Anda di halaman 1dari 41

Penggunaan Alat Pelindung Diri

Disampaikan pada Pelatihan PPI DASAR BAPELKES BATAM ,25 1 APRIL 2012

Pokok bahasan
Pendahuluan Tujuan Jenis alat pelindung diri( APD) Hal hal yang harus diperhatikan

PENDAHULUAN
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu bagian dari kewaspadaan standar. Penggunaan APD perlu pengawasan karena dengan penggunaan APD yang tidak tepat akan menambah cost

Cont >>>
SETELAH APD DIPAKAI, APAKAH? APD yang dipakai sesuai standar? APD memberikan perlindungan? APD sesuai dengan tugas yang dikerjakan? APD nyaman dipakai terus menerus?

Pengertian APD
Adalah seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh/sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya/kecelakaan kerja. APD dipakai sebagai upaya terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik. Namun pemakaian APD bukanlah pengganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai usaha akhir

TUJUAN PENGGUNAAN APD


Melindungi kulit dan selaput lendir petugas dari resiko pajanan darah, semua jenis cairan tubuh , sekret, ekskreta, kulit yang tidak utuh dan selaput lendir pasien.

JENIS ALAT PELINDUNG DIRI


Topi Sarung tangan Masker Kaca mata/ Pelindung wajah Baju kerja/gaun Sepatu karet/ bot

DASAR HUKUM
DASAR HUKUM 1. Undang-undang No.1 tahun 1970. a. Pasal 3 ayat (1) butir f: Dengan peraturan perundangan ditetapkan syarat-syarat untuk memberikan APD b. Pasal 9 ayat (1) butir c: Pengurus diwajibkan menunjukkan dan menjelaskan pada tiap tenaga kerja baru tentang APD. c. Pasal 12 butir b: Dengan peraturan perundangan diatur kewajiban dan atau hak tenaga kerja untuk memakai APD. Pasal 14 butir c: Pengurus diwajibkan menyediakan APD secara cumacuma 2. Permenakertrans No.Per.01/MEN/1981 Pasal 4 ayat (3) menyebutkan kewajiban pengurus menyediakan alat pelindung diri dan wajib bagi tenaga kerja untuk menggunakannya untuk pencegahan penyakit akibat kerja.

CONT >>>
3. Permenakertrans No.Per.03/MEN/1982 Pasal 2 butir I menyebutkan memberikan nasehat mengenai perencanaan dan pembuatan tempat kerja, pemilihan alat pelindung diri yang diperlukan dan gizi serta penyelenggaraan makanan ditempat kerja 4. Permenakertrans No.Per.03/Men/1986 Pasal 2 ayat (2) menyebutkan tenaga kerja yang mengelola Pestisida harus memakai alat-alat pelindung diri yg berupa pakaian kerja, sepatu lars tinggi, sarung tangan, kacamata pelindung atau pelindung muka dan pelindung pernafasan

Penutup kepala
Tujuan : Mencegah jatuhnya mikroorganisme yang ada di rambut dan kulit kepala petugas terhadap alat-alat daerah steril dan juga sebaliknya untuk melindungi kepala/rambut petugas dari percikan bahan-bahan dari pasien

Manfaat Penutup kepala


Petugas Terhindar dari paparan/percikan darah dan cairan tubuh Pasien Mencegah jatuhnya mikroorganisme dari rambut dan kulit petugas kepada pasien

INDIKASI PEMAKAIAN TUTUP KEPALA


Tindakan operasi Tindakan invasif Tindakan intubasi Pengisapan lendir

SARUNG TANGAN
Tujuan: Melindungi tangan dari kontak dengan darah, cairan tubuh, sekret, ekskreta, mukosa, kulit yang tidak utuh dan benda yang terkontaminasi Jenis sarung tangan sarung tangan bersih sarung tangan steril sarung tangan rumah tangga

INDIKASI
Tindakan yang kontak atau diperkirakan akan terjadi kontak dengan darah, cairan tubuh, sekret, ekskreta, kulit yang tidak utuh, selaput lendir pasien, dan benda yang terkontaminasi

MANFAAT PEMAKAIAN SARUNG TANGAN


PETUGAS Mencegah kontak tangan dengan darah, cairan tubuh,benda yang terkontaminasi PASIEN Mencegah kontak mikroorganisme dari tangan petugas

Prosedur pemakaian sarung tangan


Lakukan kebersihan tangan sesuai prosedur Pakai sarung tangan pada kedua tangan Ganti sarung tangan bila tampak rusak/bocor Segera lepas sarung tangan jika telah selesai tindakan Buang sarung tangan ke tempat pembuangan sampah sesuai prosedur Lakukan kebersihan tangan sesuai prosedur

Hal yang harus diperhatikan pada penggunaan sarung tangan:


Cuci tangan sebelum memakai dan sesudah melepaskan sarung tangan Gunakan sarung tangan berbeda untuk setiap pasien Hindari jamahan pada benda-benda lain

Teknik memakai dan melepaskan sarung tangan harus dipahami

Cont >>>>
Jangan menggunakan sarung tangan yang sama untuk lebih dari satu pasien Jangan mencuci sarung tangan untuk tujuan dipakai kembali Ganti sarung tangan selama perawatan pasien jika tangan berpindah dari daerah yang terkontaminasi ke arah badan yang bersih

Pelindung Wajah
Tujuan : melindungi selaput lendir hidung, mulut, dan mata
Jenis alat yang digunakan : - masker - kaca mata - face sheild

Indikasi pemakaian pelindung wajah


Tindakan yang memungkinkan menimbulkanpercikan terhadap mukosa (mulut,mata,selaput lendir hidung). Masker : hanya digunakan pada saat yang memungkinakan terjadi kontaminasi melalui airbone atau droplet.

