Anda di halaman 1dari 42

LAPORAN KASUS KATARAK POLARIS POSTERIOR ODS

Pembimbing Dr. Heru Mahendrata, Sp.M

Penyusun Dessy Esa S 030.08.074

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PEN AKIT MATA PERIODE ! N"#ember $%&' ( ) De*ember $%&' RUMAH SAKIT +UDHI ASIH ,AKULTAS KEDOKTERAN UNI-ERSITAS TRISAKT .AKARTA

Lembar Penge*ahan

Nama NIM

: Dessy Esa S : 030.08.074

Telah diterima dan disetujui oleh em!im!in" dr. #eru Mahendrata$ S .M ada: #ari Tan""al : :

Se!a"ai salah satu syarat dalam men"i%uti dan menyelesai%an &e anitraan &lini% SM' Mata (S)D *udhi +sih.

,a%arta$ No-em!er .0/3

Dr. #eru Mahendrata S .M

Kata Pengantar
Se"ala uji dan syu%ur enulis u0a %an %ehadirat +llah S1T$ atas rahmat2 Nya sehin""a enulis da at menyelesai%an re3erat yan!" !erjudul 4&atara%5. Melalui %esem atan ini$ enulis men"u0a %an terima %asih yan" se!esar2!esarnya %e ada dr. #eru Mahendrata S .M sela%u +sih. Tujuan dari Mata. Penulis san"at !erhara !ah6a re3erat ini da at menam!ah 6a6asan ara em!a0anya da at menin"%at%an em!im!in" dalam enyusunan re3erat ini$ serta %e ada seluruh do%ter em!im!in" lain di !a"ian Ilmu Penya%it Mata (S)D *udhi em!uatan re3erat ini adalah untu% menam!ah 6a6asan !a"i enulis dan em!a0anya$ ju"a dituju%an untu% memenuhi tu"as &e anitraan &lini%

men"enai %atara%. Dan dihara %an$ !a"i terse!ut.

%e6as adaan men"enai %eadaan %esehatan yan" !erhu!un"an den"an %edua hal

Penulis menyadari !ah6a re3erat ini jauh dari sem urna dan tida% lu ut dari %esalahan. 7leh %arena itu enulis san"at !erhara adanya masu%an$ %riti%$ mau un saran yan" mem!an"un. +%hir %ata enulis u0a %an terima %asih !anya%$ semo"a tu"as ini da at

mem!eri%an tam!ahan in3ormasi !a"i %ita semua.

,a%arta$ No-em!er .0/3

Dessy Esa Sriyani

+A+ I LAPORAN KASUS


I. IDENTITAS Nama )sia ,enis &elamin +"ama +lamat Status Pendidi%an Pe%erjaan No. (M II. ANAMNESIS Pemeri%sa mela%u%an auto anamnesis den"an asien di Poli%lini% Mata (S)D *udhi +sih ada hari (a!u$ /3 No-em!er .0/3 u%ul /0.00 1I* Ke/uhan Utama Pen"lihatan %edua mata terasa !uram seja% 8 tahun SM(S Ke/uhan Tambahan Pen"lihatan mata %iri dan %anan se erti !er%a!ut seja% 8 tahun SM(S Mata %iri dan %anan serin" terasa silau seja% 8 tahun SM(S : Ny. ( : 48 tahun : Perem uan : Islam : &ali!ata$ ,a%arta Timur : Meni%ah : SMP : I!u (umah Tan""a : 37 /0 00

Ri0a1at Pen1a2it Se2arang Pasien datan" !ero!at %e Poli Mata (S)D *udhi +sih ada hari (a!u tan""al /3 No-em!er .0/3 den"an %eluhan en"lihatan %edua mata terasa !uram 8 tahun SM(S. &e!uraman dirasa%an erlahan2lahan dan tida% mendada%. +6alnya tida% se!uram se%aran"$ namun ma%in lama terasa ma%in arah. Pasien men"a%u serin" silau saat melihat silau ji%a ter%ena sorotan sinar matahari di sian" hari dan sorotan lam u %endaraan di malam hari. Selain itu$ asien men"a%u en"lihatannya se erti !er%a!ut sehin""a tida% !isa melihat den"an jelas. Nyeri dan %emerahan ada mata$ melihat lin"%aran se erti elan"i ada lam u$ melihat "anda disan"%al oleh asien. Pasien mema%ai %a0amata !a0a 8 tahun !ela%an"an ini. Pasien !elum ernah memeri%sa%an dirinya %e do%ter untu% %eluhan ada matanya terse!ut. Ri0a1at Pen1a2it Dahu/u Dia!etes Mellitus Penya%it jantun" +sma *ron%ial Penya%it jantun" 92: 92: 92: 92:

&onsumsi o!at2o!atan 92: (i6ayat trauma 92:

Ri0a1at Pen1a2it Ke/uarga Di %eluar"a inti asien tida% ada yan" memili%i %eluhan yan" sama dan tida% ada yan" mema%ai %a0amata. Ri0a1at Kehidupan Pribadi Pasien adalah seoran" i!u rumah tan""a lulusan SMP. Saat ini asien adalah istri dari seoran" e"a6ai ne"eri dan i!u dari . oran" ana%. III. Pemeri2*aan ,i*i2

Statu* 3enera/i* &eadaan umum &esadaran Tanda -ital Nadi Suhu Perna asan Te%anan Darah : 80 ;<menit : +3e!ris : /8 ;<menit : /30<80 mm#" : Tam a% Sa%it (in"an : Compos mentis

STATUS O,TALMOLO3I

OD

OS

=</8 s0 9S2/.00$ add>..00: =<= P# 92: 7rtho3oria

-i*u* Kedudu2an Mata Pergera2an Mata +"/a +"/a

=<? s0 9s20.80$ add>..00: =<= P# 92: 7rtho3oria

*ai% %e se"ala arah 7edem 92: #i eremis 92: Entro ion E%tro ion Tri%iasis 92: 92: 92: Pa/pebra Superi"r

*ai% %e se"ala arah 7edem 92: #i eremis 92: Entro ion E%tro ion Tri%iasis 92: 92: 92:

Distri%iasis 92: 7edem 92: #i eremis 92: Entro ion E%tro ion Tri%iasis 92: 92: 92: Pa/pebra In4eri"r

Distri%iasis 92: 7edem 92: #i eremis 92: Entro ion E%tro ion Tri%iasis 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92:

Disti%iasis 92: #i eremis 'oli%el Pa il @ithiasis Mem!ran 92: 92: 92: 92: 92: K"n5ungti#a Tar*a/i* Superi"r

Disti%iasis 92: #i eremis 'oli%el Pa il @ithiasis Mem!ran

Inje%si &onjun"ti-a 92: Inje%si siliar &emosis Pteri"ium Pin"e%uela #i eremis 'oli%el Pa il @ithiasis 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92: K"n5ungti#a Tar*a/i* In4eri"r K"n5ungti#a +u/bi

Inje%si &onjun"ti-a 92: Inje%si siliar &emosis Pteri"ium Pin"e%uela #i eremis 'oli%el Pa il @ithiasis 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92: 92:

Su!%onjun"ti-a *leedin" 92:

Su!%onjun"ti-a *leedin" 92:

,OTO MATA PASIEN


MATA KANAN

Tam a% : /. @ensa &eruh 9>: .. Shado6 test 9>: MATA KIRI SE+ELUM DI+ERIKAN MIDRIAT L&6

Tam a% : /. @ensa %eruh 9>: .. Shado6 test 9>:

MATA KIRI SESUDAH DI+ERIKAN MIDRIAT L&6

Tam a% : /. @ensa %eruh 9>: .. Shado6 test 9>: I-. RESUME Seoran" 6anita$ 48 tahun datan" !ero!at %e Poli Mata (S)D *udhi den"an %eluhan en"lihatan %edua mata terasa !uram seja% 8 tahun SM(S. &e!uraman dirasa%an erlahan dan tida% mendada%.Pasien men"a%u serin" silau !ila tersorot sinar. Saat ini en"lihatan ju"a se erti !er%a!ut. Pasien memili%i ri6ayat mema%ai %a0amata !a0a seja% 8 tahun yan" lalu. OD 78&9 *: ;S<&.%%, add=$.%%> 787 PH ;<> Keruh ;=> Shad"0 te*t ;=> OS 78? *: ;*<%.9%, add=$.%%> 787 PH ;<> Keruh ;=> Shad"0 te*t ;=>

-i*u* Len*a

-.

