ada peru+a&an warna kulit (&ipere"i), Palpasi pada lutut kanan didapatkan nyeri tekan derajat /, dirasakan &angat pada lutut kanan, tidak ada +engkak "aupun nyeri, Pe"eriksaan gerak sendi didapat keter+atasan gerak *leksi &anya dapat "engerakkan lutut se+esar ;3H dan tidak dapat "elakukan gerakan ekstensi lutut kanan (ekstensi 3 3), Auskultasi didapatkan suara krepitasi pada sendi lutut kanan, Keadaan sekitar sendi tidak ada kelainan, 1e+i& jelasnya dapat dili&at pada Ta+el -, Pe"eriksaan pada lutut kiri nor"al, Ta+el -, Pemeriksaan Khusus Sendi Sendi 9enu #ekstra !nspeksi Pe"+esaran sendi dia"eter -3 c", &ilangnya cekungan sekitar patela, tidak ada &ipere"i Palpasi 8yeri tekan derajat /, tera+a &angat, tidak +engkak tidak nyeri, Pergerakan leksi ;33, ektensi 33, Auskultasi Krepitasi ada Sekitar Sendi Tidak ada kelainan

Pe"eriksaan penunjang yang dilakukan "eliputi pe"eriksaan rutin la+oratoriu" dara&, ki"ia dara&, urine lengkap, dan radiologi, Pe"eriksaan la+oratoriu" dara& tanggal -. januari .335 didapatkan > WBC> --,.5 k/u1, A+> -0,2 g/d1, ACT> 0.,24 dan P1T>06/ K/u1, Aasil ki"ia dara& tanggal -. januari .335 B$8 -/,; "g4, seru" creatinin 3,52 "g 6

4, AST .5 "g4, A1T /. "g4, uric 6,/"g/dl, ureu" .<,- "g/dl, Pe"eriksaan urin lengkap didapatkan &asil> 1eukosit 6, pA 6,3, protein al+u"in tidak ada, warna kuning, Sedi"en> 1eukosit ;72, eritrosit tidak ada, sel epitel gepeng ., +ulat 076, tu+ulus cell tidak ada, Pe"eriksaan roentgen 9enu deEtra AP/1ateral pada tanggal -3 januari .335 didapatkan osteo*it pada tepi sendi dan terjadi penye"pitan cela& sendi dengan kesan> 'A genu #eEtra, #ari &asil ana"nesis, pe"eriksaan *isik, dan penunjang, "aka penderita didiagnosis dengan 'A genu dekstra/ C !!, Terapi yang di+erikan +erupa non *ar"akologis dan *ar"akologis, Terapi non *ar"akologis "eliputi edukasi, terapi *isik dan diet -.33 kalori per &ari, Terapi *ar"akologis yaitu +erupa paraceta"ol /E633 "g, 8a diklo*enak .E63 "g, Pembahasan 'A adala& penyakit degenerasi kartilago artikuler yang +erlangsung secara perla&an7la&an ditandai nyeri sendi, kekakuan dan keter+atasan gerakan yang +erke"+ang secara progresi*,-. Tanda7tanda terse+ut ka"i te"ukan pada penderita ini, Berdasarkan etiologinya 'A diklasi*ikasikan "enjadi dua yaitu 'A pri"er dan 'A sekunder, 'A pri"er dise+ut juga 'A idiopatik yaitu 'A yang kausanya tidak diketa&ui dan tidak ada &u+ungannya dengan penyakit siste"ik "aupun proses peru+a&an lokal pada sendi, 'A sekunder adala& 'A yang didasari ole& adanya kelainan endokrin, trau"a (akut atau kronik aki+at pekerjaan atau ola&raga), in*la"asi, "eta+olik, pertu"+u&an, &erediter, jejas "ikro dan "akro serta i"o+ilisasi yang terlalu la"a, *aktor "ekanik, penyakit deposit kalsiu", penyakit tulang dan sendi lainnya, di*us, neuropatik ende"ik,- Be+erapa *aktor resiko yang diketa&ui +er&u+ungan dengan penyakit 'A, diantaranya > *aktor resiko u"u" yang penting yaitu kege"ukan, *aktor genetik dan jenis kela"in dengan wanita le+i& sering, serta +e+erapa *aktor resiko lain seperti usia le+i& dari 03 ta&un, suku +angsa, genetik, cedera sendi, pekerjaan, ola&raga, kelainan pertu"+u&an, kepadatan tulang, dan lain7lain,-,0,; Pada penderita ini, +erdasarkan ana"nesis riwayat sosialnya, penderita "elakukan akti%itas/pekerjaan yang "enye+a+kan penggunaan +erle+i&an (overuse evercise) dari sendi lutut kanan penderita, Akti%itas/pekerjaan terse+ut tela& dijalankannya sejak le+i& kurang . ta&un, Selain itu dari pe"eriksaan *isik, penderita ini juga "engala"i kege"ukan (o+ese !), Kondisi7kondisi "erupakan *aktor7*aktor risiko terjadinya 'A, Cadi dapat disi"pulkan pada penderita ini ter"asuk 'A sekunder,

