Anda di halaman 1dari 2

Langkah-Langkah dalam Melakukan Konseling: Langkah 1. Rapport dan structuring.

Hello Fungsi dan tujuan Untuk membangun kerja sama yang baik dengan klien dan untuk membuat klien merasa nyaman dengan konselor. Structuring dibutuhkan untuk menjelaskan tujuan dari konseling. Fungsi strukturing adalah untuk menjaga sesi pada tujuan (tidak melenceng dan untuk mengin!ormasikan pada klien apa yang konselor mampu dan tidak mampu lakukan. Untuk mengetahui alasan klien datang dan bagaimana ia memandang masalah. 'ende!inisian masalah yang baik akan memberi arah dan tujuan konseling dan menghindari dibahasnya topik yang tidak berguna. (uga untuk mengidenti!ikasi kekuatan) kekuatan klien (positive strength *+ngat bah,a klien bertumbuh dari kekuatannya" yaitu dari aset) aset positi! dan kemampuan) kemampuan-- So" harus digali untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi dan untuk pertumbuhan di masa mendatang Skil yang umumnya digunakan Attending behavior untuk membangun kontak dengan klien dan client observation skill untuk menentukan metode yang tepat untuk membangun rapport. Strukturing umumnya menggunakan influencing skill" yaitu information giving and instructions

#.

$engumpulkan in!ormasi" mende!inisikan masalah" dan mengidentidikasi aset. %pa masalahnya&

0.

$enentukan tujuan. %pa yang diinginkan oleh klien&

3.

$encari alternati! dan mengkon!rontasi client incongruities %pa yang akan kita lakukan terhadap masalah ini&

Untuk mengetahui dunia ideal klien. Hal bagaimana yang diinginkan oleh klien& 1agaimana segala sesuatunya jika masalah dipecahkan& Langkah ini penting karena memungkinkan konselor untuk mengatahui apa yang klien inginkan. %rah yang yang diinginkan klien dan konselor harus dibuat harmonis. Untuk beberapa klien" le,ati langkah # dan tentukan tujuan terlebih dahulu. Untuk mencari pemecahan dari masalah klien. Hal ini bisa meliputi pemecahan masalah kreati! (menemukan sebanyak mungkin alternati! pemecahan dengan tidak menilai terlebih dahulu*biar pun alternati!nya

.ang paling umum digunakan adalah attending skills" khususnya the basic listening sequence (berurutan mulai dari open question, closed questions, encourager, parafrase, reflection of feeling, summarization. Umumnya berhasil, tetapi tidak kaku-- $au penjelasan lebih lanjut& Lihat te/t book hal #11 Skil yang lain digunakan bila perlu. (ika masalah tidak jelas" barangkali %nda memerlukan tambahan influention skill. 'enggalian aset positi! sering membukakan tentang kemampuan)kemampuan yang dimiliki oleh klien yang berguna dalam mencari pemecahan masalah .ang paling umum adalah attending skills" khususnya the basic listening sequence. 2engan klien dari budaya yang berbeda dan yang tidak terlalu banyak bicara" langkah ini (langkah 0 sebaiknya dilakukan sebelum langkah #.

2apat dimulai dengan kesimpulan tentang discrepancy (ketidaksesuaian . Influencing skills amat dibutuhkan di sini. Attending skills juga dibutuhkan untuk menyeimbangkan.

5.

eneralization dan transfer of learning !"ill you do it#$

tampak bodoh dan tak masuk akal untuk kemudian memutuskan alternati! mana yang akan diambil. Langkah ini memerlukan ,aktu yang paling lama dalam konseling Untuk memungkinkan perubahan dalam pikiran" perasaan" dan perilaku dalam kehidupan klien sehari)hari. 1anyak klien yang mengikuti konseling untuk kemudian tidak melakukan apa) apa untuk mengubah perilakunya" dan tetap hidup dengan pola seperti sedia kala

Influencing skills, seperti directive dan information%e&planation umumnya berman!aat. Attending skills digunakan untuk mengecek apakah klien memahami pentingnya tahap4langkah ini.

Tugas Studi Kasus Konseling 1. #. 0. 3. :. 9. >. Siapkan kaset dan tape recorder dan pilih subjek yang bersedia menjadi konselee %nda untuk role play. 5ugas dikerjakan dalam kelompok ($aksimal 0 orang*minimal 1 orang . (angan lupa minta ijin pada konselee untuk merekam inter6ie,. 7onseling4,a,ancara bisa merupakan ,a,ancara lanjutan ataupun ,a,ancara pertama. Sebelum memulai konseling" buat 'erencaraan 7onseling berdasarkan langkah)langkah konseling (8ontoh 'erencanaan 7onseling lihat pada halaman #9:)#99" atau pada lampiran berikut ;ekam inter6ie, dan buat transcript secara 6erbatim (kata demi kata dicatat" termasuk ungkapan seperti <m==. $asukkan pernyataan konselor maupun testee dalam Format Laporan 7lasi!ikasikan skill dan !okus inter6ie, yang digunakan oleh konselor 7lasi!ikasikan !okus klien (Lihat contoh +denti!ikasikan langkah)langkah inter6ie,. 'erhatikan bah,a %nda tidak selalu harus mengikuti urutan langkah tersebut. %nda bisa saja menuliskan langkah # lagi setelah %nda mele,ati langkah 3" kalau memang demikian terjadi dalam ,a,ancara 1uat komentar terhadap transkrip. ?unakan kesan %nda sendiri" tambahkan dengan kerangka konseptual dari materi yang telah dipelajari ('erhatikan contoh .