DIA3NOSIS KER.A /. &atara% olaris osterior 7DS

..

res!io i

-I.

PENATALAKSANAAN

/. Pro o erasi ha0oemulsi3i%asi dan intra o0ular lens 7D a. Persia an o erasi : i. E&A ii. (ont"en thora; iii. @a!oratorium 9 Darah len"%a $ &imia darah$ )rine : .. 7!ser-asi %atara% imatur 7S Medi2ament"*a @ 2

Edu2a*i @ /. ,an"an men""oso%2"oso% %edua mata$ terutama mata %iri .. ,a"a hy"iene %edua mata 3. Men""una%an %a0amata hitam saat di luar ruan"an 4. Tida% men"endarai %endaraan !ermotor 8. + a!ila selama menun""u tinda%an o erasi ada %eluhan sa%it ada mata$ se"era !ero!at %e oli mata

-II.

PRO3NOSIS OS +d !onam +d !onam +d !onam OD +d !onam Du!ia ad !onam +d !onam

Ad #itam Ad 4ung*i"nam Ad *ana*i"nam

+A+ II ANALISA KASUS


Pasien datan" den"an %eluhan en"lihatan %edua mata !uram erlahan 8 tahun SM(S. Ma%a !isa di i%ir%an %emun"%inan enya%it2 enya%it di !a6ah ini:
/. &atara% senilis .. &elainan re3ra%si 3. Alau%oma rimer sudut ter!u%a 9"lau%oma %ronis: 4. &elainan di retina a. (etino ati DM !. (etino ati #i ertensi

Pene"a%%an dia"nosis %atara% senilis imatur 7DS !erdasar%an hal se!a"ai !eri%ut:

ada

asien %ali ini

/. )mur asien 48 tahun$ !isa menye!a!%an %elainan2%elainan ada mata yan" di%arena%an roses de"enerasi. &emun"%inan adanya %atara% ada mata asien ini san"at !isa di ertim!an"%an. .. *erdasar%an autoanamnesis dida at%an %eluhan se erti mata !uram erlahan$ rasa silau$ en"lihatan !er%a!ut meru a%an %eluhan %has ada enya%it %atara%. 3. Pada autoanamnesis tida% dida at%an ri6ayat hi ertensi atau un dia!etes mellitus sehin""a %emun"%inan retino ati hi ertensi dan retino ati dia!etes mellitus !isa disin"%ir%an 4. Pada emeri%saan o3talmolo"i dida at%an -isus mata %anan =</8 9s2/.00$ add>..00: =<= in hole 92:$ -isus mata %iri =<? s0 9s20.80$ add>..00: =<= in hole 92: hal ini menanda%an !ah6a en"lihatan !uram terse!ut %arena adanya %elainan or"ani% dan !u%an %elainan re3ra%si sehin""a %emun"%inan adanya %elainan re3ra%si !isa disin"%ir%an namun$ selain itu da at disim ul%an den"an -isus B/<=0 ma%a mata asien adalah mata %atara% imatur. 8. Pasien memili%i ri6ayat men""una%an %a0amata !a0a 9add>..00: 8 tahun SM(S$ artinya asien memili%i mata res!io ia. =. Pada emeri%saan tonometri dida at%an nilai te%anan o%uler mata %anan /3$4 dan mata %iri /3$/ artinya te%anan o%uler %edua mata adalah normal. Pasien ju"a men"ela% adanya %eluhan mata terasa sa%it$ sa%it %e ala$ muntah dan "ejala2"ejala "lau%oma %ronis sehin""a %emun"%inan "lau%oma %ronis !isa disin"%ir%an. 7. Pro"nosis ad -itam !onam$ %arena %atara% tida% men"an0am ji6a. Pro"nosis ad 3un"tionam du!ia ad !onam %arena -isus asien !isa mem!ai% setelah o erasi dari -isus a6alnya yan" tida% terlam au !uru%$ dan ad sanationam adalah du!ia ad !onam. Pem!edahan meru a%an solusi ter!ai% untu% men"o!ati %atara% den"an an"%a %e!erhasilan men0a ai >

?8 C. Sam ai saat ini !elum ditemu%an o!at yan" da at men"hilan"%an$ men"uran"i atau mem erlam!at er%em!an"an %atara% senilis.

+A+ II PENDAHULUAN

&atara% adalah eru!ahan lensa mata yan" semula jernih dan tem!us 0ahaya menjadi %eruh$ sehin""a 0ahaya sulit men0a ai retina a%i!atnya en"lihatan menjadi %a!ur. &atara% terjadi se0ara erlahan2lahan sehin""a en"lihatan enderita ter"an""u se0ara !eran"sur. &atara% tida% menular dari satu mata %e mata lain$ teta i %atara% da at terjadi ada %edua mata ada 6a%tu yan" tida% !ersamaan.Peru!ahan ini da at terjadi %arena roses de"enerasi atau %etuaan 9jenis %atara% ini alin" serin" dijum ai:$ trauma mata$ in3e%si enya%it tertentu 9Dia!etes Mellitus:. &atara% da at

terjadi ula seja% lahir 90a0at !a6aan:$ %arena itu %atara% da at dijum ai ada usia ana%2ana% mau un de6asa. Data !adan %esehatan P** 91#7: menye!ut%an enderita %e!utaan di dunia men0a ai 38 juta oran"$ 48C di antaranya dise!a!%an %atara%. )ntu% Indonesia$ sur-ei ada /??8</??= menunju%%an re-alensi %e!utaan men0a ai /$8C den"an 0$78C di antaranya dise!a!%an oleh %atara%$ dan yan" ter!esar %arena %atara% senilis< %etuaan. Selain en"lihatan yan" sema%in %a!ur dan tida% jelas$ tanda2tanda a6al 0ahaya matahari$ eru!ahan terjadinya %atara% antara lain merasa silau terhada

dalam erse si 6arna$ dan daya en"lihatan !er%uran" hin""a %e!utaan. &atara% !iasanya terjadi den"an erlahan dalam 6a%tu !e!era a !ulan. Daya en"lihatan yan" menurun mun"%in tida% disadari %arena meru a%an %arena meru a%an roses enuaan sel. Mes%i un ter"olon" enya%it mena%ut%an$ o erasi %atara% mem!utuh%an 6a%tu relati3 sin"%at yaitu 30240 menit saja. *ah%an$ te%nolo"i %edo%teran ter!aru memun"%in%an em!iusan dila%u%an melalui tetes mata saja. Sehin""a !anya% oran" %eliru men"an""a %atara% !isa dio!ati hanya men""una%an o!at tetes mata. 7 erasi %atara% meru a%an o erasi yan" mudah dan aman !a"i %e!anya%an oran". Namun$ sama se erti o erasi lain$ o erasi %atara% da at menim!ul%an %om li%asi se erti endarahan dan %erusa%an ada %ornea atau retina yan" memerlu%an em!edahan le!ih lanjut. eru!ahan yan" !er erin"%at 9 ro"resi3:. Menurut Istiantoro$ %atara% ham ir tida% !isa di0e"ah

+A+ III PEM+AHASAN

III.&

LENSA Pada manusia$ lensa mata !i%on-e%s$ tida% men"andun" em!uluh darah$

III.&.& Anat"mi Len*a trans aran$ den"an diameter ? mm$ dan te!al se%itar 8 mm. @ensa terdiri dari %a sul$ e itel lensa$ %orte%s dam nu0leus.

3ambar &. Anat"mi Len*a &e de an$ lensa !erhu!un"an den"an 0airan !ili% mata$ %e !ela%an" !erhu!un"an den"an !adan %a0a. Di !ela%an" iris$ lensa di"antun" ada rosesus siliaris oleh Donula Einii 9li"amentum sus ensorium lentis:$ yan" mele%at ada e%uator lensa$ serta men"hu!un"%annya den"an %or us siliare. Eonula Einni !erasal dari lamina !asal e itel tida% !er i"men rosesus siliare. Eonula Eini mele%at ada !a"ian e%uator %a sul lensa$ /$8 mm ada !a"ian anterior dan /$.8 ada !a"ian osterior. Permu%aan lensa ada !a"ian osterior le!ih 0em!un" dari ada ermu%aan anterior. Di se!elah anterior lensa terda at humor a%uous dan di se!elah osteriornya %or us -itreus. @ensa dili uti oleh %a sula lentis$ yan" !e%erja se!a"ai mem!ran semi ermea!el$ yan" melalu%an air dan ele%trolit untu% ma%anannya. Di !a"ian anterior terda at e itel su!%a suler sam ai e%uator.

