Anda di halaman 1dari 13

Askep Trauma Capitis

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dengan berkembangnya teknologi di berbagai bidang kehidupan, tidak berarti bahwa re iko tinggi ke!elakaan pada manu iapun tidak ada. Banyak ke!elakaan yang ter"adi ebagai akibat dari akti#ita ehari$hari. alah atu trauma yang memiliki tingkat re iko paling tinggi ialah re iko !edera kepala, karena angat berkaitan erat dengan u unan ara% pu at yang berada di rongga kepala. Data tati tik menun"ukkan bahwa tingkat trauma kepala angat tinggi yang diakibatkan ebagai akibat kurang kewa padaan dari ma ing$ma ing indi#idu. Dari emua ka u !edera kepala di Amerika &erikat '() di ebabkan oleh ke!elakaan lalu linta * epeda motor+ dan "atuh merupakan penyebab ke dua *keperawatan kriti , Hudak , -allo+ erta dua kali lebih be ar pada pria dibandingkan wanita edangkan di Indone ia belum ada penelitian yang menun"ukkan pre enta i kematian yang diakibatkan oleh !edera kepala, tetapi dari pengamatan yang dilakukan banyak ka u !edera kepala di ebabkan oleh ke!elakaan lalu linta . .edera kepala ringan pada umumnya tidak menun"ukkan ge"ala yang "ela ehingga ma yarakat tidak lang ung men!ari bantuan medi , padahal eke!il apapun trauma di kepala bi a mengakibatkan gangguan %i ik, mental bahkan kematian. Untuk menganti ipa i keadaan di ata maka ma yarakat haru diberi penyuluhan$ penyuluhan untuk meningkatkan kewa padaan terhadap trauma kepala. Peran dari berbagai pihak eperti kepoli ian angat penting karena ke!elakaan ter"adi bia anya didahului dengan pelanggaran lalu linta , ehingga pendidikan, tata tertibdi "alan raya perlu ditingkatkan. /leh karena itu peran perawat tidak kalah pentingnya dalam penanganan trauma kepala karena perawat bi a melakukan penyuluhan maupun tindakan ob er#a i untuk menurunkan angka kematian yang di ebabkan oleh !edera kepala. B. 0u"uan Penuli an Adapun tu"uan penuli an makalah ini adalah1 2. Agar lebih memahami e!ara mendalam tentang trauma kapiti ehingga dapat memberi perawatan yang akurat pada pa ien. 3. 4emperoleh pengalaman nyata dan menghubungkan dengan teori yang telah didapat. .. 4etode Penuli an 4etode penuli an makalah ini menggunakan 1 2. &tudi kepu takaan dengan mempela"ari literatur yang berhubungan dengan 0rauma 5apiti . 3. &tudi ka u yaitu dengan pengamatan lang ung pada pa ien trauma kapiti . D. &i tematika Penuli an

0erdiri dari 6 bab yang diawali dengan kata pengantar dan da%tar i i. Dalam Bab I memuat latar belakang, tu"uan, metode dan i tematika penuli an. Bab II beri i tentang tu"uan teoriti 7 kon ep medik meliputo de%ini i, anatomi %i iologi, etiologi, pato%i iologi, te t diagno tik, terapi dan pengelolaan medik erta komplika i. &edangkan kon ep a uhan keperawatan 1 pengka"ian, diagno a perawatan, peren!anaan keperawatan dan peren!anaan pulang. Bagian akhir bab II beri i tentang pato%lowdiagram. Bab III pengamatan ka u , memuat tentang ka u yang diamati di lapangan dan pengka"ian ampai e#alua i terma uk nilai laboratorium dan obat$obatan yang diberikan. Bab I8 pembaha an ka u menghubungkan antara teori dan ka u yang diamati. Bab 8 beri i ke impulan etelah mengamati pa ien dilapangn dan teori. Bagian akhir dilampirkan da%tar pu taka yang men"adi re%eran i dalam penyu u nan makalah ini.

