Anda di halaman 1dari 24

I.

Nama Umur

IDENTITAS : Tn. S : 60 tahun : Laki-laki : Kp. Parakan, Desa Salawan : "uruh : Sun#a : $slam : 0(6)**++

Jenis Kelamin Alamat Peker!aan Suku A ama N%. &' Tan II. Tan al

al masuk ,S : (- Juli )0(* ANAMNESA : Aut%anamnesis : )/ Septem0er )0(* : N1eri #an ti#ak #apat men : erakkan ke#ua kaki

Dilakukan se.ara

Keluhan utama

Riwayat Penyakit Sekarang Pasien se%ran men Slamet 2arut pa#a tan

laki-laki 0erusia 60 tahun, #i0awa ke $2D ,SU #r. al (- !uli )0(*, #en an keluhan n1eri #an sulit sulit

erakkan ke#ua kakin1a. Pasien men atakan 0a ian 1an

#i erakkan a#alah 0a ian paha kanan #an kaki kiri. Se#an kan !ari-!ari ke#ua kaki masih #apat #i erakkan se#ikit se#ikit. Keluhan !u a #isertai #en an rasa n1eri 1an kakin1a. Pasien 0eker!a se0a ai 0uruh pen.ari 0atu. Ketika hen#ak men.ari 0atu #i unun , kaki pasien tertimpa 0atu 0esar ke ke#ua kakin1a. Dan ketika pasien men.%0a 0er#iri pasien ter!atuh. Dan setelah ke!a#ian terse0ut pasien ti#ak #apat 0er!alan. An %ta erak lain seperti tan an kanan, #an kaki kanan ti#ak #an mulut #isan kal. a#a n1eri #an 0isa #i erakkan #en an 0aik. A#an1a penurunan kesa#aran setelah ke!a#ian #isan kal. Per#arahan telin a, hi#un 'ual #an muntah #isan kal. Ti#ak a#a an uan "AK #an "A". Pasien he0at terutama ketika pasien 0erusaha men erakkan ke#ua

kemu#ian pulan ke rumah #an istirahat #i rumah * hari, namun karena merasa kakin1a semakin n1eri #an 0en kak, pasien memutuskan untuk #atan ke ,SU 1

#r. Slamet 2arut #en an #iantar %leh keluar a pasien. Riwayat Perawatan ,awat inap se0elumn1a #isan kal

Riwayat penyakit dahulu ,iwa1at pen1akit 1an sama se0elumn1a #isan kal

Riwayat penyakit keluarga Dikeluar a ti#ak a#a 1an men alami pen1akit 1an serupa #en an pasien.

PEMERIKSAAN FISIK Kea#aan umum Kesa#aran Tanda ital Tekanan #arah 6rekuensi na#i 6rekuensi napas Suhu "erat "a#an Tin 2i:i i 0a#an : ((0340 mm5 : -7 83 menit, re uler : )7 83 menit, re uler : *6,/ %& : 9 6/ k : 9 (6- .m : "aik : Tampak Sakit Se#an : &%mp%s 'entis, 2&S : (/

STAT!S "ENERA#IS Kepala 'ata 5i#un 'ulut Leher Th$rak% $nspeksi #inamis 2 : 5emit%rak simetris kanan #an kiri #alam kea#aan statis #an : n%rm%.ephal : K%n!. Anemis ;3;, sklera ikterik -3-, re<lek pupil ;3; : =pistaksis -3-, #e>iasi septum ?-@, P&5 -3: 'uk%sa 0i0ir lem0a0, ti#ak a#a kelainan : Trakea #iten ah, JAP n%rmal, pem0esaran K2" ne ati<

Palpasi Perkusi Auskultasi &antung $nspeksi Palpasi Perkusi

: 6remitus taktil simetris kanan #an kiri simetris #alam kea#aan statis #an #inamis, n1eri tekan ?-@ #i seluruh lapan paru : S%n%r pa#a ke#ua hemit%rak, n1eri ket%k ?-@ #i seluruh lapan paru : Pulm% : A"S kanan B kiri n%rmal, r%nki -3-, whee:in -3-

: $ktus k%r#is ti#ak terlihat : $ktus k%r#is ti#ak tera0a : "atas atas sela i a $$$ parasternal kiri "atas kanan sela i a A mi#sternal kanan "atas kiri sela i a A mi#kla>ikula kiri

Auskultasi A'd$men $nspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Ek%tremita%

: "un1i !antun $-$$ murni, 'urmur ?-@, all%p ?-@

: Din#in a0#%men tampak #atar, massa ?-@ : N1eri tekan ?-@, hepar3 lien tak tera0a mem0esar : Timpani #iseluruh kua#ran a0#%men, n1eri ket%k ?-@, hepar #alam 0atas n%rmal ?ti#ak ter#apat pem0esaran@ : "isin usus ?;@ n%rmal

Akral han at, sian%sis -3Kulit lem0a0 #an han at ?-@ =#ema tun kai ?-3-@ STAT!S #(KA#IS a)r *ruri% %ini%tra L%%k