3ambar $. Lapi*an Len*a

Di %a sul anterior de an terda at sela is e itel su!%a sular. E itel ini !er eran dalam roses meta!olisme dan menja"a sistem normal dari a%ti-itas sel$ termasu% !iosintesa dari DN+$ (N+$ rotein dan li id. Su!stansi lensa terdiri dari nu%leus dan %orte%s$ yan" terdiri dari lamel2lamel anjan" yan" %onsentris. Nu%leus lensa le!ih %eras dari ada %orte%snya. Sesuai den"an !ertam!ahnya usia$ serat2serat lamellar su!e itel terus di rodu%si$ sehin""a lensa lama2%elamaan menjadi le!ih !esar dan %uran" elasti%. Nu%leus dan %orte%s ter!entu% dari lamellae %onsentris yan" anjan". Tia serat men"andun" inti$ yan" i ih dan terda at di !a"ian in""ir lensa de%at e%uator$ yan" !erhu!un"an den"an e itel su!%a suler. Serat2serat ini salin" !erhu!un"an di !a"ian anterior. Aaris2"aris ersam!un"an yan" ter!entu% den"an ersam!un"an lamellae ini ujun"2%e2ujun" !er!entu% FGH !ila dilihat den"an slitlam . *entu% FGH ini te"a% di anterior dan ter!ali% di osterior 9huru3 G yan" ter!ali%:. Se!anya% =8C !a"ian dari lensa terdiri dari air$ se%itar 38C rotein 9%andun"an rotein tertin""i di antara jarin"an2jarin"an tu!uh:$ dan sedi%it se%ali mineral yan" !iasa ada di jarin"an tu!uh lainnya. Protein lensa terdiri dari water soluble dan water insoluble. Water soluble meru a%an rotein intraseluler yan" terdiri dari al3a 9I:$ !eta 9J: dan delta 9K: %ristalin$ sedan" yan" termasu% dalam water insoluble adalah urea soluble dan urea insoluble. &andun"an %alium le!ih tin""i di lensa dari ada di %e!anya%an jarin"an lain. Se erti telah disin""un" se!elumnya$ tida% ada serat nyeri$ em!uluh darah atau sara3 di lensa. III.&.$ Embri"/"gi Len*a Mata !erasal dari tonjolan ota% 9o ti0 -esi0le:. @ensanya !erasal dari e%toderm ermu%aan ada tem at lens late$ yan" %emudian men"alami in-a"inasi dan mele as%an diri dari e%toderm ermu%aan mem!entu% -esi%el lensa dan !e!as terleta% di dalam !atas2!atas dari o ti0 0u . Se"era setelah -esi%el lensa terle as dari e%toderm ermu%aan$ ma%a sel2sel !a"ian osterior memanjan" dan menutu i !a"ian yan" %ososn". Pada stadium ini$ %a sul hialin di%eluar%an oleh sel2sel lensa. Serat2

serat se%under memanjan"%an diri$ dari daerah e%uator dan tum!uh %e de an di !a6ah e itel su!%a suler$ yan" hanya sela is dan %e !ela%an" di !a6ah %a sula lentis. Serat2serat ini salin" !ertemu dan mem!entu% sutura lentis$ yan" !er!entu% huru3 G yan" te"a% di anterior dan G yan" ter!ali% di osterior. Pem!entu%an lensa selesai ada usia 7 !ulan en"hidu an 3oetal. Inilah yan" mem!entu% su!stansi lensa$ yan" terdiri dari %orte%s dan nu%leus. Pertum!uhan dan roli3erasi dari serat2serat se%under !erlan"sun" terus selama hidu terse!ut den"an disusul oleh roses s%lerosis. III.&.' ,ung*i Len*a 'un"si utama lensa adalah mem3o%us%an !er%as 0ahaya %e retina. Su aya hal ini da at di0a ai$ ma%a daya re3ra%sinya harus diu!ah2u!ah sesuai den"an sinar yan" datan" sejajar atau di-er"en. Peru!ahan daya re3ra%si lensa dise!ut a%omodasi. #al ini da at di0a ai den"an men"u!ah len"%un"nya lensa terutama %ur-atura anterior. )ntu% mem3o%us%an 0ahaya yan" datan" dari jauh$ otot2otot siliaris rela%sasi$ mene"an"%an serat Donula dan mem er%e0il diameter antero osterior lensa sam ai u%urannya yan" ter%e0ilL dalam osisi ini$ daya re3ra%si lensa di er%e0il sehin""a !er%as 0ahaya ararel a%an ter3o%us %e retina. )ntu% mem3o%us%an 0ahaya dari !enda de%at$ otot siliaris !er%ontra%si sehin""a te"an"an Donula !er%uran". &a sul lensa yan" elasti% %emudian mem en"aruhi lensa menjadi le!ih s3eris diirin"i oleh daya !iasnya. &erjasama 3isiolo"i% antara %or us siliaris$ Donula dan lensa untu% mem3o%us%an !enda de%at %e retina di%enal se!a"ai a%omodasi. Seirin" den"an ertam!ahan usia$ %emam uan re3ra%si lensa erlahan2lahan a%an !er%uran". Se0ara 3isiolo"is lensa mem unyai si3at tertentu$ yaitu : %enyal atau lentur %arena meme"an" eranan ter entin" dalam a%omodasi untu% menjadi 0em!un"L en"lihatanL terleta% di jernih atau trans aran %arena di erlu%an se!a"ai media teta i le!ih lam!at$ %arenanya lensa menjadi !ertam!ah !esar lam!at2lam!at. &emudian terjadi %om resi dari serat2serat

tem atnya. @ensa da at mere3ra%si%an 0ahaya %arena inde%s re3ra%sinya$ se0ara normal se%itar /$4 ada !a"ian ten"ah dan /$3= ada !a"ian eri3er yan" !er!eda dari aMueous dan -itreous humor yan" men"elilin"inya. Pada %eadaan tida%

!era%omodasi$ lensa mem!eri%an %ontri!usi /82.0 D dari se%itar =0 D seluruh %e%uatan re3ra%si !ola mata manusia. Sisanya$ se%itar 40 D %e%uatan re3ra%si di!eri%an oleh udara dan %ornea. Pada 3oetus$ !entu% lensa ham ir s3eris dan lemah. Pada oran" de6asa lensanya le!ih adat dan !a"ian osterior le!ih %on-e%s. Proses s%lerosis !a"ian sentral lensa$ dimulai ada masa %ana%2%ana% dan terus !erlan"sun" se0ara erlahan2 lahan sam ai de6asa dan setelah ini roses !ertam!ah 0e at dimana nu%leus menjadi le!ih !esar dan %orte%s !ertam!ah ti is. Pada oran" tua lensa menjadi le!ih !esar$ le!ih "e en"$ 6arna %e%unin"2%unin"an$ %uran" jernih dan tam a% se!a"ai grey reflex atau senile reflex$ yan" serin" disan"%a %atara%$ adahal salah. &arena un roses s%lerosis ini$ lensa menjadi %uran" elastis dan daya a%omodasinya 40 tahun. III.&.! Pemeri2*aan Len*a Pemeri%saan lensa dila%u%an den"an menentu%an -isus$ emeri%saan den"an lam u !iasa$ enyinaran 3o%al$ slitlam $ o3talmos%o dahulu. III.$ KATARAK &atara% adalah %elainan menye!a!%an tajam en"lihatan ada lensa !eru a %e%eruhan lensa yan" enderita !er%uran". &ata %atara% !erasal dari III.$.& De4ini*i ada u il yan" dile!ar%an

!er%uran". &eadaan ini dise!ut res!io ia$ ada oran" Indonesia dimulai ada umur

Gunani katarraktes$ atau dalam !ahasa In""ris 9Natara0t: dan @atin 9Natara0ta: yan" !erarti air terjun$ %arena ada a6alnya %atara% di i%ir%an se!a"ai 0airan yan" men"alir dari ota% %e de an lensa. &atara% adalah setia %eadaan %e%eruhan 9o asitas: ada lensa yan" tida% da at men""am!ar%an o!ye% den"an jelas di retina$ yan" da at terjadi a%i!at hidrasi 9 enam!ahan 0airan: lensa$ denaturasi rotein lensa atau %edua2duanya.

