Anda di halaman 1dari 9

Kandidosis

Definisi kandidiasis (atau kandidosis)menunjukkan bermacam-macam infeksi yang disebabkan oleh Candida albicans atau oleh anggota dari genus candida. Organisme ini mempunyai ciri khas menginfeksi kulit, kuku, membran mukosa, dan saluran pencernaan, tetapi mereka juga dapat menginfeksi organ interna dan menyebabkan penyakit sistemik.

Sinonim Kontroversi terjadi atas penamaan nomenklatur dari infeksi kandida. !i "merika serikat, kandidiasis adalah terminologi yang disetujui,meskipun terminologi kandidosis adalah yang lebih disukai di kanada, kerajaan inggris, perancis, dan italia.

Etiologi #enus Candida adalah sebuah kelompok yang beragam dari lebih kurang $%& spesies ragi. 'eberapa spesies dari Candida adalah mikroorganisme penyebab penyakit oportunistik pada manusia , meskipun mayoritas tidak menginfeksi manusia. 'aru-baru ini penelitian secara epidemiologi mengindikasikan bah(a prevalensi relatif dari C. albicans dalam isolasi klinis telah berkurang, dengan spesies lain seperti C. glabrata, C. tropicalis, C. krusei, C. dubliniensis, and C. parapsilosis yang muncul sebagai mikroorganisme patogen. )emua spesies dalam genus Candida mempunyai kemampuan untuk menghasilkan pseudomiselium, kecuali C. glabrata.

Epidemiologi C. albicans sering ditemukan sebagai saprofit (organisme yang hidup atau tumbuh dari materi tanaman atau he(an mati yang sedang membusuk) dan bekolonisasi di membran mukosa he(an berdarah panas. C. albicans juga berkolonisasi di orofaring pada *ebih dari %& persen individu normal. )ebagai tambahan, C. albicans hidup sebagai organisme komensal (organisme yang hidup pada atau didalam organisme lainnya, namun tidak menyebabkan

perlukaan bagi pejamu) di mukosa vagina dari +& sampai +% persen merupakan asimptomatik, pada (anita sehat. ,agi itu jarang terisolasi dari kulit normal manusia, kecuali terkadang pada area intertriginosa (sela-sela paha). Organisme ini juga jarang ditemukan di tanah, tumbuh-tumbuhan, atau contoh udara.

Patogenesis C. albicans adalah ragi dimorfik (berada dalam dua bentuk, kapang atau ragi) yang bertanggung ja(ab atas -& sampai .& persen dari semua infeksi kandida, dimana hal itu menjadi penyebab tersering dari kandidiasis superfisial and sistemik. )ebagai sebuah jamur dimorfik, kandida mempunyai kemampuan untuk berubah bentuk dari fase tunas ragi ke fase pertumbuhan invasif miselium , yang diperlukan untuk infeksi jaringan. Inisiasi dari infeksi dibantu oleh perlekatan dari organisme ke jaringan epithelial dan kemudian invasi kedalam jaringan. /nvasi jaringan terjadi dengan perluasan dari enzim keratolitik , fosfolipase atau enzim proteolitik yang spesifik. )ecara istopatologi, sebuah daerah kosong terlihat disekitar organisme, yang meyakinkan adanya suatu proses lisis jaringan epitelial. !i tahun ini, para peneliti telah mengidentifikasi bah(a berbagai jenis gen mematikan yang membantu perlekatan jaringan dan invasi dari spesies kandida.

