Anda di halaman 1dari 1

PANCASILA DAN DEMOKRASI INDONESIA

Dalam era orde reformasi sekarang ini, sistem demokrasi di Indonesia sudah tidak berjalan lagi dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus yang melibatkan para petinggi negara, yang lebih memetingkan kepentingan pribadi atau kelompoknya dibanding kepentingan bangsa ini secara keseluruhan. Dimana hal tersebut akan menyebabkan ancaman disintegrasi dalam relasi sosial-politis yang berujung munculnya diskonektivitas antara rakyat pada satu pihak dan para penyelenggara negara pada lain pihak. Sehingga bisa digambarkan demokrasi Indonesia saat ini bagaikan seorang musafir tengah berada dijalan berliku dan terjal yang tidak tahu kemana arah dan tujuannya. Semua ini bisa kita akhiri yaitu dengan cara memfungsikan kembali pancasila sebagai ideologi nasional yang akan menjadi dasar kehidupan bangsa Indonesia mencari kemerdekaan yang bebas dari dan bukan bebas untuk. Karena pancasila mengandung sifat inklusif dan nondiskriminatif dimana rumusannya itu sendiri terdiri dari nilai-nilai budaya yang dipadatkan menjadi sebuah teks yang kiranya bisa selalu ditafsir secara kreatif dari waktu ke waktu untuk menemukan solusi yang tepat bagi persoalan-persoalan yang tengah menghimpit bangsa ini. Dalam pancasila tidak ada kata mayoritas dan minoritas, semua adalah satu

kesatuan yang memiliki kesamaan dan kebebasan tidak hanya hak tapi juga kewajiban untuk bertanggung jawab. Dan prinsip perikemanusiaan merupakan pegangan utama yang melintas batas-batas suku dan bangsa. Sehingga semua masalah kontemporer yang membelit bangsa kita ini bisa diselesaikan dengan baik dan demokrasi di Indonesia bisa kembali berjalan dengan mestinya sesuai dengan pengertian demokrasi yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Kesimpulannya saya setuju dengan milto seran, bahwa bangsa Indonesia harus mengembalikan fungsi pancasila sebagai ideologi nasional dan dasar kehidupan bangsa Indonesia. Karena nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila sampai kapan pun akan terus relevan menjadi pedoman kehidupan bangsa Indonesia, sehingga cita-cita yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 bisa terwujud.

Anda mungkin juga menyukai