3ambar '. Perbandingan /en*a n"rma/ dengan /en*a 1ang ter2ena 2atara2 III.$.$ Epidemi"/"gi *er!a"ai studi cross-sectional mela or%an re-alensi %atara% ada indi-idu !erusia =8274 tahun adalah se!anya% 80C dan menin"%at hin""a 70C ada indi-idu di atas 78 tahun. Di er%ira%an 82/0 juta indi-idu men"alami %erusa%an %atara% setia yan" le!ih tua. Di%etahui %e!utaan di Indonesia !er%isar /$8 C dari jumlah Indonesia. Dari an"%a terse!ut resentasi an"%a %e!utaan utama ialah : &atara% &elainan %ornea Penya%it "lau%oma &elainan re3ra%si &elainan retina &elainan nutrisi 0$78 C 0$/3 C 0$.0 C 0$/4 C 0$03 C 0$0. C endudu% en"lihatan a%i!at tahun 9Ne6ell$ /?8=:. Di )S+ sendiri ada 300. 000 O 400.000

e%stra%si mata tia tahunnya. Insiden tertin""i ada %atara% terjadi ada o ulasi

III.$.' Eti"/"gi a. Penye!a! alin" !anya% adalah a%i!at roses lanjut usia< de"enerasi$ yan" men"a%i!at%an lensa mata menjadi %eras dan %eruh. !. Di er0e at oleh 3a%tor lin"%un"an$ se erti mero%o%$ sinar ultra-iolet$ al%ohol$ %uran" -itamin E$radan" menahun dalam !ola mata$ olusi asa motor< a!ri% %arena men"andun" tim!al. 0. Nedera mata$ misalnya u%ulan %eras$ tusu%an !enda$ anas yan" tin""i$ !ahan %imia yan" merusa% lensa. d. Peradan"an<in3e%si ada saat hamil$ enya%it yan" diturun%an. e. Penya%it in3e%si tertentu dan enya%it meta!oli% misalnya dia!etes mellitus. 3. 7!at2o!at tertentu 9misalnya %orti%osteroid$ %loro%uin$ %lor romaDin$ er"otamine$ ilo%ar in: III.$.! Pat"4i*i"/"gi Pato"enesis %atara% !elum se enuhnya dimen"erti. 1alau un demi%ian$ ada lensa %atara% se0ara %ara%teristi% terda at a"re"at2a"re"at rotein yan" men"ham!ur%an !er%as 0ahaya dan men"uran"i trans araninya. Peru!ahan rotein lainnya a%an men"a%i!at%an eru!ahan 6arna lensa menjadi %unin" atau 0o%lat. Temuan tam!ahan mun"%in !eru a -esi%el di antara serat2serat lensa atau mi"rasi sel e itel dan em!esaran sel2sel e itel yan" menyim an". Sejumlah 3a%tor yan" didu"a turut !er eran dalam ter!entu%nya %atara%$ antara lain %erusa%an o%sidati3 9dari roses radi%al !e!as:$ sinar ultra-iolet dan malnutrisi. Se0ara umum ada dua roses ato"enesis %atara%$ yaitu : /. #idrasi Terjadi .. S%lerosis Sera!ut2sera!ut lensa yan" ter!entu% le!ih dahulu a%an terdoron" %e arah ten"ah sehin""a !a"ian ten"ah menjadi le!ih adat 9yan" dise!ut nu0leus:$ men"alami dehidrasi serta enim!unan %alsium dan i"men enim!unan %om osisi ioni% ada %orte%s lensa dan enim!unan 0airan di antara 0elah20elah sera!ut lensa

III.$.9 K/a*i4i2a*i &atara% da at di%lasi3i%asi%an menurut !e!era a as e%$ yaitu : /. *erdasar%an usia : a. &atara% %on"enital 9 terlihat ada usia di!a6ah / tahun : !. &atara% ju-enil 9 terlihat sesudah usia / tahun : 0. &atara% senile 9 setelah usia 80 tahun : .. Menurut lo%asi %e%eruhan lensa : a. Nu%lear !. &orti%al 0. Su!%a sular 9 osterior<anterior: jaran" 3. Menurut derajat %e%eruhan lensa : a. Insi ien !. Imatur 0. Matur d. #i ermatur 4. Menurut %e0e atan er%em!an"annya : a. Stationary !. Pro"ressi-e 8. Menurut enam a%an !iomi%ros%o is : a. @amellar !. Noralli3orm 0. Pun"tata =. Menurut etiolo"i : a. &atara% rimer !. &atara% se%under 7. Menurut %onsistensinya : a. &atara% luna% !. &atara% %eras

III.$.7 Katara2 +erda*ar2an U*ia a. Katara2 K"ngenita/ &atara% &on"enital %atara% yan" mulai terjadi se!elum atau se"era setelah lahir dan !ayi !erusia %uran" dari / tahun. &e%eruhan se!a"ian ada lensa yan" sudah dida at%an ada 6a%tu lahir umumnya tida% meluas dan jaran" se%ali men"a%i!at%an %eruhnya seluruh lensa. @eta% %e%eruhan ter"antun" ada saat mana terjadi "an""uan ada %ehidu an janin. Di!a"i menjadi . jenis : a. &atara% %a sulolenti%ular &atara% yan" men"enai %a sul dan %orte%s. !. &atara% lenti%ular &atara% yan" men"enai %orte%s atau nu%leus saja$ tan a disertai %e%eruhan %a sul. Dalam %ate"ori ini termasu% %e%eruhan lensa yan" tim!ul se!a"ai %ejadian rimer atau !erhu!un"an den"an enya%it i!u dan janin lo%al atau umum. &atara% %on"enital da at dalam !entu% %atara% lamelar atau Donular$ %atara% olaris sutural. Katara2 Lame/ar atau A"nu/ar Di dalam er%em!an"an em!riolo"i% ermulaan terda at er%em!an"an serat lensa ma%a a%an terlihat !a"ian lensa sentral yan" le!ih jernih. &emudian terda at serat lensa %eruh dalam %a sul lensa. &e%eruhan !er!atas te"as den"an !a"ian !ilateral. &atara% Donular terlihat se"era sesudah !ayi lahir. &e%eruhan da at menutu i seluruh 0elah u il$ !ila tida% dila%u%an dilatasi u il serin" da at men""an""u en"lihatan. eri3er teta !enin". &atara% lamelar ini mem unyai si3at herediter dan ditransmisi se0ara dominan$ %atara% !iasanya osterior 9 iramidalis osterior$ %utu! osterior:$ olaris anterior 9 iramidalis anterior$ %utu! anterior:$ %atara% inti 9%atara% nu%learis:$ dan %atara%

Aan""uan en"lihatan ada %atara% Donular ter"antun" ada derajat %e%eruhan lensa. *ila %e%eruhan san"at te!al sehin""a 3undus tida% da at terlihat ada emeri%saan o3talmos%o i ma%a erlu dila%u%an as irasi dan iri"asi lensa. Katara2 P"/ari* P"*teri"r &atara% olaris osterior dise!a!%an meneta nya selu!un" -as%ular lensa. &adan"2%adan" terda at arteri hialoid yan" meneta men"a%i!at%an %e%eruhan Katara2 P"/ari* Anteri"r Aan""uan terjadi lensa dalam ada saat %ornea !elum seluruhnya mele as%an er%em!an"an em!rional. #al ini ju"a men"a%i!at%an den"an mela%u%an em!edahan lensa. sehin""a ada lensa !a"ian !ela%an". Pen"o!atannya

terlam!atnya em!entu%an !ili% mata de an ada er%em!an"an em!rional. Pada %elainan yan" terda at di dalam !ili% mata de an yan" menuju %ornea sehin""a mem erlihat%an !entu% %e%eruhan se erti iramid. &atara% olaris anterior !erjalan tida% ro"resi3. Pen"o!atan san"at ter"antun" %eadaan %elainan. *ila san"at men""an""u tajam Katara2 Nu2/ear &atara% sema0am ini jaran" ditemu%an dan tam a% se!a"ai !un"a %aran". &e%eruhan terleta% di daerah nu%leus lensa. Serin" hanya meru a%an %e%eruhan !er!entu% titi%2titi%. Aan""uan terjadi ada 6a%tu %ehamilan 3 !ulan ertama. *iasanya !ilateral dan !erjalan tida% ro"resi3$ !iasanya herediter dan !ersi3at dominan. Tida% men""an""u tajam en"lihatan. Pen"o!atan$ !ila tida% men""an""u tajam en"lihatan ma%a tida% memerlu%an tinda%an. Katara2 Sutura/ en"lihatan atau tida% terlihatnya 3undus ada emeri%saan o3talmos%o i ma%a dila%u%an em!edahan.