Carna kulit hiperemis, ter#apat e#ema #an an ulasi ?-@, #e<%rmitas ?-@ 6eel : ?;@ 3

N1eri tekan

Suhu kulit setempat Krepitasi Pulsasi a. P%plitea Pulsasi a. D%rsalis pe#is &,T 6leksi =kstensi '%>ement

: le0ih tin : ?;@

: tera0a lemah : tera0a lemah : D) #etik

a)r knee +$int %ini%tra Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : a)r hip +$int de,tra 6leksi =kstensi Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas a)r ankle +$int de,tra A##uksi A0#uksi Pr%nasi Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Supinasi Akti< : N1eri ?;@, erakan ter0atas Pasi< : N1eri ?;@, erakan ter0atas DIA"N(SA SEMENTARA Ne lete# %pen <raktur ti0ia-<i0ula (3* #istal sinistra, #ispla.e#, <ra mente#. PEMERIKSAAN PEN!N&AN" 4 N1eri ?;@, erakan ter0atas

Pemeriksaan La0%rat%rium 6%t% ,%ent en Th%ra8 PA #an Pe#is #e8tra AP3Lateral #a'$rat$rium -./)/0)123 1. 4emat$l$gi Darah rutin 50 5t Leuk%sit Tr%m0%sit =ritr%sit .. Kimia Klinik AST ?S2FT@ ALT ?S2PT@ Ureum Kreatinin 2luk%sa Darah Sewaktu : 4) U3L : *4 U3L : /7 m 3#L : (,6- m 3#L : (4/ m 3#L : 4,- 3#l : *( E : (0.0003 mm : /(6.0003mm : *,+( !t3mm

F$t$ R$ntgen Th$ra, AP)#ateral

F$t$ r$ntgen 5ruri% %ini%tra AP lateral

PENATA#AKSANAAN $n<us ,L: D/ B ):( )0 tt3menit ATS (/00 $U 2A3Perawatan luka $n!. &e<%ta8ime ) 8 ( r i>. $n!. 2entamisin ) 8 -0 m i>. $n!. Ket%r%lak )8( i> ,aniti#in )8( i>

Ren5ana (pera%i : De0ri#ement #an F,=6 K-wire #alam NU PR("N(SIS Gu% a# >itam : #u0ia a# 0%nam Gu% a# <un.ti%nam : #u0ia a# 0%nam Gu% a# sanati%nam : #u0ia a# 0%nam PEM6A4ASAN 6

FRAKT!R DEFINISI FRAKT!R 6raktur a#alah terputusn1a k%ntinuitas !arin an tulan 1an umumn1a #ise0a0kan %leh ru#apaksa ?'ans!%er et al, )000@. Se#an kan menurut Lin#a Juall &. #alam 0uku Nursing Care Plans and Dokumentation men1e0utkan 0ahwa 6raktur a#alah rusakn1a k%ntinuitas tulan 1an #ise0a0kan tekanan eksternal 1an #atan le0ih 0esar #ari 1an #apat #iserap %leh tulan . ETI(#("I 1) Kekera%an lang%ung Kekerasan lan sun men1e0a0kan patah tulan pa#a titik ter!a#in1a aris kekerasan. 6raktur #emikian serin patah melintan atau mirin . 2) Kekera%an tidak lang%ung Kekerasan ti#ak lan sun men1e0a0kan patah tulan #itempat 1an !auh #ari tempat ter!a#in1a kekerasan. Han patah 0iasan1a a#alah 0a ian 1an palin lemah #alam !alur hantaran >ekt%r kekerasan. 3) Kekera%an aki'at tarikan $t$t Patah tulan aki0at tarikan %t%t san at !aran ter!a#i. Kekuatan #apat 0erupa pemuntiran, penekukan, penekukan #an penekanan, k%m0inasi #ari keti an1a, #an penarikan. PAT(FISI(#("I Tulan #ari 1an 0ersi<at rapuh namun .ukup mempun1ai kekuatan #an a1a 1an pe as untuk menahan. Tapi apa0ila tekanan eksternal 1an #atan le0ih 0esar #apat #iserap tulan , maka ter!a#ilah trauma pa#a tulan men aki0atkan rusakn1a atau terputusn1a k%ntinuitas tulan . Setelah ter!a#i <raktur, peri%steum #an pem0uluh #arah serta sara< #alam k%rteks, marr%w, #an !arin an lunak 1an mem0un kus tulan rusak. Per#arahan ter!a#i karena a me#ula tulan . 7 kerusakan terse0ut #an ter0entuklah hemat%ma #i r%n 0ersi<at <raktur ter0uka #en an

