Anda di halaman 1dari 7

DASAR ELEKTRO : PENGETAHUAN DASAR TENTANG KOMPONEN ELEKTRONIKA Bagi para pemula yang hobi dan ingin belajar

elektronika tentunya harus tau jenis jenis komponen dan fungsinya..meskipun belum ahli juga seberapa yang saya tau akan saya sampaikan disini terutama buat adik2 yang masih sekolah menengah atau bahkan yang masih di bangku smp yang ingin belajar silahkan yang bermanfaat diambil pengetahuanya.langsung saja disini akan saya berikan beberapa contoh komponen elektronika sederhana diantaranya 1. RESISTOR (atau biasa disebut tahanan)bentuknya seperti ini

fungsinya adalah untuk mengurangi atau menyesuaikan tegangan yang dibutuhkan untuk menuju komponen yang lain.bisa juga untuk menghambat atau mengurangi gelombang suara pada rangkaian penguat audio 2. Elektrolit Condensator ( Elco)

Fungsinya adalah untuk menampung tegangan atau menghaluskan tegangan yang masih berupa getaran listrik contoh yang dihasilkan oleh trafo yang baru melewati dioda..tegangan yang dimasukkan kedalam elco harus sesuai dengan spesifikasi yang tertulis pada elco tersebut.misal 1000mf/25 volt..tegangan yang dimasukkan harus kurang dari 25 volt karena kalau lebih bisa mengakibatkan rusaknya elco atau meleduk..kalau code 1000mf nya adalah ukuran kemampuan elco tersebut dalam menampung tegangan yang diukur dg satuan mf(microfarad) semakin kecil angkanya daya tampungnya juga semakin kecil begitu juga sebaliknya 3.DIODA Dalam keterangan komponen dioda ada beberapa jenis dioda yang fingsinya berbeda beda contoh ini dioda untuk menyearahkan tegangan pada rangkaian regulator tranformer berfungsi mengubah tegangan AC(bolak balik) menjadi tegangan searah.bagian ujung yang polos disebut anoda dan bagian ujung yang bergelang putih disebut katoda.. tegangan positf hanya

bisa melewati dioda dari anoda ke katoda jika dibalik tidak bisa..kalu tegangan negatif sebaliknya

kalau yang ini dioda zener yang fungsinya untuk membatasi tegangan sesuai dengan kebutuhan rangkaian berikutnya adapun keluaran tegangan yang dihasilkan sesuai dengan angka yang tertera pada badan dioda tersebut,,biasanya dipasangkan setelah komponen resistor,karena kalau dipasang pada sumber tegangan langsung akan terabakar

gambar disamping juga termasuk dioda yang biasa kita tau namanya lampu LED (Light Eighting Diode) 4. TRANSISTOR Transistor terdiri dari banyak sekali jenis dan fungsnya dan saya sendiri tidak hafal untuk fungsinya, tapi akan saya share beberapa jenis

ini contoh beberapa bentuk transistor,,untuk fungsinya macam macam, ada yang digunakan untuk regulator tegangan,,ada yang untuk penguat suara..ada yang untuk saklar tegangan dan

lain2 sesuai dg karakter jenis dan code seri nya kalau pengin tahu spesifikasi lengkap silahkan cari di www.alldatasheet.com 5. I C (Integrated Circuit)

jenis dan fungsinya sangat banyak sesuai dengan code yang tertera...spesifikasinya juga banyak di www.alldatasheet.com 6. POTENSIO/VR (Variable resistor)

Fungsinya untuk mengatur atau membatasi tegangan yang berskala kecil atau membatasi atau mengatur gelombang suara dalam rangkaian penguat audio..dan bisa diubah ubah nilainya dengan memutar tuas atau bagian tengah dengan oben

TRANSISTOR Pengertian dan Jenis Transistor | Transistor Merupakan komponen elektronika yang terdiri dari tiga lapisan semikonduktor, diantaranya contoh NPN dan PNP. Transistor mempunyai tiga kaki yang disebut dengan Emitor (E), Basis/Base (B) dan Kolektor/collector (C). Fungsi Transistor antara lain : 1. 2. 3. 4. 5. Sebagai penguat arus, tegangan dan daya (AC dan DC) Sebagai penyearah Sebagai mixer Sebagai osilator Sebagai switch

Bentuk FisikTransistor

Transistor PNP dan Simbol

Transistor NPN dan Simbol Cara menguji transistor dengan Ohmeter, Perhatiakan tabel hasil pengujian :

Kesimpulan menentukan kaki basis,emitor dan kolektor dengan hail pengujian pada tabel sebagai berikut :

Dari hasil tabel ditemukan bahwa kaki I adalah kaki Basis, dimana selama pengukuran harus ada kaki acuan (patokan) dan menunjukkan gejala ON, ON kemudian bila dibalik polaritasnya menunjukkan gejala OFF, OFF maka kaki basis ON pada saat dipasang polaritas negative atau OFF saat dipasang polaritas positif maka jenis transistor adalah PNP. Sedangkan untuk menentukan kaki emitor dan kolektor, kita harus menghitung nilai hambatan yang dimiliki oleh emitor dan kolektor. Apabila kaki II hambatannya lebih besar dari kaki III maka dapat kita simpulkan bahwa kaki II merupaka kolektor dan kaki III merupakan emitor.

Transistor mempunyai 3 jenis yaitu : 1. Uni Junktion Transistor (UJT) 2. Field Effect Transistor (FET) 3. MOSFET 1. Uni Junktion Transistor (UJT)

Uni Junktion Transistor (UJT) adalah transistor yang mempunyai satu kaki emitor dan dua basis. Kegunaan transistor ini adalah terutama untuk switch elektronis. Ada Dua jenis UJT ialah UJT Kanal N dan UJT Kanal P. 2. Field Effect Transistor (FET)

Beberapa Kelebihan FET dibandingkan dengan transistor biasa ialah antara lain penguatannya yang besar, serta desah yang rendah. Karena harga FET yang lebih tinggi dari transistor, maka hanya digunakan pada bagian-bagian yang memang memerlukan. Bentuk fisik FET ada berbagai macam yang mirip dengan transistor.

Jenis FET ada dua yaitu Kanal N dan Kanal P. Kecuali itu terdapat pula macam FET ialah Junktion FET (JFET) dan Metal Oxide Semiconductor FET (MOSFET). 3. MOSFET

Bentuk Fisik Mosfet MOSFET (Metal Oxide Semiconductor FET) adalah suatu jenis FET yang mempunyai satu Drain, satu Source dan satu atau dua Gate. MOSFET mempunyai input impedance yang sangat tinggi. Mengingat harga yang cukup tinggi, maka MOSFET hanya digunakan pada bagian bagian yang benar-benar memerlukannya. Penggunaannya misalnya sebagai RF amplifier pada receiver untuk memperoleh amplifikasi yang tinggi dengan desah yang rendah.

Simbol MOSFET Dalam pengemasan dan perakitan dengan menggunakan MOSFET perlu diperhatiakan bahwa komponen ini tidak tahan terhadap elektrostatik, mengemasnya menggunakan kertas timah, pematriannya menggunakan jenis solder yang khusus untuk pematrian MOSFET. Seperti halnya pada FET, terdapat dua macam MOSFET ialah Kanal P dan Kanal N.

KAPASITOR