Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH ABSES PARU

Disusun Untuk Melengkapi Tugas Individu Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah IV

Dosen Pengampu : Ahmad Zakiudin. SKM

Disusun oleh : Ali Maksum im !".!#!

AKAD$MI K$P$%A&ATA A' (IKMA( !) B$ DA SI%AMP*+ B%$B$S )!!,

BAB I KONSEP DASAR

PEN!ERTIAN A-ses paru adalah lesi nekr.tikan setempat pada parenkim paru /ang

mengandung -ahan parulen0 lesi mengalami k.laps dan mem-entuk ruang. Ke-an/akan a-ses paru ter1adi karena -ahan teraspirasi dari hidung atau mulut. A-ses 1uga ter1adi sekunder terhadap .-struksi mekanik atau 2ungsi.nal -r.nki3 termasuk tum.r3 -enda asing atau aten.sis -r.nkial. Tempat a-ses paru -erhu-ungan dengan pengumpulan aki-at pengaruh ga/a gra2itasi /ang di tentukan .leh p.sisi pasien. Untuk pasien dalam p.sisi rekum-en 3 segmen p.steri.r l.-us kanan atas adalah tempat /ang paling umum. Segmen apeks kedua l.-us -awah adalah area /ang paling sering setelah segmen p.steri.r di mana a-ses paru sering ter1adi 4 Brunner 5 Suddarth3 )!!6 7 A-ses paru adalah pr.ses supuratri2 l.8al dan ter-atas di dalam paru9paru di tandai .leh nekr.sis 1aringan paru9paru3 a-ses paru dapat ter1adi pada semua usia3 terutama usia dewasa muda 4 Pat.l.gi :KUI ;' 6<,# 7 B ETIOLO!I Kuman /ang dapat ditemukan pada a-ses paru adalah strept.8.8us viridans3 stap/l.8.8us aureus3 strept.8.8us hem.l/ti8us3 pneum.k.k3 strept.k.k anaer.dan -er-agai kuman gram negati2 /ang 1arang ditemukan3 4 Pat.l.gi :KUI3 6<,#7 Dalam tahapan klinis3 kavitas dalam paru dapat atau tidak meluas se8ara langsung ke dalam -r.nkus3 pada akhirn/a a-ses akan di kelilingi atau dilapisi .leh dinding 1aringan 2i-r.sa3 ke8uali pada satu atau dua titik lumen dari -e-erapa -r.nkus atau ruang pleura dan dengan demikian mem-entuk hu-ungan dengan saluran perna2asan3 kavitas plura3 atau keduan/a.

=ika -r.nkus terkena3 kandungan purulen di ekspl.rasikan se8ara k.ntin/u dalam -entuk sputum. Sementara 1ika pleura /ang terkena3 ter1adi em2isema 4 pengumpulan pus dalam kavitas pleura 73 1ika kedua tipe k.munikasi hu-ungan ter1adi masalahn/a men1adi 2istula -r.nk.pleura. 4 Brunner 5 Suddarth3 )!!6 7 " PATO!ENESIS Ber-agai 8ara ter1adin/a a-ses paru adalah; 67 Aspirasi -ahan in2eksi seperti ; .perasi dalam r.ngga mulut3 hidung dan tengg.r.kan )7 Keadaan re2lek -atuk -erkurang seperti k.ma 3 anastesi3 alk.h.lisme akut dan pen/akit menahun /ang melemahkan tu-uh . #7 In2eksi -akteri primer /ang ada se-elumn/a >7 $m-.li septi83 dapat -erasal dari trh.m-.phle-itis atau vegetasi katup pada area 8arditis -a8terialis "7 e.plasi3 pada tum.r -r.nk.genik ter1adi sum-atan ink.mpiit -r.n8us sehingga in2eksi sekunder mudah ter1adi pada -agian distal terhadap tum.r 4Pat.l.gi :KUI ; 6<,#7 D MAKROSKOPIK Mula9mula a-ses itu tampak se-angai 2.8us hiperemik -erwarna merah kuning padat3 kemudian ter1adi nekr.sis sentral ter-entuk nanah. %.ngga /ang ter-entuk mula9mula dindingn/a tidak teratur3 lama kelamaan -er-atas le-ih tegas karena 2i-r.sis. Ukuran dapat ke8il atau -esar -ergaris tengah "9? 8m3 -ila a-ses -erhu-ungan dengan -r.nkus 3 nanah se-agian dapat keluar3 sehingga r.ngga a-ses mengandung udara diatas 8airan nanah 4adan/a 2luid level7 4 Pat.l.gi :KUI; 6<,#7

