Anda di halaman 1dari 5

Tema : ibuku idolaku

Mamaku Idolaku
Sejak kecil sampai sekarang ini aku dibesarkan oleh mamaku sendiri. Aku dan mama hanyalah seorang manusia biasa yang sering berinteraksi satu sama lainya. Kami sering bertukar pikiran tentang segala hal.Tapi anehnya aku dan mama selalu berbeda pendapat soal penampilan seperti pakaian dan yang liannya. Aku juga selalu kalah pendapat dan akhirnya aku selalu mengalah. Sebelnya mama itu selalu memaksakan kehendaknya sendiri tanpa ngomong dulu padaku. Tapi sudahlah. Aku harus mengalah, aku kan cuma numpang hidup doang sampai aku bisa hidup mandiri. Walaupun keras kepala mama selalu sayang padaku sampai sekarang ini. Bila aku sedang ngerumpi dengan teman temanku, aku selalu mendengarkan mereka tentang ibunya. Tampaknya ibu mereka selalu memberikan apa yang mereka mau. Tak seperti mamaku. Boro boro ngasih sesuatu, ngucapin sayang aja ga pernah. !ama selalu cuek bebek, keras kepala dan ga pernah perhatian. Kalau aku pengen sesuatu, aku harus bekerja keras dan merayu abis aisan. Tapi untunglah ada papa yang selalu sayang dan memberikan perhatian kepadaku. Ada yang aku suka dari mama. !ama selalu bekerja keras dan selalu optimis dalam hidupnya. "a tak pernah ragu dengan keputusan yang ia ambil sendiri. Kadang aku kagum pada sikap mama yang seperti ini. #uga bila mama sedang marah, mama tak pernah memperlihatkan kemarahanya pada ku. !ama juga selalu ceria dan tak ada kesedihan diguratan $ajah cantiknya. %an aku suka sekali pada masakan yang dipasak oleh mama. &asanya seperti masakan di &estoran terkenal. Aku punya seorang kakak dan seorang adik. Kedua duanya perempuan. 'rang orang sering menyebut kami dengan sebutan AB Three. Aku selalu bertengkar dengan mereka. Kakaku selalu keras kepala, tak pernah mau mengalah. Adiku suka re$el dan selalu usil. Tapi untunglah ada mama yang menjadi penengah antara kami bertiga. ((( Waktu aku da)tar di S!*. Aku da)tar sendiri tak ada yang menemani. +uh..sebel, padahal disana banyak anak anak yang diantar oleh mamanya da)tar di sekolah baru. Tapi untungnya itu pernah terjadi oleh kakak jadi aku tak terlalu sedih memikirkanya. *ada saat rapat orang tuapun di sekolah. !amaku tak pernah hadir.