!aktor Predisposisi bagaimana terjadinya infeksi kandida, termasuk " Keadaan umum kulit, keadaan kulit yang lemah akibat trauma, luka bakar atau maserasi merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya kandidiasis kutan yang sebelumnya ada invasi ragi candida ke kulit yang lemah itu. )tatus gi0i, 1ada kasus perleche timbul karena defisiensi riboflavin (vitamin ')

)tatus fisiologi yang berubah ,

Kehamilan dapat mengubah flora mikroba, keasaman lokal vagina yang dapat menyebabkan vulvovaginitis, karena invasi ragi candida ke mukosa vagina. 1enyakit sistemik,dan 1enderita Diabetes yang umumnya memiliki bobot tubuh gemuk mempunyai kemungkinan besar terkena infeksi kandidiasis intertriginosa, karena pada orang gemuk bila melakukan aktifitas sederhana saja akan membutuhkan tenaga yang cukup besar untuk mengimbangi pergerakan bobot tubuhnya, dan hal itu akan meningkatkan panas tubuh, olah karena itu tubuh melakukan sistem homeostasis dengan mengeluarkan keringat, sehingga bagian lipatan tubuh seperti dilipat paha ataupun aksila umumnya akan lembab dan hangat yang sesuai dengan tempat hidup candida. !aerah yang terinfeksi candida menjadi merah dan lembab serta dapat timbul vesikel. Orang dengan Diabetes #elitus mempunyai risiko besar terhadap infeksi berat. "lasannya, termasuk adanya abnormalitas dalam sel penghubung imunitas dan fungsi fagosit yang berbanding lurus dengan keadaan hiperglikemia, yaitu vaskularisasi yang berkurang. Keadaan 2iperglikemia juga membantu pertumbuhan dan kolonisasi dari beragam organisme (Candida dan berbagai spesies jamur). $rush oral (lesi pseudomembran ber(arna keputihan berbentuk bercak sampai konfluenyang terdiri dari sel epitel, ragi dan pseudohifa, terjadi di lidah, bibir, gusi, atau palatum) yang terjadi pada sebagian besar pengidap %IDS.

/atrogenik (diakibatkan dari kegiatan para dokter, nama lainnya nosokomial). Kandidemia (infeksi sistemik kandida) dapat disebabkan oleh kateter yang terpasang terus-menerus, pembedahan, penyalahgunaan obat intravena, aspirasi, atau kerusakan pada kulit. /nfeksi saluran kemih (sisitisis jika genus candida yang menyerang) sering disebabkan oleh kateter foley. 1emberian kronik kortikosteroid atau agen imunosupresif lainnya juga merupakan faktor risiko kandidiasis sistemik. Karena glukokortikoid yang terkandung dalam kortikosteroid berperan untuk menghambat berbagai sel yang memproduksi faktor-faktor penting untuk membangkitkan respon radang. "kibatnya, terjadi penurunan pelepasan vasoaktif dan kemoatraktif, berkurangnya sekresi en0im lipolotik dan proteolitik,menurunnya

e3travasasi leukosit ke darah yang mengalami cedera, dan pada akhirnya berkurangnya fibrosis.

Immunologi ,espon pejamu dari infeksi kandida termasuk pertahanan pada kulit lokalis dan mukosa. 4aktor lokalis, meliputi 5 ($) integritas dari stratum korneum, (+) persaingan dengan flora mikroba, (6) proliferasi epidermal dan deskuamasi kulit oleh karena proses inflamasi, dan (7) inhibisi langsung sel epithelial terhadap pertumbuhan ragi. ,espon sistemik dari infeksi kandida meliputi imunitas humoral dan imunitas sel penghubung. )ebagai tambahan, polymorphonuclear leukocytes (189s) dan makrofag fagositik membunuh ragi. /munitas sel penghubung lebih berperan bagi pertahanan pejamu mela(an infeksi mukosa kandida daripada imunitas humoral.

#anifestasi klinis Kandidosis selaput lendir Kandidosis oral (trush) 'iasanya mengenai bayi. :ampak pseudomembran putih coklat muda kelabu yang menutupi lidah, palatum mole, pipi bagian dalam, dan permukaan rongga mulut yang lain. *esi terpisah-pisah, dan tampak seperti kepala susu pada rongga mulut. 'ila pseudomembran terlepas dari dasarnya, maka akan tampak daerah basah yang merah. 1erl;che *esi berupa fisur pada sudut mulut.