Penderita datang dengan kelu&an uta"a nyeri sendi pada lutut kanan sejak / +ulan SMRS, 8yeri sendi "erupakan kelu&an yang u"u" terjadi pada penyakit reu"atik, yaitu artritis gout, 'A, keganasan, reu"atik septik dan lain se+againya, Pada penderita ini nyeri terlokalisir pada lutut kanan tanpa adanya nyeri pada sendi yang lain, nyeri +erta"+a& saat "elakukan gerakan (seperti +erjalan) dan +erkurang apa+ila +eristira&at, Tidak ada de"a", Tidak ada podagra, 8yeri tidak "enetap sepanjang &ari, 8yeri seperti ini +iasanya dite"ukan pada 'A, Penderita juga "engelu& "engala"i kaku sendi, Kaku sendi dirasakan penderita pada pagi &ari, Keadaan ini +iasanya dise+a+kan ole& desakan cairan yang +erada di sekitar jaringan yang "engala"i in*la"asi (kapsul sendi, sino%ia, atau +ursa), Kaku sendi "akin nyata pada pagi &ari atau setela& istira&at, Setela& digerak7gerakkan, cairan akan "enye+ar dari jaringan yang "engala"i in*la"asi se&ingga penderita "erasa terlepas dari ikatan dan +isa "enggerakkan sendinya ke"+ali, 1a"a kaku sendi pada 'A adala& kurang dari /3 "enit sedangkan pada AR "ini"al satu ja", - Pada penderita ini, kaku sendi juga dirasakan pada pagi &ari sela"a kira7kira .37/3 "enit dan "eng&ilang dengan sendirinya +ila penderita "enggerakkan kakinya dengan +erakti%itas seperti +iasa, Aal ini sesuai untuk "endukung kelu&an pada penderita 'A, Penderita juga "engelu& "engala"i pe"+esaran lutut, #irasakan ole& penderita sejak - +ulan yang lalu, Sendi yang "e"+engkak/"e"+esar +isa dise+a+kan ole& penonjolan tulang, sino%itis, e*usi dan karena adanya osteo*it yang dapat "engu+a& per"ukaan sendi, Pada penderita dite"ukan osteo*it pada pe"eriksaan rontgen, Pe"eriksaan *isik lokalis pada ekste"itas didapatkan sendi lutut kanan> pada inspeksi didapatkan asi"etrisitas lutut terdapat pe"+esaran sendi pada lutut kanan dengan "eng&ilangnya cekungan sekitar patela +erukuran dia"eter -3 c" dengan tidak ada peru+a&an warna kulit, Palpasi pada lutut kanan didapatkan nyeri tekan derajat / dan pada pera+aan dirasakan &angat pada lutut kanan, Pe"eriksaan gerak sendi didapat keter+atasan gerak *leksi &anya dapat "engerakkan lutut se+esar ;3H dan tidak dapat "elakukan gerakan ekstensi lutut kanan, Aa"+atan gerak teruta"a dise+a+kan ole& adanya osteo*it re"odeling, pene+alan kapsul, dan juga adanya e*usi, Pada auskultasi sendi lutut kanan penderita dite"ukan adanya krepitasi, di"ana terdengar suara ge"eretak Ikretek7kretekJ seperti suara krupuk yang dire"ukkan, 9ejala ini "ungkin ti"+ul dise+a+kan karena gesekan kedua per"ukaan tulang sendi yang iregular pada saat sendi digerakkan ataupun secara pasi* di"anipulasi,-, -0

