Anda di halaman 1dari 7

1

BAB III PEMBAHASAN Panel Dryer untuk Pertanian Menggunakan Sensor Kelembapan adalah sebuah alat sebagai pusat pengendali otomatis yang didalamnya tertanam berbagai komponen yang penting. Misalnya, PLC, connector, relay, thermocouple, humidity (sensor kelembapan) dll. Pada penjelasan kali ini saya akan menjelaskan tentang humidity (sensor kelembapan), karena komponen ini sangat berperan penting terhadap kualitas pada PT-2700 dapat dipasang ke dalam pengering padi atau skala pengukuran di stasiun bongkar muat beras, memungkinkan pengukuran kelembaban terus menerus. Ketika dipasang ke mesin pengering, adalah mungkin untuk secara otomatis menghentikan mesin pengering saat mengambil pengukuran kelembaban.

A.

Pengertian humidity (sensor kelembapan) Moisture meter merupakan suatu instrument yang digunakan untuk mengukur persentase dari air pada substansi zat yang diberikan, serta digunakan untuk mengukur kelembaban suatu bahan atau kadar air dalam suatu bahan. Informasi ini dapat digunakan untuk menentukan apakah bahan yang siap digunakan, tiba-tiba basah atau kering, atau

membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Ada bermacam-macam moisture meter yang digunakan, seperti Conventional meter dan Grainspear. Kedua-duanya digunakan sesuai dengan kebutuhan dan situasi. Banyak organisasi memiliki lebih dari satu jenis untuk penggunaan dengan aplikasi yang berbeda.

Spear lebih umum digunakan untuk on-floor drying dan in-bin storage. Untuk penggunaannya di gudang pengeringan (drying shed), lapangan in-field atau untuk loading-in/out grain desain tradisional adalah lebih baik. Kemudian ada aturan keras dan cepat tentang mana dan di mana yang harus digunakan, penggunaan dan anggaran yang akan menentukan yang mana yang dibutuhkan.

Produk yang dapat di analisa antara lain:

Biji-bijian Gandum Gabah Sorgum Tembakau Kayu Coklat Biji bunga matahari Jerami Jagung Beras Kopi Kedelai Dll

B.

Prinsip Kerja 1. Thermogravimetry Prinsip pengukuran kadar air dengan metode thermogravimetry adalah melakukan pemanasan dan penimbangan. Dimana air dalam produk akan menguap ketika dipanaskan, selisih bobot awal dengan bobot setelah pemanasan adalah kadar air bahan tersebut. Contoh alat: Infra red moisture tester 2. Metode Elektrik 1) Konduktometri Pada prinsipnya adalah berdasarkan penentuan

konduktifitas atau daya hantar listrik. Kadar air berbanding linear dengan kapasitas listrik yang ditangkap oleh detektor. Mekanisme kerja konduktometri:

2)

Resistani Pada prinsipnya adalah metoda elektrik dimana kandungan

air yang terukur berbanding terbalik dengan nilai resistan yang diukur. Contoh alat: Grain moisture tester, Hand held moisture meter Perhitungan:

C.

MACAM MOISTURE METER

Grain Moisture Meter MC7825G Moisture meter model MD7822 Wood / Tobacco Moisture Meter GMK-303 Wagmer MMC220 5 to 30% wood moisture meter Wagner MMC210 Digital Proline Wood Moisture Meter Wagner MMC205 Digital Proline Moisture Meter Wagner MMI1100 Pinless Datalogger Wood Moisture Meter Delmhorst J-2000 6 to 40% Digital Readout Wood Moisture Meter Delmhorst J-LITE 6 to 30% LED Readout Wood Moisture Meter

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Setelah melaksanakan kegiatan PI (Praktik Industri) di PT. AGRINDO unit AFU (Agrindo Fabrication Unit) di Bambe Gresik ini, kami mendapatkan banyak pengalaman dan tambahan ilmu yang tidak kami dapatkan di dalam bangku perkuliahan. Pengalaman tersebut membuat kamai membuat kami untuk lebih berfikir maju tentang industri dimasa yang akan dating pada umumnya dan khususnya di bidang industry bagian proses pembuatan panel untuk mesin pertanian. Berdasarkan dari pengalaman selama PI (Praktek Industri) di PT.AGRINDO unit AFU AFU (Agrindo Fabrication Unit) di Bambe Gresik dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Mengetahui penerapan PLC pada Panel Dryer 2. Mengetahui cara kerja dan hubungan PLC dengan sensor pada Panel. 3. Mengetahui cara wiring dengan skema yang ada di pabrik 4. Mengetahui proses pembuatan Panel yang didalamnya terdapat PLC, Relay, Sensor, dan komponen lainnya. 5. Mengerti tentang penerapan keselamatan kerja pada saat bekerja.

B.

Saran Setelah melaksanakan kegiatan PI (Praktik Industri) di PT. AGRINDO

unit AFU (Agrindo Fabrication Unit) di Bambe Gresik ini, saran yang dapat disampaikan sebagai bahan pertimbangan atau masukan antara lain sebagai berikut.
1. Bagi mahasiswa elektronika yang ingin mencari tempat PI (Praktik Industri), di PT. AGRINDO unit AFU (Agrindo Fabrication Unit) di Bambe Gresik dapat direkomendasikan sebagai tempat mencari pengalaman kerja di bidang elektronika khususnya bagian kontrol karena di tempat ini banyak terdapat ilmu tentang PLC, Sensor, Wiring dan elektronika. 2. PT. AGRINDO unit AFU (Agrindo Fabrication Unit) di Bambe Gresik adalah tempat yang cocok bagi mahasiswa yang ingin mendalami dunia industri, karena di tempat ini banyak pengalaman yang di dapat. hal-hal yang yang berhubungan dengan

DAFTAR PUSTAKA