&atara% sutural meru a%an %e%eruhan lensa ada daerah sutura 3etal$ !ersi3at statis$ terjadi !ilateral dan 3amilial. &arena leta% %e%eruhan ini tida% te at men"enai media en"lihatan ma%a ia tida% a%an men""an""u tinda%an. b. Katara2 .u#eni/ &atara% ju-enil adalah %atara% yan" luna% dan terda at ada oran" muda$ yan" mulai ter!entu%nya ada usia le!ih dari / tahun dan %uran" dari 80 tahun. Meru a%an %atara% yan" terjadi ada ana%2ana% sesudah lahir yaitu %e%eruhan lensa yan" terjadi ada saat masih terjadi er%em!an"an serat2serat lensa sehin""a !iasanya %onsistensinya lem!e% se erti !u!ur dan dise!ut se!a"ai so3t 0atara0t. *iasanya %atara% ju-enil meru a%an !a"ian dari suatu "ejala enya%it %eturunan lain. Pem!edahan dila%u%an !ila %atara%nya di er%ira%an a%an menim!ul%an am!lio ia. Tinda%an untu% mem er!ai%i tajam en"lihatan ialah em!edahan. e%erjaan Pem!edahan dila%u%an !ila tajam en"lihatan seduah men""an""u en"lihatan. *iasanya tida% dila%u%an

sehari2hari. #asil tinda%an em!edahan san"at !er"antun" ada usia enderita$ !entu% %atara% a a%ah men"enai seluruh lensa atau se!a"ian lensa a a%ah disertai %elainan lain ada saat tim!ulnya %atara%$ ma%in lama lensa menutu i media en"lihatan menam!ah %emun"%inan am!lio ia. :. Katara2 Seni/ &atara% senil adalah semua %e%eruhan lensa yan" terda at ada usia lanjut$ yaitu usia di atas 80 tahun %adan"2%adan" ada usia 40 tahun. Peru!ahan yan" tam a% ialah !ertam!ah te!alnya nu%leus den"an !er%em!an"nya la isan %orte%s lensa. Se0ara %linis$ roses %etuaan lensa sudah tam a% seja% terjadi en"uran"an %e%uatan a%omodasi lensa a%i!at mulai terjadinya s%lerosis lensa yan" tim!ul ada usia de%ade 4 dalam !entu% %eluhan res!io ia. Di%enal 3 !entu% %atara% senil$ yaitu %atara% nu%lear$ %orti%al$ dan su!%a sular osterior. Katara2 Nu2/ear

Inti lensa de6asa selama hidu !ertam!ah !esar dan menjadi s%leroti%. @ama %elamaan inti lensa yan" mulanya menjadi utih %e%unin"an menjadi 0o%elat dan %emudian menjadi %ehitaman. &eadaan ini dise!ut %atara% !runesen atau ni"ra.

3ambar !. Katara2 Nu2/ear Katara2 K"rti2a/ Pada %atara% %orti%al terjadi enyera an air sehin""a lensa menjadi 0em!un" dan terjadi mio isasi a%i!at eru!ahan inde%s re3ra%si lensa. Pada %eadaan ini enderita sea%an2a%an menda at%an %e%uatan !aru untu% melihat de%at ada usia yan" !ertam!ah.

3ambar 9. Katara2 K"rti2a/ Katara2 Sub2ap*u/ar P"*teri"r

&atara% su!%a sular osterior ini serin" terjadi ada usia yan" le!ih muda di!andin"%an ti e nu%lear dan %orti%al. &atara% ini terleta% di la isan osterior %orti%al dan !iasanya a;ial. Indi%asi a6al adalah terlihatnya "am!aran halus se erti elan"i di!a6ah slit lam ada la isan osterior %orti%al. Pada stadium lanjut terlihat "ranul dan la% ada %orte%s su!%a sul osterior ini. Aejala yan" di%eluh%an enderita adalah en"lihatan yan" silau dan enurunan en"lihatan di !a6ah sinar teran". Da at ju"a terjadi enurunan en"lihatan ada jara% de%at dan ter%adan" !e!era a asien ju"a men"alami di lo ia mono%ular.

3ambar 7. Katara2 Sub2a*pu/ar P"*teri"r &atara% Senil da at di!a"ai atas 4 stadium : &> Katara2 In*ipien &e%eruhan yan" tida% teratur se erti !er0a%2!er0a% yan" mem!entu% "eri"i dasar di eri3er dan daerah jernih mem!entu% "eri"i den"an dasar di eri3er dan daerah jernih di antaranya. &e%eruhan !iasanya teleta% di %orte%s anterior atau osterior. &e%eruhan ini ada umumnya hanya tam a% !ila u il dile!ar%an. Pada stadium ini terda at %eluhan olio ia %arena inde%s re3ra%si yan" tida% sama ada semua !a"ian lensa. *ila dila%u%an uji !ayan"an iris a%an ositi3. $> Katara2 Imatur

Pada stadium yan" le!ih lanjut$ terjadi %e%eruhan yan" le!ih te!al teta i tida% atau !elum men"enai seluruh lensa sehin""a masih terda at !a"ian2!a"ian yan" jernih ada lensa. Pada stadium ini terjadi hidrasi %orte%s yan" men"a%i!at%an lensa menjadi !ertam!ah 0em!un". Pen0em!un"an lensa ini a%an mem!eri%an eru!ahan inde%s re3ra%si dimana mata a%an menjadi mio i%. &e0em!un"an ini a%an men"a%i!at%an sehin""a !ili% mata de an a%an le!ih sem it. Pada stadium intumensen ini a%an mudah terjadi enyulit "lau%oma. )ji !ayan"an iris ada %eadaan ini ositi3. '> Katara2 Matur *ila roses de"enerasi !erjalan terus ma%a a%an terjadi en"eluaran air !ersama2sama hasil disinte"rasi melalui %a sul. Di dalam stadium ini lensa a%an !eru%uran normal. Iris tida% terdoron" %e de an dan !ili% mata de an a%an mem unyai %edalaman normal %em!ali. &adan" ada stadium ini terlihat lensa !er6arna san"at utih a%i!at ne"ati3. er%a uran menyeluruh %arena de osit %alsium. *ila dila%u%an uji !ayan"an iris a%an terlihat endoron"an iris %e de an

3ambar ). Katara2 Matur !> Katara2 Hipermatur

Meru a%an roses de"enerasi lanjut lensa sehin""a %orte%s men"%erut dan !er6arna %unin". +%i!at en"eri utan lensa dan men0airnya %orte%s$ nu%leus lensa ten""elam %e arah !a6ah 9%atara% mor"a"ni:. @ensa yan" men"e0il a%an men"a%i!at%an !ili% mata menjadi dalam. )ji !ayan"an iris mem!eri%an "am!aran seudo ositi3. +%i!at masa lensa yan" %eluar melalui %a sul lensa da at menim!ul%an enyulit !eru a u-eitis 3a%oto%si% atau "lau%om 3a%oliti%.