Terpaksa aku harus mencari in)ormasi kepada teman teman yang orang tuanya ikut rapat. Aku pikir tak ada yang aku banggakan dari mamaku sendiri. *erhatian engga, baik yalumayan sih, cuek uh banget, dan judes ga terlalu sih. Apa ya yang papa liat dari mama. ,,,. ya memang mama tuh orangnya cantik dan baik banget. Tapi mama kalau sama adiku selalu perhatian. !ama selalu memberikan kasih sayangnya sama adikku. !ama selalu menyuapi adik kalau akan berangkat sekolah. Tapi kalau sama aku huh. Boro boro deh ---. ((( Saat aku baru masuk S!* mama berjualan nasi di depan rumah kami bersama tante. !ama berjualan nasi karena harus menyambung kehidupan kami yang hanya mengandalkan gaji seorang *.S. %itambah lagi aku, adik dan kakak semakin besar, jadi kebutuhan kamipun semakin besar pula. Setiap hari mama harus bangun subuh dan berjualan. Aku selalu melihat mama kecapean apabila sedang bekerja. Tapi aku tak bisa berbuat apa apa karena aku tak bisa melakukanya. Aku memang termasuk anak yang malas /maa) jujur ya.0 mungkin itu karena )actor keturunan ayahku. Aku tak bisa bangun subuh, kalau sholat juga sekitar jam 12.31 pagi. Aku juga selalu dimarahi oleh papaku kalau aku bangun kesiangan. *ernah $aktu aku kelas 4 S% aku selalu terlambat kesekolah hampir tiap hari. Saat ibu berjualan aku harus mengerjakan pekerjaan rumah yaitu, mencuci baju, menyapu lantai, mengepel dan menyetrika baju. Sialnya aku selalu tergoda oleh T5. #adi aku tak pernah menyelesaikan pekerjaan rumah itu. 6ntunglah ada kakaku tersayang yang siap membantuku. Aku sama sekali tak mau mengerjakan pekerjaan rumah itu. Karena rutinitasku adalah bermain dan bermain. Bila aku mengerjakan ini semua aku selalu ngecoblak sendiri, karena aku sama sekali tak ikhlas melakukan pekerjaan itu. Tapi bila melihat mamaku yang bekerja begitu kerasnya aku jadi sadar dan mau mengerjakanya. Setiap $aktu mama bekerja terus dan terus sampai sampai mama sakit parah. *ada saat itu mama tak bisa lagi bekerja. 6ntuk bangun saja rasanya susah. Saat mama sakit papa lah yang mengurus mama. "a yang memasak bubur dan memba$a mama ke dokter. Tapi anehnya, besoknya mama sudah bisa bekerja lagi, padahal dia belum sembuh total. Aku tau mungkin didalam tubuhnya masih tersimpan

rasa sakit yang amat dalam. %ilihat dari $ajahnya, mama kelihatan pucat dan tak bersemangat untuk bekerja. Aku kagum pada sikap mama yang seperti ini. !ama selalu bertanggung ja$ab pada pekerjaannya $alaupun sakit. Aku ingin punya ji$a seperti mama. Tapi aku tak punya ji$a yang seperti itu. 7a aku memang anak yang seperti ini tak ada orang yang bisa merubah $atakku $alau bagai manapun caranya. Kata pribahasa, 8buah yang jatuh tak akan jauh dari pohonya9 tapi itu tak berlaku bagi ku dan mamaku. Aku punya $atak yang berbeda. Kadang aku berpikir aku ini anaknya atau bukan. Tapi Aku dan adiku juga sama $ataknya seperti aku. Tapi sudahlah. !ungkin $aktu aku masih dalam kandunganya, gen yang ada pada tubuh mama tak sempat masuk kedalam tubuhku. #adi kami berbeda si)atnya. Tapi ada satu si)at mama yang ada pada diriku. !aa) ya bukanya aku sombong, kata orang sih aku ini orangnya penyabar dan baik hati. Kata mama $aktu kecil aku selalu nurut pada kata katanya. Tapi semenjak aku beranjak de$asa aku jadi pembangkang yang tidak taat pada kata katanya. Tapi itukan $aktu kecil. !asa aku jadi kecil melulu, kan semua orang pasti akan berubah. *ikiran pun pasti berubah. ((( Suatu hari kakak akan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. 'tomatis kami harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit. Terpaksa papa harus membobol tabungannya untuk biaya itu. !ama juga harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan uang untuk biaya kakak nanti. Aku melihat orang tuaku tak ada rasa capek, $alaupun bekerja begitu kerasnya. !ereka bekerja dari siang sampai malam untuk mendapatkan biaya sekolah kakak. Aku bilang pada orang tuaku 8 janganlah berpikir terlalu jauh, dengan ijasah seadanya saja kakak bisa bekerja.9. tapi omongan ku tidak digubris sama sekali oleh papa dan mama. Katanya anak anaknya harus lebih maju dari pada papa dan mama, dan papa mama akan bekerja keras demi terciptanya ini semua. !endengar ucapan itu aku merasa malu pada diriku sendiri. Ternyata orang tuaku yang ku cintai ini punya hati yang mulia. Aku malah senang bermain dan bermalas malasan. Aku juga akan membantu mama dan papa untuk membebaskan pikiran mereka dengan biaya sekolah kakak. Aku akan mencoba menghemat dan tidak selalu meminta uang jajan kepada papa dan mama. Aku juga akan menabung untuk bekal masa depanku nanti. Aku juga akan belajar dengan sungguh sungguh agar aku bisa

