Anda di halaman 1dari 4

KEGIATAN PENYULUHAN NAPZA DI SMA NEGERI 1 BATANG KABUPATEN JENEPONTO I.

LATAR BELAKANG Masalah penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainya (NAPZA) atau istilah yang populer dikenal masyarakat sebagai NARKO A (Narkotika dan ahan! Obat berbahanya) merupakan masalah yang sangat kompleks, yang memerlukan upaya penanggulangan se"ara komprehensif dengan melibatkan ker#a sama multidispliner, multisektor, dan peran serta masyarakat se"ara aktif yang dilaksanakan se"ara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten$Meskipun dalam Kedokteran, sebagian besar golongan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) masih bermanfaat bagi pengobatan, namun bila disalahgunakan atau digunakan tidak menurut indikasi medis atau standar pengobatan terlebih lagi bila disertai peredaran di#alur ilegal, akan berakibat sangat merugikan bagi indi%idu maupun masyarakat luas khususnya generasi muda$ Maraknya penyalahgunaan NAPZA tidak hanya dikota&kota besar sa#a, tapi sudah sampai ke kota&kota ke"il diseluruh 'ilayah Republik (ndonesia, mulai dari tingkat sosial ekonomi menengah ba'ah sampai tingkat sosial ekonomi atas$ )ari data yang ada, penyalahgunaan NAPZA paling banyak berumur antara *+,-. tahun$ /ampaknya generasi muda adalah sasaran strategis perdagangan gelap NAPZA$ Oleh karena itu kita semua perlu me'aspadai bahaya dan pengaruhnya terhadap an"aman kelangsungan pembinaan generasi muda$ 0ektor kesehatan memegang peranan penting dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan NAPZA$ Menurut 1ndang&1ndang Republik (ndonesia Nomor -- tahun *223, tentang Narkotika 4 Narkotika adalah 5at atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan$ Narkoba (narkotika dan obat&obatan berbahaya) sudah se#ak lama dikonsumsi manusia, baik dalam bentuk sederhana$ 0emakin lama pemakai narkoba makin meluas di berbagai belahan dunia, termasuk indonesia (6akim, -77. dalam 6utahuruk, -773)$ Obat terlarang ini telah banyak beredar dan dipergunakan oleh berbagai kalangan terutama
1

rema#a$ )imana pada masa rema#a ada banyak faktor yang mempengaruhi persepsi indi%idu terhadap penyesuaian sosialnya (Makarao, -778 dalam 6utauruk, -773) erdasarkan laporan Narkoba )unia dari 1NO)9 tahun -77: #umlah penyalahguna narkoba di dunia sebesar -77 #uta orang dan terus mengalami peningkatan, sedangkan di (ndonesia #umlah kasus tindak pidana untuk kasus narkoba tahun -77: sebesar *:$-+- orang dan mengalami peningkatan sebesar :,;< men#adi *3$8++ pada )esember -773, data dari adan Narkotika Nasional ( NN) tahun -773 diketahui 8,- #uta orang (ndonesia adalah pengguna narkoba$ 0etiap tahun #umlah pengguna narkoba bertambah * #uta orang$ Peran penting sektor kesehatan sering tidak disadari oleh petugas kesehatan itu sendiri, bahkan para pengambil keputusan, ke"uali mereka yang berminat dibidang kesehatan jiwa, khususnya penyalahgunaan NAPZA$ idang ini perlu dikembangkan se"ara lebih profesional, sehingga men#adi salah satu pilar yang kokoh dari upaya penanggulangan penyalahgunaan NAPZA$ Kondisi diatas mengharuskan pula Puskesmas sebagai u#ung tombak pelayanan kesehatan dapat berperan lebih proaktif dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan NAPZA di masyarakat$ )ari hasil identifikasi masalah NAPZA dilapangan melalui diskusi kelompok terarah yang dilakukan )irektorat Kesehatan Jiwa Masyarakat beker#a sama dengan )irektorat Promosi Kesehatan , )it#en Kesehatan Masyarakat )epkes&Kesos R( dengan petugas&petugas puskesmas di beberapa propinsi yaitu )K( =akarta, =a'a arat, anten, =a'a /imur, ali ternyata pengetahuan petugas puskesmas mengenai masalah NAPZA sangat minim sekali serta masih kurangnya buku yang dapat di#adikan pedoman$ II. PERMASALAHAN DI MASYARAKAT Kebanyakan penyalahgunaan NAPZA dimulai atau terdapat pada masa rema#a, sebab rema#a yang sedang mengalami perubahan biologik, psikologik maupun sosial yang pesat merupakan indi%idu yang rentan untuk menyalahgunakan NAPZA$ Masalah yang dihadapi sekarang adalah pengedaran Narkoba yang sudah menyebar di berbagai sekolah$ 0eringkali pengedar memberikan hal yang sangat menarik perhatian sis'a dalam bentuk yang tidak menyerupai narkoba, sehingga banyak sis'a yang menggunakan Narkoba tanpa menyadarinya se"ara langsung$ 6al ini disebabkan oleh kurangnya
2