Manfaat pelindung wajah


Petugas Mencegah membran mukosa petugas terkena kontak dengan percikan darah dan cairan tubuh pasien Pasien Mencegah kontak droplet dari mulut dan hidung petugas yang mengandung mikroorganisme saat bicara, batuk , bersin

Pelindung saluran pernapasan (N95)


Tujuan pelindung saluran pernapasan untuk mencegah transmisi agen infeksi udara

Gaun
Tujuan Melindungi petugas dari kemungkinan genangan atau percikan darah atau cairan tubuh lainnya yang dapat mencemari baju Jenis Gaun - Gaun pelindung tidak kedap air - Gaun pelindung kedap air - Gaun steril - Gaun non steril

Indikasi pemakaian gaun


Membersihkan luka Tindakan drainase Menuangkan cairan terkontaminsai kedalam lubang pembuangan/WC/toilet Menangani pasien perdarahan masif Tindakan bedah Perawatan gigi Tindakan penangan alat yang memungkinkan pencemaran/kontaminsai pada pakaian petugas Segera ganti gaun/pakaian kerja jika terkontaminsai cairan tubuh pasien (darah)

Manfaat gaun
Petugas Mencegah kulit petugas kontak dengan percikan darah dan cairan tubuh pasien Pasien Mencegah kontak mikroorganisme dengan tangan, tubuh dan pakaian petugas kepada pasien

Sepatu Pelindung
Tujuan : melindung kaki petugas dari tumpahan/ percikan darah atau cairan tubuh lainnya dan mencegah dari kemungkinan tusukan benda tajam atau kejatuhan alat kesehatan

Jenis : sepatu
Sepatu karet atau plastik yang menutupi seluruh ujung dan telapak kaki
Sepatu pelindung harus digunakan selama didalam ruang operasi dan tidak boleh dipakai ke luar. Bisa digunakan boot dari bahan kulit atau plastik. Sepatu harus bersih dan sepenuhnya menutup kaki sehingga dapat melindung petugas kesehatan. Sandal, sepatu terbuka dan telanjang kaki tidak dianjurkan

HAL-HALYANG HARUSDIPERHATIKAN
1. Alat pelindung diri sebaiknya selalu tersedia disetiap ruangan dalam keadaan siap pakai.
2. 3. Umumnya sekali pakai atau dipakai terpisah untuk setiap pasien. Setiap alat pelindung yang terkontaminasi harus disingkirkan dan segera diganti .

4. Alat kotor ditempatkan dalam tempat penampungan sementara tanpa mencemari lingkungan.

5.

Alat tersebut diproses dengandekontaminasi, pencucian dan sterilisasi atau dibuang.

Penyimpangan penggunaan APD di ruangan


Sarung tangan hanya digunakan satu tangan terutama tangan kanan saja Sarung tangan hanya digunakan pada tindakan menyentuh benda yang menjijikan (faeces, muntah) Sarung tangan habis pakai diletakan pada meja atau perkumaan bukan segera dibuang

CONT >>>>>
Masker digunakan untuk menutupi leher petugas Masker dibawa keluar ruangan perawatan/tindakan Tidak segera cuci tangan setelah melepaskan sarung tangan atau gaun Masker disimpan didalam saku baju petugas untuk digunakan kembali

CONT >>>
Gaun/baju kerja dibawa keluar runagan untuk melanjutkan pekerjaan lain Masker diangap bukan barang infeksius Penggunaan sarung tangan rumah tangga malas digunakan dengan alasan panas dan licin Petugas dalam bekerja tidak menggunakan sepatu untuk melindungi kaki.

PEMILIHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI


Jenis Tindakan Sarung tangan Masker Gaun/celemek Kaca mata/penut up wajah Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Ya Tidak Tidak Tidak Tidak Ya Tidak Topi

Memandikan pasien Vulva /Penis Hygiene Menolong BAB Menolong BAK Oral Hygiene Pengisapan lendir Mengambil darah vena Perawatan luka mayor Perawatan luka minor Perawatan luka infeksius Mengukur TTV Melakukan penyuntikan Pemasangan CVC line Intubasi Memasang Infuse Memasang Dawer Catheter Melap meja, monitor, syring pump di pasien Membersihka peralatan habis pakai Transportasi pasien

Tidak, kecuali kulit tidak utuh Ya Ya Ya Ya Ya Ya Ya /steril Ya Ya / steril Tidak Tidak Ya (Steril) Ya Ya Ya ( Streril ) Ya Ya ( Sarung Tangan Rumah Tangga) Tidak

Tidak Tidak Ya Tidak Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Tidak Ya Ya Tidak Tidak Tidak Ya Tidak

Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Ya Tidak Tidak Tidak Tidak Ya Tidak

Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Ya Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak