Anda di halaman 1dari 6

STATUS PASIEN

I. Identitas Nama Status Jenis Kelamin Umur A ama Pendidikan Terakhir Peker"aan T l !asuk $S

: Tn. E : Belum menikah : Laku-laki : 43 Tahun : Islam : S!A : S#asta : %& Juli %'&&

A. Keluhan Utama dan ( atau Alasan Tera)i Pasien datan ke $S karena )asien ketakutan adan*a sekel+m)+k +ran men e"arn*a.

*an

B. $i#a*at ,an uan Sekaran Pasien datan ke $SAL )ada tan al %& Juli %'&& - )asien datan sendiri ke )+s )en"a aan di de)an $SAL den an )anik - ketakutan - aduh elisah karena )asien merasa adan*a sekel+m)+k +ran *an akan men.arin*a dan men.+/a menan ka)n*a. Pasien men atakan saat dia /erlali k e)+s )en"a aan dia merasa san at ketakutan dan men atakan minta )ert+l+n an untuk dilihat a)akah kant+r tem)at ia /eker"a dalam keadaan /aha*a. Se/elumn*a )asien /erada di rumah Pak $T *an /erdekatan den an tem)at k+sn*a. Saat )asien /erada di rumahn*a )asien men aku menda)atkan tele)+n dari Pak $T *an saat itu sedan /erada di luar rumah /ah#a ia harus se era )er i dari rumahn*a melalui "alan /elakan karena akan ada sekel+m)+k +ran *an men.arin*a den an masalah )ertikaian antar etnis. Pasien men atakan +ran -+ran *an men.arin*a /erhu/un an den an )eker"aan *an )ernah ia lakukan. Pasien men atakan sem)at /eker"a sam)in an se/a ai tukan )ukul untuk suatu etnis tertentu. Sehin a ia merasa dike"ar-ke"ar +leh +ran *an /erhu/un an den an )eker"aann*a. ,e"ala lainn*a dida)atkan adan*a aduh elisah- sulit tidur- dan merasa ada *an men.+/a men.ari dan men intain*a. Pasien .uku) lama men k+nsumsi +/at-+/atan terlaran terutama "enis Ine0 dan minum alk+h+l se.ara /erle/ihan. Tidak ada an uan )erkem/an an. Pasien merasa sulit menda)atkan )eker"aan selama ti a tahun terakhir. 1. $i#a*at ,an uan Se/elumn*a Belum ditemukan 2. $i#a*at Perkem/an an Prenatal dan Perinatal Earl* 1hildh++d

: /elum diketahui : /elum diketahui

!iddle 1hildh++d : /elum diketahui Late 1hildh++d Pasien mulai men enal alk+h+l dan r+k+k saat kelas & S!P dan mulai men enal dru s saat kelas & S!A. Pasien hidu) dalam keluar a *an san at /erke.uku)an. !enurut )asien- +ran tua )asien adalah )en usaha trans)+rtasi ter/esar di Sula#esi Selatan. Pasien men aku +ran tuan*a akan selalu menuruti a)a kein inan )asien/ahkan )ada saat S!P )asien sudah di3asilitasi /eru)a m+/il +leh +ran tuan*a. A)a)un *an )asien in inkan- ia han*a tin al meminta ke)ada +ran tuan*a. A*ahn*a menin al )ada saat )asien kelas 3 S!A. Adulth++d Pasien )ernah men"alin hu/un an se/an*ak dua kali den an #anita. Namun keduan*a a al- hu/un an *an )ertama tidak disetu"ui +leh +ran tua )asien karena )er/edaan a ama. 4u/un ann*a *an kedua tidak disetu"ui +leh +ran tua #anita karena )asien men k+nsumsi nark+/a dan alk+h+l. Sem)at ada niat untuk ka#in lari /ersama )asan ann*a *an kedua- teta)i hal terse/ut tidak sam)ai dilakukan. Pasien men aku /ah#a ia .uku) serin /erhu/un an seks den an )ara #anita tuna susila. Semen"ak ke.il hin a S!A- )asien /ersek+lah di !akassar- tem)at asaln*a. Kemudian )asien )indah ke Jakarta untuk /erkuliah tin kat 2i)l+ma "urusan tekn+l+ i in3+rmasi. Setelah lulus- )asien men"adi kar*a#an +uts+ur.in di /idan tekn+l+ i in3+rmasi di /e/era)a )erusahaan s#asta. Se"ak tahun %''5- )asien han*a /eker"a se/a ai 3reelan.er IT. Kant+r terakhir tem)at ia /eker"a adalah kant+r N+taris di daerah Bendun an 4ilir- Jakarta. Pasien /era ama Islam. Selain /eker"a se/a ai tena a IT- )asien serin men ha/iskan akhir )ekann*a- dari Jumat s+re hin a Senin )a i di /e/era)a klu/ malam di Jakarta. Perilakun*a ini telah dilakukann*a se"ak S!A di !akassar. Saat ini )asien men aku tidak in in la i ke klu/ malam. Se"ak dihentikan k+ntrakn*a )ada tahun %''5- )asien tidak memiliki )eker"aan teta) dan merasa sulit dalam men.ari )eker"aan la i. Uan hasil /eker"a )asien se/elum dihentikan sudah tidak .uku) la i menan un /ia*a hidu)n*a. 4al ini mem/uat )asien /eker"a se/a ai 6+ran suruhan7 atau tukan )ukul demi menda)atkan uan . Uan terse/ut se/a ian /esar ha/is untuk /ia*a )er i ke klu/ malam dan mem/eli nark+/a terutama "enis am)hetamine 8ine09 serta alk+h+l. Pasien men aku da)at men k+nsumsi : /utir ine0 dalam semalam dan % /+t+l ;+dka untuk mem/uatn*a teler. Pasien men aku telah men k+nsumsi alk+h+l dan r+k+k se"ak duduk di S!P kelas & hin a <e/ruari %'&&. Jenis alk+h+l *an dik+nsumsi /erma.am-ma.am termasuk "enis +)l+san "ika sedan tidak memiliki uan *an .uku). Sedan kan untuk +/atan-+/atan terlaran - )asien telah mulai men k+nsumsin*a se"ak & S!A hin a /aru-/aru ini. Jenis +/at-+/atan *an )ernah dik+nsumsin*a san at /era am se)erti ine0- sha/u-sha/u- )utau dan lain-lain. Namun- +/at *an serin dik+nsumsi adalah ine0- dan +/at *an )alin ia hindari adalah )utau atau "enis +/at-+/atan *an men unakan suntikan lainn*a. 4al ini dikarenakan )asien takut akan aki/at dari )en unaan suntikan *an salah- *aitu kematian. Selama men unakan

+/at-+/atan terlaran - )asien sem)at men"ual /aran -/aran demi menda)atkan +/at terse/ut.

*an

ada di rumahn*a

E. $i#a*at Keluar a Kedua +ran tua )asien telah menin al. A*ah menin al saat )asien duduk di kelas 3 S!A- dan i/u menin al saat )asien duduk di /an ku kuliah. Pen*e/a/ kematian keduan*a karena sakit aki/at sudah tua 8a*ah9 dan sakit li;er 8i/u9. Peker"aan a*ah )asien adalah )en usaha trans)+rtasi di Sula#esi Selatan dan i/u adalah se+ran i/u rumah tan a. Pasien adalah anak tun al- teta)i se"ak a*ahn*a menin al- k+ndisi keuan an keluar a )asien mulai menurun atau /an krut. Kemudian i/un*a ikut )asien ke Jakarta. Pasien men aku sudah "aran /erhu/un an den an saudara-saudaran*a di !akassar- sedan kan di Jakarta han*a ada saudara se)u)un*a sa"a. <. Situasi Sekaran Se/elum masuk rumah sakit- )asien tin al di k+sann*a di daerah /endun an hilir. Ia tin sendiri dan tem)at k+sann*a men*atu den an rumah )emiliki k+san.

al

,. Perse)si Pasien Tentan 2irin*a dan Kehidu)ann*a Pasien men aku senan den an hal-hal *an /erkaitan den an )+litik dan a ama islam. Ia men an a) /ah#a den an sei=in Allah S>T- ia mam)u men hada)i seran an /an*ak +ran dan men*em/uhkan atau men*elamatkan +ran lain dari hal-hal mistis. 2alam )eker"aann*a)asien memiliki )rinsi) /ah#a atasan han*a )erlu tahu /ah#a )eker"aann*a /eres tan)a harus mem)erdulikan "am ker"an*a *an sesuka hati )asien. Pasien "u a tidak se an untuk men kritik +ran lain sekali)un itu atasann*a "ika mereka salah. II. Status !ental A. 2eskri)si Umum &. Penam)ilan : Pasien /er)akaian ka+s dan .elana )endek. Se/elum /ertemu- )asien sem)at .u.i muka terle/ih dahulu. P+stur )asien te ak - ram/ut )asien a ak /+tak- daerah sekitar mata /er#arna hitam. Penam)ilan )asien terlihat le/ih muda dari umurn*a se)erti /erusia 3: atau 35 tahun. %. Kesadaran : Tin kat kesadaran )asien .uku) /aik 3. Perilaku dan Akti;itas Psik+m+t+r : Perlaku dan akti;itas )sik+m+t+r )asien ter +l+n n+rmal- tidak ada erakan aneh atau tidak /iasa. Ia da)at /er)erilaku sesuai den an k+nteks lin kun ann*a. 4. Pem/i.araan : Pem/i.araan )asien tidak lan sun - /er)utar-)utar dalam men"elaskan "a#a/ann*a 8circumstansial9. Ja#a/an )asien .enderun tidak sam)ai selesai kemudian ia mulai mem/ahas hal lainn*a. Pem/ahasan lainn*a *an ia /i.arakan se)erti tentan )+litikkemam)uann*a /erkaitan den an hal mistis. ?. Sika) terhada) Pemeriksa :

Pasien mau untuk di#a#an.ara /ahkan den an /an*ak +ran . Ia men"a#a/ )ertan*aan *an dia"ukan #alau)un tidak sam)ai selesai "a#a/ann*a. Pada saat )ertama kali- )asien sam)ai memeriksa a)akah ada alat )erekam )ada diri )emeriksa. Pada a#aln*a ia menekankan untuk "an an mem/+n kar atau mem/eritahu a)a *an di/i.arakann*a ke)ada +ran lain karena takut mem/aha*akan +ran lain. B. !++d dan A3ek &. A3ek %. Keserasian 3. Em)ati

: A3ek )asien ter +l+n n+rmal 8euth*mi.9 : !++d serasi den an k+nteks : Em+si tidak da)at diem)ati +leh )emeriksa

1. <un si Intelektual 8K+ niti39 &. Tara3 )endidikan- )en etahuan umum- dan ke.erdasan : Pen etahuann*a .uku) /aik- )rakiraan tara3 ke.erdasan /erada )ada tara3 rata-rata %. 2a*a k+nsentrasi : Pasien da)at duduk tenan dan mem)erhatikan )ertan*aan *an dia"ukan dari a#al hin a akhir. 3. @rientasi : Pasien tahu dimana ia /erada saat ini dan ia men enal +ran -+ran *an ada di sekitarn*a. 4. 2a*a in at Jan ka Pan"an : Pasien da)at men in at masa-masa S!P dan S!An*a di !akassar Jan ka Pendek : Pasien da)at men in at a#al mula ia masuk ke rumah sakit Se era : ?. Pikiran A/strak : Pasien da)at meren.anakan a)a *an akan ia lakukan setelah nanti ia keluar dari rumah sakit. Ia men"elaskan ia akan men.ari k+san /aru *an le/ih aman dan men.ari )eker"aan /aru lainn*a. 2. ,an &. uan Perse)si 4alusinasi dan Ilusi : Pasien merasa melihat ada +ran mem/a#a samurai *an in in mem/unuhn*a 8halusinasi ;isual9 : tidak ada de)ers+nalisasi dan derealisasi

%. 2e)ers+nalisasi dan 2erealisasi

E. Pr+ses Ber)ikir &. Arus Pikiran Pr+dukti;itas : Pasien da)at men.eritakan /an*ak hal *an dialami dalam hidu)n*a dan tentan k+nse)-k+nse) )+litik se)erti am/aran dunia )+litik dan /a aimana .ara mainn*a. Selain itu )asien da)at men"elaskan k+nse) a amake/era aman a ama den an .uku) /aik. K+ntinuitas : Pem/i.araan )asien /er)utar-)utar- mudah /er)indah ke hal-hal lain selain hal utama #alau)un masih ada sedikit kaitann*a.

4enda*a Ber/ahasa : Tidak ada henda*a /er/ahasan )ada )asien

%. Isi Pikiran Pre+ku)asi : Pasien selalu meneran kan tentan kemam)uann*a *an atas i=in Allah S>T ia da)at men hada)i +ran /an*ak den an selamat dan men*em/uhkan +ran lain atau men*elamatkan +ran lain dari )en aruh mistis. ,an uan Pikiran : Pasien /eran a)an ia menda)atkan kekuatan dari Allah S>T dan dirin*a adalah se/uah )erantara dari Allah. <. Pen endalian Im)uls ,. 2a*a Nilai &. N+rma S+sial : %. U"i 2a*a Nilai : Pasien da)at /ereaksi sesuai den an situasin*a- se)erti men"a#a/ )ertan*aan *an dia"ukan den an /aik- n +/r+l den an teman-teman lainn*a saat sen an - mem/ersihkan diri se/elum /ertemu +ran lain. 3. 2a*a Nilai $ealita : Pasien memiliki #aham ke/esaran *an men an a) /ah#a dirin*a adalah )erantara dari kekuatan Allah S>T. Ia "u a memiliki halusinasi ;isual *aitu melihat ada +ran *an mem/a#a samurai in in men*eran n*a. 4. Tilikan Pasien men*an kal dirin*a sakit- ia /eran a)an /ah#a tidak ada *an salah dalam dirin*a. Ia "u a tidak merasa /erhalusinasi- semua *an ia lihat itu /enar dan men*alahkan +ran lain *an se)erti tidak men hiraukan a)a *an dilihatn*a. Ia han*a merasa /ah#a dirin*a han*a sulit tidur. Pasien "u a merasa *akin den an )emikirann*a tentan kemam)uann*a dalam menan ani hal-hal mistis- dan ia tidak merasa ada *an salah den an )emikirann*a terse/ut. Pasien /ahkan men*alahkan +ran lain karena tidak mau )er.a*a den an kemam)uann*a terse/ut. Sika) men*alahkan ini ditun"ukkan den an mem/erikan statement 6A)akah /isa men"elaskan sesuatu *an /ersi3at mistis den an ilmiahA Sulit kan7 I. Tara3 2a)at 2i)er.a*a Pasien tidak terkesan /er/+h+n namun terkesan se)erti dile/ih-le/ihkan .eritan*a. III. Pemeriksaan Psik+l+ is atau !edis Belum dilakukan tes-tes )sik+l+ is )ada )asien IB. Ikhtisar Penemuan Bermakna B. E;aluasi !ultiaksial A0is I : %C%.&& Unkn+#n Su/stan.e-indu.e )s*.h+ti. dis+rder- #ith delusi+ns %C%.&% Unkn+#n Su/stan.e-indu.e )s*.h+ti. dis+rder- #ith hallu.inati+ns A0is II : B:&.'C N+ dia n+sis- S.hi=+t*)al )ers+nalit* 3eatures A0is III : N+ne A0is IB : N+ne

A0is B : ,A< DC 8? A ustus %'&&9