BAB II 0IN9AUAN 0E/:I0I& A. 5on ep Da ar 4edik I. De%ini i 0rauma .apiti adalah !edera kepala yang menyebabkan keru akan pada kulit kepala, tulang tengkorak dan pada otak. *Brunner and &uddarth 4edikal &urgi!al Nur ing+. II. Anatomi ;i iologi /tak merupakan atu alat tubuh yang angat penting karena merupakan pu at komputer dari emua alat tubuh. /tak terdapat dalam rongga tengkorak yang melindungi otak dari !edera. Berda arkan daerah atau lobu nya otak terbagi men"adi ' lobu yaitu 1 %rontali *untuk berpikir+ temporali *menerima en a i yang datang dari telinga+, parietali * en a i perabaan, perubahan temperatur+ ok ipitali *menerima en a i dari mata+. /tak elain dilindungi oleh tengkorak "uga dilindungi elaput yang di ebut munigen berupa "aringan erabut penghubung yang melindungi, mendukung dan memelihara otak. 4unigen terdiri dari < lapi an yaitu1 2. Durameter 4embran luar yang liat, tebal, tidak ela ti .Dura melekat erat dengan permukaan dalam tengkorak oleh karena bila dura robek dan tidak egera diperbaiki dengan empurna maka akan timbul berbagai ma alah. Dura mempunyai aliran darah yang kaya. Bagian tengah dan po terior di uplay oleh arteri munigen yang ber!abang dari arteria karoti interna dan menyuplay %a a arterior arteria munigen yaitu !abang dari arteria ok ipitali

menyuplay darah ke %a a po terior. 3. Araknoid 4erupakan bagian membran tengah ber i%at tipi , halu , ela ti dan menyerupai arang laba$laba. 4embran ini berwarna putih karena tidak dialiri darah. Pada dinding araknoid terdapat plek u khoroid yng bertanggung "awab memproduk i !airan erebro pinal *.&&+. 0erdapat "uga membran araknoid #illi yang mengab orb i .&&. Pada orang dewa a normal .&& yang diproduk i 6== ml perhari, tetapi 26= ml diab orb i oleh #illi. <. Piamater '. 4embran yang paling dalam, berupa dinding yang tipi , tran paran yang menutupi otak dan melua ke etiap lapi an daerah otak dan angat kaya dengan pembuluh darah. /tak merupakan organ komplek yang domina i !erebrum. /tak merupakan truktur kembar yaitu lateral imetri dan terdiri dari 3 bagian yang di ebut hemi %erium. Belahan kiri dari !erebrum berkaitan dengan i i kanan tubuh dan belahan kanan !erebrum berkaitan dengan i i kiri tubuh. /tak terbagi men"adi < bagian be ar 1 2. .erebrum *otak be ar+ &erebrum terdiri dari dua hemi %er dan empat lobu . &ub tan ia gri ea terdapat pada bagian luar dinding erebrum dan ub tan ia alba menutupi dinding erebrum bagian dalam. Pada prin ipnya kompo i i ub tan ia gri ea yang terbentuk dari badan$badan el ara% memenuhi korte> erebri, nukleu dan ba al gangglia. &ub tan ia alba terdiri dari el$ el yara% yang menghubungkan bagian?bagian otak yang lain. &ebagian be ar hemi %er erebri *tele e%alon+ ten i "aringan &&P. Area inilah yang mengontrol %ung i motorik tertinggi yaitu terhadap %ung i indi#idu dan intelegen ia. 3. Batang otak *trunku erebri+, terdiri dari 1 @ Dien e%alon, bagian batang otak paling ata terdapat di antara erebelum dan me en epalon. Dien epalon ber%ung i untuk #a okontruktor *menge!ilkan pembuluh darah+, re piratory *membantu pro e pernapa an+, mengontrol kegiatan re%lek dan membantu peker"aan "antung. @ 4e en e%alon, ber%ung i ebagai membantu pergerakan mata dan mengangkat kelopak mata, memutar mata dan pu at pergerakan mata. @ Pon #aroli, ebagai penghubung antara kedua bagian erebellum dan "uga medula oblongata dengan erebellum pu at ara% ner#u trigeminu . @ 4edula oblongata, bagian batang otak yang paling bawah yang ber%ung i untuk mengontrol peker"aan "antung, menge!ilkan pembuluh darah, pu at pernapa an dan mengontrol kegiatan re%lek . @ &erebelum 0erletak dalam %o a kranii po terior dan ditutupi oleh duramater yang menyerupai atap tenda yaitu tentoreum yang memi ahkan dari bagian po terior erebrum. &emua akti#ita erebrum berada dibawah ke adaran %ung i utamanya adalah ebagai pu at re%lek yang mengkoordina i dan memperhalu gerakan otot, erta mengubah tenu $tenu kekuatan kontrak i untuk mempertahankan ke eimbangan dan ikap tubuh. @ Dien e%alon I tilah yang digunakan untuk menyatakan truktur$ truktur di ekitar #ertikel dan membentuk inti bagian dalam erebrum. Dien e%alon mempro e rang ang en orik dan membantu memulai atau memodi%ika i reak i tubuh terhadap rang ang$rang ang ter ebut.

Dien e%alon dibagi men"adi ' wilayah yaitu 1 a. 0alamu Ber%ung i ebagai pu at en orik primiti% *dapat mera akan nyeri, tekanan, rabaan getar dan uhu yang ek trim e!ara amar$ amar+. Berperan penting dalam integra i ek pre i motorik oleh karena hubungan %ung inya terhadap pu at motorik utama dalam kortek motorik erebri, erebelum dan gangglia ba ali . b. Hipotalamu Letak dibawah talamu Hipotalamu berkaitan dengan pengaturan rang angan dari i tem u unan ara% otonom peri%er yang menyertai ek pre i tingkah laku dan emo i. Berperan penting dalam pengaturan hormon *hormon anti diuretik dan ok tok in di inte i dalam nukleu yang terletak dalam hipotalamu +. Pengaturan !airan tubuh dan u unan elektrolit, uhu tubuh, %ung i endokrin dari tingkah laku ek ual dn reproduk i normal dan ek pre i ketenangan atau kemarahan, lapar dan hau . !. &ubtalamu 4erupakan nukleu ek trapiramidal dien e%alon yang penting %ung inya belum dapat dimengerti epenuhnya, tetapi le i pada ubtalamu dapat menimbulkan di kine ia dramati yang di ebut hemibali mu . d. Epitalamu Berupa pita empit "aringan ara% yang membentuk atap dien e%alon. Epitalamu berhubungan dengan i tem limbik dan agaknya berperan pada beberapa dorongan emo i da ar dan ingara i in%orma i ol%aktoriu . III. Etiologi a. 5e!elakaan lalu linta Aindu tri b. 9atuh !. Benturan benda ta"amA tumpul d. 0rauma pada aat kelahiran e. Benturan dari ob"ek yang bergerak *!edera ak elera i+ %. Benturan kepala pada benda padat yang tidak bergerak *!edera de elera i+ I8. Pato%i iologi $ 0rauma kapiti menyebabkan !edera pada kulit kepala, tulang kepala, "aringan otak. .edera otak bi a bera al dari trauma lang ung dan trauma tidak lang ung pada kepala. $ 5eru akan neurologi lang ung di ebabkan oleh uatu benda atau erpihan tulang yang menembu dan merobek "aringan otak, oleh pengaruh uatu kekuatan atau energi yang diteru kan ke otak. $ :iwayat keru akan yang di ebabkan oleh beberapa hal tergantung pada kekuatan yang menimpa. 5ekuatan ak elera i dan de elera i menyebabkan i i dalam tengkorak yang kera , bergerak, dengan demikian memak a otak membentur permukaan dalam tengkorak pada tempat yang berlawanan *!ounter !oup+ karena ada benturan kera ke otak maka bagian ini dapat merobek dan mengoyak "aringan, keru akan diperhebat bila ada rota i tengkorak. Bagian otak yang paling kera mengalami keru akan adalah bagian anterior

dari lobu %rontali dan temporali , bagian po terior lobu ok ipitali dan bagian ata me en!e%alon. E%ek ekunder trauma yang menyebabkan perubahan neurologik berat di ebabkan oleh reak i "aringan terhadap !edera. &etiap kali "aringan mengalami !edera, re ponnya dapat mempengaruhi perubahan i i !airan intra el dan ek tra el. Peningkatan uplay darah ke tempat !edera dan mobili a i el$ el untuk memperbaiki keru akan el. Neuron dan el$ el %ung ional dalam otak tergantung dari uplay nutrien yang kon tan dalam bentuk gluko a dan /3 dan angat peka terhadap !edera metabolik apabila uplay terhenti. &ebagai akibat !edera, irkula i otak dapat kehilangan kemampuannya untuk mengatur #olume darah yang ter edia, menyebabkan i kemia pada beberapa tempat tertentu dalam otak. 8. 5la i%ika i 0rauma .apiti a. LukaAle!et pada kulit kepala yang paling ering ter"adi, karena kulit kepala terdiri dari banyak pembuluh darah dengan kemampuan yang kurang, kebanyakan lukanya di ertai dan ber!ampur dengan perdarahan komplika i utama yang ter"adi pada kulit kepala adalah in%ek i. b. 0rauma 5apiti terdiri dari 1 2+ 0rauma 5apiti 0erbuka Adalah uatu keadaan dimana tengkorak udah %raktur dan bagian duramaternya terbuka dan tergore . Ada "eni %raktur kepala terbuka yang mengenai da ar tengkorak, yaitu %raktur ba i kranii yang ditandai dengan 1 a+ E!hymo i di ekitar / ma toideu b+ Hemotimpanum yaitu perdarahan yang keluar dari telinga. !+ E!hymo i periorbital *bla!k eye + walaupun trauma tidak ada pada mata. d+ :inorrhea atau ottorhea

3+ 0rauma 5apiti 0ertutup a+ .on!u ionA!ommotioAmemar Adalah banyak !edera yang mengakibatkan keru akan %ung i neurologi tanpa ter"adinya keru akan truktur, untuk ementara kehilangan ke adaran dalam beberapa menit atau 3$< "am. ;enomena ini memerlukan pengawa an dan orienta i e!ara bertahap. Dapat "uga di ertai dengan pu ing dan akit kepala, karakteri tik ge"ala !ommotio, akit kepala, pu ing, lelah, amne ia retrograde dan ketidakmampuan berkon entra i. b+ .ontu io Adalah !edera kepala yang terma uk didalamnya luka memar, perdarahan dan edema. 5eadaan ini lebih eriu daripada !ommotio erebri. Pa ien dapat tidak adar dalam waktu yang tidak tentu *3$< "am, atau bulanan+. Amne ia retrograde lebih berat dan "ela . -e"ala neurologi , pare e, !edera. !onnorio ini bia anya dapat terlihat pada lobu %rontali "ika dilakukan lumbal %unk i maka liBuor erebro pinal hemoragi!. !+ La!eratio .erebri *trauma kapiti berat+ Adanya obekan pada "aringan otak karena tekanan atau %raktur dan luka tu ukan. Dapat ter"adi perdarahan, hematoma dan edema !erebral. Akibat perdarahan dapat ter"adi ketidak adaran, hemiplegi dan dilata i pupil, !erebral la!eratio dikla i%ika ikan

berda arkan loka i benturan yaitu 1 .oup, !ounter !oup le i tidak lang ung ter"adi pada tempat pukulan melainkan terlihat pada bagian belakangnya. 8I. 0anda dan -e"ala a. .ommotio .erebri $ 0idak adar elama kurang atau ama dengan 2= menit. $ 4ual dan muntah $ Nyeri kepala *pu ing+ $ Nadi, uhu, 0D menurun atau normal b. .onto io .erebri $ 0idak adar lebih dari 2= menit $ Amne ia anterograde $ 4ual dan muntah $ Penurunan tingkat ke adaran $ -e"ala neurologi, eperti pare e $ LP berdarah !. La era io &erebri $ 9aringan robek akibat %ragmen taham $ Ping an maupun tidak adar elama berhari$hariAberbulan$bulan $ 5elumpuhan anggota gerak $ 5elumpuhan ara% otak 8II. 0e t Diagno tik a. .0 &!an *dengan atau tanpa kontra + 4engidenti%ika i adanya perdarahan, menentukan ukuran #ertikel, perge eran "aringan otak b. 4:I *4agnetik :e onan!e Imaging+ &ama dengan .0 &!an dengan atau tanpa kontral !. PE0 *Po itron Emi ion 0omography+ menun"ukkan perubahan akti#ita metaboli me otak. d. E!hoen!ephalograpi 1 melihat keberadaan dan berkembangnya gelombang patologi . e. ;ung i lumbalAli ternograpi 1 dapat menduga kemungkinan adanya perdarahan ubara!hnoid. %. C$ray 1 mendetek i adanya perubahan truktur tulang, perge eran truktur dari gari tengah, adanya %rakmen tulang. g. .ek elektrolit darah 1 untuk mengetahui ketidak eimbangan yang berperan dalam peningkatan 0I5. h. Anali a -a Darah 1 untuk mendetek i "umlah #entila i dan ok igeni a i i. EE- 1 untuk melihat akti%ita dan hantaran li trik di otak ". Pneumoen!hephalogra%i dengan mema ukkan udara ke dalam ruangan otak apakah ada penyempitan. k. Darah lengkap untuk mengetahui kekuatan hemoglobin dalam mengikat /3. 8III. 0herapi A Pengelolaan 4edik