Pe"eriksaan radiologis pada penderita ini didapatkan adanya ga"+aran radiologis +erupa penye"pitan sendi dan osteo*it pada pinggir sendi, Menipisnya rawan sendi diawali dengan retak dan ter+ela&nya per"ukaan sendi di +e+erapa te"pat yang ke"udian "enyatu dan dise+ut se+agai *i+rilasi, #i lain pi&ak pada tulang akan terjadi pula peru+a&an se+agai reaksi tu+u& untuk "e"per+aiki kerusakan, Peru+a&an itu adala& pene+alan tulang su+kondral dan pe"+entukan osteo*it "arginal, disusul ke"udian dengan peru+a&an ko"posisi "olekular dan struktur tulang, Penipisan kartilago sendi aki+at proses degenerati* "e"+eri ga"+aran penye"pitan cela& sendi yang tidak si"etris pada polos radiologi, ungsi kartilago sendi +erkurang +a&kan "eng&ilang "engaki+atkan +e+an stres di daera& su+k&ondral +erta"+a&, Be+erapa su+k&ondral terse+ut dapat dia"ati pada p&oto polos radiologi +erupa pe"+entukan osteo*it, su+k&ondral sklerotik, "aupun pe"+entukan kista su+k&ondral, Pada penderita ini dite"ukan adanya pe"+entukan osteo*it, Pada 'A, dari ana"nesa (gejala klinis), pe"eriksaan *isik, dan pe"eriksaan radiologi suda& dapat "enunjang ditegakkannya diagnosis 'A lutut, Aasil pe"eriksaan la+oratoriu" pada 'A +iasanya tidak +anyak +erguna, #ara& tepi (A+, leukosit, dan 1:#) dala" +atas nor"al, kecuali 'A generalisata yang &arus di+edakan dengan art&ritis peradangan, Pe"eriksaan i"unologi (A8A, *aktor r&eu"atoid, dan ko"ple"en) juga nor"al, Pada 'A yang disertai peradangan, "ungkin didapatkan penurunan %iskositas, pleositosis sedang &ingga ringan, peningkatan ringan sel radang (@2333/") dan peningkatan protein,- Pada penderita ini dilakukan pe"eriksaan la+oratoriu" dara& lengkap, ki"ia dara& dan urin lengkap karena pe"eriksaan terse+ut "erupakan pe"eriksaan rutin, #ari &asil pe"eriksaan la+oratoriu" pada penderita ini tidak dite"ukan adanya kelainan, #iagnosis 'A suda& +isa ditegakkan secara klinis dengan "e"akai kriteria 'A yang di+uat ole& Subcommittee American College of Rheumatology (ACR),- Kriteria 'A lutut secara klinis, la+oratoriu", dan radiologis adala& adanya nyeri lutut, osteo*it, dan sala& satu dari usia le+i& dari 63 ta&un, kaku sendi kurang dari /3 "enit atau adanya krepitus, -, /,
6

Pada penderita ini wanita +erusia 0< ta&un, dite"ukan "e"iliki kelu&an nyeri sendi lutut

kanan, terdapat kaku sendi sela"a .37/3 "enit, terdapat krepitus, dan pada pe"eriksaan radiologi dite"ukan adanya osteo*it, Pada penderita ini ter"asuk dala" 'A *ungsional kelas !!, karena +erdasarkan ana"nesa penderita "asi& +isa +erakti%itas/+ekerja se&ari7&arinya, dan dapat +erjalan untuk "elaksanakan akti%itas terse+ut tanpa +antuan alatK dan dari pe"eriksaan *isik 2

