Anda di halaman 1dari 1

Apa penyebab perubahan warna urine,fases, dan mata?

Pembentukan Bilirubin berlebihan


Ikterus yang timbul seiring disebut sebagai ikterus hemolitik. Konjugasi dan transfer pigmen empedu berlangsung normal,tetapi suplai bilirubin tak tekonjugasi melampaui kemampuan hati. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar bilirubin tak terkonjugasi dalam darah. Meskipun demikian ,pada penderita hemolitik berat,kadar bilirubin serum jarang melebihi 5 mg/dl dan ikterus yang timbul bekonjugasi tidak bersifat ringan serta berwarna kuning pucat. Bilirubin tak terkonjugasi tidak larut dalam air,sehingga tidak dapat diekskresi dalam urine dan tdak terjadi blirubinuria. Namun demikian terjadi peningkatan pembentukan urobilinogen (akibat peningkatan beban bilirubin terhadap hati dan peningkatan konjugasi serta ekskresi), yang selanjutnnya mengakibatkan peningkatan ekskresi dalam fases dan urine. Urine dan fases berwarna gelap.

Penurunan ekskresi bilirubin terkonjugasi


Gangguan ekskresi bilirubin, baik yang di sebabkan oleh factor fungsional maupun obstruktif,terutama menyebabkan terjadinnya hiperbilirubinemia terkonjugasi. Bilirubin terkonugasi larut dalam air,sehingga dapat diekskresi dalam urine dan menimbulkan bilirubinuria serta urine yang berwarna gelap. Urobilinogen fases danurobilinogen urine sering menurun sehingga fases terlihat pucat. Mata berwarna kuning karena terdapat jaringan permukaan yang kaya elastin. Yang biasanya pada ikterus dapat di deteksi pada sclera,kulit.