Anda di halaman 1dari 12

UJI HIPOTESIS

Uji t Dua Sampel Independen


Uji t dua sampel independen digunakan untuk
membandingkan dua perlakuan yang diberikan
kepada dua kelompok subjek yang berbeda
Contoh:
Membandingkan kemanjuran dua jenis obat yang
diberikan kepada dua kelompok pasien.
Membandingkan disolusi obat yang dibuat dengan dua
jenis formulasi.
Persyaratan uji t dua sampel independen
Data kedua kelompok terdistribusi secara normal (Rata-
rata ~ median ~ modus)
Kedua kelompok tidak saling mempengaruhi (independen)
Data kedua kelompok mempunyai variansi yang sama (S
2

besar/S
2
kecil < 4)
Contoh Uji t Dua Sampel Independen
untuk Variansi Dianggap Sama
Andaikan satu sampel dengan empat pengamatan dan satu
sampel lagi dengan lima pengamatan diambil masing-masing
dari dua lot kapsul amobarbital dan jumlah amobarbital
ditentukan dalam setiap kapsul. Ujilah secara statistik apakah
ada perbedaan yang signifikan antara kedua sampel itu.
Sampel 1 Sampel 2
10,1 9,8
13,6 9,6
12,5 10,1
11,4 11,4
9,1
---------- ----------
= 47,6 = 50,0
= 573,18 = 502,98
= 11,90 = 10,00
n
1
= 4 n
2
= 5
i
x
1

2
1i
x
1
x
i
x
2

2
2i
x
2
x
s
2
1
= 2,247
s
2
2
= 0,745
4 3,016
745 , 0
247 , 2
2
2
2
1
< = =
s
s
Variansi dianggap
sama
Pengujian (1)
1. Merumuskan hipotesis
Hipotesis nol, H
0
:
1
=
2
Hipotesis alternatif , H
a
:
1
=
2
Di mana
1
dan
2
menunjukkan rata-rata
yang sesungguhnya dari kedua lot kapsul itu.
2. Menentukan jenis uji statistik dan model
pengambilan keputusan
Karena n masing-masing kelompok < 30 dan
kedua kelompok independen, dipakai uji t dua
sampel independen
Karena Ha:
1
=
2
, dipakai model dua sisi
Pengujian (2)
3. Menghitung nilai uji statistik (nilai
statistik hitung)

s = s
2
, adalah simpangan baku
gabungan, dihitung dengan rumus sbb:

atau
2 1
2 1 2 1
n n
n n
s
x x
t
hitung
+

=
2
/ ) ( / ) (
2 1
2
2
2
2
2 1
2
1
2
1 2
+
+
=

n n
n x x n x x
s
i i i i
2
) 1 ( ) 1 (
2 1
2
2 2
2
1 1
2
+
+
=
n n
s n s n
s
Pengujian (3)
Masukkan data dari soal,
3886 , 1
7
72 , 9
7
00 , 500 98 , 502 44 , 566 18 , 573
2 5 4
5 / ) 0 , 50 ( 98 , 502 4 / ) 6 , 47 ( 18 , 573
2
/ ) ( / ) (
2 2
2 1
2
2
2
2
2 1
2
1
2
1 2
=
=
+
=
+
+
=
+
+
=

n n
n x x n x x
s
i i i i
18 , 1 3886 , 1
2
= = = s s
40 , 2
49 , 1 61 , 1
5 4
5 4
18 , 1
00 , 10 90 , 11
2 1
2 1 2 1
=
=
+

=
+

=
n n
n n
s
x x
t
hitung
Pengujian (4)
4. Menentukan titik kritis (nilai statistik tabel)
Pada P = 0,05, derajat bebas (DB) = n
1
+ n
2
2 = 7 dan
model uji bersisi dua, nilai t kritis pada tabel distribusi
t adalah 2,365
5. Membuat keputusan
Karena nilai statistik hitung (2,40) > nilai statistik tabel
(2,365) Ho ditolak dan Ha diterima
Kesimpulan: ada perbedaan yang signifikan antara
kedua rata-rata sampel itu.
Contoh Uji t Dua Sampel Independen untuk
Variansi Dianggap Tidak Sama
Kadar senyawa tiol (mM) dalam
darah orang normal dan
penderita reumatik telah
ditentukan dan datanya
disajikan dalam tabel di
samping
Ujilah secara statistik apakah
kadar tiol dalam darah kedua
kelompok orang itu berbeda
nyata?
Normal Reumatik
1,84 2,81
1,92 4,06
1,94 3,62
1,92 3,27
1,85 3,27
1,91 3,76
2,07
34,0351
0057 , 0
1940 , 0
2
2
= =
kecil
besar
s
s
1,921 3,465
0,0057 0,1940
N 7 6
x
2
s
Variansi dianggap tidak sama
Pengujian (1)
1. Merumuskan hipotesis
Hipotesis nol, H
0
:
1
=
2
Hipotesis alternatif , H
a
:
1
=
2
Di mana
1
dan
2
menunjukkan rata-rata yang
sesungguhnya dari kedua kelompok sampel.
2. Menentukan jenis uji statistik dan model
pengambilan keputusan
Karena n masing-masing kelompok < 30 dan kedua
kelompok independen, dipakai uji t dua sampel
independen
Karena Ha:
1
=
2
, dipakai model dua sisi
Pengujian (2)
3. Menghitung nilai uji statistik (nilai statistik
hitung)
477 , 8
,
=
hitung
t
) / ( ) / (
2
2
2 1
2
1
2 1 '
n s n s
x x
t
hitung
+

=
) 6 / 1940 . 0 ( ) 7 / 0057 , 0 (
465 , 3 921 , 1
'
+

=
hitung
t
Pengujian (3)
4. Menentukan titik kritis (nilai statistik
tabel)
57 , 2
'
=
kritis
t
) / / (
) / ( ) / (
2
2
2 1
2
1
2 2
2
2 1 1
2
1
'
n s n s
t n s t n s
t
kritis
+
+
=
Di sini:
t
1
adalah t
tabel
pada P = 0,05 dan DB = n
1
1 = 6 2,447
t
2
adalah t
tabel
pada P = 0,05 dan DB = n
2
1 = 5 2,571
) 6 / 1940 , 0 7 / 0057 . 0 (
571 , 2 ) 6 / 1940 , 0 ( 447 , 2 ) 7 / 0057 . 0 (
'
+
+
=
kritis
t
Pengujian (4)
5. Membuat keputusan
Karena nilai statistik hitung (8,477) > nilai
kritis (2,57) Ho ditolak dan Ha diterima
Kesimpulan: ada perbedaan yang
signifikan antara kedua rata-rata sampel
itu.