3ambar B. Katara2 Hipermatur Tabe/ &. Perbedaan Stadium Katara2 Seni/i* -i*u* Ke2eruhan Cairan Len*a Iri* +i/i2 Mata Depan Sudut +i/i2 Mata Shad"0 Te*t Pen1u/it In*ipien =<= (in"an Normal Normal Normal Normal Ne"ati3 2 Imatur P 9=<= O /<=0: Se!a"ian *ertam!ah Terdoron" Dan"%al Sem it Positi3 Alau%oma Matur PP 9/<3002/<Q: Seluruh Normal Normal Normal Normal Ne"ati3 2 Hipermatur PP 9/<3002/<Q: Masi3 *er%uran" Tremulans Dalam Ter!u%a Pseudo ositi3 )-eitis > Alau%oma

III.$.) Katara2 +erda*ar2an Eti"/"gi a. Katara2 Primer

&atara% rimer meru a%an %atara% yan" terjadi %arena roses enuaan atau de"enerasi$ !u%an %arena enye!a! yan" lain$ se erti enya%it sistemi% atau meta!oli%$ traumati%$ to%si%$ radiasi dan %elainan %on"enital. b. Katara2 Se2under &. Katara2 Metab"/i2 &atara% meta!oli% atau dise!ut ju"a %atara% a%i!at enya%it sistemi%$ terjadi !ilateral %arena !er!a"ai "an""uan sistemi% !eri%ut ini : dia!etes melitus$ hi o%alsemia 9oleh se!a! a a un:$ de3isiensi "iDi$ distro3i miotoni%$ dermatitis ato i%$ "ala%tosemia$ dan sindrom @o6e$ 1erner$ serta Do6n. $. Katara2 Traumati2 &atara% traumati% alin" serin" dise!a!%an oleh trauma !enda asin" ada lensa atau trauma tum ul ada !ola mata. Peluru sena an an"in dan etasan meru a%an enye!a! yan" serin"L enye!a! lain yan" le!ih jaran" adalah ana% anah$ !atu$ %ontusio$ ajanan !erle!ih terhada anas 9glassblowers cataract:$ dan radiasi @ensa menjadi en"ion. Di dunia industri$ tinda%an

en"amanan ter!ai% adalah se asan" %a0amata elindun" yan" !ermutu !ai%. utih se"era setelah masu%nya !enda asin" %arena e%erja lu!an" ada %a sul lensa menye!a!%an humor aMueous dan %adan"2%adan" -itreus masu% %e dalam stru%tur lensa. Pasien serin" %ali adalah industri yan" e%erjaannya memu%ul%an !aja %e !aja lain. Se!a"ai 0ontoh$ oton"an %e0il alu !aja da at menem!us %ornea dan lensa den"an %e0e atan yan" san"at tin""i lalu tersan"%ut di -itreus atau retina. '. Katara2 K"mp/i2ata Penya%it intrao%ular atau menim!ul%an %atara% enya%it di !a"ian tu!uh yan" lain da at Penya%it intrao%ular yan" serin" %om li%ata.

menye!a!%an %e%eruhan ada lensa ialah iridosi%litis$ "lu%oma$ a!lasi retina$ mio ia tin""i dan lain2lain. &atara%2%atara% ini !iasanya unilateral. Pada u-eitis$ %atara% tim!ul ada su!%a sul osterior a%i!at "an""uan meta!olisme lensa !a"ian !ela%an". &e%eruhan ju"a da at terjadi ada tem at

iris mele%at den"an lensa 9sine%ia men"enai seluruh lensa. Alau%oma

osterior: yan" da at !er%em!an"

ada saat seran"an a%ut da at men"a%i!at%an "an""uan un"tata su!%a sular

%eseim!an"an 0airan lensa su!%a sul anterior. *entu% %e%eruhan ini !eru a titi%2titi% yan" terse!ar sehin""a dinama%an %atara% diseminata anterior atau da at dise!ut menurut ter%ontrol. +!lasio dan mio ia tin""i ju"a da at menim!ul%an %atara% %om li%ata. Pada %atara% %om li%ata yan" men"enai satu mata dila%u%an tinda%an !edah !ila %e%eruhannya sudah men"enai seluruh !a"ian lensa atau !ila enderita memerlu%an en"lihatan !ino%ular atau %osmeti%. ,enis tinda%an yan" dila%u%an e%stra%si linear atau e%stra%si lensa e%stra%a sular. Iride%tomi total le!ih !ai% dila%u%an dari eri3er. &atara% yan" !erhu!un"an den"an enya%it umum men"enai %edua mata$ 6alau un %adan"2%adan" tida% !ersamaan. &atra% ini !iasanya !tim!ul ada usia yan" le!ih muda. &elainan umum yan" da at menim!ul%an %atara% adalah dia!etes melitus$ hi o aratiroid$ miotonia distro3ia$ tetani in3antil dan lain2lain. Dia!etes melitus menim!ul%an %atara% yan" mem!eri%an "am!aran %has yaitu %e%eruhan yan" terse!ar halus se erti te!aran %a as di dalam masa lensa. Pada hi o aratiroid a%an terlihat %e%eruhan yan" mulai !ela%an" lensa$ sedan" !. Katara2 T"2*i2 &atara% to%si% atau dise!ut ju"a %atara% terindu%si o!at$ se erti o!at %orti%osteroid sistemi% atau un to i%al yan" di!eri%an dalam 6a%tu lama$ er"ot$ na3talein$ dinitro3enol$ tri aranol$ anti%olinesterase$ %lor romaDin$ ada de"enerasi ada lensa yan" men"enai seluruh la is lensa. ada dataran enya%it umum lain a%an terlihat tanda ada iride%tomi enemunya %atara% Ro"t.

&atara% ini !ersi3at re-ersi!el dan da at hilan" !ila te%anan !ola mata sudah

mioti%$ !usul3an. 7!at2o!at terse!ut da at menye!a!%an terjadinya %e%eruhan lensa. 9. Katara2 I2utan ;membran *e2under> &atara% i%utan meru a%an %e%eruhan %a sul osterior yan" terjadi setelah e%stra%si %atara% e%stra%a sular a%i!at ter!entu%nya jarin"an 3i!rosis ada sisa lensa yan" tertin""al$ alin" 0e at %eadaan ini terlihat sesudah . hari as0a e%stra%si e%tra%a sular. E itel lensa su!%a sular yan" tersisa mun"%in men"indu%si re"enerasi serat2serat lensa$ mem!eri%an "am!aran telur i%an ada %a sul osterior 9mutiara Els0hni":. @a isan e itel !er roli3erasi terse!ut da at mem!entu% !anya% la isan dan menim!ul%an %e%eruhan yan" jelas. Sel2sel ini mun"%in ju"a men"alami di3erensiasi mio3i!ro!lasti%. &ontra%si serat2serat terse!ut menim!ul%an !anya% %erutan %e0il di %a sul osterior$ yan" menim!ul%an distorsi en"lihatan. Semua 3a%tor ini da at menye!a!%an enurunan %etajaman en"lihatan setelah e%stra%si %atara% e%stra%a sular. &atara% i%utan meru a%an suatu masalah !esar ada ham ir semua asien ediatri%$ %e0uali !ila %a sul osterior dan -itreus anterior dian"%at ada saat o erasi. Dulu$ hin""a seten"ah dari semua asien de6asa men"alami %e%eruhan %a sul osterior setelah men"alami e%stra%si %atara% e%stra%a sular. Namun$ tehni% !edah yan" sema%in !er%em!an" dan materi lensa intrao%ular yan" !aru mam u men"uran"i insiden %e%eruhan %a sul osterior se0ara nyata. III.$.B 3e5a/a K/ini* &atara% !er%em!an" se0ara erlahan dan tida% menim!ul%an nyeri disertai "an""uan en"lihatan yan" mun0ul se0ara !ertaha . a: !: 0: d: e: Pen"lihatan %a!ur dan !er%a!ut 'oto3o!ia Pen"lihatan "anda &esulitan melihat di 6a%tu malam Serin" !er"anti %a0amata

3: ":

Perlu eneran"an le!ih teran" untu% mem!a0a Se erti ada titi% "ela dide an mata

3ambar ?. Perbedaan mata *ehat dengan mata 2atara2

Aejala %linis %atara% menurut tem at terjadinya sesuai anatomi lensa : a. &atara% Inti<Nu0lear Menjadi le!ih ra!un jauh sehin""a mudah melihat de%at$ dan untu% melihat de%at mele as %a0a mata nya Pen"lihatan mulai !ertam!ah %a!ur atau le!ih men"unin" $ lensa a%an le!ih 0o%lat Menyetir malam silau dan su%ar

