Anda di halaman 1dari 3

Ini dia tulisan pertamaku yang diterbitkan media pada tahun 2014 ini.

Semoga jadi awalan untuk lebih banyak menulis lagi dan dimuat media di tahun tahun politik ini Home News Opini

Inggar Saputra

Trias Corruptica di Republik Koruptor


amis! 2" #anuari 2014 11$02 wib % &

'ewasa ini! kemorosotan moralitas pejabat semakin dirasakan masyarakat Indonesia. (agaimana tidak! hampir setiap hari media massa memberitakan da)tar pejabat tinggi negara yang terjaring omisi *emberantasan orupsi + * , akibat tersandung kasus korupsi yang merugikan negara miliaran maupun triliunan rupiah. Ironisnya! peta korupsi menggurita di kalangan eksekuti)! legislati) dan yudikati) sehingga melahirkan istilah trias -orrupti-a. 'alam ruang legislati)! masyarakat dipertontonkan kasus korupsi pembangunan sarana dan prasarana sport -enter di (ukit Hambalang! (ogor! #awa (arat yang tidak kunjung diselesaikan. *adahal kasus yang merugikan negara triliunan rupiah itu merupakan titik kulminasi prestasi negati) para wakil rakyat. .er-atat! beberapa politisi seperti /nas 0rbaningrum! 1uhammad Na2aruddin dan /ngelina Sondakh diketahui sebagai aktor intelektual proyek Hambalang. 0ang panas itu membuat masyarakat gerah! semakin apatisme kepada partai politik dan menilai '*3 sebagai tempat ban-akan anggaran.

.ak kalah mengerikan korupsi di kalangan pejabat yudikati) yang ter-erminkan dari perilaku penegak hukum. .erbaru! rakyat disuguhkan 4perselingkuhan5 politisi dan hakim dalam sengketa *ilkada 6unung 1as! alimantan .engah yang melibatkan politisi 6olkar 7hoirunnisa dan mantan hakim 1 ! /kil 1u-htar sebagai tersangka. Sebelumnya rakyat juga disuguhkan korupsi simulator SI1! rekening gendut dan ma)ia pajak 6ayus .ambunan yang mellibatkan kalangan pejabat tinggi di kepolisian. Sementara di ranah eksekuti)! korupsi menggila dalam aspek kepemimpinan nasional dan daerah (erdasarkan data omisi *emberantasan orupsi + * ,! sejak 2004 sampai dengan 2012! lebih dari 189 kepala daerah tersandung korupsi. 1ereka terdiri atas 18 gubernur dan 19: bupati dan wali kota yang menjalani pemeriksaan di lembaga antikorupsi ini. Sebanyak 40 di antaranya sudah diproses penegak hukum dan bahkan sudah mendekam di penjara sebagai koruptor. 1araknya para pemimpin di negeri Ini yang terjerat korupsi sangat disayangkan! sebab pemimpin daerah seharusnya pelopor pemberantasan korupsi! tapi )aktanya justru banyak yang melakukan korupsi +;merson <untho! 201", 1araknya trias -orrupti-a di Indonesia tentu mengundang keprihatinan mendalam. Hemat penulis! persoalan korupsi disebabkan setidaknya tiga )aktor )undamental *ertama! lemahnya moralitas dan integritas pejabat publik di Indonesia. Saat ini jiwa bangsa Indonesia bagaikan sebuah bangsa yang mengalami kegalauan sangat hebat. Itu terjadi disebabkan semakin banyaknya persoalan bangsa yang tak terper-ahkan +'ante /lighieri! 201", 'alam istilah ;mile 'urkheim! bangsa Indonesia hidup dalam kegamangan! ketidakpastian!instabilitas dan sebagaianya. Saat ini! bangsa yang pernah melahirkan kerajaan besar 1ajapahit dan Sriwajaya ini melahirkan generasi tokoh politik yang penuh tipu&tipu! intrik politik uang! kepalsuan! suap dan korupsi +.homas oten! 201", 1engapa kondisi itu terus terjadi! berulang dan seolah tanpa solusi= eka-auan moralitas manusia Indonesia disebabkan matinya kesadaran moral dan suara hati +>ran2 1agnis Suseno! 201",. 'alam kesempatan lain! teolog #ohn Newman menjelaskan seharusnya sebuah bangsa memiliki suara hati! sehingga mampu membedakan perbuatan yang baik dan benar! melawan segala bentuk keburukan dan kesalahan. Seorang yang memiliki suara hati akan malu melakukan perbuatan yang tak bermoral! sehingga akan menimbulkan kesadaran dan keutamaan moral. edua! menjamurnya mentalitas korupsi disebabkan pola hidup hedonisme dalam kehidupan para pemimpin bangsa. 'alam bekerja mereka tidak pernah serius membahas dan mengad?okasi persoalan kerakyatan. Segala kebijakan yang diputuskan berorientasi kepada kepentingan kelompok dan keluarganya sehingga terjadi usaha memperkaya diri sendiri. Sebagian pejabat sudah rabun ayam! hanya melihat yang dekat&dekat aja. epentingan bangsa dan negara tidak singgah dalam otaknya. 1ereka menggunakan kekuasaan untuk memperoleh benda dan kesenangan! seperti hidup di tengah )atamorgana +Sya)ii 1aari)! 201", etiga! buruknya sistem rekrutmen dan kaderisasi yang dijalankan partai politik. ondisi ini menyedihkan sebab parpol adalah wadah artikulati) yang memainkan )ungsi produsen dalam melahirkan kepemimpinan nasional. Ironis! dewasa ini parpol terjebak sistem pasar terbuka sebagai konsekuensi logis demokrasi dalam bidang politik. 'ampak liberaliasi politik

