Anda di halaman 1dari 7

Mata Kuliah : Perencanaan, Kebijakan & Evaluasi Program Kesling

Kegiatan Pengendalian Vektor Kecoa Pada Kapal Yang Berlabuh Di Pelabuhan Paotere

Disusun Oleh: Hamdana Sri Wahyuingsih Teti Ervianti

JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS LMU KESEHATAN UN !ERS TAS SLAM NE"ER ALAU## N MAKASSAR

$%&' A. Pendahuluan Pelabuhan laut merupakan salah satu pintu masuk yang strategis bagi masuknya vektor penular penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah dari berbagai negara di dunia. Kemajuan teknologi bidang transportasi, perdagangan bebas maupun mobilitas penduduk antar negara mengakibatkan dampak negatif di bidang kesehatan yaitu percepatan perpindahan dan penyebaran vektor penyakit menular potensial wabah yang dibawa oleh alat angkut, orang maupun barang bawaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyebaran vektor melalui alat angkut adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri ( epkes !", #$$%a&. Keberadaan vektor di atas kapal dapat mempengaruhi kondisi kesehatan para penumpang termasuk juga petugas dan anak buah kapal (A'K& karena vektor dapat menularkan penyakit kepada manusia. (ektor yang paling sering dijumpai di atas kapal adalah kecoa. Pada umumnya kecoa merupakan binatang malam. Pada siang hari mereka bersembunyi di dalam lubang atau celah)celah tersembunyi. Kecoa yang menjadi permasalahan dalam kesehatan manusia adalah kecoa yang sering berkembangbiak dan hidup di sekitar makhluk hidup yang sudah mati. Aktivitas kecoa kebanyakan berkeliaran di dalam ruangan melewati dinding, pipa)pipa atau tempat sanitasi. Kecoa dapat mengeluarkan *at yang baunya tidak sedap sehingga kita dapat mendeteksi tempat hidupnya. +ika dilihat dari kebiasaan dan tempat hidupnya, sangat mungkin kecoa dapat menularkan penyakit pada manusia. Kuman penyakit yang menempel pada tubuhnya yang dibawa dari tempat)tempat yang kotor akan tertinggal atau menempel di tempat yang dia hinggapi. (ektor jenis kecoa yang ada di atas kapal ini sering membawa mikroorganisme seperti ,almonella, -ntamoeba histolitica yaitu kuman penyebab diare, typhoid.thypus, disentri, cholera dan virus hepatitis A (Aryatie, #$$/&. Pada kasus penyakit diare misalnya, data menurut epkes !" (#$$0b&, angka kesakitan diare di "ndonesia pada tahun #$$1 (2$1 kasus& meningkat

menjadi 2%3 per1$$$ penduduk pada tahun #$$2. ,edangkan hasil wawancara terhadap #$ orang kapten kapal pada bulan esember #$$% bahwa penyakit yang sering dikeluhkan para A'Knya adalah penyakit diare atau penyakit perut. Hal ini didukung oleh data kunjungan poliklinik tahun #$$0.#$$% yang dihimpun dari beberapa Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP& kelas utama di seluruh "ndonesia menunjukkan bahwa laporan penyakit diare di KKP 4anjung Priok (215 kasus&, KKP 'atam (%% kasus&, KKP 6akassar (#$/ kasus&, KKP ,urabaya (11$ kasus&, ,emarang (53 kasus&, umai (/25 kasus& dan KKP 6edan (%# kasus& (,imkespel, #$$%&. 7ntuk mewaspadai penyebaran masuknya vektor penular penyakit lewat pelabuhan, sesuai Peraturan 6enteri Kesehatan !" 8o.2/0.6enkes.Per."(.#$$5 telah ditetapkan bahwa KKP sebagai 7nit Pelaksana 4eknis (7P4& dan ujung tombak epartemen Kesehatan !" yang berwenang mencegah dan mengendalikan vector penular penyakit yang masuk dan keluar pelabuhan dengan melakukan upaya pemutusan mata rantai penularan penyakit secara profesional sesuai standar dan persyaratan yang telah ditetapkan ( epkes !", #$$5& Pengendalian vektor penular penyakit di atas kapal merupakan salah satu upaya pemutusan mata rantai penularan penyakit. ,urvei awal yang dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan 6edan pada tahun #$$5 menunjukkan bahwa 52,2 9 kapal yang datang melalui pelabuhan 'elawan dikategorikan risiko tinggi karena di atas kapal dijumpai vektor penyakit. '. asar Hukum 1. Keputusan 6enteri Kesehatan !epublik "ndonesia 8omor alam 321.6-8K-,.,K."(.#$$% tentang Pedoman 4eknis Pengendalian !esiko :ingkungan di Pelabuhan.'andara.Pos :intas 'atas !angka Karantina Kesehatan.