Pengobatan yang diberikan pada pa ien trauma kapiti 1 2. Pengobatan kon er#ati% $ Bedre t total di :& $ Antikon#ul an *anti ke"ang+ $ Diuretik $ .orti!o teroid *mengurangi edema+ $ Barbiturat *penenang+ $ Antibiotik *men!egah in%ek i+ $ Analgetik *mengurangi ra a takut+. 3. 0indakan ob er#ati% $ /b er#a i pernapa an $ 4onitor tekanan intrakranial $ 4onitor !airan elektrolit $ 4onitor tanda$tanda #ital <. 0indakan operati% bila ada indika i IC. 5omplika i 5omplika i yang dapat timbul pada pa ien yang mengalami trauma kapiti yaitu1 a. &ho!k di ebabkan karena banyaknya darah yang hilang atau ra a akit hebat. Bila kehilangan lebih dari 6=) darah dapat mengakibatkan kematian. b. Peningkatan tekanan intrakranial, ter"adi pada edema !erebri dan hematoma dalam tulang tengkorak. !. 4eningiti , ter"adi bila ada luka di daerah otak yang ada hubungannya dengan luar. d. In%ek iAke"ang, ter"adi bila di ertai luka pada anggota badan atau adanya luka pada %raktur tulang tengkorak. e. Edema pulmonal akibat dari !edera pada otak yang menyebabkan adanya peningkatan tekanan darah i temik ebagai re pon dari i tem ara% impati pada peningkatan 0I5. Peningkatan #a okontrik i tubuh ini menyebabkan lebih banyak darah dialirkan ke paru$ paru. Perubahan permeabilita pembuluh darah paru berperan dalam pro e memungkinkan !airan berpindah ke dalam al#eolu . B. 5on ep A uhan 5eperawatan 2. Pengka"ian a. Pola pemeliharaan ke ehatan dan per ep i ke ehatan. @ :iwayat trauma aat ini dan benturan yang ter"adi e!ara tidak enga"a. @ ;raktur atau terlepa nya per endian. @ -angguan penglihatan @ 5ulit luka kepalaAabra i, perubahan warna *tanda$tanda trauma+ @ 5eluarnya !airan dari telinga dan hidung @ -angguan ke adaran @ Demam, perubahan uhu tubuh b. Pola nutri i metabolik @ 4ual, muntah @ &ulit menelan !. Pola elimina i @ Inkontinen ia atau reten i kandung kemih. d. Pola akti#ita