Jarin an tulan se era 0er#ekatan ke 0a ian tulan 1an patah. Jarin an 1an

men alami nekr%sis ini menstimulasi ter!a#in1a resp%n in<lamasi 1an #itan#ai #en an >as%#ilatasi, eksu#asi plasma #an leuk%sit, #an in<iltrasi sel #arah putih. Ke!a#ian inilah 1an merupakan #asar #ari pr%ses pen1em0uhan tulan nantin1a. Fakt$r78akt$r yang mempengaruhi 8raktur: Fakt$r Ek%trin%ik A#an1a tekanan #ari luar 1an Fakt$r Intrin%ik "e0erapa si<at 1an terpentin #ari tulan 1an menentukan #a1a tahan untuk tim0uln1a <raktur seperti kapasitas a0s%r0si #ari tekanan, elastisitas, kelelahan, #an kepa#atan atau kekerasan tulan . K#ASIFIKASI FRAKT!R Klasi<ikasi <raktur #apat san at 0er>ariasi, 0e0erapa #i0a i men!a#i 0e0erapa kel%mp%k, 1aitu: a. 6erda%arkan %i8at 8raktur -luka yang ditim'ulkan3. 1). 6aktur Tertutup ?&l%se#@, 0ila ti#ak ter#apat hu0un an antara <ra men tulan #en an #unia luar, #ise0ut !u a <raktur 0ersih ?karena kulit masih utuh@ tanpa k%mplikasi. Pa#a <raktur tertutup a#a klasi<ikasi tersen#iri 1an kea#aan !arin an lunak sekitar trauma, 1aitu: a. 0. .. #. Tin kat 0: <raktur 0iasa #en an se#ikit atau tanpa .e#era !arin an lunak sekitarn1a. Tin kat (: <raktur #en an a0rasi #an kal atau memar kulit #an !arin an su0kutan. Tin kat ): <raktur 1an le0ih 0erat #en an k%ntusi% !arin an lunak 0a ian #alam #an pem0en kakan. Tin kat *: .e#era 0erat #en an kerusakan !arin an lunak 1an n1ata #an an.aman sin#r%ma k%mpartement. 2). 6raktur Ter0uka ?Fpen3&%mp%un#@, hu0un an antara <ra men tulan 0ila ter#apat hu0un an antara #en an #unia luar karena a#an1a 8 0er#asarkan 0ereaksi pa#a tulan 1an ter antun terha#ap 0esar, waktu, #an arah tekanan 1an #apat men1e0a0kan <raktur.

perlukaan kulit. 6raktur ter0uka ter0a i atas * #era!at ?menurut ,.2ustil%@, 1aitu: Dera!at $: (. Luka D (.m. ). Kerusakan !arin an se#ikit, ti#ak a#a tan#a luka remuk. *. 6raktur se#erhana, trans>ersal, %0lik, atau k%muniti< rin an. 7. K%ntaminasi minimal. Dera!at $$: (. Laserasi I(.m. ). kerusakan !arin an lunak. Ti#ak luas, <alp3a>ulsi. *. 6raktur k%muniti< se#an . 7. K%ntaminasi se#an . Dera!at $$$: (. Ter!a#i kerusakan !arin an lunak 1an 6raktur #era!at $$$ ter0a i atas: a. Jarin an lunak 1an se mental 1an menutupi <raktur tulan a#ekuat, i meskipun ter#apat laserasi luas3<alp3a>ulsi atau <raktur #ise0a0kan %leh trauma 0erener i tin tanpa melihat 0esarn1a ukuran luka. 0. Kehilan an !arin an lunak #en an <raktur 1an atau k%ntaminasi masi<. .. Luka pa#a pem0uluh #arah arteri3sara< peri<er 1an #iper0aiki tanpa melihat kerusakan !arin an lunak. harus terpapar luas, meliputi struktur i. kulit, %t%t, #an neur%>askular serta k%ntaminasi #era!at tin

6raktur tertutup b.

6raktur ter0uka

6erda%arkan k$mplit atau ketidak7kl$mplitan 8raktur. 1). 6raktur K%mplit, 0ila aris patah melalui seluruh penampan tulan atau melalui ke#ua k%rteks tulan .

2).

6raktur $nk%mplit, 0ila penampan tulan seperti: a. Hair Line 6raktur. 0. ..

aris patah ti#ak melalui seluruh

Buckle atau Torus 6raktur, 0ila ter!a#i lipatan #ari satu k%rteks #en an k%mpresi tulan sp%n i%sa #i 0awahn1a. Green Stick 6raktur, men enai satu k%rteks #en an an ulasi k%rteks lainn1a 1an ter!a#i pa#a tulan pan!an .

10

c. 6erda%arkan

'entuk

gari%

patah

dan

hu'ungannya

dengan #an

mekani%me trauma. (@ 6raktur Trans>ersal: <raktur 1an )@ 6raktur F0lik: <raktur 1an arah arahn1a melintan pa#a tulan merupakan aki0at trauma an ulasi atau lan sun . aris patahn1a mem0entuk su#ut terha#ap sum0u tulan #an meruakan aki0at trauma an ulasi!u a. *@ 6raktur Spiral: <raktur 1an arah aris patahn1a 0er0entuk spiral 1an #ise0a0kan trauma r%tasi. 7@ 6raktur K%mpresi: <raktur 1an ter!a#i karena trauma aksial <leksi 1an men#%r%n tulan ke arah permukaan lain. /@ 6raktur A>ulsi: <raktur 1an #iaki0atkan karena trauma tarikan atau traksi %t%t pa#a insersin1a pa#a tulan .