dite"ukan adanya gangguan pada sendi lutut kanan, Se&ingga +erdasarkan kriteria ACR "aka penderita ini didiagnosis "enderita ungsional kelas !!/'A genu dekstra, Pengelolaan penderita dengan 'A +ertujuan untuk untuk "eng&ilangkan kelu&an, "engopti"alkan *ungsi sendi, "engurangi ketergantungan dan "eningkatkan kualitas &idup, "eng&a"+at progresi%itas penyakit dan "encega& ko"plikasi, Pilar terapi> non *ar"akologis (edukasi, terapi *isik, diet/penurunan +erat +adan), *ar"akologis (analgetik, kortikosteroid lokal, siste"ik, kondroprotekti* dan +iologik), dan pe"+eda&an,-,/ Edukasi sangat penting +agi se"ua pasien 'A, #ua &al yang "enjadi tujuan edukasi adala& +agai"ana "engatasi nyeri dan disa+ilitas, Pe"+erian edukasi (K!:) pada penderita ini sangat penting karena dengan edukasi di&arapkan pengeta&uan penderita "engenai penyakit 'A "enjadi "eningkat dan pengo+atan "enjadi le+i& "uda& serta dapat diajak +ersa"a7sa"a untuk "encega& kerusakan organ sendi le+i& lanjut, / :dukasi yang ka"i +erikan pada penderita ini yaitu "e"+erikan pengertian +a&wa 'A adala& penyakit yang kronik, se&ingga perlu dipa&a"i +a&wa "ungkin dala" derajat tertentu akan tetap ada rasa nyeri, kaku dan keter+atasan gerak serta *ungsi, Selain itu juga ka"i "e"+eri pe"a&a"an +a&wa &al terse+ut perlu dipa&a"i dan disadari se+agai +agian dari realitas ke&idupannya, Ka"i juga "enyarankan agar rasa nyeri dapat +erkurang, "aka pasien sedianya "engurangi akti%itas/pekerjaannya se&ingga tidak terlalu +anyak "enggunakan sendi lutut dan le+i& +anyak +eristira&at, Terapi fisik +ertujuan untuk "elati& pasien agar persendiannya tetap dapat dipakai dan "elati& pasien untuk "elindungi sendi yang sakit, - Pada penderita ini ka"i anjurkan untuk +erola& raga tapi ola& raga yang "e"per+erat sendi se+aiknya di&indari seperti lari atau joging, Aal ini dikarenakan dapat "ena"+a& in*la"asi, "eningkatkan tekanan intraartikular +ila ada e*usi sendi dan +a&kan +isa dapat "enye+a+kan ro+ekan kapsul sendi,-6 $ntuk "encega& risiko terjadinya kecacatan pada sendi, se+aiknya dilakukan ola& raga peregangan otot seperti m. Quadrisep femoris dengan peregangan dapat "e"+antu dala" peningkatan *ungsi sendi secara keseluru&an dan "engurangi nyeri, Pada pasien ini ka"i sarankan untuk sena" aero+ic low impact/intensitas renda& tanpa "e"+e+ani tu+u& sela"a /3 "enit se&ari tiga kali se"inggu, Die +ertujuan untuk "enurunkan +erat +adan pada pasien 'A yang ge"uk, Aal ini se+aiknya "enjadi progra" uta"a pengo+atan 'A, Penurunan +erat +adan seringkali dapat "engurangi kelu&an dan peradangan,- Selain itu o+esitas juga dapat "eningkatkan risiko progresi*itas dari 'A,-/ Pada pasien ini ka"i "enyarankan untuk "engurangi +erat +adan dengan "engatur diet renda& kalori sa"pai "ungkin "endekati +erat +adan ideal, <