#. Peraturan

6enteri

Kesehatan

!epublik

"ndonesia

8omor

2/0.6-8K-,.P-!."(.#$$5 tentang ;rganisasi dan 4ata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan 2. Peraturan 6enteri Kesehatan !epublik "ndonesia 8omor 23 4ahun #$12 4entang Penyelenggaraan 4indakan Hapus 4ikus dan Hapus ,erangga Pada Alat Angkut di Pelabuhan, 'andar 7dara, dan Pos :intas 'atas arat <. 4ujuan dan ,asaran 1. 4ujuan umum 6engendalikan vektor kecoa dan menurunkan angka kejadian penyakit akibat vektor kecoa pada kapal barang yang berlabuh di Pelabuhan Paotere 6akassar. #. 4ujuan khusus a. 6eningkatkan pengetahuan Anak 'uah Kapal (A'K& tentang vektor kecoa. b. 6enekan jumlah vektor kecoa di kapal barang yang berlabuh di Pelabuhan Paotere 6akassar. c. 6emutus mata rantai penularan penyakit melalui vektor kecoa. d. 6enurunkan kasus penyakit yang berhubungan dengan vektor kecoa di atas kapal barang. 2. ,asaran ,asaran adalah semua kapal barang yang berlabuh di Pelabuhan Paotere. . :uaran 4erlaksananya kegiatan pengendalian vektor kecoa pada kapal barang yang berlabuh di Pelabuhan Paotere 6akassar. -. Pelaksana dan Penanggung +awab Kegiatan a. Pelaksana kegiatan

Pelaksana kegiatan pengendalian vektor kecoa adalah ,eksi Pengendalian (ektor dan 'inatang Penular Penyakit Pelabuhan Paotere 6akassar bekerja sama dengan Entomolog.

b. Penanggung jawab kegiatan Penanggung jawab kegiatan pengendalian vektor kecoa adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP& Pelabuhan Paotere 6akassar. =. Kegiatan >ang ilaksanakan a. 7raian Kegiatan Kegiatan Pengendalian (ektor Kecoa pada Kapal 'arang yang 'erlabuh di Pelabuhan Paotere meliputi penyuluhan pada Anak 'uah Kapal (A'K& tentang vektor kecoa, survey kepadatan kecoa di atas kapal, dan apabila tingkat kepadatan kecoa pada kapal tergolong ?tinggi@ dan ?sangat tinggi@, maka dilakukan disinseksi. 'erikut ukuran interpretasi hasil survei tingkat kepadatan kecoaA

b. 'atasan Kegiatan Kegiatan pengendalian vektor kecoa hanya dilakukan pada kapal barang yang berlabuh di Pelabuhan Paotere pada bulan +anuari #$13. Peserta penyuluhan vektor kecoa adalah semua A'K kapal yang berlabuh,

sedangkan kapal yang di disinseksi hanya kapal yang telah di survey kepadatan kecoanya dan memiliki tingkat kepadatan kecoa yang tinggi. B. +adwal Kegiatan a. Caktu pelaksanaan kegiatan Kegiatan Pengendalian (ektor Kecoa pada Kapal 'arang yang 'erlabuh di Pelabuhan Paotere direncanakan dilaksanakan pada #$13. b. 6atrik pelaksanaan kegiatan 'ulan +anuari

Caktu pelaksanaan (hari& 8o 1 Kegiatan 4ahap Persiapan Penyusunan rencana kerja # Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan ,urvey kepadatan kecoa isinseksi 2 -valuasi " "" """ "(

H. Anggaran Kegiatan ,umber dana dari AP' dan AP'8, berupa biaya operasional untuk sekali kegiatan pengendalian vektor kecoa, yakniA 8o. 'iaya ;perasional 1 2 'iaya 4enaga. ,atuan ;utput 'iaya ,nack. ,atuan ;utput +umlah !p. /.$$$.$$$ !p. 1.$$$.$$$

3 3

Alat dan bahan esisensi 'iaya tidak tetap. ,atuan ;utput 'iaya 4otal

!p. #$.$$$.$$$ !p. /$$.$$$ !p. #0./$$.$$$

!eferensiA 1. 6enteri Kesehatan !epublik "ndonesia. #$$5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 356/Menkes/Per/Iv/2 ! "entang #rganisasi $an "ata Ker%a Kantor Kesehatan Pelabuhan #. Anonim. Pengendalian &ektor' 7niversitas ,umatera 7tara. 2. Anonim. Pedoman Pengendalian Ke(oa Khusus di Rumah )aki' 4. rs . Cinarno 6,c. #$$D. Kebi%akan Nasional Pengendalian &ektor.