11

d. 6erda%arkan +umlah gari% patah. (@ 6raktur K%muniti<: <raktur #imana aris patah le0ih #ari satu #an salin 0erhu0un an. )@ 6raktur Se mental: <raktur #imana aris patah le0ih #ari satu tapi ti#ak 0erhu0un an. *@ 6raktur Multiple: <raktur #imana pa#a tulan 1an sama. e. 6erda%arkan perge%eran 8ragmen tulang. (@ 6raktur Undisplace# ?ti#ak 0er eser@: aris patah len kap tetapi ke#ua <ra men ti#ak 0er eser #an peri%steum masih utuh. )@ 6raktur Displaced ?0er eser@: ter!a#i per eseran <ra men tulan !u a #ise0ut l%kasi <ra men, ter0a i atas: a@ 0@ .@ Disl%kasi a# l%n itu#inam .um .%ntra.ti%num ?per eseran searah sum0u #an overlapping@. Disl%kasi a# a8im ?per eseran 1an mem0entuk su#ut@. Disl%kasi a# latus ?per eseran #imana ke#ua <ra men salin men!auh@. f. 6erda%arkan p$%i%i 8raktur Se0atan tulan ter0a i men!a#i ti a 0a ian : (@ (3* pr%ksimal )@ (3* me#ial *@ (3* #istal 12 1an aris patah le0ih #ari satu tapi ti#ak

g. Fraktur Kelelahan: <raktur aki0at tekanan 1an 0erulan -ulan .

MANIFESTASI K#INIK A. De<%rmitas ". "en kak3e#ema &. =.him%sis ?'emar@ D. Spasme %t%t =. N1eri 6. Kuran 3hilan sensasi 2. Krepitasi 5. Per erakan a0n%rmal $. ,%nt en a0n%rmal DIA"N(SIS Dalam men#ia n%sis <raktur #an #isl%kasi sen#i, hal pertama 1an perlu #iketahui a#alah mekanisme trauman1a. 5al ini pentin untuk memperkirakan l%kasi ter!a#in1a <raktur, misaln1a apa0ila !atuh #ari ketin 0er#iri #apat men1e0a0kan <raktur pa#a tulan pun Kemu#ian 1an ian #alam p%sisi un ataupun u!un tumit.

ke#ua, kita harus #apat men enali kea#aan A-"-&. Pr%0lem akan men an.am !iwa atau

1an tim0ul 0erkaitan #en an <raktur 0iasan1a masalah sirkulasi 1an 0erupa per#arahan atau %klusi pem0uluh #arah 1an an %ta erak.

I. Riwayat Anamnesis #ilakukan untuk men.ari riwa1at mekanisme trauma ?p%sisi ke!a#ian@ #an ke!a#ian-ke!a#ian 1an 0erhu0un an #en an trauma terse0ut. Trauma #apat ter!a#i karena ke.elakaan lalu lintas, !atuh #ari ketin ian atau 13

!atuh #ari kamar man#i pa#a %ran tua, pen ania1aan, tertimpa 0en#a 0erat, ke.elakaan peker!a %leh karena mesin atau karena trauma %lahra a. Pen#erita 0iasan1a #atan #en a keluhan n1eri, pem0en kakan, an <un si an #en an %ta erak, #e<%rmitas, kelainan uan erak, krepitasi atau #atan #ia

e!ala lain. Perlu !u a #itan1akan riwa1at .e#era atau <raktur

se0elumn1a, riwa1at s%sial ek%n%mi, peker!aan, %0at-%0atan 1an lain.

k%nsumsi, mer%k%k, riwa1at aler i #an riwa1at %ste%p%r%sis serta pen1akit

II. Pemerik%aan Fi%ik Pa#a pemeriksaan awal, pen#erita perlu #iperhatikan a#an1a: (. S1%k, anemia, per#arahn ). Kerusakan %r an-%r an lain, misaln1a %tak, sumsum tulan atau %r an-%r an #alam r%n a th%raks, pan ul, a0#%men *. 6akt%r pre#isp%sisi, misaln1a <raktur pat%l% is III. Pemerik%aan #$kal a@ $nspeksi3L%%k "an#in kan #en an an Perhatikan p%sisi an %ta erak 1an sehat 0elakan

%ta erak

Kea#aan umum pen#erita se.ara keseluruhan =kspresi wa!ah karena n1eri A#an1a tan#a-tan#a anemia karena per#arahan Apakah ter#apat luka pa#a kulit #an !arin an lunak untuk

mem0e#akan <raktur ter0uka atau tertutup =kstra>asasi #arah su0kutan #alam 0e0erapa !am sampai 0e0erapa hari Perhatikan a#a ti#akn1a #e<%rmitas: an ulasi, r%tasi, pemen#ekan, peman!an an, 0en kak. 0@ Palpasi3Feel ?n1eri tekan, krepitasi@ 14