<ulvovaginitis :anda khasnya ialah flour albus yang keluar dari liang vagina yang ber(arna kekuningan (disertai gumpalan-gumpalan sebagai kepala susu ber(arna putih kekuningan).

'alanitis atau balanopositis :erdapat lesi berupa erosi, pustul dengan dinding yang tipis yang terdapat pada glans penis penderita yang sebelumnya kontak seksual dengan (anita vulvovaginitis.

Kandidosis mukokutan kronik :imbul karena kekurangan fungsi leukosit atau sistem hormonal akibat dari penyakit genetik yang dialami penderita. #ambaran klinisnya sama seperti pada pasien dengan defek poliendokrin.

Kandidosis kutis Kandidosis kutis lokalisata 5 a. daerah intertriginosa 1redileksi 5 lipat paha, lipatan kulit ketiak, intergluteal, lipat payudara, antara jari tangan atau kaki, glans penis, dan umbulikus. :empak sebagai lesi atau bercak yang berbatas tegas, bersisik, basah, dan eritematosa. *esi tersebut dikelilingi oleh satelit berupa vesikel-vesikal dan pustul-pustul kecil yang bila pecah akan meninggalakan daerah erosif dengan pinggir yang kasar. b. daerah perianal lesi berupa maserasi pada infeksi dermatofit tipe basah dan menimbulkan pruritis ani.

Kandidosis kutis generalisata 1redileksi 5 glabrous skin (kulit halus), lipat payudara, intergluteal, dan umbilicus. )ering disertai dengan glositis, stomatitis, dan paronikia. )ering terdapat pada bayi yang ibunya menderita kandidosis vagina. *esi berupa ek0ematoid dengan vesikel-vesikel dan pustul-pustul.

1aronikia dan onimikosis )ering diderita oleh orang-orang yang pekerjaannya berhubungan dengan air. *esi berupa kemerahan, pembengkakan yang tak bernanah, kuku menjadi tebal, kadang ber(arna kecoklatan, tidak rapuh, tetap berkilat dan tak terdapat sisa jaringan diba(ah kuku.

Kandidosis kutis granulomatosa 1redileksi 5 muka, kepala, kuku, badan, tungkai, dan faring. )ering menyerang anak-anak *esi berupa papul kemerahan tertutup krusta tebal ber(arna kuning kecoklatan dan melekat erat pada dasarnya.. krusta ini dapat timbul seperti tanduk setinggi +cm.

Kandidosis sistemik =ndokarditis !iderita oleh penderita sesudah operasi jantung. 8eningitis :erjadi karena penyebaran hematogen jamur. #ejala sama seperti meningitis tuberkulosis.

,eaksi id (kandidid)

:erjadi karena ada metabolit kandida. #ambaran klinisnya berupa vesikel-vesikel bergerombol yang terdapat pada sela jari tangan. :ak ada elemen jamur ditempat tersebut. *esi akan sembuh bila doibati . uji kulit dengan kandidin (antigen kandida) hasil positif.

Diagnosa $emuan lab 1emeriksaan mikroskopis 1emeriksaan mikroskopis langsung untuk menemukan ragi digunakan untuk lebih menegakkan diagnosa. )putum, biopsi kulit, dan kerokan kulit harus ditangani dengan agen pembersih seperti $&> potassium hydro3ide (KO2) sebelum bahan itu diperiksa. &andida terlihat sebagai sel oval yang terbungkus, sel yang berstruktur panjang yang masing'masing terkoneksi antara satu sama lain (pseudohifa atau hifa semu). 8etode kultur =ndapan atau sedimen dari cairan tubuh yang telah disentrifugasi, jaringan dari biopsy kulit, dan kerokan kulit harus diinokulasi dengan cepat diatas agar )abouraud de3trosa yang mengandung antibiotik antimikroba. Kultur diinkubasi dalam suhu ruangan ?+%@sampai +-AC (--@.&.BA4)C dan diperiksa secara periodik untuk memantau pertumbuhan ragi. 'iasanya koloni tumbuh setelah +7-7. jam, dan akan tampak berupa yeast like *olony.

