Anda di halaman 1dari 6

DAFTAR RUJUKAN

Agromedia, 2008, Buku Pintar Tanaman Obat, Agromedia Pustaka, Jakarta, 1,2,21.

Aslam M et al., 2003, Farmasi Klinis (Clinical Pharmacy), PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 321-329. Bauman R, 2007, Microbiology with Disease by Taxonomy, 2nd edition, Pearson Benjamin Cummings, New York, 289-303, 530-535, 572-575.

Bonang G., Koeswardono ES, 1982, Mikrobiologi Kedokteran untuk laboratorium, edisi I, PT. Gramedia, Jakarta, halaman 7-33, 114-115, 288, 298, 366-370, 382384. Bryant MC, 1972, Antibiotics and Their Laboratory, 2nd edition, Butterworth and Co Ltd, 18. Cappucino JG, Sherman N, 2005, Microbiology: A Laboratory Manual, 7th edition, Pearson Education Inc, San Fransisco, 71-74, 161-166, 189, 415-416.

Chatim A, 1993, Mikrobiologi Kedokteran, Jakarta: Binarupa Aksara, 14-5, 109-110.

Dajan A, 1985, Pengantar Metode Statistika, Jilid I, Cetakan ke-9, Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Jakarta, 367-393.

Dalimartha S, 2005, Tanaman Obat di Lingkungan Sekitar, Cetakan ke-1, Puspa Swara, Jakarta, iii.

Departemen Kesehatan RI, 2009, Profil Kesehatan Indonesia 2008, Departeman Kesehatan RI, Jakarta, 46.

93

94

Departemen Kesehatan RI, 1986, Sediaan Galenik, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan , Jakarta, 1-24. Departemen Kesehatan RI, 1989, Vademekum Bahan Obat Alam, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan , Jakarta,177.

Departemen Kesehatan RI, 1995, Farmakope Indonesia IV, Departeman Kesehatan RI, Jakarta, 9; 896. Departemen Kesehatan RI, 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Jakarta, 10-11.

Entjang I, 2003, Mikrobiologi dan Parasitologi untuk Akademi Keperawatan dan Sekolah Tenaga Kesehatan yang Sederajat, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 103-105, 118.

Farnsworth NR dan Bunyapraphatsara N, 1992, Thai Medicinal Plants Recommended for Primary Health Care System, Medicinal Plant Information Center, 130-138 (134).

Fudholi, 2000, Prosiding Seminar Perhipba : Pemanfaatan Bahan Obat Alami III, Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta, 1.

Gupte S, 1990, Mikrobiologi Dasar, Terjemahan oleh Julius E.S, 1990, Edisi III, Cetakan I, Bina Rupa Aksara, Jakarta, 35-37, 60-67, 84-86, 179-187, 268-279.

Hadi S, 2000, Analisis Regresi, Jilid I, Cetakan ke-7, Penerbit Andi, Yogyakarta, 70.

Hariana A, 2005, Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, Cetakan ke-2, Penebar Swadaya, Jakarta, v.

Hawley L, 2003, Mikrobiologi dan Penyakit Infeksi, Hipokrates, Jakarta, 76.


95

Irianto K, 2006, Mikrobiologi : Menguak Dunia Mikroorganisme Jilid 1, Yrama Widya, Bandung, 57, 108.

Irianto K, 2006, Mikrobiologi : Menguak Dunia Mikroorganisme Jilid 2, Yrama Widya, Bandung, 17-9, 20, 35, 98.

Jawetz E., Melnick J.L., Adelberg E.A., 1991, Review of medical Microbiology, Terjemahan Gerald Bonang, 16th ed., Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta, 239-244, 362.

Jawetz E, Melnick LJ dan Adelberg AE, 1992, Mikrobiologi untuk Profesi Kesehatan (Review of Medical Microbiology), Terjemahan oleh Gerard Bonang, Penerbit Buku Kedokteran, Edisi 16, 31, 167-168, 239-242.

Karsinah et al., 1994, Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran, Binarupa Aksara, Jakarta, 159, 160-163.

Kristanti AN dan Aminah NS, 2008, Buku Ajar Fitokimia, Cetakan ke-1, Airlangga University Press, Surabaya, 53-5, 156-8.

Kusmiyati dan Agustini, 2007, Uji Aktivitas Senyawa Antibakteri dari Mikroalga Porphyridium cruentum, Journal of Biological Diversity, Vol. 8 No. 1, (online), (www.unsjournals.com diakses 24 Februari 2010).

Lay BW, 1994, Analisis Mikroba Di Laboratorium, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 18-20, 81-99. Madigan MT dan Martinko JM, 2009, Brock Biology of Microorganisms, 12th ed., San Francisco, Pearson Education , 802-3, 908-10.

Maryani H dan Kristiana L, 2004, Tanaman Obat untuk Influenza, Cetakan ke-1, AgroMedia Pustaka, Jakarta, 25.

96

Mursito B, 2000, Tampil Percaya Diri dengan Ramuan Tradisional, Penebar Swadaya, Jakarta, 87.

Merck, 2005, Microbiology Manual, 12th edition, Darmstadt, Federal Republic of Germany, 365, 370 371 , 387, 502. Mycek MJ et,al., 2001, Farmakologi Ulasan Bergambar, Edisi 2, Terjemahan oleh H. Azwaragoes, Jakarta, Widya Medika, 308.

Naim R, 2003, Cara Kerja dan Mekanisme Resistensi Antibiotik (online) (http://www.kompas.com diakses 15 agustus 2007).

Panda SS, Chowdary PVR, Jayashree BS, 2009, Synthesis, Antiinflammatory and Antibacterial Activity of Novel Indolyl-isoxazoles, Indian Journal of Pharmaceutical Science, Vol. 71 No. 6, (online), (http:// www.ijpsonline.com/article diakses 5 Maret 2010).Zein U, Sagala K, Ginting J, 2004, Diare Akut Disebabkan Bakteri, (online), (http://library.usu.ac.id diakses 24 Juli 2009).

Pratiwi ST, 2008, Mikrobiologi Farmasi, Erlangga, Jakarta, 22-29.

Setyaningsih I, 2004, Resistensi Bakteri dan Antibiotik Alami, Makalah Pribadi Falsafah Sains, (online), (http://www.rudyct.com/PPS702ipb/09145/iriani_setyaningsih.pdf diakses 7 Maret 2010).

Sidik dan Mudahar H, 2000, Prosiding Seminar Perhipba : Pemanfaatan Bahan Obat Alami III, Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta, 13.

Siswandono, Soekardjo B, 2000, Kimia Medicinal, Jilid ke-2, Edisi ke-2, Airlangga Univesitas Press, Surabaya, 109.

97

Suharmiati dan Handayani L, 2007, Tanaman Obat dan Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Demam Berdarah Dengue, Cetakan ke-1, AgroMedia Pustaka, Jakarta, 30-1.

Suriawiria U, 2005, Mikrobiologi Dasar, Papas Sinar Sinanti Anggota Ikapi, Jakarta, 74-7, 117, 119, 137. Sweetman SC, 2005, Martindale: The Complete Drug Reference, 34th edition, Pharmaceutical Press, USA, 186:2-3.

Tjay TH dan Rahardja K, 2007, Obat-obat Penting Khasiat, Penggunaan dan Efekefek Sampingnya, edisi ke-6, Gramedia, Jakarta, 58-67.

Todar K, 2002, Staphylococcus, University of Wisconsin-Madison Department of Bacteriology, (online), (http://www.bact.wisc.edu diakses 26 Februari 2010). Todar, Kenneth, 2004, Nutrition and Growth of Bacteria, www.textbookofbacteriology.net/nutgro.htm1, diakses 2 Maret 2010) Tompkin RB, 2002, Microorganisms in Foods 7, Springer, New York, 172. Tortora GJ, Funke BR, Case CL, 2010, Microbiology: An Introduction, 10th edition, Benjamin Cummings, 139, 285, 302, 306, 309-10, 315-8, 460, 588-592, 712. Tortora, Funke, Case, 2001, Microbiology An Introduction, 7th edition, An Important of Addison Wesley Longman, Inc., 323-324, 791-798. (http://

University of Maryland, 2000, Minimal Bactericidal Concentration (MBC), (online), (http://www.life.umd.edu/ , diakses 22 Januari 2010). Voigt R, 1994, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 564-565, 572-573.

98

Volk and Wheeler, Mikrobiologi Dasar, Terjemahan oleh Markham, M.Sc., 1988, Edisi ke-5, Jilid II, Jakarta, Penerbit Erlangga, 94-104, 149-155.

Wattimena JR, Sugiarto NC, Widianto MB, Sukandar EY, Soemardji AA, Setiada AR, 1991, Farmakodinamika dan Terapi Antibiotik, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 48-56, 60-62, 183-194.

Waluyo L, 2004, Mikrobiologi Umum, UMM Press, Malang, 112-116, 127-128.

Waluyo L, 2008, Teknik dan Metode Dasar dalam Mikrobiologi, UMM Press, Malang, 129, 130-4.

Winarto WP, 2003, Khasiat dan Manfaat Kunyit, Cetakan ke-1, AgroMedia Pustaka, Jakarta, 1-2, 4-7, 10-12.

World Health Organization, 2000, Penyakit Bawaan Makanan: Fokus Pendidikan Kesehatan, Terjemahan oleh Andry Hartono, 2002, Jakarta, Penerbit Buku Kedokteran EGC, 182-3.

WHO Scientific Working Group on Antimicrobial resistance, 1984, Control of Antibiotica Resistant Bacteria : Memorandum from a WHO meeting. Am. J. Hosp. Pharm, 41: 1329.

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/bookshelf

www.google.com