Status neur%l% is #an >askuler #i0a ian #istaln1a perlu #iperiksa. Lakukan palpasi pa#a #aerah ekstremitas tempat <raktur terse0ut, meliputi persen#ian #iatas #an #i0awah .e#era, #aerah 1an men alami n1eri, e<usi, #an krepitasi. Temperatur kulit !u a #apat #iperiksa. Neur%>askularisasi 0a ian #istal <raktur meliputi pulsasi arteri, warna kulit, pen em0alian .airan kapiler ?Capillar re!ill test@. .@ 2erakan3'%>in Per erakan #en an meminta pen#erita men erakan se.ara akti< #an men alami trauma. pasi< sen#i pr%ksimal #an #istal #ari #aerah 1an he0at sehin

Pa#a pen#erita #en an <raktur, setiap erakan akan men1e0a0kan n1eri a u!i per erakan ti#ak 0%leh #ilakukan se.ara kasar, #isampin itu !u a #apat men1e0a0kan kerusakan pa#a !arin an lunak seperti pem0uluh #arah #an sara<. #@ Pemeriksaan trauma ?kepala, th%raks, a0#%men, pel>is@ Pa#a pasien #en an p%litrauma, pemeriksaan awal #ilakukan menurut pr%t%k%l ATLS. Lan kah pertama a#alah menilai airwa1, 0reathin #an .ir.ulati%n. Perlin#un an pa#a >erte0ra #ilakukan sampai .e#era >erte0ra #apat #isin kirkan #en an pemeriksaan klinis #an ra#i%l% is. Saat pasien sta0il, maka #ilakukan se.%n#ar1 sur>e1. PEMERIKSAAN PEN!N&AN" A. Pemerik%aan Radi$l$gi Se0a ai penun!an , pemeriksaan 1an pentin a#alah Jpen.itraanK men unakan sinar r%nt en ?8-ra1@. Untuk men#apatkan 1an am0aran * #imensi kea#aan #an ke#u#ukan tulan sulit, maka #iperlukan )

pr%1eksi 1aitu AP atau PA #an lateral. Dalam kea#aan tertentu #iperlukan pr%1eksi tam0ahan ?khusus@ a#a in#ikasi untuk memperlihatkan path%l% i 1an #i.ari karena a#an1a superp%sisi. Perlu #isa#ari 0ahwa permintaan 8ra1 harus atas #asar in#ikasi ra1: (@ "a1an an !arin an lunak. 15 ke unaan pemeriksaan penun!an #an hasiln1a #i0a.a sesuai #en an permintaan. 5al 1an harus #i0a.a pa#a 8-

)@ Tipis te0aln1a k%rteks se0a ai aki0at reaksi peri%steum atau 0i%mekanik atau !u a r%tasi. *@ Tr%0ukulasi a#a ti#akn1a rare <ra.ti%n. 7@ Sela sen#i serta 0entukn1a arsitektur sen#i. Selain <%t% p%l%s 8-ra1 ?plane 8-ra1@ mun kin perlu tehnik khususn1a seperti: (@ T%m% ra<i: men am0arkan ti#ak satu struktur sa!a tapi struktur 1an sulit #i>isualisasi. Pa#a kasus ini #itemukan lain tertutup 1an

kerusakan struktur 1an k%mpleks #imana ti#ak pa#a satu struktur sa!a tapi pa#a struktur lain !u a men alamin1a. )@ '1el% ra<i: men #arah #i ruan trauma. *@ Arthr% ra<i: men ru#a paksa. 7@ &%mpute# T%m% ra<i-S.annin : men trans>ersal #ari tulan rusak. .. Pemerik%aan #a'$rat$rium (@ )@ *@ Kalsium Serum #an 6%s<%r Serum menin kat pa#a tahap pen1em0uhan tulan . Alkalin 6%s<at menin kat pa#a kerusakan tulan #an menun!ukkan ke iatan %ste%0lastik #alam mem0entuk tulan . =n:im %t%t seperti Kreatinin Kinase, Laktat Dehi#r% enase ?LD5-/@, Aspartat Amin% Trans<erase ?AST@, Al#%lase 1an menin kat pa#a tahap pen1em0uhan tulan . 2. Pemerik%aan lain7lain (1) (2) Pemeriksaan mikr%%r anisme kultur #an test sensiti>itas: #i#apatkan mikr%%r anisme pen1e0a0 in<eksi. "i%psi tulan #an %t%t: pa#a intin1a pemeriksaan ini sama #en an pemeriksaan #iatas tapi le0ih #in#ikasikan 0ila ter!a#i in<eksi. 16 am0arkan p%t%n an se.ara 1an #imana #i#apatkan suatu struktur tulan am0arkan !arin an-!arin an ikat 1an rusak karena am0arkan .a0an -.a0an sara< spinal #an pem0uluh tulan >erte0rae 1an men alami kerusakan aki0at

(3) (4) (5) (6)

=lektr%m1% ra<i: #iaki0atkan <raktur.

ter#apat

kerusakan

k%n#uksi

sara<

1an

Arthr%s.%p1: #i#apatkan !arin an ikat 1an karena trauma 1an 0erle0ihan.

rusak atau s%0ek

$n#ium $ma in : pa#a pemeriksaan ini #i#apatkan a#an1a in<eksi pa#a tulan . ',$: men am0arkan semua kerusakan aki0at <raktur.

