Anda di halaman 1dari 18

Smile Indonesia

PENGEMBANGAN PRODUK BARU Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi serta ilmu pengetahuan yang berkembang dengan pesat, pasar telah berubah dari pasar konsumen ke pasar produsen. Hal ini juga mengakibatkan produsen sebagai penghasil barang juga berpacu, berinovasi, bersaing dalam menunjukkan produk yang terbaik, dari segi harga kualitas, kemasan yang menarik, maupun promosi yang dilakukan. Para pelaku bisnis juga harus memikirkan bagaimana cara agar produk yang mereka hasilkan dapat diminati dan disukai oleh konsumen. Maka para pebisnis melakukan proses pengembangan produk baru.

KATEGORI - KATEGORI PRODUK BARU Produk baru bagi dunia Lini produk baru Tambahan lini produk yang telah ada Peningkatan atau perbaikan produk yang telah ada Memposisikan kembali produk Produk dengan harga lebih murah

PROSES PENGEMBANGAN PRODUK BARU Berikut ini adalah tahapan- tahapan dalam proses product development: 1. Ide Generation 2. Screening Idea 3. Concept Development and Testing 4. Marketing Strategy Analysis 5. Business Analysis 6. Product Development 7. Market Testing 8. Commercialization

STRATEGI PRODUK BARU


Harus ada permintaan pasar yang cukup besar. Produk harus sesuai dengan standar sosial lingkungan. Produk harus sesuai dengan struktur pemasaran, perusahaan memegang peranan penting disini. Gagasan produk hendaknya cocok dengan fasilitas produksi, tenaga kerja, dan kemampuan manajemen yang ada. Produk harus layak secara finansial, artinya bisa memberikan laba yang memadai. Harus tidak ada permasalahan hukum. Manajemen perusahaan harus memiliki waktu dan kemampuan mengelola produk baru tersebut. Produk harus sesuai dengan citra dan tujuan pemasaran.

Faktor- faktor pendorong dan penghambat perusahaan melakukan pengembangan produk

Financial Goal Sales Growth Competitif Position Product Life Cycle Technology Invention Regulation Material Cost and Availability Demographic and Life Cycle Change Customer Request

Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) Siklus hidup produk adalah suatu grafik yang menggambarkan riwayat suatu produk sejak diperkenalkan ke pasar sampai dengan ditarik dari pasar. Siklus hidup produk (PLC) merupakan konsep yang penting dalam pemasaran karena memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika bersaing suatu produk.

Pengukuran Siklus Hidup Produk

Market Volume, ditunjukkan dalam unit untuk menghindari distorsi akibat perubahan harga. Rate of Change of Market Volume, merupakan cara yang lebih kompleks untuk menunjukkan tingkat pertumbuhan karena sebagian orang dapat memahami tingkat pertumbuhan yang negatif. Profit/Loss, menggambarkan perbedaan antara pendapatan total dan biaya total pada setiap titik waktu.

Konsep Tentang Siklus hidup Produk Menurut philip Kotler mengatakan bahwa sebuah produk memiliki siklus hidup berarti menegaskan empat hal, yaitu:

1. Produk memiliki umur terbatas. 2. Penjualan produk melalui berbagai tahap yang berbeda, masing-masing memberikan tantangan, peluang dan masalah yang berbeda bagi penjual. 3. Laba naik dan turun pada berbagai tahap yang berbeda selama siklus hidup produk. 4. Produk memerlukan strategi pemasaran, keuangan, manufaktur pembelian, dan sumber daya manusia yang berbeda dalam tiap tahap siklus hidupnya

TAHAPAN SIKLUS HIDUP PRODUK


1) Perkenalan (Introduction)
Ciri-ciri umum tahap ini adalah : a. Penjualan yang masih rendah b. Volume pasar berkembang lambat c. Persaingan yang masih relatif kecil d. Tingkat kegagalan relatif tinggi, e. Masih banyak dilakukan modifikasi produk dalam pengujian dan pengembangannya f. Biaya produksi dan pemasaran sangat tinggi, g. Serta distribusi yang masih terbatas

Alternatif Strategi Perkenalan (Introduction) Rapid Skimming Strategy Slow Skimming Strategy Rapid Penetration Strategy Slow Penetration Strategy

TAHAPAN SIKLUS HIDUP PRODUK........

2) Pertumbuhan (Growth) Tahap ini sendiri dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu rapid growth dan slow growth. a. Rapid Growth Tahap ini ditandai dengan melonjaknya tingkat penjualan,tetapi tidak semua barang baru mecapai tahap ini,tergantung dengan permintaan

b. Slow Growth Pada tahap ini penjualan masih meningkat, namun dengan pertumbuhan yang semakin menurun. Sebagian besar pasar telah dijangkau, karena produk perusahaan telah digunakan oleh mayoritas konsumen.

TAHAPAN SIKLUS HIDUP PRODUK........ 3). Kedewasaan (Maturity) Periode dimana pertumbuhan penjualan mulai menurun karena produk sudah bisa diterima oleh sebagian besar pembeli potensial. Jumlah keuntungan mantap, stabil atau menurun yang disebabkan oleh meningkatnya biaya pemasaran untuk melawan persaingan yang ketat.

Alternatif Strategi Kedewasaan(Maturity) Strategi Perbaikan Mutu Strategi Perbaikan Ciri (Feature Improvement) Strategi Perbaikan Model

TAHAPAN SIKLUS HIDUP PRODUK........ 4). Penurunan (Decline) Penjualan perusahaan yang semakin bergerak ke arah penurunan merupakan gejala tahap decline dalam PLC. Penurunan penjualan ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti perubahan selera pasar, produk substitusi diterima konsumen (baik dan dalam negeri maupun dan luar negeri), dan perubahan teknologi.

Alternatif Strategi Penurunan (Decline)


Alternatif-alternatif tersebut di antaranya adalah : Mengubah produk atau mencari manfaat baru pada produk. Mencari pasar baru. Tetap pada tingkat investasi perusahaan saat ini sampai ketidakpastian industri dapat diatasi. Mengurangi investasi perusahaan secara selektif Meninggalkan bisnis tersebut dan menjual aset perusahaan.