MANI#ESTASI KLINIS

?7 ,7 @7 <7 6!7 667

Batuk pr.dukti2 dengan 1umlah sputum sedang -er-au /ang sering -er8ampur darah Pleurisi atau n/eri dada pekak Dispnea Kelemahan An.reksia Penurunan -erat -adan -isa ter1adi 4 Brunner 5 Suddart0 )!!67

sampai -engkak

PENATALAKSANAAN MEDIS a. Terapi anti mikr.-a tergantung hasil sputum dan sensivitas /ang di -erikan untuk peri.de /ang lama -. Kindamisin merupakan .-at pilihan3 diikuti dengan penisilin dan metr.nidas.l 8. Drainage adekuat 3 a-ses paru sering di 8apai melalui drainage p.stural dan 2isi.terapi dada d. Diet tinggi pr.tein dan kal.ri penting karena in2eksi kr.nis -erkaitan dengan keadaan kata-.li8 e. Anti-i.tik .ral menggantikan terapi intra vena . 4Brunner 5 Suddart3 )!!67

BAB II ASUHAN KEPERAWATAN

A PEN!KA$IAN #ISIK 6. Inspeksi keluhan utama /eri dada3 dispnea3 -atuk3 sputum atau hem.ptitis. ). %iwa/at medis Pen/akit perna2asan3 .perasi atau peraawatan di rumah sakit se-elumn/a0 Asma3 pneum.nia3 TB3 pen/akit 1amur alergi trauma dll. #. %iwa/at keluarga Kanker paru9paru3 em2isema3 asma3 TB3 alergi >. %iwa/at s.8ial Ke-iasaan mer.k.k 4masa lalu7 ". %iwa/at peker1aan atau lingkungan De-u3 asap3 a-ses3 r.k.k 9 Inspeksi Tingkat kesadaran3 status mental3 simetris ekspansi dada3 gerakan dada dalam hu-ungan/a dengan 2rekuensi3 irama3 kedalaman 9 9 Palpasi Deviasi trakea3 massa leher3 pem-esaran kelen1ar limpa Perkusi Perkusi se8ara sistematis dada anteri.r3 p.steri.r3 dan lateral3 perhatikan nada3 kualitas3 dan laman/a -un/i 9 Auskultasi +unakan dia2ragma dari stet.sk.p auskultasi paru9paru i DIA!NOSA KEPERAWATAN -. Bersihan 1alan na2as tidak e2ekti2 -Ad peningkatan pr.duksi sputum3 n/eri pleuritik Intervensi ; 9 9 Ka1i 2rekuensi A kedalaman perna2asan dan gerakan dada Auskultasi area paru3 8atat area penurunan A tak ada aliran udara dan -un/i na2as adventius 9 9 Bantu pasien latihan na2as sering Berikan .ral sesuai indikasi

8.

utrisi kurang dari ke-utuhan tu-uh -Ad an.reksia -erhu-ungan dengan t.ksin -akteri -au dan rasa sputum Intervensi ; 9 9 9 9 Identi2ikasikan 2a8t.r /ang men/e-a-kan mual atau muntah Berikan wadah sputum dan -uang sesering mungkin =adwalkan peng.-atan perna2asan sedikitn/a 6 1am se-elum makan Berikan p.rsi makan p.rsi ke8il dan sering termasuk makanan

d. Int.leransi akti2itas -Ad ketidak seim-angan antara suplai dan ke-utuhan !) 3 kelemahan umum Intervensi ; 9 9 9 9 9 e. $valuasi resp.ns pasien terhadap akti2itas Berikan lingkungan tenang dan -atasi pengun1ung selama 2ase akut sesuai indikasi =elaskan penting/a istirahat dalam ren8ana peng.-atan dan perlun/a keseim-angan akti2itas dan istirahat Bantu pasien memilih p.sisi n/aman untuk istirahat dan tidur Bantu akti2itas perawatan diri /ang diperlukan

/eri 4akut7 -Ad in2lamasi parenkim paru Intervensi ; 9 9 9 9 9 Tentukan karakteristik n/eri Pantau TTV Berikan tindakan n/aman misal ; pi1atan punggung3 peru-ahan p.sisi Tawarkan pem-ersihan mulut dengan sering An1urkan dan Bantu pasien dalam tehnik menekan selama epis.de -atuk.