P%$+,+-I

Kandidiasis )uperfisial dicirikan dengan adanya banyak pustul subkorneal. Organisme ini jarang terlihat diantara pustul tetapi dapat dilihat di bagian stratum korneum dengan bantuan 0at (arna periodic acid@)chiff (1")). istopatologi dari granuloma kandida ditandai dengan papillomatosis and hiperkeratosis dan infiltrasi kulit yang terdiri atas limfosit, granulosit, sel plasma, dan sel besar yang multinuklear. 1ada infeksi yang kandida sistemik dengan kerusakan kulit, biops kulit memperlihatkan daerah yang terfokus pada ragi di dermis dan didalam pembuluh darah. Organisme ini dapat diidentifikasi menggunkan 0at (arna periodic acid@)chiff (1")) atau methenamine silver. Kemungkinan dikelilingi sel infiltrat mononuklear, leukocytoclastic vasculitis, atau kelompok mikroabses.

Diagnosa banding Kandidosis kutis lokalisata, dengan 5 a. =ritrasma b. !ermatitis intertriginosa c. !ermatofitosis (tinea), khususnya tinea kruris Kandidosis kuku dengan tinea unguium Kandidosis vulvovaginitis dengan 5 *eukoplakia #onore akut :rikomonas vaginalis *iken planus

Penatalaksanaan

1enatalaksanaan rutin, meliputi 5 $. 8enghindari menghilangkan dari berbagai faktor predisosisi. +. "gen topikal yang efektif, termasuk didalammnya ialah 5 o 9istatin yang berupa krim, salep atau emulsi. o obat topikal golongan a0ol (mikona0ol, clotrima0ol, ekona0ol, atau ketokona0ol). "gen ini pada umumnya efektif dalam menghilangkan membran mukosa atau bagian kulit halus yang rusak pada pasien yang nonimunosupresan. o ,espon radang yang sering berbanding lurus dengan infeksi kandida di kulit halus dapat ditangani dengan sedikit lotion atau krim glukokortikoid (+.%> hydrocortisone). 6. :erapi sistemik pada umumnya digunakan pada pasien yang imunosupresan atau individu dengan penyakit kronis atau rekuren yang gagal bertoleransi dengan terapi topikal yang tepat, dengan tujuan untuk menyelamatkan ji(a (life saving). "gen-agennya ialah 5 o :ablet nistatin untuk menghilangkan infeksi fokal (infeksi yang menempati suatu focus) dalam saluran cerna , obat ini tak diserap oleh usus. o "mfoterisin ' secara /< untuk kandidosis sistemik Prognosis Dmumnya baik, bergantung pada berat ringannya faktor predisposisi.

,eferensi 5
!itzpatri*k.s Dermatology In -eneral #edi*ine ($/o 0ol. Set) 1th edition (#ay 23, 2443)" by Ir/in #. !reedberg (Editor), %rthur 5. Eisen (Editor), Klauss 6olff (Editor), K. !rank %usten (Editor), ,o/ell %. -oldsmith (Editor), Stephen Katz (Editor) 7y #*-ra/' ill Professional

1engelolaan dan pencegahan !8 tipe + diindonesia, konsesus 1=,K=9/ tahun +&&B 8ikrobiologi kedokteran ja(et0, melnick E aedelberg . edisi +6 tahun +&&6 2",,/)O9F) 1,/9C/1*=) O4 /nternal 8edicine 17th Edition tahun +&&. Kulit kelamin 4KD/, edisi kelima cetakan ketiga tahun +&&. #oodman E gilman ed. $& tahun +&&$ 1arasitologi 4KD/ ed. 7 tahun +&&.