PENATA#AKSANAAN MEDIK Penan anan awal <raktur #an #isl%kasi sen#i 0erupa imm%0ilisasi. $mm%0ilisasi a#alah suatu tin#akan untuk mem<iksasi #an men.e ah per erakan 0a ian tu0uh 1an .i#era. Tu!uan imm%0ilisasi: A. men atasi n1eri merelaksasi %t%t men.e ah kerusakan !arin an lunak le0ih lan!ut

Prinsip imm%0ilisasi: mem<iksasi 0a ian 1an ti#ak sta0il #iantara #ua 0a ian 1an sta0il men.e ah per erkan ti a #imensi ?>ertikal, h%ri:%ntal, #an r%tasi@ Fraktur Ter'uka 'erupakan kasus emer ensi karena #apat ter!a#i k%ntaminasi %leh 0akteri #an #isertai per#arahan 1an he0at #alam waktu 6-- !am ? %l#en peri%#@. Kuman 0elum terlalu !auh meresap #ilakukan: 1) Pem0ersihan luka 2) =8i.i 3) 5e.tin situasi 4) Anti0i%tik 6. Seluruh Fraktur Rek$gni%i%)Pengenalan

17

,iwa1at ke!a#ian harus !elas untuk mentukan #ia n%sa #an tin#akan selan!utn1a. Reduk%i)Manipula%i)Rep$%i%i Upa1a untuk memanipulasi <ra men tulan sehin a kem0ali pa#a seperti semula se.ara %ptimun. Dapat !u a #iartikan ,e#uksi <raktur "setting tulan @ a#alah men em0alikan <ra men tulan kese!a!arann1a #an r%tas<anat%mis Reduk%i 0er antun tertutup, traksi, atau reduk%i ter'uka #apat #ipilih

#ilakukan untuk mere#uksi <raktur. 'et%#e tertentu 1an si<at <raktur, namun prinsip 1an

men#asarin1a tetap,

sama. "iasan1a #%kter melakukan re#uksi <raktur sese era mun kin untuk men.e ah !arin an lunak kehilau an elastisitasn1a aki0at in<iltrasi karena e#ema #an per#arahan. Pa#a ke0an1akan kasus, r%#uksi <raktur men!a#i semakin sulit 0ila .e#era su#ah mulai men alami pen1em0uhan. Se0elum re#uksi #an im%0ilisasi <raktur, pasien harus #ipersiapkan untuk men!alani pr%se#urL harus #iper%leh i:in untuk melakukan pr%se#ur, #an anal etika #i0erikan sesuai ketentuan. 'un kin perlu #ilakukan anastesia. =kstremitas 1an akan #imanipulasi harus #itan ani #en an lem0ut untuk men.e ah kerusakan le0ih lan!ut Reduksi tertutup. Pa#a ke0an1akan kasus, re#uksi tertutup #ilakukan #en an men em0alikan <ra men tulan manual. =kstremitas #ipertahankan #alam p%sisi 1an sementara untuk 0enar. 18 ips, 0ia#i #an alat lain #ipasan tulan . Sinar-8 harus #iin inkan, %leh #%kter. Alat #ilakukan untuk kep%sisin1a ?u!un -u!un n1a salin 0erhu0un an@ #en an manipulasi #an traksi

imm%0ilisasi akan men!a a re#uksi #an mensta0ilkan ekstremitas pen1em0uhan men etahui apakah <ra men tulan telah #alam kese!a!aran 1an

Traksi. Traksi #apat #i unakan untuk men#apatkan e<ek re#uksi #an im%0lisasi. "eratn1a traksi #isesuaikan #en an spasme %t%t 1an ter!a#i. Sinar-8 #i unakan untuk memantau re#uksi <raktur #an apr%ksimasi <ra men tulan . Ketika tulan sem0uh, akan terlihat pem0entukan kalus pa#a sinar-8. Ketika kalus telah kuat #apat #ipasan ips atau 0i#ai untuk melan!utkan im%0ilisasi. Reduksi Terbuka# Pa#a <raktur tertentu memerlukan re#uksi ter0uka. Den an pen#ekatan 0e#ah, <ra men tulan #ire#uksi. Alat <iksasi interna #alam 0entuk pin, kawat, sekrup, plat paku, atau 0atan an l% am #i unakan untuk mempertahankan <ra men tulan #alam p%sisn1a sampai pen1em0uhan tulan 1an s%li# ter!a#i. Alat ini #apat #iletakkan #i sisi tulan atau lan sun ke r%n <ra men tulan . Reten%i)Imm$'ili%a%i Upa1a 1an #ilakukan untuk menahan <ra men tulan sehin kem0ali seperti semula se.ara %ptimun. Imobilisasi fraktur# Setelah <raktur #ire#uksi, <ra men tulan harus #iim%0ilisasi, atau #ipertahankan #alam p%sisi kese!a!aran 1an 0enar sampai ter!a#i pen1atuan. $m%0ilisasi #apat #ilakukan #en an <iksasi eksterna atau interna. 'et%#e <iksasi eksterna meliputi pem0alutan, ips, 0i#ai, traksi k%ntinu, pin #an teknik ips, atau <iksat%r eksterna. $mplan l% am #apat #i unakan untuk <iksasi interna 1an <raktur. Reha'ilita%i 'en hin#ari atr%pi #an k%ntraktur #en an <isi%terapi. Se ala upa1a #iarahkan pa#a pen1em0uhan tulan #an !arin an lunak. ,e#uksi #an im%0ilisasi harus #ipertahankan sesuai ke0utuhan. Status neur%>askuler ?mis. pen ka!ian pere#aran #arah, n1eri, pera0aan, erakan@ #ipantau, #an ahli 0e#ah %rt%pe#i #i0eritahu 19 0erperan se0a ai 0i#ai interna untuk men im%0ilisasi a a sumsum tulan , alat terse0ut men!a a apr%ksimasi #an <iksasi 1an kuat 0a i