melahirkan pragmatisme berpolitik sehingga tradisi politik uang masih dijadikan pedoman parpol dalam menerima -alon yang mengajukan diri menjadi pemimpin. riteria integritas! kualitas! kredibilitas dan jiwa kepemimpinan sering kali diabaikan sehingga melahirkan pemimpin berwajah kemuna)ikan dan hipokrit. +1arwan #a@)ar! 201", 'alam men-egah semakin kronisnya trias -orrupti-a! ada sejumlah solusi yang dapat dijalankan seperti re)ormasi moralitas! penguatan tradisi asketisme! rekrutmen parpol berbasiskan integritas dan hukuman pen-abutan pensiun untuk koruptor dari kalangan pejabat negara. .epat rasanya pernyataan etua *(N0! H Said /Ail Siroj! sudah saatnya bangsa ini memerlukan re)ormasi moral! nilai kejujuran! kebenaran! dan kesungguhan. 'alam menjawab tantangan itu diperlukan kerja keras pemuka agama untuk selalu mengingatkan melalui pesan&pesan moral sehingga mereka bekerja untuk mengabdi kepada rakyat! bukan menumpuk kekayaan. ita juga perlu mendorong para pejabat tinggi menerapkan perilaku hidup sederhana sehingga rakyat mendapatkan keteladanan yang baik. Selain itu! parpol harus mulai ber)ikir serius dengan menyeleksi pemimpin dengan berdasarkan integritas dan kompetensi! bukan kekayaan pribadi sehingga melegalkan pola kepemimpinan transaksional. .erakhir lembaga negara harus se-epatnya melahirkan produk hukum yang men-erminkan keadilan dengan men-abut hak pensiun pejabat negara yang terbukti korupsi. Inggar Saputra Mahasiswa Magister Ketahanan Nasional Universitas Indonesia (//mbs)

B RI!" ! RK"I!
opini

1endadak Nyaleg 1enakar ualitas *emilu 2014 1empersempit *olitik *empek (elajarlah pada *e-el #angan #adikan 3ekomendasi (* Satu&Satunya /lasan enaikan ;lpiji orupsi$ 1onopoli dan 'iskresi .anpa /kuntabilitas /*(' dalam *utaran *olitik 2014 Nasib *arpol Islam di *emilu 2014 ;tika dan 0paya 1emberantas orupsi more news