@ 5eadaan akti#ita 1 lemah, letih, le u, ke adaran berubah, hemipara e, kelemahan koordina i otot$otot ke"ang @ 5eadaan pernapa an1 apnea, hyper#entila i, uara napa tridor, ro!hi, wheeDing. e. Pola i tirahat @ Pa ien mengatakan inten ita akit kepala yang tidak tetap dan loka i akit kepala. %. Pola per ep i en ori kogniti% @ 5ehilangan ke adaran ementara. @ Pu ing, ping an @ 4ati ra a pada ek tremita @ Perubahan penglihatan1 diplopia, tidak peka terhadap re%lek !ahaya, perubahan pupil, ketidakmampuan untuk melihat ke egala arah. @ 5ehilangan ra a, bau, pendengaran dan elera @ Perubahan dalam ke adaran, koma. @ Perubahan tatu mental *perhatian, emo ional, tingkah laku, ingatan, kon entra i+. @ Ea"ah tidak imetri @ 0idak ada re%lek tendon @ 0idak mampu mengkoordinir otot$otot dan gerakan, kelumpuhan pada alah atu anggota gerak otot. @ 5ehilangan indra pera a pada bagian tubuh. @ 5e ulitan dalam memahami diri endiri. g. Pola per ep i dan kon ep diri @ Adanya perubahan tingkah laku *halu dan dramatik+. @ 5e!ema an, leka marah, mengingau, geli ah, bingung. 3. Diagno a 5eperawatan a. Perubahan per%u i "aringan otak b.d peningkatan tekanan intrakranial. b. Perubahan per ep i en orik b.d penurunan tingkat ke adaran, keru akan lobu pariental, keru akan ner#u ol%akttoriu . !. 5e ulitan mobilita %i ik b.d hemiplegia, hemipare e, kelemahanan. d. :e iko tinggi in"uri b.d adanya ke"ang, kebingungan dan kelemahan %i ik. e. -angguan dalam pertukaran ga b.d penumpukan ekre i, re%lek batuk yang kurang. %. -angguan gambaran tubuh dan perubahan peran b.d kurang ber%ung inya pro e ber%ikir, ketidakmampuan %i ik. g. Perubahan nutri i kurang dari kebutuhan tubuh b.d kurang mampu menelan h. 0idak mampu merawat diri b.d ke ulitan dalam mobilita %i ik i. -angguan kogniti% ke ulitan dalam komunika i #erbal b.d apha ia ". -angguan ra a nyaman 1 nyeri b.d trauma dan akit kepala. k. 5eru akan integrita kulit b.d ke ulitan dalam mobilita %i ik. l. Perubahan pola elimina i urine inkontinential atau reten i urine b.d terganggunya ara% kontrol berkemih. <. Peren!anaan a. Perubahan per%u i "aringan otak b.d peningkatan tekanan intrakranial. Ha il yang diharapkan1 @ Pa ien tidak menun"ukkan peningkatan 0I5 @ 0erorienta i pada tempat, waktu dan re pon

@ 0idak ada gangguan tingkat ke adaran Inter#en i1 @ 5a"i tatu neurologi, tanda$tanda #ital *tekanan darah meningkat, uhu naik, pernapa an e ak, dan nadi+ tiap 2=$3= menit e uai indika i. :A1 4endetek i dini perubahan yang ter"adi ehingga dapat menganti ipa inya. @ 0emukan %aktor penyebab utama adanya penurunan per%u i "aringan dan poten ial ter"adi peningkatan 0I5. :A1 Untuk menentukan a uhan keperawatan yang diberikan. @ 4onitor uhu tubuh :A1 Pana tubuh yang tidak bi a diturunkan menun"ukkan adanya keru akan hipotalamu atau pana karena peningkatan metaboli me tubuh. @ Berikan po i i antitrendelenberg atau dengan meninggikan kepala kurang lebih <= dera"at. :A1 4en!egah ter"adinya peningkatan 0I5 @ 5olabora i dengan dokter untuk memberikan obat diuretik eperti manitol, diamo> :A1 4embantu mengurangi edema otak b. Perubahan per ep i en orik b.d penurunan tingkat ke adaran, keru akan lobu parientali , keru akan ner#u ol%aktoriu . Ha il yang diharapkan1 @ 5e adaran pa ien kembali normal @ 0idak ter"adi peningkatan 0I5 Inter#en i1 @ /b er#a i keadaan umum erta 008 :A1 4engetahui keadaan umum pa ien. @ /rienta ikan pa ien terhadap orang, tempat dan waktu. :A1 4elatih kemampuan pa ien dalam mengenal waktu, tempat dan lingkungan pa ien. @ -unakan berbagai metode untuk men timula i indra, mi alnya1 par%um :A1 4elatih kepekaan ner#u ol%aktoriu . @ 5olabora i medik untuk membata i penggunaan edati#a :A1 &edati#a mempengaruhi tingkat ke adaran pa ien. !. 5e ulitan mobilita %i ik b.d hemiplegia, kelelahan Ha il yang diharapkan1 @ Pa ien dapat mempertahankan mobilita %i ik eperti yang tun"ukkan dengan tidak adanya kontraktur. @ 0idak ter"adi peningkatan 0I5 Inter#en i1 @ Lakukan latihan pa i% edini mungkin :A1 4empertahankan mobilita endi dan tonu otot. @ Beri %oodboardApenyangga kaki :A1 4empertahankan po i i ek tremita @ Pertahankan po i i tangan, lengan, kaki dan tungkai :A1 Po i i ek tremita yang kurang tepat akan ter"adi di loka i @ 5olabora i %i ioterapi