#i"ana prinsipnya adala& "engurangi kalori yang "asuk di+awa& energi yang di+utu&kan, Penurunan energi intake yang a"an dianjurkan pe"+erian de*isit energi antara 6337-333 kalori per&ari, se&ingga di&arapkan akan terjadi pe"+akaran le"ak tu+u& dan penurunan +erat +adan 3,6 L - kg per "inggu, Biasanya intake energi di+erikan -.337 -/33 kal per &ari, dan paling renda& 233 kal per &ari, or"ula yang dapat digunakan untuk ke+utu&an energi +erdasarkan +erat +adan adala& ..kal/kgBB aktual/&ari, dengan cara ini didapatkan de*isit energi -333 kal/&ari, -5 Pada pasien ini ka"i anjurkan untuk diet -.33 kal per&ari agar "encapai BB idealnya yakni setidaknya "encapai 66 kg, Conto& ko"posisi "akanan yang ka"i anjurkan adala& dala" se&ari pasien +isa "e"asak - gelas +eras (663 kal), 0 potong te"pe sedang (-63 kal), - +ua& telur (-33 kal), . potong aya" sedang (/33 kal) dan - ikat sayuran kangkung (56 kal), Terapi *ar"akologis pada penderita 'A +iasanya +ersi*at si"pto"atis, $ntuk "e"+antu "engurangi kelu&an nyeri pada penderita 'A, +iasanya digunakan analgetika atau '+at Anti !n*la"asi 8on Steroid ('A!8S),- $ntuk nyeri yang ringan "aka aseta"inop&en tidak le+i& dari 0 gra" per &ari "erupakan pili&an perta"a, $ntuk nyeri sedang sa"pai +erat, atau ada in*la"asi, "aka 'A!8S yang selekti* coE7. "erupakan pili&an perta"a, kecuali jika pasien "e"punyai risiko tinggi untuk terjadinya &ipertensi dan penyakit ginjal, 'A!8S yang coE7. non7selekti* juga +isa di+erikan asalkan ada per&atian k&usus untuk terjadinya ko"plikasi gastrointestinal dan jika ada risiko ini "aka &arus diko"+inasi dengan in&i+itor po"pa proton atau "isoprostol, !njeksi kortikosteroid intraartikuler +isa di+erikan teruta"a pada pasien yang tidak ada per+aikan setela& pe"+erian aseta"inop&en dan 'A!8S, Tra"adol +isa di+erikan tersendiri atau dengan ko"+inasi dengan analgetika lain jika nyerinya +elu" +erkurang, 'pioid +isa di+erikan jika analgetika yang lain kurang "e"+erikan "an*aat,/ Aseta"inop&en "erupakan analgetika non opioid lini perta"a yang se"estinya di+erikan pada penderita dengan kelu&an nyeri yang tidak +egitu +erat se+elu" pe"+erian analgetik yang le+i& kuat,-6 Aseta"inop&en adala& "eta+olit *enacetin yang +ertangung jawa+ atas e*ek analgetiknya, '+at ini adala& peng&a"+at prostaglandin yang le"a& pada jaringan peri*er dan tidak "e"iliki e*ek anti in*la"asi yang +er"akna, '+at ini di+erikan per oral dengan dosis untuk nyeri akut yaitu /.67633 "g 0 kali se&ari, '+at ini +erguna untuk nyeri ringan sa"pai sedang, na"un tidak adekuat untuk terapi keadaan peradangan, Pada dosis terapi kadang7kadang ti"+ul peningkatan ringan en=i" &ati tanpa ikterus, Keadaan ini re%ersi+el +ila o+at di&entikan, 9ejala dini kerusakan &ati "eliputi "ual, "unta&, diare dan nyeri a+do"en,-; -3

'A!8S "e"punyai akti*itas anti in*la"asi, analgesik dan antipiretik, na"un o+at7 o+at golongan ini tidak +isa "eng&entikan perjalanan ala"ia& suatu penyakit reu"atik, Mekanis"e kerja 'A!8S adala& "eng&a"+at kerja en=i" cyclooksigenase (C'M) se&ingga kon%ersi asa" arakidonat "enjadi prostaglandin (P9) di&a"+at, C'M7+er"an*aat "e"perta&ankan integritas "ukosa gaster dan duodenu", renal blood flow, dan akti*itas koagulasi, Cika akti*itas C'M7- ini di&a"+at ole& 'A!8S "aka "uncul risiko e*ek sa"ping 'A!8S terse+ut yaitu perdara&an gaster dan duodenu", renal insu*isiensi dan perdara&an pada te"pat lain, :kspresi C'M7. "eningkat seiring dengan +eratnya proses in*la"asi, Cika akti*ias C'M7. di&a"+at dengan 'A!8S, "aka proses in*la"asi akan +erkurang, 8atriu" diklo*enak "erupakan o+at golongan 'A!8S C'M7. non7selekti* yang di+erikan secara oral dengan dosis 63 "g .7/ kali se&ari, -6 '+at ini cepat dia+sor+si dan "e"punyai waktu paru& yang pendek, '+at ini dianjurkan untuk kondisi peradangan kronis seperti artritis re"at&oid dan 'A, serta untuk pengo+atan nyeri otot rangka akut, :*ek sa"ping terjadi pada kira7kira .34 penderita dan "eliputi distress dan perdara&an saluran cerna, dan tukak la"+ung,-; Bila "uncul e*ek sa"ping gasterointestinal, pengo+atan 8a diclo*enac diganti dengan golongan C'M7. in&i+itor selekti* seperti colecoEi+ yang "e"+erikan e*ek ter&adap gastrointestinal le+i& renda& dari pada 8a diclo*enak, $ntuk "engurangi kelu&an nyeri pada penderita ini, tela& di+erikan pengo+atan Paraceta"ol dengan dosis /E633 "g, Aal ini sesuai dengan pedo"an penatalaksanaan nyeri lini perta"a pada penderita 'A seperti yang tela& ka"i uraikan di atas, Pe"+erian 8a7diklo*enak dengan dosis .E63 "g juga tela& di+erikan setela& dengan pe"+erian Paraceta"ol nyeri yang diderita "asi& dirasakan, Aal ini juga tela& sesuai dengan pedo"an seperti yang tela& diuraikan di atas, di"ana 8a7diklo*enak "erupakan o+at golongan 'A!8S C'M7. in&i+itor yang non7selekti* dan pada penderita juga tidak terdapat riwayat perna& "enderita gangguan gastrointestinal, Pasien ka"i anjurkan untuk kontrol ke"+ali untuk "engeta&ui apaka& penyakitnya suda& "e"+aik atau ternyata ada e*ek sa"ping pada gastrointestinal yang "uncul aki+at 8a diclo*enak, Rin!kasan Tela& dilaporkan kasus dengan 'A genu dekstra pada penderita pere"puan 0< ta&un, 'A "erupakan kelainan degenerati* sendi yang paling +anyak didapatkan di "asyarakat, Kelainan degenerati* secara pri"er terjadi pada tulang rawan dan secara sekunder akan "enye+a+kan keradangan sekitarnya teruta"a jaringan sino%iu", Penye+a+ --

'A diperkirakan "ulti*aktorial, Patogenesis 'A secara u"u" adala& adanya ketidaksei"+angan antara degradasi dan sintesis dari tulang rawan se&ingga "enye+a+kan kerusakan tulang rawan dan diikuti dengan peru+a&an pada tulang su+k&ondral dan pe"+entukan osteo*it, Peru+a&an ini secara u"u" dise+a+kan +er+agai *aktor penye+a+ seperti genetik, host, dan lingkungan, #iagnosis klinis 'A dapat di+uat &anya +erdasarkan kelainan klinis saja atau dengan pe"eriksaan la+oratoriu" dan pe"eriksaan radiologis dengan "e"akai ACR, Kriteria 'A lutut secara klinis, la+oratoriu", dan radiologis adala& adanya -) 8yeri lutut dan .) 'steo*it dan /) sala& satu dari usia le+i& dari 03 ta&un, kaku sendi kurang dari /3 "enit dan adanya krepitus, Pada penderita ini didapatkan nyeri sendi lutut kanan, +engkak pada lutut kanan, kaku sendi sela"a .37/3 "enit,dan terdengar adanya krepitasi, Pada pe"eriksaan radiologi dite"ukan adanya penye"pitan cela& sendi dan ga"+aran osteo*it di tepi sendi, Penanganan rasional 'A adala& "e"akai pendekatan secara "enyeluru& sesuai dengan penye+a+, +eratnya penyakit, dan keadaan u"u" penderita dan dili&at dari +er+agai aspek, Penatalaksanaan 'A +ertujuan untuk "eng&ilangkan kelu&an, "engopti"alkan *ungsi sendi, "engurangi ketergantungan dan "eningkatkan kualitas &idup, "eng&a"+at progresi%itas penyakit dan "encega& ko"plikasi, Pilar terapi "eliputi> 8on *ar"akologis (edukasi, terapi *isik, diet, penurunan +erat +adan), terapi *ar"akologis (analgetik, kortikosteroid lokal, siste"ik, kondroprotekti* dan +iologik), dan terapi pe"+eda&an, Be+erapa "odalitas pengelolaan dapat diterapkan pada penderita 'A lutut yaitu penanganan tanpa o+at (terapi non7*ar"akologis), penanganan dengan "edika"entosa (terapi *ar"akologis), dan pe"+eda&an, Pada penderita ini tela& di+erikan terapi edukasi "engenai 'A, "odi*ikasi akti%itas dan penurunan +erat +adan, dan penanganan dengan o+at7o+atan seperti paraseta"ol dan 8a #iclo*enak,

-.