se era 0ila a#a tan#a ansietas #an

an

uan neur%>askuler. Ke elisahan, #ik%ntr%l #en an 0er0a ai %t%t

keti#akn1amanan

pen#ekatan ?mis. me1akinkan, peru0ahan p%sisi, strate i pere#aan n1eri, termasuk anal etika@. Latihan is%metrik #an settin #iusahakan untuk meminimalkan atr%<i #isuse #an menin katkan pere#aran #arah. Partisipasi #alam akti>itas hi#up sehari-hari #iusahakan untuk memper0aiki keman#irian <un si #an har a-#iri. Pen em0alian 0ertahap pa#a akti>itas semula #iusahakan sesuai 0atasan terapeutika. "iasan1a, <iksasi interna memun kinkan m%0ilisasi le0ih awal. Ahli 0e#ah 1an <iksasi <raktur, menentukan luasn1a ekstrermitas 1an #an 0e0an 0erat 0a#an. memperkirakan sta0ilitas erakan #an stres pa#a

#iper0%lehkan, #an menentukan tin kat akti>itas

9.

PR(SES PEN:EM6!4AN T!#AN" Tulan 0isa 0ere enerasi sama seperti !arin an tu0uh 1an tu0uh untuk men1em0uhkan tulan 0aru #iantara u!un 1an lain. patah

6raktur meran san Tulan

#en an !alan mem0entuk tulan pen1em0uhan tulan , 1aitu:

patahan tulan .

0aru #i0entuk %leh akti>itas sel-sel tulan . A#a lima sta#ium

13 Stadium Satu7Pem'entukan 4emat$ma Pem0uluh #arah r%0ek #an ter0entuk hemat%ma #isekitar #aerah <raktur. Sel-sel #arah mem0entuk <i0rin una melin#un i tulan 1an rusak #an se0a ai tempat tum0uhn1a kapiler 0aru #an <i0r%0last. Sta#ium ini 0erlan sun )7 M 7- !am #an per#arahan 0erhenti sama sekali. .3 Stadium Dua7Pr$li8era%i Seluler Pa#a sta#ium ini ter!a#i pr%li<erasi #an #i<<erensiasi sel men!a#i <i0r% kartila % 1an marr%w 1an 0erasal #ari peri%steum,Nen#%steum, #an 0%ne men alami le0ih #alam #an telah men alami trauma. Sel-sel 1an

pr%li<erasi ini terus masuk ke #alam lapisan 1an

#isanalah %ste%0last 0ere enerasi #an ter!a#i pr%ses %ste% enesis. 20

Dalam 0e0erapa hari ter0entuklah tulan 0aru 1an men setelah <raktur sampai selesai, ter antun <rakturn1a. 23 Stadium Tiga7Pem'entukan Kallu% SelMsel 1an mem0entuk tulan 0erkem0an memiliki p%tensi 1an

a0un kan

ke#ua <ra men tulan 1an patah. 6ase ini 0erlan sun selama - !am

k%n#r% enik

#an %ste% enik, 0ila #i0erikan kea#aan 1an tepat, sel itu akan mulai #an !u a kartila %. P%pulasi sel ini #ipen aruhi %leh ke iatan %ste%0last #an %ste%klast mulai 0er<un si #en an men a0s%r0si sel-sel tulan 1an mati. 'assa sel 1an te0al #en an tulan 1an imatur #an kartila %, mem0entuk kallus atau 0e0at pa#a permukaan en#%steal #an peri%steal. Sementara tulan 1an ?an1aman tulan @ men!a#i le0ih pa#at sehin <raktur 0erkuran pa#a 7 min 93 Stadium Empat7K$n%$lida%i "ila akti>itas %ste%.last #an %ste%0last 0erlan!ut, an1aman tulan 0eru0ah men!a#i lamellar. Sistem ini sekaran .ukup kaku #an memun kinkan %ste%.last mener%0%s melalui reruntuhan pa#a aris <raktur, #an tepat #i0elakan n1a %ste%.last men isi .elah-.elah 1an tersisa #iantara <ra men #en an tulan 1an 0aru. $ni a#alah pr%ses 1an lam0at #an mun kin perlu 0e0erapa 0ulan se0elum tulan kuat untuk mem0awa 0e0an 1an n%rmal. u setelah <raktur men1atu. imatur a erakan pa#a tempat

;3 Stadium #ima7Rem$delling 6raktur telah #i!em0atani %leh suatu manset tulan 1an pa#at. Selama 0e0erapa 0ulan atau tahun, pen elasan kasar ini #i0entuk ulan %leh pr%ses res%r0si #an pem0entukan tulan i, #in#in 1an 1an terusmenerus. Lamellae 1an tekanann1a le0ih tin r%n #en an n%rmaln1a 21 le0ih te0al #ileti#akkan pa#a tempat 1an ti#ak #ikehen#aki #i0uan ,

a sumsum #i0entuk, #an akhirn1a #i0entuk struktur 1an mirip

;.