:A1 0indakan %i ioterapi dapat men!egah kontraktur d. :e iko tinggi in"uri b.d adanya ke"ang, kebingungan. Ha il yang diharapkan1 @ 0rauma %i ik tidak ter"adi @ 0er"aganya bata ke adaran %ung i motorik Inter#en i1 @ 9angan tinggalkan pa ien endiri aat ke"ang :A1 &e!epatnya mengambil tindakan yang tepat dan menentukan a uhan keperawatan @ Perhatikan lingkungan :A1 .egah ter"adinya trauma @ Longgarkan pakaian yang empit terutama bagian leher. :A1 4emperlan!ar "alan napa . @ 0idak boleh diikat elama ke"ang. :A1 4engurangi ketegangan @ Beri po i i yang tepat *kepala dimiringkan+ :A1 4embantu pembukaan "alan napa . @ -unakan bantal tipi di kepala :A1 4embantu mengurangi tekanan intrakranial @ Di orienta ikan kembali keadaan pa ien dan berikan i tirahat pada pa ien. :A1 4elatih kemampuan ber%ikir, memelihara %ung i mental dan orienta i terhadap kenyataan. e. -angguan pertukaran ga b.d penumpukan ekre i, re%lek batuk yang kurang. Ha il yang diharapkan1 @ 0idak ada gangguan "alan napa @ Lendir dapat batukkanA ekret dapat keluar. @ Pernapa an teratur. Inter#en i1 @ 5a"i pernapa an, uara napa , ke!epatan irama, kedalaman, penggunaan obat tambahan. :A1 &uara napa berkurang menun"ukkan akumula i ekret @ .atat karakteri tik putum *warna, "umlag, kon i ten i+ :A1 Pengeluaran ekret akan ulit "ika kental @ An"urkan minum 36==!!Ahari. :A1 4engen!erkan lendir ehingga dapat dibatukkan @ Beri po i i %owler :A1 4emak imalkam ek pan i paru dan memudahkan bernapa @ 5olabora i pemberian /3 dan pengobatanAtherapi :A1 4emenuhi kebutuhan /3 dan pengeluaran ekret %. -angguan gambaran tubuh dan perubahan peran b.d kurang ber%ug inya pro e berpikir Ha il yang diharapkan1 @ 4embuat pernyataan tentang body image @ 4engek pre ikan penerimaan body image @ 4enggunakan umber$ umber yang ter edia untuk mendapatkan in%orma i dan