ke'aspadaan dari sis'a sis'i terhadap sesuatu hal yang men"urigakan serta pengetahuan yang sangat minim terhadap NAPZA$ III. PEMILIHAN INTERVENSI erdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan suatu penyuluhan mengenai NAPZA di kalangan pela#ar khususnya di tingkat 0MP dan 0MA$ Pada penyuluhan tersebut dipaparkan materi mengenai definisi NAPZA, bahaya penyalahgunaan NAPZA, #enis&#enis NAPZA, "iri&"iri pengguna NAPZA, dan upaya pen"egahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA$ Penyuluhan ini sebaiknya dilakukan se"ara berkesinambungan di setiap 0MP dan 0MA$ 6al ini sangat penting dilakukan sebagai usaha pen"egahan dini dari sis'a&sis'i terhadap kenakalan rema#a khususnya penyalahgunaan NAPZA$ Pen#elasan terus& menerus mengenai hal tersebut harus sering dilakukan agar tertanam dibenak mereka bah'a Narkoba sangat berbahaya bagi mereka$ Mulai dari pihak pemeintah, sekolah, dan yang tidak kalah pentingnya adalah orang tua harus berperan aktif dalam membimbing anak&anak agar tidak ter#erumus terhadap hal&hal yang tidak diinginkan$ Misalnya, men"iptakan suasana keluarga yang menyenangkan, memberikan bekal pendidikan agama sebagai benteng untuk diri pribadi sehingga mampu membedakan mana hal yang terpu#i dan terlarang untuk dilakukan$ )ari pihak sekolah, peran aktif guru sangat diperlukan untuk mendidik anak di sekolah dengan baik yakni memberikan pengarahan mengenai pen"apaian masa depan, hal&hal apa sa#a yang dapat dilakukan agar hidup dapat bermanfaat misalnya dengan mengikuti organisasi islami di sekolah ataupun organisasi umum seperti O0(0, Pramuka, PMR dan kegiatan sekolah lainnya yang damapat memberikan manfaat positif bagi sis'a sis'i$ =ika hal ini dapat dilakukan berdasarkan tugas masing&masing maka sis'a sis'i akan terhindar dari penyalahgunaan NAPZA$ IV. PELAKSANAAN A/AN> KA $=?N?PON/O pada tanggal -:

Kegiatan ini dilaksanakan di 0MA ( Maret -7*-$

*$ /ahap Perkenalan dan Penggalian Pengetahuan Peserta

A"ara dibuka dengan perkenalan diri kemudian menyampaikan maksud dan tu#uan dari penyuluhan$ 0elan#utnya memberi pertanyaan pembuka untuk menilai tingkat pengetahuan peserta (pretest) tentang materi penyuluhan yang akan disampaikan$ -$ Penya#ian Materi Materi penyuluhan disa#ikan dengan bantuan @9) pro#e"tor$ 0lide yang telah disiapkan disa#ikan kepada sis'a&sis'i pada saat menguraikan materi&materi penyuluhan$ Penyuluhan dilakukan di dalam ruang kelas selama 87 menit dilan#utkan dengan sesi diskusi$ V. EVALUASI

*$ ?%aluasi 0truktur Persiapan kegiatan penyuluhan dilakukan satu minggu sebelumnya Persuratan untuk pelaksanaan peyuluhan dibuat dan dikirim langsung ke sekolah yang bersangkutan 8 hari sebelum kegiatan penyuluhan$ -$ ?%aluasi Proses )okter bersama tim promkes dari puskesmas tiba di sekolah pada Pk$ 7;$87 dan langsung mendatangi kantor kepala sekolah untuk membi"arakan ruang tempat penyuluhan$ Peserta yang hadir kurang lebih -. orang dari per'akilan kelas yang ditun#uk$ Penyuluhan ber#alan sebagaimana yang diharapkan$ Namun tingkat pengetahuan peserta masih kurang mengenai materi penyuluhan sebelum diadakannya penyuluhan$ 8$ ?%aluasi 6asil 6ampir sebagian besar sis'a&sis'i yang hadir kurang mengetahui materi penyuluhan yang akan disampaikan$ Namun setelah penyuluhan, sis'a&sis'i "ukup antusias untuk berdiskusi terkait materi penyuluhan$

P?0?R/A

P?N)AMP(N>

dr$ Zulkaidah

dr$ 6aryati (ndra 6atta