menggapai cita citaku dan membantu orang tua. Aku juga ingin meningkatkan derajat hidup orang tuaku dan kedua saudaraku. Tapi semua itu sirna. Karena suatu hari aku sakit lumayan parah. %an lagi lagi aku harus merepotkan orang lain termasuk kedua orang tuaku. Setiap hari aku harus tiduran di kasur. Aku juga tak bisa melakukan apa apa. Terang saja untuk bangun saja juga tak bisa. Sejak aku sakit mamalah yang mengurus aku. !ama selalu membuatkan bubur dan membelikan makanan yang aku inginkan. Aku juga diurus seperti bayi yang baru lahir. Sampai sampai buang air pun mamalah yang mengurusnya. Aku berpikir mama tak terlalu cuek kepadaku. Buktinya dia yang mengurus aku sejak aku sakit. Setelah : bulan aku pun berangsur angsur sembuh. Aku pun mencoba untuk belajar jalan disekitar rumah. aku juga sudah bisa sholat sambil berdiri. setelah beberapa hari aku sudah sembuh total dan bisa menjalankan rutinitasku yaitu sekolah. %i sekolah teman temanku sering menanyakan keadaanku. Katanya mereka rindu dengan la$akanku. !ereka juga rindu pada kejailanku kepada mereka. Sehabis sholat aku selalu berdo;a agar aku bisa diberi kesehatan dan juga aku meminta kepada Alloh SWT supaya mamaku diberi umur panjang agar bisa mengurus kami sekeluarga. Setelah aku sembuh ternyata, adiku malah sakit. Terpaksa setelah mengurus aku mamapun harus mengurus adiku lagi. !ama dan papapun memba$anya ke dokter. Ternyata dokter yang ia datangi adalah dokter yang sombong. !ama dan papa sangat dikece$akan oleh dokter itu. Kata dokter, adiku harus dironsen dan hasilnya diba$a kembali kesana. Kemudian dokter itu memberikan alamat tempat meronsen. Sialnya, alamat itu malah ketinggalan di rumah dokter itu. Akhirnya papapun marah pada mamaku dan ternyata menyakiti hati mama. !amapun menangis. Aku merasa kasian pada mama. Tapi aku tak bisa berbuat apa apa. Aku hanya melihat $ajahnya saja dan tak berani berbicara. !elihat mama yang menangis, papapun meminta maa). Ternyata, mama yang kelihatan ceria, juga bisa menangis. Adikupun diba$a ke tempat ronsen itu. Setelah di ronsen, ternyata adiku sakit bronchitis. %an harus menjalani pengobatan selama < bulan. Selama < bulan ini

mamalah yang mengurus adiku. Aku dan kakaku juga bergantian menjaga adiku karena mama harus berjualan. Setiap hari mama harus berjualan dan menjaga adiku. Tidak ada rasa capek yang kulihat di$ajah cantiknya. Aku sadar, bah$a mama tak secuek yang aku pikirkan. !ama juga sangat baik dan perhatian. Tak seperti yang aku pikirkan selama ini. !ama seorang pekerja keras dan seorang yang ulet. !ama tak pernah meminta bayaran dalam mengurus aku, adiku dan kakaku. !ama juga inspirator bagiku dan mama adalah IDOLAKU.

TAMAT

BI ODATA NAMA : SI TA ZAHARA SEKOLAH : smp NEGRI 1 BANJ ARSARI ALAMAT : J L. PASAR BARU RT 15/ 04, DSN.MEKARSARI , DS. I BADAK, KE .BANJ ARSARI , KAB. I AMI S, J A!A BARAT NO TLP : 0"5##$"%&400/ '0#&5(&51)") NO I DENTI TAS : 0&0%.%.04#