dukungan. Inter#en i1 @ 5a"i per amaan dan per ep i pa ien tentang kurang ber%ung inya pro e ber%ikir dan ketidakmampuan mobilita %i ik. :A1 4enentukan tindakan keperawatan yang tepat. @ Bantu pa ien dalam mengek pre ikan pera aan perubahan bod image :A1 4eningkatkan pro e penerimaan diri. @ Dengarkan ungkapan pa ien untuk menolakAmenyangkal perubahan body image. :A1 4engurangi ra a ketera ingan terhadap perubahan body image. @ Hargai peme!ahan ma alah yang kon trukti% untuk meningkatkan ra a penerimaan diri. :A1 4emberikan dukungan untuk meningkatkan body image. g. Perubahan nutri i kurang dari kebutuhan tubuh b.d kurang mampu menelan. Ha il yang diharapkan1 @ Berat badan normal @ 4engkon um i emua makanan yang di a"ikan. @ 0erbeba dari malnutri i. Inter#en i1 @ 5a"i kemampuan makan dan menelan. :A1 4embantu dalam menentukan "eni makanan dan men!egah ter"adinya a pira i @ Dengarkan uara peri taltik u u :A1 4embantu menentukan re pon dari pemberian makanan dan adanya hiperperi taltik kemungkinan adanya komplika i ileu . @ Berikan ra a nyaman aat makan, eperti po i i emi %owlerA%owler. :A1 4en!egah adanya regurgita i dan a pira i @ Berikan makanan dalam por i ke!il tapi ering dan dalam keadaan hangat. :A1 4eningkatkan na% u makan. @ 5olabora i dengan dokter untuk pemberian #itamin. :A1 8itamin membantu meningkatkan na% u makan dan men!egah malnutri i h. 0idak mampu merawat diri b.d ke ulitan dalam mobilita %i ik dan gangguan kogniti%. Ha il yang diharapkan1 @ 5ebutuhan hygiene, nutri i, elimina i pa ien terpenuhi. @ Pa ien dapat merawat diri e uai dengan kemampuan pa ien. Inter#en i1 @ Bantu perawatan diri pa ien e uai dengan kebutuhan pa ien. :A1 5ebutuhan pa ien akan pemenuhan perawatan diri terpenuhi. @ 5a"i kemampuan pa ien dalam merawat diri. :A1 4enentukan a uhan keperawatan yang tepat. @ Libatkan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan perawatan diri bila udah embuh. i. 5e ulitan dalam komunika i #erbal b.d apha ia Ha il yang diharapkan1 @ 5emampuan komunika i #erbal b.d apha ia Inter#en i1

@ 5a"i kemampuan pa ien dalam komunika i #erbal :A1 4enentukan a kep yang tepat @ Beri ke empatan pada pa ien untuk menngungkapkan kebutuhannya :A1 Agar pa ien terpenuhi kebutuhannya. @ An"urkan pa ien untuk mengungkapkan kebutuhannya dengan baha a i yarat. :A1 5ebutuhan pa ien untuk berlatih bi!ara pendek dan ingkat. @ A"arkan pa ien untuk berlatih bi!ara pendek dan ingkat. :A1 5alimat pendek dan ingkat tidak membuat pa ien lelah dan bingung. ". -angguan ra a nyaman 1 nyeri b.d trauma akit kepala. Ha il yang diharapkan1 @ Nyeri dapat berkurang ampai dengan hilang. Inter#en i1 @ 5a"i loka i nyeri, inten ita dan keluhan pa ien. :A1 4enentukan inter#en i yang tepat @ A"arkan teknik relak a i tarik napa dalam :A1 5etegangan ara% yang mengendor akan mengurangi ra a nyeri. @ Beri po i i tidur dengan kepala tanpa bantal :A1 0ekanan intrakranial turun akan mengurangi ra a nyeri @ 5olabora i medik untuk pemberian analgetik :A1 Analgetik meningkatkan ambang ra a nyeri. k. 5eru akan integrita kulit b.d ke ulitan dalam mobilita %i ik Ha il yang diharapkan1 @ 0idak ter"adi keru akan kulit, dekubitu . Inter#en i1 @ 5a"i keadaan kulit pa ien. :A1 4enentukan a kep yang tepat. @ Beri po i i tidur miring kiri$terlentang kanan tiap 3 "am. :A1 Penekanan yang terlalu lama pada alah atu loka i kulit akan menimbulkan nekro e @ Lakukan ma age pada loka i kulit yang ter"adi penekanan :A1 4eningkatkan irkula i darah @ 9aga alat tenun tempat tidur pa uen kering dan tidak terlipat. :A1 5ain ba ah dan berlipat akan menimbulkan keru akan pada kulit. l. Perubahan pola elimina i urine 1 inkontinen ia atau reten i urine b.d terganggunya ara% kontrol. Ha il yang diharapkan1 @ Pa ien dapat mengontrol pengeluaran urine Inter#en i1 @ 5a"i pola berkemih :A1 4enentukan tindakan @ .atat intake dan output :A1 4engetahui balan!e !airan @ Pa ang kateter kondom :A1 4en!egah in%ek i

'. Di !harge Planning a. 9ela kan pentingnya i tirahat b. &egera bawa ke rumah akit bila ada keluhan !. 4inum obat e!ara teratur e uai program medik d. Libatkan keluarga dalam perawatan untuk !egah komplika i.