!. &atara% &orti%al &e%eruhan utih dimulai dari te i lensa dan !erjalan %eten"ah sehin""a men""an""u en"lihatan Pen"lihatan jauh dan de%at ter"an""u Pen"lihatan merasa silau dan hilan"nya en"lihatan %ontra

0. &atara% Su!s0a ular

&e%eruhan %e0il mulai di!a6ah %a sul lensa$ te at jalan sinar masu% Da at terlihat ada %edua mata Men""an""u saat mem!a0a Mem!eri%an %eluhan silau dan halo atau 6arna se%itar sum!er 0ahaya Men""an""u en"lihatan

III.$.? Diagn"*i* Dia"nosis %atara% da at dite"a%%an !erdasar%an anamnesis dan emeri%saan o3talmolo"i. a. +namnesis Pada anamnesis dida at%an adanya %eluhan yan" meru a%an "ejala utama yaitu : Pen"lihatan yan" !eran"sur2an"sur mem!uru% atau !er%uran" dalam !e!era a !ulan atau tahun meru a%an "ejala utama. Penurunan %etajaman en"lihatan se0ara ro"resi3 9"ejala utama %atara%:. Mata tida% merasa sa%it$ "atal atau merah. Aam!aran umum "ejala %atara% yan" lain$ yaitu : !er%a!ut$ !erasa $ en"lihatan tertutu 3ilm. Peru!ahan daya lihat 6arna. Aan""uan men"endarai %endaraan ada malam hari$ lam u !esar

san"at menyilau%an mata. @am u dan matahari san"at men""an""u %arena silau. Serin" meminta "anti rese %a0amata. Pen"lihatan "anda. Menjadi !ai% untu% melihat de%at ada asien ra!un de%at 9hi ermetro ia:. !. Pemeri%saan o3talmolo"i 2 2 Pemeri%saan -isus atau %etajaman en"lihatan Melihat lensa melalui senter tan"an$ %a0a em!esar Den"an enyinaran mirin" 948o dari oros mata: da at dinilai %e%eruhan lensa den"an men"amati le!ar in""ir iris ada lensa yan" %eruh 9 iris shadow:. *ila leta% !ayan"an jauh dan !esar !erarti %atara%nya imatur$ sedan" !ayan"an %e0il dan de%at den"an u il terjadi ada %atara% matur. 2 Slit lam

Pemeri%saan den"an men""una%an slit lam tida% hanya dituju%an untu% melihat adanya %e%eruhan ada lensa$ teta i ju"a untu% melihat stru%tur o%ular yan" lain se erti %onjun"ti-a$ %ornea$ iris dan se"men anterior lainnya. 2 Pemeri%saan o3talmos%o $ se!ai%nya den"an u il !erdilatasi. Pemeri%saan ini harus dila%u%an terutama ada %atara% imatur dimana %ita harus meluhat %eadaan 3undus. #al O hal yan" erlu erhatian %husus: Tajam en"elihatan %adan" serin" masih san"at !ai% ada %atara% !runesen$ 6alau un terlihat %e%eruhan sudah adat ada nu%leusnya. Pen"elihatan yan" nyata !er%uran" ada mio ia tin""i 6alau un %atara% yan" terlihat !elum !erarti. #al ini mun"%in dise!a!%an %elainan ma%ula lutea. III.$.&% Penata/a2*anaan a> Katara2 K"ngenita/ &atara% %on"enital meru a%an %atara% yan" terjadi seja% !ayi dalam %andun"an dan se"era da at terlihat sesudah !ayi lahir. &orte%s dan nu%leus lensa mata !ayi mem unyai %onsistensi yan" 0air. *ila %e%eruhan lensa sudah demi%ian !erat sehin""a 3undus !ayi sudah tida% da at dilihat ada 3undus%o i ma%a untu% men0e"ah am!lio ia dila%u%an em!edahan se0e atnya. &atara% %on"enital sudah da at dila%u%an em!edahan ada usia . !ulan ada satu mata. Palin" lam!at yan" lainnya sudah dila%u%an em!edahan !ila !ayi !erusia . tahun. Se%aran" dila%u%an em!edahan lensa ada %atara% %on"enital den"an mela%u%an di sisi lensa$ den"an menyayat %a sul anterior lensa dan men"hara %an masa lensa yan" 0air %eluar !ersama a%uos humor atau di3a"ositosis oleh ma%ro3a". *iasanya sesudah !e!era a 6a%tu terjadi enyera an sem urna masa lensa sehin""a tida% terda at lensa la"i$ %eadaan ini dise!ut a3a%ia.

Penyulit di sisi lensa Masa lensa yan" telah %eluar dari %a sulnya meru a%an !enda asin" untu% jarin"an mata sehin""a menim!ul%an rea%si radan" terhada masa lensa tu!uh sendiri yan" dise!ut u-eitis 3a%oana3ila%ti%. &adan"2%adan" massa lensa yan" %eluat ini men"a%i!at%an enyum!atan jalan %eluar a%uos humor ada sudut !ili% mata sehin""a terjadi em!endun"an a%uos humor di dalam !ola mata yan" a%an men"a%i!at%an nai%nya te%anan !ola mata yan" dise!ut "lau%oma se%under. *ila sisa lensa tida% disera seluruhnya dan menim!ul%an jarin"an 3inrosis a%an terjadi %atara% se%under. &atra% se%under yan" %e0il 6alau un terleta% di de an u il da at tida% a%an men""an""u tajam en"lihatan. &adan"2%adan" %atara% se%under ini san"at te!al sehin""a men""an""u erlihatan ma%a dalam %eadaan demi%ian da at dila%u%an di sisi lensa. b> Pembedahan Katara2 Seni/ Pen"o!atan ada %atara% adalah em!edahan. )ntu% menentu%an 6a%tu en"lihatan dan %a an %atara% da at di!edah ditentu%an oleh %eadaan tajam

!u%an oleh hasil emeri%saan. Pem!edahan dila%u%an ji%a enderita tida% da at melihat den"an !ai% den"an !antuan %a0amata untu% mela%u%an %e"iatan sehari2 hari. *e!era a enderita mun"%in merasa en"lihatannya le!ih !ai% hanya den"an men""anti %a0amatanya atau men""una%an %a0amata !i3o%us yan" le!ih %uat. ,i%a %atara% tida% men""an""u !iasanya tida% erlu dila%u%an em!edahan. Di"una%an nama insi ien$ imatur$ dan hi ermatur didasar%an atas %emun"%inan terjadinya enyulit yan" da at terjadi. *ila ada stadium imatur terjadi "lau%oma ma%a se0e atnya dila%u%an en"eluaran lensa 6alau un %e%eruhan lensa !elum total. Demi%ian ula ada %atara% matur dimana !ila masu% %e dalam stadium lanjut hi ermatur ma%a enyulit mun"%in a%an tam!ah !erat dan se!ai%nya ada stadium matur sudah dila%u%an tinda%an em!edahan. E%stra%si lensa se!enarnya suatu tinda%an yan" sederhana$ namun resi%onya !erat. &esalahan ada tinda%an em!edahan atau terjadinya in3e%si a%an men"a%i!at%an hilan"nya en"lihatan tan a da at di er!ai%i la"i. Pem!edahan