DA"TAR PUSTAKA -, Soeroso Coewono, dkk, 'steoart&ritis, #ala"> Buku Ajar !l"u Penyakit #ala" , Cakarta> PAP#!K .33;K !> -.367-.--, ., Aoug&, A, C, Pat&ology o* 'steoart&ritis, !n Artr&ritis and Allied Conditions, TeEt+ook o* R&eu"atology,-/t&ed, Gol !!, :ditor WC Koop"an, Balti"ore > Willia"s N Wilkins K -<<5,p, -<067;2, /, Panduan #iagnosis dan Pengelolaan 'A, !katan Reu"atologi !ndonesia, Septe"+er, .330, Cakarta, 0, Mansjoer, A, #kk, Reu"atologi, #ala"> Kapita Selekta Kedokteran, Cilid -, :disi ke7 /, Media Aesculapius akultas Kedokteran $ni%ersitas !ndonesia, Cakarta, .33-, 6, Raka Putra, Tjokorda, 'A 1utut, !n > PKB !M !l"u Penyakit #ala", #enpasar > Bagian/SM !l"u Penyakit #ala" K $nud/RS$P Sangla&, .33/, ;, Brandt, K, #, 'steoart&ritis, !n AarrisonOs Principles o* !nternal Medicine, -; t&ed, Gol !!, :ditor Kasper, #1, et al, Mc9raw7AillK .336, p,.3/-706, 5, Raka Putra, Tjokorda, 'steoartritis, #ala"> Pedo"an #iagnosis dan Terapi Penyakit #ala", 1AB/SM Penyakit #ala", akultas Kedokteran $ni%ersitas $dayana, RS$P Sangla&, #enpasar, -<<0 2, Pelletier CP, Martel7Pelletier C, Aowell #S, :tiopat&ogenesis o* 'steoart&ritis, !n Artr&ritis and Allied Conditions, TeEt+ook o* R&eu"atology,-/ t&ed, Gol !!, :ditor WC Koop"an, Balti"ore > Willia"s N Wilkins K -<<5,p, -<;<720, <, Raka Putra T, So"e Aspect o* 'steoart&ritis at $nit o* R&eu"atology, #ept,o* !nternal Medicine #r, Soeto"o Aospital Sura+aya, Proceedings o* t&e irst AS:A8 Congr,o* R&eu"atologyK-<25 Canuary -27.., Cakarta, -3, Mosko%it=, T&e P&ar"acologic Treat"ent o* 'steoart&ritis, !n 'steoart&ritis, / rd, :ds>, 8ew Pork, W,B, Sauders, .330, --, Branc& K#, Sle"enda CW, 'steoart&ritis, :pide"iology, Pat&ology and Pat&ogenesis, !n Pri"er on R&eu"atic #isease, -3t& ed, Atlanta 9eorgia K Art&ritis oundationK -<</,p,-2072, -., Brandt, K, #, Manage"ent o* 'steoart&ritis, !n TeEt+ook o* R&eu"atology, 6 t& ed, W,B, Sauders Co"pany, -<2-, -/, Ratiner, B,, 9ra"as, #, A,, 1ane, 8, :, 'steoart&ritis, !n Treat"ent o* T&e R&eu"atic #iseases> co"panion to KelleyOs TeEt+ook o* R&eu"atology, . nd ed, W,B, Sauders Co"pany, .33-, -/

-0, Kat=, W, A, 'steoart&ritis> Clinical Presentations, !n> 'steoart&ritis> #iagnosis and Medical/Surgical Manage"ent, /rd ed, W,B, Sauders Co"pany, .33-, -6, Panduan Pengelolaan 8yeri dan !n*la"asi pada Ber+agai Penyakit Reu"atik, !katan Reu"atologi !ndonesia, Septe"+er, .330, Cakarta, -;, Kat=ung, 9,B,, '+at Anti !n*la"asi 8on Steroid, #ala"> Klinik, :disi ;, Pener+it :9C, Cakarta, -<<5, -5, Weta, W, !l"u 9i=i Klinik, 1a+oratoriu" !l"u 9i=i K $nud, #enpasar, .333, ar"akologi #asar dan

-0