K(MP#IKASI 13 K$mplika%i Awal a. Keru%akan Arteri Pe.ahn1a arteri karena trauma 0isa #itan#ai #en an ti#ak a#an1a na#i, &,T menurun, .1an%sis 0a ian #istal, hemat%ma 1an le0ar, #an #in in pa#a ekstrimitas 1an #ise0a0kan %leh sakit, tin#akan emer ensi splintin , peru0ahan p%sisi pa#a 1an tin#akan re#uksi, #an pem0e#ahan. '. K$mpartement Syndr$m K%mpartement S1n#r%m merupakan k%mplikasi serius 1an ter!a#i karena ter!e0akn1a %t%t, tulan , sara<, #an pem0uluh #arah #alam !arin an parut. $ni #ise0a0kan %leh %e#ema atau per#arahan 1an menekan %t%t, sara<, #an pem0uluh #arah. Selain itu karena tekanan #ari luar seperti ips #an em0e0atan 1an terlalu kuat. 5. Fat Em'$li%m Syndr$m 6at =m0%lism S1n#r%m ?6=S@ a#alah k%mplikasi serius 1an serin ter!a#i pa#a kasus <raktur tulan pan!an . 6=S ter!a#i karena sel-sel lemak 1an #ihasilkan 0%ne marr%w kunin masuk ke aliran #arah #an men1e0a0kan tin kat %ksi en #alam #arah ren#ah 1an #itan#ai #en an ta.h1pnea, #emam. d. In8ek%i S1stem pertahanan tu0uh rusak 0ila a#a trauma pa#a !arin an. Pa#a trauma %rth%pe#i. in<eksi #imulai pa#a kulit ?super<i.ial@ #an masuk ke #alam. $ni 0iasan1a ter!a#i pa#a kasus <raktur ter0uka, tapi 0isa !u a karena pen pem0e#ahan seperti pin #an plat. e. A a%kuler Nekr$%i% 22 unaan 0ahan lain #alam an uan perna<asan, ta.h1kar#i, h1pertensi,

A>askuler Nekr%sis ?AAN@ ter!a#i karena aliran #arah ke tulan rusak atau ter an u 1an 0isa men1e0a0kan nekr%sis tulan #an #iawali #en an a#an1a A%lkmanOs $s.hemia. 8. Sh$5k Sh%.k ter!a#i karena kehilan an 0an1ak #arah #an menin katn1a permea0ilitas kapiler 1an 0isa men1e0a0kan

menurunn1a %ksi enasi. $ni 0iasan1a ter!a#i pa#a <raktur. .3 K$mplika%i Dalam <aktu #ama a. Delayed !ni$n Dela1e# Uni%n merupakan ke a alan <raktur 0erk%ns%li#asi sesuai #en an waktu 1an #i0utuhkan tulan untuk men1am0un . $ni #ise0a0kan karena penurunan supai #arah ke tulan . '. N$nuni$n N%nuni%n merupakan ke a alan <raktur 0erk%ns%li#asi #an mempr%#uksi sam0un an 1an len kap, kuat, #an sta0il setelah 6-+ 0ulan. N%nuni%n #itan#ai #en an a#an1a per erakan 1an 0erle0ih pa#a sisi <raktur 1an kuran . 5. Maluni$n 'aluni%n merupakan pen1em0uhan tulan #itan#ai #en an menin katn1a tin kat kekuatan #an peru0ahan 0entuk ?#e<%rmitas@. 'aluni%n #ilakukan #en an pem0e#ahan #an reim%0ilisasi 1an 0aik. DAFTAR P!STAKA (. Th%mps%n J&.NetterKs &%n.ise Atlas %< Frth%pae#i. Anat%m1. ( st e#iti%n. Phila#elphiaL '%s01 =lse>ier. )00(. ). 'er-&. "asi. %n =mer en.1. )004. Jakarta. *. Purwa#iant%, A us, #kk. )000. Ke#aruratan 'e#ik =#isi ,e>isi. Jakarta "inarupa Aksara. 23 mem0entuk sen#i palsu atau pseu#%arthr%sis. $ni !u a #ise0a0kan karena aliran #arah 1an

7. &anale ST an# "eat1 J5. =#it%rs. &amp0ellOs Fperati>e Frth%pae#i.s. (( th e#. Phila#elhia, Penns1l>aniaL '%s01 =lsi>ier. )004. /. '%%re KL, an# A ur, A',. Anat%mi Klinis Dasar. JakartaL5$p%krates .)00).

24