!iasanya den"an anestesi lo%al. #anya ada ana% %e0il$ oran"2oran" yan" tida% tenan"$ neurosis atau ta%ut dila%u%an dalam nar%osa umum. Pem!edahan %atara% senil di%enal . !entu% yaitu : /. Intracapsular Cataract Extraction 9INNE: atau e%stra%si intra%a sular. E%stra%si %atara% intra%a sular meru a%an tinda%an umum %atara% senil %arena !ersamaan den"an ada roses de"enerasi lensa ju"a

terjadi de"enerasi Donula Einn sehin""a den"an memutus%an Donula ini den"an menari% lensa$ ma%a lensa da at %eluar !ersama2sama den"an %a sul lensa. .. Extracapsular Cataract Extraction 9ENNE: atau e%stra%si e%stra%a sular. &atara% e%stra%si e%stra%a sular dila%u%an den"an mero!e% %a sul anterior lensa dan men"eluar%an lensa dan %orte%s lensa. Dila%u%an ada %atara% senil !ila tida% mun"%in dila%u%an intra%a sular misal ada %eadaan terda atnya !anya% sine%ia osterior !e%as suatu u-eitis sehin""a !ila %a sul ditari% a%an men"%i!at%an enari%an %e ada iris yan" a%an menim!ul%an erdarahan. E%stra%a sular serin" dianjur%an ada %atara% den"an mio ia tin""i untu% men0e"ah men"alirnya !adan %a0a yan" 0air %eluar$ den"an menin""al%an %a sul osterior untu% menahannya. Pada saat ini ada %atara% senil untu% men0e"ah e%stra%a sular le!ih dianjur%an de"enerasi ma%ula as0a !edah. Nara lain men"eluar%an lensa yan" %eruh adalah yan" %eruh adalah den"an hacoemulsification$ yaitu den"an terle!ih dahulu men"han0ur%an masa lensa den"an "elom!an" suara 3re%uensi tin""i 940.000 M#D:$ dan masa lensa yan" sudah se erti !u!ur dihisa melalui sayatan yan" le!arnya 0u%u 3.. mm. )ntu% memasu%%an lensa intrao%ular yan" da at dili at 93olda!le I7@: lu!an" sayatan tida% sele!ar sayatan ada e%stra%si %atara% e%stra%a sulat. &euntun"an !edah den"an sayatan %e0il ini adalah enyem!uhan yan" le!ih 0e at dan indu%si terjadinya asti"matismat a%an le!ih %e0il.

3ambar &%. Phacoemulsification

&euntun"an dari metode ini antara lain: Insisi yan" dila%u%an %e0il$ dan tida% di erlu%an !enan" untu% menjadhit %arena a%an menutu sendiri. #al ini a%an men"uran"i resi%o terjadinya enin"%atan te%anan intrao%uli selama asti"matisma$ dan rasa adanya !enda asin" yan" menem el setelah o erasi. #al ini ju"a a%an men0e"ah Ne at menyem!uh. Stru%tur mata teta stru%tur mata. 7 erasi %atara% serin" dila%u%an dan !iasanya aman. Setelah em!edahan serin" se%ali terjadi in3e%si atau erdarahan ada mata yan" !isa menye!a!%an "an""uan en"lihatan yan" serius. )ntu% men0e"ah in3e%si$ men"uran"i enyem!uhan$ !e!era a min""u setelah erdarahan$ atau mem er0e at inta%$ %arena insisi yan" %e0il tida% mem en"aruhi em!edahan$ yan" ju"a men"uran"i resi%o erdarahan.

em!edahan di!eri%an tetes mata atau sale . )ntu% men"hindari mata dari 0edera$ asien se!ai%nya men""una%an %a0amata atau elindun" mata yan" ter!uat dari lo"am sam ai lu%a em!edahan !enar2!enar sem!uh. Persia an !edah %atara% Dila%u%an emeri%saan tajam en"lihatan$ )ji +nel$ Tonometri dari ada atau tida% adanya in3e%si di se%itar mata. Pemeri%saan %eadaan umum enderita se!ai%nya sudah ter%ontrol "ula darah$ te%anan darah selain enderita sudah di eri%sa aru untu% men0e"ah %emun"%inan !atu% ada saat em!edahan atau as0a !edah. III.$.&& K"mp/i2a*i /. &om li%asi Intra 7 erati3 Edema %ornea$ N7+ dan"%al$ ru tur %a sul anterior$ erdarahan atau e3usi su ra%oroid$ erdarahan su ra%oroid e%s lusi3 dll .. &om li%asi Dini as0a 7 erati3 N7+ dan"%al %arena %e!o0oran lu%a dan tida% seim!an"nya antara 0airan yan" %eluar dan masu%$ adanya ele asan %oroid$ !lo0% u il dan siliar$ edema stroma dan e itel$ hi otonus$ !ro6n2M0@ean Syndrome 9edema %ornea eri3er den"an daerah sentral yan" !ersih alin" serin": (u tur %a sul -itreous Prola s iris$ umunya dise!a!%an %arena enjahitan lu%a insisi yan" tida% ade%uat yan" da at menim!ul%an %om li%asi se erti endo3talmitis. enyem!uhan lu%a yan" tida% sem urna$ asti"matismus$ u-eitis anterior %roni%$ dan osterior yan" men"a%i!at%an rola s

Perdarahan yan" !isa terjadi !ila iris ro!e% saat mela%u%an insisi.

3. &om li%asi @am!at Pas0a 7 erati3 +!lasio retina Endo3talmitis %roni% yan" tim!ul %arena or"anisme den"an -irulensi rendah yan" ter eran"%a %anton" %a suler III.$.&$ Pr"gn"*i* Pro"nosis en"lihatan untu% asien ana%2ana% yan" memerlu%an em!edahan tida% se!ai% ro"nosis untu% asien %atara% senilis. +danya am!lio ia dan %adan"2 %adan" anomali sara3 o ti%us atau retina mem!atasi tin"%at en0a aian en"lihatan ada %elom o% asien ini. Pro"nosis untu% er!ai%an %etajaman en"lihatan setelah o erasi alin" !uru% ada %atara% %on"enital unilateral dan alin" !ai% ada %atara% %on"enital !ilateral in%om lit yan" ro"resi3 lam!at. Sedan"%an ada %atara% senilis ji%a %atara% da at den"an 0e at terdete%si serta menda at%an en"o!atan dan em!edahan %atara% yan" te at ma%a ?8 C enderita da at melihat %em!ali den"an normal. III.$.&' Pen:egahan )mumnya %atara% terjadi !ersamaan den"an !ertam!ahnya umur yan" tida% da at di0e"ah. Pemeri%saan mata se0ara teratur san"at erlu untu% men"etahui adanya %atara%. *ila telah !erusia =0 tahun se!ai%nya mata di eri%sa setia tahun. Pada saat ini da at dija"a %e0e atan !er%em!an"nya %atara% den"an : Tida% mero%o%$ %arena mero%o% da at menin"%at%an radi%al !e!as dalam tu!uh$ sehin""a risi%o %atara% da at !ertam!ah. Pola ma%an yan" sehat$ mem er!anya% %onsumsi !uah dan sayur. @indun"i mata dari sinar matahari$ %arena sinar )R men"a%i!at%an %atara% ada mata. Post Na sul 7 a0ity$ yan" terjadi %arena %a sul osterior lemah mal3ormasi intrao%uler$ jaran" terjadi. dalam

Menja"a %esehatan tu!uh dari enya%it se erti %en0in" manis dan enya%it lainnya.

DA,TAR PUSTAKA

/. Ilyas$Sidharta. !atarak "ensa #ata !eruh. Alosari Sino sis. Nera%an &edua. *alai Pener!itan '&)I. ,a%arta. .007. .. Ilyas$ SidhartaL Mailan"%ayL Taim$ #ilmanL Saman$(amanL Simarmata$Monan"L 1idodo$Pur!o. Ilmu enyakit #ata untuk dokter umum dan mahasiswa kedokteran. Edisi %edua. Sa"un" Seto. ,a%arto. .00.. 3. Ilyas$ Sidharta. Ilmu enyakit #ata. Edisi %eti"a. *alai Pener!itan '&)I. ,a%arta. .00=. 4. Rau"han$ DanielL +s!ury$ TaylorL (iordan2E-a$ Paul. $ftalmologi %mum. Edisi /7. EAN. ,a%arta. .008.

8. Ilyas$ Sidharta$ d%%. Ilmu Seto. ,a%arta. .00..

enyakit #ata untuk &okter %mum dan #ahasiswa

!edokteran. Perhim unan Do%ter S esialis Mata Indonesia. Pener!it : Sa"un" =. 7l-er ,$ Nassidy @. $pthalmology at ' (lance. #on"%on" : SNP *est2set Ty esetter @imited. .008. 3=2?. 7. Ri0tor R. Natara0t Senile. Tersedia di : htt :<<666.emedi0ine.0om. Diam!il tan""al .0 No-em!er .0/3. 8. Natara0ts. Tersedia di htt :<<666.nort6esteye0lini0.0om. Diam!il tan""al .0 No-em!er .0/3.